Proyek Pemasangan Pipa HDPE Perumda AM TJM Kabupaten Sukabumi Masuk Tahap Akhir

Sukabumi, Jurnaltipikor.com,-Proyek pemasangan pipa HDPE milik Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (AM TJM) Kabupaten Sukabumi memasuki tahap akhir pengerjaan.

Berdasarkan pantauan awak media jurnaltipikor.com di lapangan, tepatnya di Jalan Nasional III, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, para pekerja terlihat sedang melaksanakan pemasangan pipa HDPE pada Senin, 11 Mei 2026. Pipa tersebut merupakan bagian dari program peningkatan jaringan distribusi air bersih untuk wilayah pelayanan Perumda AM TJM.

Direktur Utama Perumda AM TJM melalui Humas menyampaikan, bahwa proyek ini bertujuan menambah kapasitas dan menekan tingkat kebocoran air.

“Pipa HDPE dipilih karena lebih kuat, lentur, dan tahan lama. Saat ini progres sudah di atas 90 persen dan tinggal tahap finishing serta uji coba jaringan,”jelasnya.

Baca juga JATAM Kuningan Laksanakan Panen Raya Ubi Jalar di Desa Sembawa, Perkuat Posisi Sebagai Kawasan Strategis Nasional

Pemasangan pipa HDPE di ruas Jalan Nasional III Desa Sekarwangi menjadi salah satu titik krusial karena akan menyuplai debit air ke beberapa zona layanan. Setelah rampung, diharapkan distribusi air ke pelanggan menjadi lebih lancar dan tekanan air meningkat.

Pihak Perumda AM TJM mengimbau masyarakat yang melintas di sekitar lokasi proyek agar berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu yang dipasang.

Perumda AM TJM menargetkan proyek ini selesai pada pertengahan Mei 2026 dan langsung dapat dioperasikan setelah melalui tahap uji tekanan dan sterilisasi jaringan.

“Mohon dukungan masyarakat. Jika tidak ada kendala cuaca atau teknis, akhir bulan ini air sudah bisa mengalir ke pelanggan di wilayah terdampak,” pungkasnya.

(Rama)

JATAM Kuningan Laksanakan Panen Raya Ubi Jalar di Desa Sembawa, Perkuat Posisi Sebagai Kawasan Strategis Nasional

KUNINGAN, JURNAL TIPIKOR – Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Kabupaten Kuningan kembali menunjukkan eksistensinya dalam memperkuat sektor pertanian daerah. Pada Jumat (08/05/26), JATAM menggelar panen raya ubi jalar di Desa Sembawa, yang dihadiri oleh pengurus organisasi, akademisi, serta para petani milenial binaan.

Dalam sambutannya, Ketua JATAM Kuningan, Yuda Klana Geni, menegaskan bahwa wilayah Kuningan kini semakin memperkuat posisinya sebagai bagian dari kawasan ubi jalar nasional. JATAM secara konsisten memfokuskan pengembangan pada komoditas ini karena potensi alam dan nilai ekonomisnya yang tinggi.

“JATAM berkomitmen penuh dalam pengembangan ubi jalar dari hulu ke hilir. Saat ini, kami bahkan telah menembus pasar internasional melalui ekspor dengan kebutuhan mencapai 2 ton per minggu. Ini membuktikan bahwa produk tani lokal kita memiliki kualitas yang diakui dunia,” ujar Yuda.

Baca juga “Fee” Kereta Api: Saat Rel Lebih Banyak Dilapisi Uang Daripada Baja, Pegawai PT LRS Diduga Jadi ‘Kasir’ Proyek DJKA

Apresiasi Sinergi Lembaga
Keberhasilan program yang telah berjalan selama satu tahun ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Yuda menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Nunu Nugraha atas bimbingan organisasi, serta kepada Ayahanda Dr. apt. Wawang Anwarudin, M. Sc. Selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan).

