Perumda AM TJM Cabang Parungkuda Berikan Layanan Prima, Pelanggan 3 Bulan Telat Bayar Kembali Dipasang

Sukabumi, Jurnaltipikor.com,-Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (AM TJM) Cabang Parungkuda menegaskan komitmen pelayanan prima dengan melakukan penyambungan kembali sambungan air pelanggan yang sebelumnya ditutup sementara akibat tunggakan 3 bulan.

Penyambungan dilakukan pada Kamis, 28 Mei 2026, setelah pelanggan bersangkutan datang ke kantor cabang, melunasi tunggakan, dan mengajukan permohonan aktifasi.

Petugas teknis langsung turun ke lapangan dan aliran air kembali normal pada hari yang sama.

Baca juga Pemkab Sukabumi Bagikan Daging 7 Ekor Sapi Kurban Dari Laznas Bakrie Amanah Kepada Masyarakat

Kepala Cabang Parungkuda, Hj. Neneng Kartika, menyampaikan bahwa kebijakan pemutusan sementara tetap humanis dan mengedepankan solusi.

“Kami tidak ingin warga kesulitan air bersih. Jika pelanggan kooperatif dan ada itikad melunasi, kami layani penyambungan di hari yang sama. Tapi kami juga minta disiplin bayar agar operasional tetap lancar,” ujarnya.

Hj. Neneng, mengimbau pelanggan untuk rutin membayar sebelum tanggal 15 setiap bulan untuk menghindari denda dan juga pemutusan.

“Untuk menghindari pemutusan sementara, pelanggan diharapkan rutin bayar setiap bulannya sebelum tanggal 15 dan hindari menunggak sampai berbulan bulan,” pungkasnya.

(Rama)

Pemkab Sukabumi Bagikan Daging 7 Ekor Sapi Kurban Dari Laznas Bakrie Amanah Kepada Masyarakat

Sukabumi,jurnaltipikor.com,-Pemerintah Kabupaten Sukabumi mendapatkan amanah untuk membagikan sapi kurban dari Keluarga Besar Bakrie melalui Laznas Bakrie Amanah kepada masyarakat. Amanah berupa tujuh ekor sapi tersebut, diterima langsung Bupati Sukabumi, Drs. H. Asep Japar, M.M., di Pondok Pesantren Modern Assalam Putri Warungkiara, Kamis (28/05/ 2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengaku bersyukur atas amanah berupa hewan kurban. Bupati memastikan hewan tersebut akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Terima kasih atas bantuannya. Kita akan bagikan kepada keluarga yang membutuhkan,” ujarnya.

Baca juga Perkuat Pengawasan Kualitas Makanan Secara Real-Time, BGN Luncurkan Aplikasi “Reviu MBG”

Menurutnya Bupati, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi. Bahkan bupati meyakini, bantuan ini akan membawa kebahagiaan dan manfaat besar bagi saudara yang membutuhkan.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai perekat ukhuwah Islamiyah dan persaudaraan antar seksama warga Kabupaten Sukabumi,” ucapnya.

Sementara itu, Perwakilan Keluarga Besar Bakrie Sinta mengatakan, program pembagian sapi kurban ini merupakan bentuk syukur dan komitmen untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Tujuh ekor sapi yang diberikan di Kabupaten Sukabumi ini berbobot sekitar 6 ton. Namun kehadiran kami bukan membagikan hewan kurban, namun menebarkan kebahagiaan dan menghadirkan senyum bagi seksama,” ungkapnya

Baca juga Dukung Efisiensi Anggaran Negara, BGN Hentikan Sistem Bundling Distribusi MBG

Maka dari itu, Bakrie Grup ini tidak sekadar membagikan sapi saja. Mereka hadir dengan memberikan sarung, mukena, kursi roda, dan santunan lainnya.

“Kami ada dua unit kursi roda yang turut dibagikan. Termasuk santunan beras dan lainnya bagi masyarakat penerima manfaat,” pungkasnya.

(Rama)

Agung Tresno Wibowo, SE, SH, CNeg, CMLE, CIRP dan Budi Kurniawan SH. Gelar Kegiatan Kurban Iduladha 1447 H/2026 M Bersama Keluarga Besar PT. Bidik Hukum Nasional

Bogor, Jurnaltipikor.com,-Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pimpinan Umum sekaligus Komisaris Media Bidik Hukum Nasional, Agung Tresno Wibowo, SE, SH, CNeg, CMLE, CIRP, bersama Budi Kurniawan SH. menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban berupa sapi bersama keluarga besar Media Bidik Hukum Nasional dan Media Ungkap Hukum Nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gg. Pisang, Tamansari, Kec. Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (27/05/2026).

