TIMUR TENGAH MEMANAS, JAMAAH DIMINTA BERSABAR: UMRAH DIIMBAU DITUNDA DEMI KESELAMATAN

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR – Pemerintah melalui mengimbau calon jamaah umrah yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat agar menunda keberangkatan ke Tanah Suci, menyusul situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang kian dinamis dan sulit diprediksi.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, , menegaskan imbauan tersebut merupakan bentuk kehati-hatian negara dalam melindungi keselamatan warganya.

“Mempertimbangkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan eskalasinya semakin tinggi, kami mengimbau jamaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya,” ujar Wamenhaj di Jakarta, Minggu.

Selain itu, pemerintah meminta jamaah umrah yang saat ini berada di Arab Saudi, serta keluarga mereka di Tanah Air, untuk tetap tenang dan tidak panik.

Pemerintah juga terus menjalin koordinasi intensif dengan otoritas Arab Saudi, maskapai penerbangan, serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) guna memastikan jamaah yang terdampak penundaan kepulangan dapat tertangani secara layak.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak Arab Saudi, maskapai, dan PPIU agar jamaah yang tertunda kepulangannya dapat ditampung di hotel maupun tempat-tempat lain yang aman dan layak,” katanya.

Di sisi lain, pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Seluruh pihak diminta merujuk pada sumber resmi pemerintah untuk menghindari kesimpangsiuran informasi yang dapat memicu keresahan publik.

Baca juga Pemkab Sukabumi Bersama Dekranasda Kembali Gelar Bazar Culinary Ramadhan 1447 H, Ini Waktunya

Terkait penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, pemerintah memastikan bahwa hingga saat ini belum terdapat dampak langsung terhadap tahapan persiapan yang sedang berjalan. Seluruh proses perencanaan dan koordinasi masih berlangsung sesuai jadwal.

“Kami berharap kondisi segera normal. Pemerintah akan terus memantau perkembangan dan mengambil langkah yang diperlukan demi keselamatan serta kenyamanan jamaah,” tutup Wamenhaj.

Catatan Redaksi:
Imbauan ini menegaskan bahwa keselamatan jamaah menjadi prioritas utama negara, di tengah ketegangan geopolitik yang dapat berubah sewaktu-waktu. Pemerintah meminta kesabaran umat demi ibadah yang aman dan khusyuk.

(Red)

Pemkab Sukabumi Bersama Dekranasda Kembali Gelar Bazar Culinary Ramadhan 1447 H, Ini Waktunya

Sukabumi,-jurnaltipikor.com/,-Dalam rangka menyemarakkan bulan suci ramadhan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) akan menggelar Bazar Culinary dengan menyajikan aneka kuliner khas Ramadhan, Produk UMKM, Kerajinan Tangan dan rangkaian kegiatan penuh berkah yang akan digelar dari tanggal 02–08 Maret 2026, mulai dari Pukul 15.00–20.00 WIB, yang bertempat di Lapang STISIP Gelanggang Cisaat, Kabupaten Sukabumi,Minggu (01/03/2026).

Bazar Culinary Ramadhan di Kabupaten Sukabumi merupakan agenda tahunan unggulan untuk mendongkrak perekonomian UMKM lokal dan menyediakan tempat ngabuburit.

Acara ini telah menjadi tradisi yang dinantikan, seringkali ditutup dengan pencapaian omzet signifikan bagi para pelaku usaha kecil setempat.

Baca juga Dukung Program MBG, Polres Sukabumi Suplai Sayuran Dengan Mengembangkan Greenhouse Hidroponik

Para pengunjung nantinya dapat menikmati berbagai kegiatan menarik, diantaranya :

  • Aneka takjil dan makanan khas Ramadan
  • Buka puasa bersama
  • Live music islami
  • Tausiyah
  • Pemberian santunan, dan
  • Lomba-lomba

Ketua Dekranasda Kabupaten Sukabumi, Hj. Rina Rosmaniar Japar, menyampaikan bahwa kegiatan Bazar Ramadhan tersebut terbuka untuk umum. Ia pun mengajak kepada masyarakat untuk hadir memeriahkan acara Bazar Culinary Ramadhan 1447 H.

“Bazar Culinary Ramadhan 1447 H ini terbuka untuk umum, Mari hadir bersama keluarga dan sahabat, dukung UMKM lokal, serta pererat silaturahmi di bulan penuh rahmat ini,” pungkasnya.

(Rama)

Dukung Program MBG, Polres Sukabumi Suplai Sayuran Dengan Mengembangkan Greenhouse Hidroponik

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Polres Sukabumi mengembangkan greenhouse berbasis hidroponik di wilayah Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, sebagai upaya mendukung penyediaan bahan pangan sehat untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Greenhouse tersebut menjadi salah satu sumber utama penyuplai sayuran bagi SPPG Polres Sukabumi.

Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa greenhouse yang dikelola tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan bergizi dan higienis bagi program MBG yang dijalankan Polres Sukabumi.

