-
0 Komentar
Tekuk Cong Viettel, PERSIB Masih Sempurna di Asia
Berkat kemenangan itu, PERSIB memimpin klasemen Grup E dengan nilai 6, unggul dua poin dari Melbourne Victory yang pada pertandingan sebelumnya mengalahkan FC Seoul 3-0.
Pelatih PERSIB, Igor Tolic, menurunkan Teja Paku Alam sebagai penjaga gawang. Lini belakang dipercayakan kepada Julio Cesar, Kakang Rudianto, dan Sandy Walsh yang menjalani debutnya bersama Pangeran Biru. Sementara itu, Luciano Guaycochea, Marc Klok sebagai kapten, Thom Haye, dan Ikwan Ali Tanamal mengisi sektor tengah. Eliano Reijnders, Mariano Peralta, serta Rosembergne “Berguinho” Da Silva menjadi andalan di lini depan.
Sejak kick-off, PERSIB berusaha mengambil inisiatif serangan. Namun, hingga 10 menit pertama berlalu, belum ada peluang berbahaya yang benar-benar mengancam gawang tim tamu.
Pada menit ke-17, Peralta melepaskan tendangan keras, tetapi bola masih membentur pemain belakang Cong Viettel. Tiga menit berselang, tim tamu membalas melalui sundulan Trieu Viet Hung yang masih melebar di sisi kiri gawang Teja Paku Alam.
PERSIB kembali mendapatkan peluang pada menit ke-27. Sodoran Thom Haye berhasil menemui Marc Klok, tetapi tendangan kapten PERSIB dari luar kotak penalti masih bisa diblok pemain belakang Cong Viettel.
Tekanan Pangeran Biru berlanjut. Pada menit ke-31, Ikwan Ali Tanamal melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Kiper Cong Viettel, Nguyen Van Viet, harus bekerja keras untuk menggagalkan peluang tersebut.
Gol yang dinanti akhirnya datang menjelang turun minum. Pada menit ke-41, Peralta dijatuhkan bek Cong Viettel, Kyle Colonna, di dalam kotak penalti. Wasit Ahmed Darwish asal Uni Emirat Arab langsung menunjuk titik putih.
Sebelum tendangan penalti dieksekusi, sempat terjadi friksi antara Thom Haye dan Rimario. Wasit kemudian memberikan kartu kuning kepada keduanya.
Peralta yang dipercaya sebagai algojo tetap tenang menghadapi situasi tersebut. Eksekusinya berhasil menaklukkan Nguyen Van Viet dan membawa PERSIB unggul 1-0 pada menit ke-45.
Keunggulan tersebut bertahan hingga wasit mengakhiri babak pertama. PERSIB pun memasuki ruang ganti dengan modal keunggulan satu gol atas Cong Viettel.
Memasuki babak kedua, Tolic melakukan pergantian dengan memasukkan Patricio Matricardi untuk menggantikan Kakang Rudianto. PERSIB sempat berada di bawah tekanan, tetapi tetap berusaha mencari peluang untuk menambah keunggulan.
Pada menit ke-51, Peralta mendapat kesempatan melalui tendangan kaki kiri. Namun, upayanya belum membuahkan gol setelah pemain bertahan dan penjaga gawang Cong Viettel mampu mengantisipasi bola.
PERSIB kembali mengancam melalui sundulan Julio Cesar pada menit ke-61. Sayangnya, bola masih melambung di atas mistar gawang.
Baca juga Tamparan Keras MK dan Skandal Ijazah Wapres: Denny Indrayana Resmi Seret KPU ke DKPP!
Cong Viettel juga berusaha menyamakan kedudukan. Pada menit ke-65, Teja Paku Alam harus mengantisipasi sundulan pemain tim tamu di dalam kotak penalti untuk menjaga keunggulan PERSIB.
Pada menit yang sama, Cong Viettel harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain setelah Paulinho diganjar kartu merah karena menendang Peralta saat pemain PERSIB tersebut sedang menggiring bola.
Unggul jumlah pemain, PERSIB melakukan tiga pergantian pada menit ke-68. Adam Alis, Luka Menalo, dan Balsa Sekulic masuk menggantikan Peralta, Berguinho, serta Guaycochea.
Namun, situasi kembali berubah lima menit berselang. PERSIB juga harus bermain dengan 10 pemain setelah Marc Klok menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap pemain Cong Viettel. Sang kapten pun harus meninggalkan lapangan.
Kedua tim kemudian kembali bermain dengan jumlah pemain yang sama. Meski demikian, PERSIB tetap berusaha menambah keunggulan melalui serangan balik.
Pada menit ke-79, peluang tercipta melalui kerja sama Reijnders, Menalo, dan Haye. PERSIB terus menekan pada menit-menit akhir. Umpan Menalo pada menit ke-85 masih mampu diamankan kiper Cong Viettel.
Menjelang akhir waktu normal, Tolic memasukkan Danijel Loncar untuk menggantikan Ikwan Ali Tanamal pada menit ke-89.
Wasit memberikan tambahan waktu empat menit. Cong Viettel berusaha memanfaatkan kesempatan untuk mencari gol penyeimbang, sedangkan PERSIB tetap mencoba mengancam melalui serangan balik.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan PERSIB tidak berubah. Hasil ini memastikan Pangeran Biru meraih kemenangan kedua secara beruntun di Grup E ACL Two sekaligus mempertahankan posisi puncak klasemen sementara dengan enam poin.***