Kegiatan berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan serta dihadiri oleh jajaran pimpinan perusahaan, pengurus media, dan masyarakat sekitar. Selain sebagai bentuk ibadah dan rasa syukur kepada Allah SWT, kegiatan kurban ini juga menjadi wujud kepedulian sosial terhadap warga yang membutuhkan.

Dalam prosesi pelaksanaan kurban, Aa Deden bertindak sebagai penyembelih hewan kurban. Sementara itu, prosesi ijab kabul penyerahan hewan kurban dilakukan kepada Pk. Haji Ujang Itang, sebagai bagian dari pelaksanaan syariat kurban yang berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan.

Baca juga Bupati Sukabumi Laksanakan Shalat Idul Adha 1447 H Di Alun-Alun Jampang Tengah

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Perusahaan sekaligus pemilik PT dari kedua media, Bunyamin SE, yang juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara dengan lancar dan penuh kebersamaan.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian sosial kepada masyarakat, serta sebagai doa dan amal jariyah yang ditujukan untuk: Almarhum Bpk. Eddy Soetrisno Bin Djoyowikarto
Almarhum Sudarsono Bin Mandiyo Sastrosuprapto
Almarhum Bpk. Rohadi Bin Jono
Almarhumah Ibu Siti Romlah Binti Abdullah
Almarhum Bpk. Sahir Bin Pai
Almarhumah Ibu Wasti Binti Bisri
Almarhumah Romlah Binti Rohadi,” ucapnya.

“Kami berharap semangat berbagi dan kebersamaan terus terjalin dengan baik,” tutur Bunyamin.

Dalam kesempatan tersebut, Agung Tresno Wibowo menyampaikan bahwa momentum Iduladha menjadi pengingat pentingnya nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama.

“Alhamdulillah, pada Hari Raya Iduladha tahun ini kami masih diberikan kesempatan untuk berbagi kepada masyarakat melalui kegiatan kurban. Semoga apa yang kami lakukan dapat membawa manfaat, keberkahan, dan mempererat tali silaturahmi antara perusahaan, media, dan masyarakat,” ujar Agung Tresno Wibowo.

Baca juga DPRD Kabupaten Sukabumi Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H

Ia juga berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Sementara itu, Pimpinan Umum Media Ungkap Hukum Nasional, Suparman, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kurban yang digagas oleh Agung Tresno Wibowo bersama keluarga besar PT. Bidik Hukum Nasional.

“Kami mengapresiasi kepedulian dan komitmen Bapak Agung Tresno Wibowo dalam melaksanakan kegiatan kurban ini. Semoga menjadi ladang ibadah dan membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar perusahaan dan masyarakat,” ungkap Suparman.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Pimpinan Media Bidik Hukum Nasional dan Ungkap Hukum Nasional, Rutis Setyawandi, Sekretaris Pusat Devi Ida Srimulyani, Bendahara Umum Pusat Lusi Laila, Kabiro Bogor Raya Media Bidik Hukum Nasional Joni, serta Dwi Novyanto.

Usai proses penyembelihan, daging kurban dibagikan kepada warga sekitar dan masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh rasa kekeluargaan.

(Rama)

Bupati Sukabumi Laksanakan Shalat Idul Adha 1447 H Di Alun-Alun Jampang Tengah

Sukabumi,jurnaltiikor.com,-Pemerintah Kabupaten Sukabumi memusatkan pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 M di Alun-Alun Kecamatan Jampangtengah. Bupati Sukabumi, Drs. H. Asep Japar, M.M., Wakil Bupati, H. Andreas, S.E., Sekretaris Daerah, H. Ade Suryaman, Forkopimda, hingga kepala perangkat daerah hadir di lokasi yang menjadi kebanggaan warga Jampangtengah tersebut.

Berdasarkan pantauan dilokasi, warga pun berbondong-bondong ikut melaksanakan salat Idul Adha bersama orang nomor 1 di sukabumi. Alhasil, Alun-Alun jampang tengah yang memiliki luas sekitar 4000 meter persegi dipadati masyarakat yang ikut melaksanakan shalat Idul Adha.

Pelaksaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Jampangtengah ini, diimami oleh H. Saprudin dan Khotib KH. Abdul Wahab

Baca juga DPRD Kabupaten Sukabumi Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi, H. asep Japar mengatakan, terdapat dua dimensi yang dapat dimaknai dalam Idul Adha. Pertama berkaitan ibadah dan kedua ialah sosial. Sebab, Idul Adha atau yang sering disebut Idul Kurban ini mengajarkan umat muslim untuk berempati dan peduli terhadap seksama.

“Nilai empati, gotong-royong, selang saling membantu yang terkandung dalam Idul Kurban ini sangat relevan ketika diaktualisasikan dalam bermasyarakat dan bernegara,” ujarnya, Rabu, 27 Mei 2026.

Semua hal tersebut tidak terlepas dari sejarah Nabi Ibrahim AS. Di mana dalam sejarah tersebut, mengajarkan keikhlasan, kepasrahan, dan ketaatan kepada Allah SWT.

“Setiap pengorbanan yang didasari keimanan dan ketakwaan, pasti dapat balasan terbaik oleh Allah SWT,” ucapnya.

Baca juga Wujud Kepedulian kepada Sesama, Anggota DPRD Bengkalis Ibra Teguh, SH Salurkan 4 Ekor Sapi dan 2 Ekor Kambing di Mandau

Maka dari itu, Idul Adha ini, menjadi momen evaluasi dan muhasabah diri. Menjadi umat lebih baik, dan peduli kepada lingkungan sekitar.

“Mari kita jadikan Idul Adha ini sebagai momentum untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya

Selain itu, bupati pun mengapresiasi dan berterima kasih kepada masyarakat yang berkurban. Termasuk masyarakat yang turut menyembelih hewan kurban.

“Terima kasih kepada semuanya. Semoga pelaksaan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban berjalan baik dan tertib,” harapnya.

Tak hanya itu saja, bupati pun mengajak masyarakat untuk mendoakan masyarakat yang sedang menunaikan ibadah haji di tanah suci

“Mari kita doakan saudara kita yang sedang beribadah haji. Semoga diberikan kesehatan, kelancaran beribadah, dan kembali ke tanah suci sebagai haji mabrur,” doanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman mengatakan, Pemkab Sukabumi menyedekahkan hewan kurban untuk masyarakat mencapai 322 ekor. Hal itu meliputi 22 ekor sapi dan 300 domba.

“Alhamdulillah sedekah hewan kurban tahun ini lebih banyak dibanding sebelumnya,” bebernya

Baca juga Mundur Teratur di Tengah Badai: Pemohon Cabut Gugatan Kewenangan BPK Hitung Kerugian Negara, MK Batalkan Sidang Penuh

Dari sejumlah hewan kurban tersebut, Pemkab Sukabumi pun menyerahkan satu ekor sapi untuk warga Kecamatan Jampangtengah. Hal itu termasuk pemberian sapi kurban dari Presiden RI H. Prabowo Subianto.

“Untuk warga Jampangtengah ada pemberian hewan kurban dari Pak Bupati dan Pak Presiden,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, bupati pun menyerahkan hewan kurban.

(Rama)

DPRD Kabupaten Sukabumi Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H

Sukabumi,jurnaltipikor.com,-Pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Sukabumi mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Ketua DPRD Kab. Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP., menyampaikan bahwa Idul Adha adalah momentum untuk memperkuat nilai pengorbanan, kepedulian sosial, dan kebersamaan.

“Semoga semangat qurban menginspirasi kita semua untuk lebih peduli pada warga yang membutuhkan,” ujar, pada Rabu (27/05/2026).

Baca juga Wujud Kepedulian kepada Sesama, Anggota DPRD Bengkalis Ibra Teguh, SH Salurkan 4 Ekor Sapi dan 2 Ekor Kambing di Mandau

DPRD juga mengapresiasi para pelaku qurban, DKM, dan panitia masjid yang telah tertib dalam penyelenggaraan penyembelihan hewan qurban.

Budi Azhar pun mengimbau, agar distribusi daging qurban dibagikan tepat sasaran ke mustahik, jaga kebersihan lingkungan pasca penyembelihan dan rayakan Idul Adha dengan tertib dan aman.

“Atas nama Pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi, kami mengucapkan Mohon Maaf Lahir dan Batin,” pungkasnya.