“Greenhouse yang ada di Loji Simpenan tentunya menjadi penyuplai utama untuk pemenuhan bahan-bahan sayur yang ada di SPPG Polres Sukabumi,” ujar Samian.

Baca juga Dukung Program Pemerintah, Polres Sukabumi Bangun 5 Rutilahu

Ia menjelaskan, berbagai jenis tanaman sayuran dibudidayakan di greenhouse tersebut, di antaranya tomat, selada, dan bayam. Hasil panen diharapkan mampu menyediakan bahan makanan yang sehat dan bernutrisi.

“Berbagai jenis sayuran seperti tomat, selada, dan bayam ditanam di sini yang tentunya bisa menyuplai sumber makanan yang sehat, higienis, dan bernutrisi untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis,” jelasnya.

Menurutnya, sistem penanaman yang digunakan berbasis hidroponik sehingga mampu menghasilkan produk pertanian dengan kualitas baik dan lebih optimal.

“Greenhouse ini berbasis hidroponik yang tentunya membutuhkan keterampilan khusus, sehingga bisa memaksimalkan jumlah panen dan kualitas hasil panennya,” tambahnya.

Baca juga “TIMUR TENGAH DI AMBANG PERANG TERBUKA: Hujan Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Arab Saudi dan Sekitarnya”

Selain sayuran, greenhouse tersebut juga membudidayakan tanaman buah-buahan sebagai pelengkap kebutuhan gizi dalam program MBG.

“Selain sayuran, ada juga beberapa tanaman buah-buahan yang ditanam, di antaranya melon,” pungkasnya.

Kehadiran greenhouse hidroponik tersebut diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus menjamin ketersediaan bahan makanan yang sehat dan berkualitas bagi program MBG Polres Sukabumi. Selain itu, program ini juga menjadi bentuk komitmen Polres Sukabumi dalam mendukung peningkatan gizi masyarakat melalui penyediaan bahan pangan yang aman, segar, dan bernilai nutrisi tinggi.

(Rama)

Dukung Program Pemerintah, Polres Sukabumi Bangun 5 Rutilahu

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Polres Sukabumi kembali melaksanakan program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Kabupaten Sukabumi. Sebanyak lima unit rumah warga yang sebelumnya dalam kondisi rusak dan tidak layak huni kini dibangun kembali agar dapat ditempati dengan lebih aman dan nyaman.

Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si. mengatakan, program pembangunan rumah layak huni tersebut merupakan bentuk dukungan Polres Sukabumi terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam penyediaan tempat tinggal yang layak.

"Polres Sukabumi ada program mendukung program pemerintah, yaitu bagaimana menyiapkan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat. Sehingga masyarakat yang kebetulan tempat tinggalnya rusak atau sudah tidak layak dihuni, kita coba membantu memperbaiki sehingga lebih layak untuk dihuni," ujarnya.

Baca juga

Potensi Desa Sukadamai Sukabumi : Menjelajahi Keindahan Alam dan Budaya yang Memikat

Samian menjelaskan, pada pekan ini pembangunan rumah dilakukan secara serentak di beberapa lokasi di wilayah Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut akan terus dilanjutkan sebagai bentuk kontribusi Polres Sukabumi kepada masyarakat.

“Serentak di minggu ini kita laksanakan tiga, tentunya kita akan coba lanjutkan program ini sehingga setidaknya kita memberikan kontribusi kepada pemerintah dan kepada masyarakat,” tambahnya.

Salah satu penerima bantuan, Eneng Rohayati (61), warga Kp. Warudoyong Rt 01 Rw 02 Kecamatan Cikakak, mengaku sangat bersyukur atas bantuan pembangunan rumah yang diberikan oleh Polres Sukabumi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Sukabumi yang sudah membangunkan rumah saya di sini. Buat semuanya dari jajaran Polres Sukabumi Pelabuhanratu, saya mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya atas pembangunan rumah ini,” ungkapnya.

Baca juga Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Muhibah Ramadhan Pertama Di Ponpes Darussyifa Al-Fitroh Yaspida

Hal senada disampaikan oleh Iim Supratman (65) Warga Kp Tangsi Rt 01 Rw 26 Kecamatan Palabuhanratu, yang juga menerima bantuan perbaikan rumah. Ia menyampaikan rasa syukur dan doa kepada Kapolres Sukabumi serta jajaran yang telah membantu memperbaiki tempat tinggalnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres yang telah membantu kami. Semoga amal kebaikannya diterima oleh Yang Maha Kuasa,” ucapnya.

Menurut keterangan warga, proses perbaikan rumah dilakukan secara menyeluruh sehingga kondisi bangunan menjadi jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Bahkan dalam beberapa hari terakhir pembangunan rumah telah menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Program pembangunan Rutilahu ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di wilayah Kabupaten Sukabumi.

