DPRD Kabupaten Sukabumi Ucapkan Selamat Hari Buruh, Dorong Perlindungan dan Kesejahteraan Pekerja

Sukabumi,jurnaltipikor.com,-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menyampaikan ucapan Selamat Hari Buruh Internasional yang diperingati setiap 1 Mei kepada seluruh pekerja dan buruh di Kabupaten Sukabumi,Jum’at (01/05/2026).

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi mengatakan bahwa momentum Hari Buruh menjadi pengingat pentingnya peran pekerja dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. “Kami mengapresiasi dedikasi dan kerja keras para buruh. Tanpa mereka, pembangunan di Sukabumi tidak akan berjalan,” ujarnya.

DPRD menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak pada perlindungan hak-hak pekerja. Beberapa poin yang menjadi perhatian antara lain: kepastian upah layak, jaminan keselamatan kerja, kebebasan berserikat, serta peningkatan kualitas pelatihan vokasi agar pekerja Sukabumi lebih berdaya saing.

Baca juga Potensi Kecamatan Cikidang Sukabumi : Dari Perkebunan Hingga Wisata Alam yang Menjanjikan

Komisi IV DPRD yang membidangi ketenagakerjaan juga mengajak perusahaan di Kabupaten Sukabumi untuk membangun hubungan industrial yang harmonis dengan pekerja. Dialog dan komunikasi dua arah dinilai kunci mencegah perselisihan serta menciptakan iklim kerja yang kondusif.

Dalam momentum Hari Buruh 2026 ini, DPRD berharap sinergi antara pemerintah daerah, pengusaha, dan serikat pekerja semakin kuat. Tujuannya agar tercipta ekosistem ketenagakerjaan yang adil, produktif, dan mensejahterakan semua pihak.

“Selamat Hari Buruh 1 Mei 2026. Buruh sejahtera, Sukabumi maju,” tutup Ketua DPRD.

(Rama)

Refleksi Milad Ke-94 Pemuda Muhammadiyah untuk Indonesia Jaya

KUNINGAN, JURNAL TIPIKOR – Pemuda Muhammadiyah adalah organisasi otonom di bawah naungan Muhammadiyah yang didirikan pada 2 Mei 1932 untuk menghimpun, membina, dan menggerakkan potensi pemuda Islam. Sebagai kader persyarikatan, umat, dan bangsa, organisasi ini berfokus pada dakwah amar ma’ruf nahi munkar, keilmuan, sosial, dan kewirausahaan.

Pada tahun ini pada 2 mei 2026 Pemuda muhammadiyah berusia ke-94 tahun dengan tema yang diangkat Bertumbuh dan Mengakar Untuk Indonesia Jaya. Tema ini melambangkan komitmen untuk tetap membumi, memgang teguh nilai-nilai luhur yang bermandaat langsung bagi masyarakat serta melambangkan kapasitas, kaderisasi inovasi yang terus menerus untuk kemajuan pemuda dengan tujuan akhir untuk membawa negara menuju masa depan yang lebih baik, adil dan makmur seperti yang disampaikan semangat persatuan pembangunan diberbagai sektor.

Dalam mencapai harapan tersebut saya berpendapat bahwa pemuda muhammadiyah tidak boleh hanya hanyan tumbuh secara kuantitas namun pemuda muhammadiyah harus kuat secara kualitas dalam rangka menyongsong masa depan yang lebih baik.

Baca juga Potensi Kecamatan Cikidang Sukabumi : Dari Perkebunan Hingga Wisata Alam yang Menjanjikan

Solusi, ide dan gagasan kreatif mesti banyak dilahirkan oleh para kader pemuda muhammadiyah dalam menjalankan kesehariannya sehingga dapat memberikan kebermanfaatan bagi Ummat, bangsa dan negara.

Pemuda Muhammadiyah harus hadir sebagai garda terdepan dalam berbagai sektor sebagai guna menciptakan peluang-peluang baru untuk mempersiapkan masa yang akan datang, menumbuhkan semangat membangun bangsa yang mandiri dalam berbagai hal sehingga siap menghadapi kemungkinnan terburuk seperti dalam situasi global yang sedang tidak menentu.

Usia 94 tahun bukanlah usia yang muda lagi, sudah cukup umur dan bahkan lebih tua dari umur republik ini. Usia 94 tahun bisa digambarkan sebagai bentuk kematangan, kedewasaan dan kesuksesan. Sebab sudah melewati berbagai macam tantangan masa sulit dalam menjalani hidup dan kehidupan ini, eksistensi untuk bisa bertahan dan terus mencerahkan itu suatu prestasi dan hal yang luar biasa. Artinya, organisasi ini memang memiliki mental pejuang, mental penggerak serta mental pemenang sebagaimana apa yang menjadi tujuan dari organisasi ini didirikan.

Bac juga BPKP Ungkap Dugaan Penggelapan 17 Juta oleh Koperasi Cimahi yang “Ngetem” di Kantor Pos Bandung

Memasuki usia yang semakin dewasa diharapkan Pemuda Muhammadiyah lebih mampu lagi memberikan nilai kemanfaatan akan kehadirannya di tengah persoalan bangsa yang semakin kompleks. Pemuda Muhammadiyah harus lebih berpikir maju kedepan untuk terus menggerakkan potensi pemuda ke arah yang diharapkan. Pemuda Muhammadiyah diharapkan memperkuat internalisasi diri dan memperbaiki kualitas ekternalisasi organisasinya.