“Dukungan dan support dari Universitas Muhammadiyah Kuningan sangat luar biasa dalam satu tahun terakhir ini. Sinergi antara praktisi tani dan akademisi inilah yang membuat program kita bisa berjalan akseleratif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Pemberdayaan Petani Milenial: Kuliah Gratis dari Lahan Tani
Sisi menarik dari panen raya ini adalah munculnya sosok petani muda yang membuktikan bahwa sektor pertanian bisa mengubah garis nasib. Marsel, salah satu petani milenial binaan JATAM Kuningan, berbagi kisah inspiratifnya di sela-sela kegiatan panen.

“Saya adalah anak dari seorang buruh tani. Melalui binaan JATAM Kuningan, saya tidak hanya diajarkan menjadi petani yang berkompeten dan melek teknologi, tetapi juga mendapat kesempatan luar biasa,” ungkap Marsel.

Baca juga Bandung Darurat Begal: Kota Kembang atau Kota Ketakutan?

Berkat dedikasinya di lahan, Marsel terpilih sebagai penerima beasiswa penuh dari JATAM Kuningan untuk menempuh studi di Universitas Muhammadiyah Kuningan. “Saya merasa sangat bersyukur. JATAM membuktikan bahwa menjadi petani bukan berarti berhenti sekolah. Saya bisa bertani dengan teknologi modern sekaligus meraih gelar sarjana melalui beasiswa ini,” tutupnya haru.

Kegiatan panen raya di Desa Sembawa ini diharapkan menjadi pematik semangat bagi pemuda-pemuda lain di Kuningan untuk terjun ke dunia pertanian dengan inovasi dan semangat kemandirian ekonomi.

(Deden)

Pelepasan Calon Haji Kloter 13, Bupati “Jaga Kesehatan Dan Doakan Untuk Kebaikan Sukabumi”

Sukabumi,Jurnaltipikor.com,-Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M., melepas secara langsung keberangkatan puluhan jemaah calon haji (Calhaj) asal Kabupaten Sukabumi dari Pusat Layanan Haji dan Umroh Terpadu (PLHUT) Sukabumi, Kecamatan Cikembar, Kamis, 7 Mei 2026. Prosesi pelepasan calhaj yang berjumlah 62 orang ini pun, dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas beserta sejumlah kepala perangkat daerah dan Forkopimda.

Berdasarkan data yang dihimpun, Calhaj asal Kabupaten Sukabumi ini masuk dalam kloter 13 dan bergabung dengan Kota Sukabumi dan Bekasi. Mereka direncanakan terbang ke tanah suci dari Embarkasi Bekasi Jumat, 8 Mei 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengajak para calhaj untuk menjalankan ibadah haji ini semaksimal mungkin. Apalagi atas kesempatan luar biasa menjadi tamu Allah SWT.

“Dari ribuan masyarakat Sukabumi, bapak dan ibu merupakan orang terpilih yang bisa menunaikan ibadah haji tahun ini. Jadikan perjalan ke tanah suci karena Allah SWT semata,” ujarnya.

Baca juga Gelombang Desakan Munaslub Menguat, Anggota APJATEL: “Organisasi Ini Tidak Boleh Dikuasai Segelintir Elite”

Tak hanya itu, bupati pun berpesan agar para calhaj menjaga kesehatan selama beribadah di tanah suci. mengingat perbedaan cuaca dan padatnya rangkaian ibadah.

“Mari jaga kesehatan, salah satunya dengan disiplin pola makan. Ikuti juga setiap instruksi petugas selama di tanah suci,” pesannya.

Selain itu, jemaah calhaj ini pun merupakan duta dari Kabupaten Sukabumi dan Indonesia. Oleh karena, bupati meminta menjaga perilaku ketika berada di tanah suci dan segala aturan di tanah suci.

“Jaga nama baik Kabupaten Sukabumi dan Indonesia. Tunjukan sikap tolong menolong dan ikuti aturan pemerintah di sana,” tegasnya.

Tak sampai di situ, bupati pun meminta para jemaah haji ini saling tolong menolong. Apalagi, jemaah asal Kabupaten Sukabumi didominasi lansia.

