KUNINGAN, JURNAL TIPIKOR – Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Kabupaten Kuningan kembali menunjukkan eksistensinya dalam memperkuat sektor pertanian daerah. Pada Jumat (08/05/26), JATAM menggelar panen raya ubi jalar di Desa Sembawa, yang dihadiri oleh pengurus organisasi, akademisi, serta para petani milenial binaan.
Dalam sambutannya, Ketua JATAM Kuningan, Yuda Klana Geni, menegaskan bahwa wilayah Kuningan kini semakin memperkuat posisinya sebagai bagian dari kawasan ubi jalar nasional. JATAM secara konsisten memfokuskan pengembangan pada komoditas ini karena potensi alam dan nilai ekonomisnya yang tinggi.
“JATAM berkomitmen penuh dalam pengembangan ubi jalar dari hulu ke hilir. Saat ini, kami bahkan telah menembus pasar internasional melalui ekspor dengan kebutuhan mencapai 2 ton per minggu. Ini membuktikan bahwa produk tani lokal kita memiliki kualitas yang diakui dunia,” ujar Yuda.
Apresiasi Sinergi Lembaga
Keberhasilan program yang telah berjalan selama satu tahun ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Yuda menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Nunu Nugraha atas bimbingan organisasi, serta kepada Ayahanda Dr. apt. Wawang Anwarudin, M. Sc. Selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan).
“Dukungan dan support dari Universitas Muhammadiyah Kuningan sangat luar biasa dalam satu tahun terakhir ini. Sinergi antara praktisi tani dan akademisi inilah yang membuat program kita bisa berjalan akseleratif dan berkelanjutan,” tambahnya.
Pemberdayaan Petani Milenial: Kuliah Gratis dari Lahan Tani
Sisi menarik dari panen raya ini adalah munculnya sosok petani muda yang membuktikan bahwa sektor pertanian bisa mengubah garis nasib. Marsel, salah satu petani milenial binaan JATAM Kuningan, berbagi kisah inspiratifnya di sela-sela kegiatan panen.
“Saya adalah anak dari seorang buruh tani. Melalui binaan JATAM Kuningan, saya tidak hanya diajarkan menjadi petani yang berkompeten dan melek teknologi, tetapi juga mendapat kesempatan luar biasa,” ungkap Marsel.
Baca juga Bandung Darurat Begal: Kota Kembang atau Kota Ketakutan?
Berkat dedikasinya di lahan, Marsel terpilih sebagai penerima beasiswa penuh dari JATAM Kuningan untuk menempuh studi di Universitas Muhammadiyah Kuningan. “Saya merasa sangat bersyukur. JATAM membuktikan bahwa menjadi petani bukan berarti berhenti sekolah. Saya bisa bertani dengan teknologi modern sekaligus meraih gelar sarjana melalui beasiswa ini,” tutupnya haru.
Kegiatan panen raya di Desa Sembawa ini diharapkan menjadi pematik semangat bagi pemuda-pemuda lain di Kuningan untuk terjun ke dunia pertanian dengan inovasi dan semangat kemandirian ekonomi.
(Deden)





QQ88 là điểm đến quen thuộc của cộng đồng yêu thích giải trí trực tuyến nhờ giao diện thân thiện, bảo mật tiên tiến và hệ sinh thái nội dung đa dạng, luôn mang lại cảm giác mới mẻ và cuốn hút.
Tại QQ88, người dùng có thể tận hưởng thế giới giải trí trực tuyến đa sắc màu với thiết kế hiện đại, thao tác đơn giản và hệ thống hoạt động mượt mà 24/7 trên mọi nền tảng.