Pemuda Muhammadiyah haris Menyiapkan bekal keimanan, keilmuan dan kemandirian kepada kader dan anggotanya merupakan ha yang mesti dan terus dilakukan. Sebuah pepatah Arab mengatakan bahwa “Pemuda hari ini adalah pemimpin di masa yang akan datang”. Baik buruknya pemimpin di masa yang akan datang bisa dilihat dari kondisi pemuda hari ini.

Pemuda Muhammadiyah harus menyadari hal ini dan lebih serius menyiapkan bekal itu kepada kader dan anggotanya. Ini guna menyongsong hari esok dan masa depan yang tantangannya akan jauh lebih besar dari sekarang. Kader Pemuda Muhammadiyah harus tetap eksis meskipun berada di tengah krisis sekalipun. Begitulah semangatnya.

Dalam milad 94 Khususnya Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kuningan Jargon Bareng Pemuda Kolaborasi kebaikan terhadap sesama serta semangat untuk selalu mencerahkan dalam ide dan gagasan. Guna mencapai cita-cita untuk indonesia jaya.

Sebagai kader pemuda muhammadiyah pemerintah merupakan mitra strategis dalam pembangunan bangsa sekaligus objek kritis yang harus dikawal kebijakannya. Selain itu kita juga perlu mensajika solusi-solusi yang bersifat jangka pangjang berfokus pada akar permasalahan.

Refleksi milad ke 94 ini menjadi pengingat bahwa kita merupakan bagian dari masa depan bangsa indonesia yang harus menjadi garda terdepan dalam perubahan menuju indonesia Jaya.

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kuningan berkomitmen untuk terus berkolaborasi kebaikan Demi menciptakan pemuda yang mandiri yang bermanfaat untuk Ummat melalui gerakan-gerakan kemuhammadiyahan.

Fastabiqul Khairat
Nova Rizky Sugema, S.Pd., C.BJ
Sekretaris Umum Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah
Kabupaten Kuningan

(DEDEN)

Potensi Kecamatan Cikidang Sukabumi : Dari Perkebunan Hingga Wisata Alam yang Menjanjikan

Sukabumi,jurnaltipikor.com,-Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat memiliki 47 Kecamatan diantaranya yaitu Kecamatan Cikidang yang menyimpan potensi besar mulai dari sektor perkebunan hingga wisata alam yang terus dikembangkan sebagai penggerak ekonomi masyarakatmasyarakat, Jum’at (01/05/2026).

Kecamatan Cikidang memiliki 12 Desa Desa-desa tersebut meliputi Desa Bumisari, Cicareuh, Cijambe, Cikarae Toyibah, Cikidang, Cikiray, Gunung Malang, Mekarnangka, Nangkakoneng, Pangkalan, Sampora, dan Tamansari.

Sumber dari kanal resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sukabumi menyebutkan, Tahun 2025 jumlah penduduk Kecamatan Cikidang sebanyak 73.003 jiwa dengan luas wilayah sekitar 155 Km2.

Baca juga BPKP Ungkap Dugaan Penggelapan 17 Juta oleh Koperasi Cimahi yang “Ngetem” di Kantor Pos Bandung

Cikidang dikenal sebagai salah satu sentra perkebunan di Sukabumi dengan Komoditas unggulan meliputi kelapa sawit, karet, kakao, dan cengkeh yang dikelola perkebunan rakyat maupun swasta.

Selain itu, tanaman hortikultura seperti pisang, durian, dan manggis pun banyak dibudidayakan warga dan menjadi sumber pendapatan utama.

Wilayah Kecamatan Cikidang memiliki tanah yang subur dan curah hujan tinggi membuat produktivitas perkebunan di Cikidang cukup stabil.

Bentang alam Cikidang yang didominasi perbukitan dan hutan tropis menghadirkan sejumlah destinasi wisata favorit. Beberapa di antaranya :

Arung jeram Sungai Citarik, yang merupak salah satu lokasi rafting terbaik di Jawa Barat dengan grade menantang.

Beberapa titik di Cikidang menyajikan hamparan kebun sawit dan kebun buah yang dikembangkan jadi wisata edukasi.

Potensi perkebunan dan wisata alam turut mendorong tumbuhnya UMKM olahan hasil bumi. Produk seperti gula aren, keripik pisang, dodol durian, dan kopi Cikidang mulai dipasarkan ke luar daerah dan Kelompok sadar wisata juga BUMDes aktif mengembangkan paket wisata berbasis komunitas.

Camat Cikidang menyebut pihaknya fokus pada perbaikan infrastruktur jalan, promosi digital, dan pelatihan SDM pariwisata agar potensi ini lebih optimal.

“Cikidang punya modal lengkap. Tinggal kita kelola bersama supaya memberi dampak ekonomi langsung ke warga,” ujarnya.

Dengan kombinasi perkebunan produktif dan destinasi alam yang eksotis, Kecamatan Cikidang berpeluang menjadi kawasan wisata unggulan sekaligus sentra agribisnis di Kabupaten Sukabumi.

(Rama)