“Bagi yang masih muda, tolong membantu dan menjaga yang sudah tua. Petugas pun dampingi para jemaah ini sebaik mungkin,” bebernya

Baca juga Terjadi Longsor di KM 72, Jalan Tol Bocimi Arah Sukabumi Ditutup Sementara

Di momen tersebut, Bupati pun memohon doa dari para calhaj untuk kemajuan Kabupaten Sukabumi,termasuk masyarakatnya.

“Mohon doakan Kabupaten Sukabumi agar semakin maju, dijauhkan dari bencana, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sukabumi H. Abdul Manan menambahkan, sekitar 30 calhaj asal Sukabumi berusia di atas 71 tahun. Para calhaj asal Kabupaten Sukabumi ini masuk gelombang dua, sehingga mereka akan langsung ke Mekkah.

“Dari 62 orang ini, didominasi berusia di atas 71 tahun. Mereka merupakan orang terpilih untuk memenuhi panggilan Allah ke tanah suci tahun ini,” pungkasnya.

(Rama)

Terjadi Longsor di KM 72, Jalan Tol Bocimi Arah Sukabumi Ditutup Sementara

Sukabumi, Jurnaltipikor.com,-Polres Sukabumi melalui Kasat Lantas AKP Abdurrohman Hidayat, S.Tr.K., S.I.K menginformasikan telah terjadi longsor di KM 72 B Tol Bocimi Parungkuda pada Rabu 06 Mei 2026. Material longsor menutup sebagian badan jalan sehingga arus lalu lintas arah Sukabumi tidak dapat dilalui.

Untuk sementara, kendaraan dari arah Jakarta menuju Sukabumi dialihkan keluar melalui Gerbang Tol Cigombong. Petugas gabungan dari kepolisian, pengelola tol, dan BPBD sudah berada di lokasi untuk melakukan penanganan dan pembersihan material longsor.

Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Abdurrohman, mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap berhati-hati dan mematuhi arahan petugas di lapangan.

“Kami minta pengendara mengutamakan keselamatan, tidak memaksakan diri melintas di lokasi longsor, dan mengikuti jalur pengalihan yang sudah disiapkan,” ujarnya.

Baca juga Desak Penegakan Perda Miras, Garis Sukabumi Raya Ancam Aksi Lebih Besar Jika Perda Miras Mandek

Belum diketahui penyebab pasti longsor, namun hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari ini diduga menjadi salah satu faktor. Pengelola Tol Bocimi saat ini masih melakukan asesmen untuk memastikan kondisi tebing dan badan jalan aman sebelum dibuka kembali.

Bagi pengendara yang akan menuju Sukabumi disarankan menggunakan jalur alternatif atau memantau informasi resmi dari pihak kepolisian dan pengelola tol. Perkembangan penanganan longsor akan diinformasikan lebih lanjut.

Polres Sukabumi menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kerja sama seluruh pengguna jalan.

(Rama)

Desak Penegakan Perda Miras, Garis Sukabumi Raya Ancam Aksi Lebih Besar Jika Perda Miras Mandek

Sukabumi, Jurnaltipikor.com,-Ratusan massa dari Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Reformis Islam (Garis) Sukabumi Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Sukabumi, Selasa (5/5/2026).

Dalam aksinya, mereka mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi agar lebih tegas dalam menegakkan peraturan daerah (Perda) terkait pengendalian peredaran minuman beralkohol yang dinilai belum optimal.

Ketua DPD Garis Sukabumi Raya, Ade Saefulloh, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya masih menemukan adanya penjualan minuman keras dengan status legalitas yang tidak jelas di sejumlah titik.

“Padahal merujuk pada Perda yang berlaku, peredaran minuman beralkohol seharusnya bisa ditekan secara maksimal. Namun faktanya, di lapangan masih ditemukan praktik penjualan,” ujarnya kepada awak media.

Baca juga “Ringkasan Bukan Rincian”: Mediasi Jilid Dua Gagal Total, BPKP Nyatakan Perang Transparansi Melawan Diskominfo yang Main ‘Petak Umpet’ Data

Ade menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa implementasi Perda belum berjalan secara konsisten. Ia juga menyebut aksi tersebut merupakan respons atas keluhan masyarakat yang merasa resah dengan masih maraknya peredaran minuman beralkohol di berbagai wilayah.