(Rama)

Teken Komitmen Bersama, Bupati Sukabumi Minta Satuan Pendidikan Taat Azas Dalam SPMB, Jamin Prinsip Keterbukaan Dan Non Diskriminasi

Sukabumi, Jurnaltipikor.com,-Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M., menegaskan, agar seluruh satuan pendidikan berkomitmen untuk melaksanakan petunjuk teknis dan ketentuan yang berlaku secara konsisten dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Hal itu termasuk mengutamakan prinsip keterbukaan informasi, pelayanan yang ramah, serta pengawasan yang ketat agar masyarakat mendapatkan kepastian dan keadilan dalam proses penerimaan peserta didik baru.

“Mari menjamin prinsip keterbukaan dan non-diskriminasi dalam setiap tahap seleksi dan penerimaan. Termasuk mengutamakan hak peserta didik sesuai dengan jalur domisili, prestasi, mutasi, dan afirmasi yang diatur oleh peraturan yang berlaku,” ujarnya saat penandatanganan komitmen bersama SPMB ramah tahun 2026.

Selain itu, bupati pun mengingatkan agar menjaga integritas proses melalui pengawasan bersama sehingga tidak terjadi kecurangan, percaloan, atau penyalahgunaan kewenangan. Hal itu termasuk memastikan keberlanjutan layanan administrasi yang ramah, informatif, dan mudah diakses oleh orang tua atau wali siswa.

“Saya berharap melalui penandatanganan komitmen bersama ini akan terbangun sinergi dan tanggung jawab bersama dalam mewujudkan sistem penerimaan murid baru yang berkualitas sehingga mampu mendukung terwujudnya generasi muda Kabupaten Sukabumi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing,” ucapnya.

Baca juga DRAMA DI PENGADILAN: NADIEM MAKARIM HADAPI PLEDOI AKHIR, SIDANG DIBUKA UNTUK PUBLIK MELALUI LIVE STREAMING

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena menambahkan, penandatangan komitmen bersama ini sebagai bentuk kesepakatan untuk bekerjasama secara konkret. Hal itu demi tercapainya sistem penerimaan yang laik bagi generasi muda.

“Kepada seluruh kepala sekolah dan jajaran pelaksana, dimohon agar petunjuk teknis yang telah disepakati benar-benar dilaksanakan secara konsisten,” ungkapnya.

Selain itu, pastikan juga sosialisasi kepada masyarakat berjalan luas sehingga orang tua memahami prosedur, jadwal, dan kriteria. Termasuk agar tidak ragu melaporkan kendala ke dinas agar dapat segera ditangani.

“Kepada orangtua dan calon peserta didik, percayalah bahwa pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi bersama forkopimda berkomitmen memastikan proses penerimaan berlangsung adil dan transparan. Kami mengajak partisipasi aktif masyarakat untuk memanfaatkan saluran informasi resmi dan melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” pungkasnya

(Rama)

Timpora Kabupaten Sukabumi Perkuat Pengawasan Terhadap Keberadaan WNA, Cegah Potensi Pelanggaran Hukum

Sukabumi,jurnaltipikor.com,-Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Sukabumi memperkuat pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing (WNA) di wilayah Sukabumi. Langkah itu dibahas dalam Rapat Koordinasi Timpora Tahun 2026 yang digelar di Grand Inna Samudra Beach (GISBH) Kecamatan Cikakak, Kamis (21/05/2026).

Rakor yang diinisiasi Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi tersebut melibatkan sekitar 112 peserta dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, kejaksaan, intelijen, pemerintah daerah, hingga aparat kewilayahan tingkat kecamatan dan desa.

Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi diwakili Danramil 2202/Palabuhanratu Kapten Chk Agus Hermansyah. Hadir pula unsur Polres Sukabumi, Denpom III/1-2 Sukabumi, BAIS TNI, BINDA Sukabumi, Kejari Kabupaten Sukabumi, BNNK Sukabumi, Kesbangpol, para camat, kepala KUA, hingga Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi, Henki Irawan, mengatakan pengawasan terhadap orang asing tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan seluruh unsur lintas sektoral.

Baca juga Persib Mampu Menjuarai Kompetisi Kasta Tertinggi Nasional Tiga Kali Beruntun.

Menurutnya, keberadaan WNA di Indonesia diharapkan dapat memberi dampak positif terhadap pembangunan dan investasi. Namun, di sisi lain, pengawasan juga harus diperketat guna mencegah potensi pelanggaran hukum maupun penyalahgunaan izin tinggal.

“Sinergitas lintas sektoral menjadi kekuatan utama Timpora dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah,” ungkapnya.

Dalam rakor tersebut, Hengki memaparkan hasil pengawasan lapangan, termasuk pengungkapan dugaan jaringan penipuan daring internasional atau love scamming yang melibatkan WNA di wilayah Sukabumi.