Menurutnya, persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan pelanggaran aturan, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak sosial yang lebih luas, seperti gangguan ketertiban, tawuran, hingga tindak kriminalitas.

Dalam tuntutannya, massa meminta Pemkot Sukabumi melalui aparat penegak Perda untuk meningkatkan pengawasan dan penindakan secara tegas, tanpa terhambat alasan keterbatasan anggaran maupun kendala teknis.

“Penegakan aturan adalah kewajiban. Ini menyangkut ketertiban dan masa depan generasi, sehingga tidak bisa ditunda,” tegasnya.

Baca juga Polsek Bantan Cek Ketahanan Pangan, Jagung Pipil di Desa Sukamaju Siap Panen

Garis menilai regulasi Perda yang ada saat ini sudah cukup jelas, sehingga yang dibutuhkan adalah komitmen dalam implementasi serta pengawasan yang berkelanjutan di lapangan.

Sebagai bentuk pengawalan, masa aksi memberikan tenggat waktu selama satu bulan kepada Pemkot Sukabumi untuk menunjukkan langkah konkret dalam penertiban peredaran minuman beralkohol.

“Kami beri waktu satu bulan. Jika belum ada perubahan signifikan, kami akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar,” pungkasnya.

(Rama)

Bupati Sukabumi Buka MTQ Ke-47 Tahun 2026 Di Ponpes Terpadu Darussyifa Al-Fitroh

Sukabumi, Jurnaltipikor.com,-Sebanyak 427 peserta akan unjuk kebolehan dalam MTQ XLVII tingkat Kabupaten Sukabumi yang digelar di Komplek Ponpes Terpadu Darrusyifa Al-Fitroh Perguruan Islam Yaspida, Kecamatan Kadudampit, pada Senin (04/05/2026).

Ratusan peserta yang berasal dari 47 kecamatan tersebut, akan berlomba di berbagai cabang MTQ. Seperti tilawah Murattal, tahfidz, tafsir, dan kaligrafi.

Kegiatan yang dibuka langsung Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M., ini direncanakan berlangsung selama empat hari, terhitung dari tanggal 4-7 Mei 2026.

Baca juga Terima Aduan Masyarakat, PDAM Cabang Parungkuda Gerak Cepat Tangani Kebocoran Pipa di Kp. Kompa

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan terus mendukung upaya membumikan Alquran di tengah masyarakat demi melahirkan generasi Alquran yang cerdas dan inovatif membawa kemaslahatan di tengah masyarakat.

“Kami sangat mendukung upaya membumikan Alquran di tengah masyarakat demi terwujudnya Sukabumi yang Mubarakah (maju, unggul, berbudaya, dan berkah),” ujarnya.

Bupati memandang, MTQ bukan sekadar perlombaan, namun momentum spiritual transformasi nilai Alquran menuju visi Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah. Bupati pun mengajak para peserta menjadikan MTQ sebagai ajang mempererat silaturahmi, belajar, dan menunjukan kemampuan terbaik.

“Mari jadikan Alquran sebagai sahabat sejati dalam setiap langkah kehidupan. Bagi perserta lomba MTQ, tunjukan kemampuan terbaik, dan junjung tinggi sportifitas,”ungkapnya.

Baca juga Di Era Disrupsi Digital, Kajati Jabar Sutikno Lantik Dua Pejabat Strategis: “Jabatan Bukan Sekadar Kursi, Ini Medan Perang Integritas!”

MTQ tingkat Kabupaten Sukabumi ini merupakan langkah lanjutan menuju tingkat selanjutnya. Baik tingkat provinsi maupun nasional.

“Hari ini kita memulai seleksi tingkat Kabupaten Sukabumi, semoga terpilih yang terbaik untuk masuk ke tingkat provinsi hingga nasional,” harapnya.

Bupati berpesan, agar dewan hakim memberikan penilaian yang objektif, cepat,dan teliti. demi terpilihnya peserta terbaik yang menjadi kebanggaan Kabupaten Sukabumi.

“Pilihlah peserta terbaik yang akan menjadi kebanggaan Kabupaten Sukabumi dan mewakili ke tingkat selanjutnya,” ucapnya.

Baca juga Diduga Sudah Lapuk, Dua Atap Ruang Kelas SD Negeri Ciganas Ambruk, Kadis Pendidikan “Tahun Ini Akan Kita Bangun Total”

Dilokasi yang sama, Panitia MTQ ke XLVII tingkat Kabupaten Sukabumi, KH. Maftuhin Akhmad menambahkan, kegiatan ini merupakan agenda rutin. Di mana tujuannya untuk menyeleksi, merekrut, dan membina potensi daerah.

“Hasil seleksi ini akan menjadi perwakilan Kabupaten Sukabumi dalam MTQ tingkat Provinsi,”Katanya.

Dirinya berharap, terdapat perwakilan Kabupaten Sukabumi yang menang di tingkat provinsi. Sehingga dapat mewakili Jawa Barat ke tingkat nasional.

“Semoga ada peserta terbaik kita yang masuk ke tingkat nasional,” pungkasnya.

(Rama)

Terima Aduan Masyarakat, PDAM Cabang Parungkuda Gerak Cepat Tangani Kebocoran Pipa di Kp. Kompa

Sukabumi, Jurnaltipikor.com,-Kantor Cabang PDAM Perumda AM TJM Parungkuda bergerak cepat menindaklanjuti adanya aduan masyarakat terkait kebocoran pipa distribusi di Kp. Kompa, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, pada Senin (04/05/2026).

Aduan warga masuk pada pagi hari dan langsung ditindak lanjuti dengan menurunkan tim teknis PDAM ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan perbaikan. Kebocoran terjadi pada pipa distribusi yang menyebabkan air terbuang mengalir deras.

Kepala Cabang PDAM Parungkuda, Hj. Neneng Kartika, menyampaikan bahwa penanganan dilakukan kurang dari 2 jam setelah laporan diterima.

“Begitu dapat laporan, tim langsung ke lapangan membawa peralatan. Saat ini kebocoran sudah diatasi dan aliran ke pelanggan sudah kembali normal,” ujarnya.

Baca juga Di Era Disrupsi Digital, Kajati Jabar Sutikno Lantik Dua Pejabat Strategis: “Jabatan Bukan Sekadar Kursi, Ini Medan Perang Integritas!”

Warga Kp. kompa memberikan apresiasi atas langkah cepat petugas PDAM dalam merespon aduan. Menurut salah satu warga, Joko (50) kebocoran pipa PDAM terdengar deras, banyak air terbuang tapi Alhamdulillah pekerja PDAM cabang Parungkuda meresponnya dengan cepat dan sekarang sudah diperbaiki.

PDAM Cabang Parungkuda mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan kebocoran atau gangguan layanan melalui call center dan WhatsApp pengaduan resmi agar dapat segera ditangani.

“Jika terjadi kebocoran ataupun gangguan, silahkan masyarakat menghubungi kantor cabang PDAM atau melalui layanan call center/Whatsapp 0857 7512 6603,” pungkasnya.

Langkah cepat ini menjadi komitmen Perumda AM TJM dalam menjaga kualitas pelayanan dan meminimalisir kehilangan air akibat kebocoran pipa.

(Rama)

Diduga Sudah Lapuk, Dua Atap Ruang Kelas SD Negeri Ciganas Ambruk, Kadis Pendidikan “Tahun Ini Akan Kita Bangun Total”

Sukabumi,jurnaltipikor.com,-Dua atap ruang kelas SD Negeri Ciganas ambruk pada Minggu 03 Mei 2026 sekitar pukul 07.30 WIB. Diduga bangunan yang sudah lapuk menjadi penyebab utama robohnya atap tersebut.

SD Negeri Ciganas beralamat di Kp. Ciganas RT 01/RW 02, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Saat kejadian, sekolah dalam keadaan libur sehingga tidak ada aktivitas belajar mengajar. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.