Selain itu, sektor pertambangan dan kawasan pesisir turut menjadi perhatian karena dinilai rawan terhadap penyalahgunaan izin tinggal dan aktivitas tenaga kerja asing ilegal.

Melalui forum tersebut, seluruh peserta menyepakati penguatan patroli gabungan terpadu, optimalisasi pertukaran informasi intelijen antarinstansi, serta peningkatan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM)

(Rama).

Bupati Sukabumi Gelar Nobar Laga Persib vs Persijap, UKA Group dan Bobotoh Padati Lapang Gumbira Nagrak

Sukabumi,jurnaltipikor.com,-Bupati Sukabumi, Drs. H. Asep Japar, M.M., menggelar nonton bareng (Nobar) laga Persib Bandung vs Persijap Jepara yang dipusatkan di Lapang Gumbira, Nagrak Selatan, Kec. Nagrak, Kab. Sukabumi, pada Sabtu (23/05/2026).

Kegiatan ini dihadiri Jajaran Kepengerusan dan Anggota UKA Group, ratusan warga, dan ribuan pendukung Persib Bandung dari wilayah Nagrak dan sekitarnya. Suasana meriah sejak kick-off, dengan layar LED, sound system, serta stand UMKM lokal yang ikut meramaikan lokasi.

Bupati Sukabumi yang turut hadir menyampaikan apresiasi kepada Panitia, UKA Group dan pendukung Persib Bandung. Ia menyebut nobar selain untuk hiburan juga menggerakkan ekonomi kecil di sekitar lapangan. Pengamanan dilakukan bersama aparat agar kegiatan berjalan tertib.

“Alhamdulillah, kita dapat bersilaturahim dilaga Persib VS Persijap dengan para pendukung Persib bandung di kecamatan Nagrak dan sekitarnya. Terimakasih juga kepada UKA Group yang ikut hadir memeriahkan acara Nobar ini,” ujarnya.

Baca juga Camat Cisolok Angkat Bicara Terkait Kades Merangkap Ketua P2SP SMP 3 Cisolok Senilai Rp 1,14 Miliar Yang Bungkam Saat Dikonfirmasi Awak Media

Di lokasi yang sama, Wakil Ketua UKA Group, Hj. Eni Siti Nuraeni, mengatakan nobar ini menjadi ajang silaturahmi warga sekaligus hiburan rakyat.

“Kami berterima kasih kepada Pak Bupati yang telah menggelar acara nonton bareng dan juga hadir. UKA Group siap bersinergi untuk kegiatan positif yang melibatkan masyarakat kapanpun dan dimanapun,” pungkasnya.

(Rama)

Kini Alun-Alun Cianjur Nampak Lebih Bersih, Tertata, dan Budaya Sunda Terasa Hidup, Pengunjung “Keren, Mantap”

Cianjur, Jurnal tipikor,-Alun-Alun Cianjur merupakan pusat kota sekaligus ikon wisata ramah keluarga yang terletak di Jl. Siti Jenab, Pamoyanan, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Ruang terbuka publik tersebut memiliki area seluas sekitar 3 hektar yang diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2019 dan menjadi magnet utama rekreasi bagi warga lokal maupun wisatawan dari luar daerah diantaranya Bogor, Sukabumi, dan Bandung serta dari mancanegara seperti Timur Tengah.

Alun-Alun Cianjur kini menpilkan wajah baru yang terlihat begitu bersih, tertata, dan aktif menjadi ruang publik yang menghidupkan budaya Sunda. Perubahan ini terjadi sejak pengelolaan kawasan dialihkan di bawah kepengurusan sementara Erlin Marlina.

Baca juga SIKAP TEGAS DPRD SIAK: LAHAN WARISAN KESULTANAN SIAK DIUBAH JADI “BALAI KAYANG SQUARE”, RAKYAT MENOLAK!

Penataan dilakukan mulai dari kebersihan area, penataan pedagang, hingga penambahan lampu penerangan dan juga CCTV serta kegiatan yang bernuansa kearifan lokal Sunda. Fasilitas publik pun diperbaiki agar pengunjung merasa nyaman dan aman. Sementara, aktivitas budaya seperti seni tradisional dan kuliner khas mulai rutin digelar di area alun-alun.

“Kita ingin alun-alun bukan hanya bersih dan tertata, tapi juga menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi para pengunjung serta menghidupkan identitas Cianjur sebagai bagian dari Tatar Sunda,” ujar Erlin Marlina saat ditemui awak media jurnaltipikor.com di lokasi, Sabtu (23/05/2026).