Saat dikonfirmasi awak media jurnaltipikor.com melalui sambungan chat Whatsapp, Kepala SDN Ciganas, Tati, membenarkan bahwa atap Dua ruang kelas SD Negeri Ciganas ambruk. Ia pun menyampaikan dugaan kuat karena atap ruang kelas sudah lapuk ditambah diguyur terus hujan.

“Betul pak, tadi pagi atap Dua ruang kelas ambruk. Mungkin sudah lapuk ditambah dguyur hujan terus,” ujarnya.

Baca juga Kepala Biro Media Jurnal Tipikor Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Dirut Perumda AM TJM Sebagai Ketua PD Perpamsi Jawa Barat Priode 2026-2029

Tati pun menyampaikan, bahwa untuk pengajuan rehabilitasi ruang kelas sudah diajukan sebelumnya dan telah masuk dalam program revitalisasi di tahun 2026. Namun, pihaknya belum mengetahui sekolahnya masuk dalam gelombang berapa.

“Kami sudah mengajukan, Alhamdulillah sudah masuk program revitalisasi tahun ini. Untuk dimulainya pembangunan kami belum mendapat kabar masuk digelombang keberapa,” ucapnya.

Untuk sementara, pihak sekolah mengambil langkah membagi waktu pembelajaran menjadi dua sesi, yaitu pagi dan siang, karena keterbatasan ruang kelas pasca ambruknya dua ruang tersebut.

“Kami upayakan KBM tetap jalan. Siswa tetap masuk, hanya waktunya kami atur ulang yaitu di pagi dan siangkan,” tambah Tati.

Baca juga Kericuhan May Day 2026 di Bandung, Polda Jabar Tetapkan Enam Tersangka Diduga Anarkis dan Positif Narkoba

Tati berharap, semoga segera dibangunkan agar kegiatan belajar mengajar tidak terhambat dan siswa juga guru dapat belajar dan mengajar dengan nyaman dan aman tanpa ada kekhawatiran.

“Semoga saja pembangunannya disegerakan agar proses KBM kembali berjalan lancar,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, S.Pd.I.,S.IP.,KP.,M.Si., terjun langsung ke lokasi setelah mendapat kabar ambruknya atap Dua ruang kelas SD Negeri Ciganas. Deden langsung mengecek kondisi dua ruang kelas yang atapnya ambruk. Deden memastikan di tahun 2026 ini SD Negeri Ciganas akan dibangunkan bukan hanya Dua ruang kelas yang atapnya ambruk tapi keseluruhan.

“Tim dari dinas pendidikan sudah melakukan pengecekan. Sekolah ini sudah dimasukan dalam program revitalisasi dan sudah diprioritaskan untuk proses pembangunan di tahun ini,” ucapnya.

Baca juga Malam Kritis di Hambalang: Prabowo Panggil “Tim Perang” Kabinet Merah Putih, Bedah Strategi Pendidikan hingga Pertahanan di Tengah Badai Geopolitik

Lanjutnya, Kami dari dinas pendidikan kabupaten sukabumi akan melakukan langkah langkah yang cepat agar sekolah SD Negeri Ciganas dapat segera dibangun baik itu dari program bapak presiden melalui kegiatan revitalisasi maupun di backup melalui APBD.

“InsyaAllaah, tahun 2026 ini akan kita selesaikan pembangunan sekolah SD Negeri Ciganas,” pungkasnya.

(Rama)

Kepala Biro Media Jurnal Tipikor Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Dirut Perumda AM TJM Sebagai Ketua PD Perpamsi Jawa Barat Priode 2026-2029

Sukabumi, Jurnaltipikor.com,-Kepala Biro Media Jurnal Tipikor Kabupaten Sukabumi, Muhamad Alamsyah, menyampaikan ucapan selamat kepada Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (Perumda AM TJM) Kabupaten Sukabumi atas terpilihnya sebagai Ketua Pengurus Daerah (PD) Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Jawa Barat periode 2026–2029.

Kepala Biro Media Jurnal Tipikor menilai terpilihnya Dirut Perumda AM TJM merupakan bentuk kepercayaan atas kapasitas dan rekam jejak dalam mengelola pelayanan air minum di daerah.

“Kami ucapkan selamat dan sukses. Semoga amanah ini membawa kemajuan bagi seluruh PDAM di Jawa Barat serta memperkuat sinergi untuk layanan air minum yang merata dan berkualitas,” ujarnya, Minggu (03/05/2026).

Baca juga Kericuhan May Day 2026 di Bandung, Polda Jabar Tetapkan Enam Tersangka Diduga Anarkis dan Positif Narkoba

Lanjutnya, Perpamsi Jawa Barat dibawah Kepemimpinan beliau semoga saja dapat memperkuat kolaborasi antar PDAM di Jawa Barat dan juga dapat meningkatkan cakupan layanan serta dapat menurunkan tingkat kehilangan air.

“Pentingnya kerja sama antara Perpamsi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lain untuk menjawab tantangan ketersediaan air baku dimasa depan,” ucapnya.

Kepala Biro Media Jurnal Tipikor berharap kepemimpinan baru di PD Perpamsi Jawa Barat dapat mendorong inovasi dan pelayanan prima sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

PD Perpamsi Jawa Barat menaungi seluruh Perusahaan Daerah Air Minum di wilayah Jawa Barat dan berperan sebagai wadah koordinasi, advokasi kebijakan, serta peningkatan kinerja teknis dan manajerial anggotanya.

(Rama)

Pemkab Sukabumi Berikan Beasiswa Di Momentum Hardiknas, Buoati “Wujudkan SDM Unggul Dan Berdayasaing”

Sukabumi,j Jurnaltipikor.com,-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi memberikan sejumlah beasiswa kepada siswa berprestasi di momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), pada Sabtu, (02/05/2026). Beasiswa tersebut diberikan langsung Pimpinan Kabupaten Sukabumi di saat Upacara Peringatan Hardiknas yang diselenggarakan di Lapang Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Cikembar.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat sejumlah siswa berprestasi yang mendapatkan beasiswa. Mereka merupakan siswa SD dan SMP yang hafal Alquran.

Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, pemberian beasiswa ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan Sumber daya Manusia (SDM). Baik dari pendidikan umum maupun keagamaan.

“Sesuai visi-misi, kami ingin meningkatkan SDM. Salah satunya dengan memberikan beasiswa di berbagai tingkatan,” ujarnya.

Baca juga Malam Kritis di Hambalang: Prabowo Panggil “Tim Perang” Kabinet Merah Putih, Bedah Strategi Pendidikan hingga Pertahanan di Tengah Badai Geopolitik

Menurut bupati, banyak beasiswa yang digelontorkan Pemerintah. Baik untuk pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.

“Pemda memberikan banyak beasiswa, untuk hafiz Alquran ataupun yang lainnya. Termasuk beasiswa untuk melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi,” ucapnya.

Bupati meyakini, peningkatan SDM dapat terwujud dengan terus menggenjot mutu pendidikan termasuk memberikan kemudahan akses pendidikan. Bagi putra-putri Kabupaten Sukabumi.

“Kami ingin membuka seluas-luasnya kesempatan agar putra-putri mendapatkan ilmu yang terbaik,” tegasnya.

Baca juga Kunjungi Korban Kebakaran di Desa Tanjung Beringin, Camat Luas Berikan Dukungan Moril dan Bantuan

Salah seorang penerima beasiswa, Azizah Noor Fitriani mengaku senang dan bangga bisa mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Apalagi beasiswa hafiz Alquran yang diterima, merupakan hasil seleksi yang diikutinya.

“Alhamdulillah senang (mendapatkan beasiswa). Apalagi prosesnya panjang untuk bisa mendapatkan beasiswa ini,” ungkapnya

Perempuan kelas IX SMPN 1Cikembar ini, berhasil mendapatkan beasiswa atas kegigihannya belajar di rumah selama beberapa tahun.

“Sudah lumayan lama belajar menghafal Alquran di pengajian di rumah. Insya Allah hafal lima juz,” pungkasnya.

(Rama)