Warga dan pengunjung menyambut positif perubahan tersebut. Banyak yang menilai, alun-alun kini lebih nyaman untuk bersantai, berolahraga, dan membawa keluarga. Aktivitas budaya yang ditampilkan juga dinilai membantu memperkenalkan kesenian Sunda kepada generasi muda.

Baca juga Kajari Sukabumi Masuk Kedalam 17 Pejabat Kejaksaan Yang Di Mutasi Jaksa Agung RI

Pengunjung, Ucup (48), menyampaikan, bahwa alun-alun cianjur saat ini terlihat berbeda lebih bersih dan nyaman serta para petugasnya pun ramah.

“Alun-alun cianjur pokonya keren, mantap,” ujarnya.

Erlin menyatakan, penataan akan terus disempurnakan agar alun-alun tetap berfungsi sebagai ruang publik yang bersih, tertib, aman,nyaman dan menjadi pusat aktivitas masyarakat serta pelestarian budaya lokal.

“Untuk Cianjur, saya beserta jajaran kepengurusan akan bekerja semaksimal mungkin dalam menata dan menjaga alun-alun cianjur baik itu dari segi keamanan dan juga kenyamana para pengunjung. Semoga,semakin hari pengunjingnya semakin meningkat agar perekonomian UMKM yang ada di alun-alun cianjur pun ikut meningkat,” pungkasnya.

(Rama)

Puncak Hari Nelayan Palabuhanratu Ke-66, Bupati “Mari Kita Jaga Laut Dan Lestarikan Budaya Untuk Generasi Penerus”

Suiabumi, jurnaltipikor.com,-Ribuan warga memadati Alun-alun Gadobangkong Palabuhanratu, dalam puncak peringatan Hari Nelayan Palabuhanratu ke-66, pada Kamis (21/05/2026).Tradisi tahunan masyarakat pesisir sukabumi ini berlangsung meriah melalui arak-arakan budaya.

Arak-arakan budaya dimulai dari Pendopo Palabuhanratu menuju Alun-alun Gadobangkong dipimpin langsung Bupati Sukabumi, Drs. H. Asep Japar, M.M., didampingi Wakil Bupati, H. Andreas, S.E., serta unsur Forkopimda. Hadir pula Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI, Muhammad Arfian.

Bupati Sukabumi, H Asep Japar mengatakan, festival budaya yang digelar setiap tahun menjadi bukti bahwa tradisi lokal mampu berkembang menjadi daya tarik wisata sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Dengan adanya upacara adat Hari Nelayan Nasional ke-66 Palabuhanratu ini diharapkan dapat menjaga kelestarian budaya dan adat istiadat laut, sekaligus membawa kesejahteraan, dan rezeki yang melimpah,” ungkapnya.

Baca juga Soroti Tertib Administrasi Bantuan Bedah Rumah, DPRD Cimahi Diminta Transparan dalam Verifikasi Data Penerima

Bupati pun mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kelestarian laut dari pencemaran, guna memastikan keberlanjutan sumber daya perikanan serta menjaga hasil tangkapan ikan tetap melimpah bagi generasi penerus di Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI Muhammad Arfian menilai Hari Nelayan Nasional bukan sekadar seremoni budaya, melainkan bentuk rasa syukur atas hasil laut yang diberikan Tuhan kepada masyarakat pesisir.

“Setiap nelayan yang mengarungi lautan membawa doa dan harapan. Karena itu, menjaga kelestarian laut menjadi hal penting agar sumber penghidupan masyarakat tetap terjaga untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Baca juga Kecam Pembajakan Israel, Alumni Tarbiyah Unisba Desak Presiden Ambil Langkah Diplomatik Radikal dan Keluar dari Board of Peace!

Ketua Panitia Hari Nelayan Nasional, Pepen Supendi menyebut peringatan tersebut merupakan warisan budaya leluhur yang sarat nilai historis dan spiritual. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan rangkaian kegiatan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi, aparat keamanan, sponsor, panitia, dan seluruh masyarakat Palabuhanratu yang telah menjaga kondusivitas acara,” paparnya.

Ketua HNSI Kabupaten Sukabumi melalui Koordinator Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Budaya, Nandang Herawan, mendorong adanya kebijakan agar produk hasil tangkapan nelayan lokal dapat masuk ke dalam menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sukabumi.

“Langkah ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus mendukung pemenuhan gizi masyarakat,” pungkasnya.

(Rama)