(Rama)

“TIMUR TENGAH DI AMBANG PERANG TERBUKA: Hujan Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Arab Saudi dan Sekitarnya”

RIYADH, JURNAL TIPIKOR – Stabilitas kawasan Timur Tengah berada di titik nadir setelah (IRGC) Iran meluncurkan operasi militer berskala besar bertajuk “Truthful Promise 4” pada 28 Februari 2026.

Serangan yang melibatkan kawanan drone dan rudal balistik ini menyasar pangkalan militer Amerika Serikat di sejumlah negara Teluk, memicu kepanikan luas di jantung kawasan eksportir minyak dunia.

Poin-Poin Krusial Situasi Terkini:

  • Target Serangan: Instalasi militer AS di , (Markas Armada ke-5), , , dan dilaporkan menjadi sasaran utama.
  • Ledakan di Ibu Kota: Suara dentuman keras terdengar hingga pusat kota , menandakan penetrasi serangan melampaui perimeter pertahanan perbatasan.
  • Lumpuhnya Transportasi Udara: Maskapai nasional Saudi membatalkan sejumlah rute internasional, sementara Qatar Airways menghentikan operasional sementara demi keselamatan kru dan penumpang.
  • Pemicu Utama: Eskalasi disebut sebagai balasan langsung atas serangan udara besar-besaran Amerika Serikat dan Israel ke Teheran pada Sabtu pagi, yang dikabarkan menyasar kompleks kediaman Pemimpin Tertinggi Iran, .
  • Sikap Kerajaan: Pemerintah Arab Saudi mengutuk serangan ini sebagai “agresi keji” dan menegaskan kesiapan militer penuh untuk melindungi kedaulatan wilayahnya.

Baca juga Potensi Desa Sukadamai Sukabumi : Menjelajahi Keindahan Alam dan Budaya yang Memikat

Analisis Singkat

Dunia kini menanti langkah balasan dari blok Barat. Dengan pangkalan-pangkalan strategis yang terkena dampak langsung, ruang de-eskalasi dinilai semakin sempit. Ketegangan yang semula bersifat proksi kini berpotensi berubah menjadi konflik regional terbuka, dengan risiko gangguan serius terhadap pasokan energi global dan stabilitas politik Timur Tengah.

Disclaimer:
Artikel ini disajikan untuk tujuan informasi dan edukasi. Tidak mengandung ujaran kebencian, hasutan, maupun ajakan kekerasan yang melanggar hukum.(*)

 

CELOTEH “MANG AKJUR” SOAL PERANG AMERIKA, ISRAEL VERSUS IRAN..

Wah, kalau Amerika sama Iran beneran “gelut” lagi, biasanya kan urusannya berat tuh—minyak lah, nuklir lah, atau sanksi ekonomi. Tapi mari kita geser sedikit ke arah yang lebih receh tapi krusial bagi harga diri bangsa.
Berikut adalah beberapa skenario humor kalau mereka perang memperebutkan hal-hal yang tidak terduga:

  1. Rebutan Hak Paten “Nasi Kebuli vs Nasi Biryani”
    Bayangkan intelijen CIA dikerahkan bukan untuk cari uranium, tapi untuk nyuri resep rahasia rempah-resep keluarga di Tehran.
    Amerika: “Kami butuh demokrasi di dapur Anda! Nasi ini terlalu enak untuk tidak dipasarkan lewat fast food chain!”
    Iran: “Langkahi dulu piring kami! Kalian cuma tahu cara pakai saus tomat dan keju lembaran!”
    Hasilnya: Perang urat syaraf di kolom komentar Instagram, penuh emoji bendera dan foto makanan yang bikin laper seluruh dunia.
  2. Memperebutkan “Username” Media Sosial
    Perang pecah gara-gara akun @RealPersia atau @TheBestEagle ternyata sudah di-tag sama remaja di Isfahan, sementara Pentagon mau pakai nama itu buat akun divisi baru mereka.
    Strategi: Amerika meluncurkan serangan cyber berupa spam iklan diskon burger, dibalas Iran dengan memutus koneksi dan menggantinya dengan video tutorial bikin karpet terbang (secara metaforis).
  3. Rebutan Siapa yang Paling “Drama” di Berita
    Dua negara ini kan hobi banget bikin pernyataan yang jeder-jeder di TV.
    Pentagon: “Kami punya kapal induk!”
    Tehran: “Kami punya rudal yang namanya lebih keren dari nama anak kalian!”
    Plot Twist: Ternyata mereka cuma rebutan rating jam tayang utama di CNN dan Al Jazeera. Siapa yang paling banyak dapet headline, dia yang menang.
  4. Perang Memperebutkan Kucing Persia vs Kucing Garong Amerika
    Iran: “Kucing kami anggun, berbulu lebat, dan punya silsilah kerajaan!”
    Amerika: “Kucing kami… eh… bisa main skateboard dan punya akun TikTok dengan 10 juta pengikut!

Konflik: Gencatan senjata terjadi karena kedua belah pihak              akhirnya sibuk nonton video                kucing lucu masing-masing.

Catatan: Sebenarnya, kalau mereka mau damai, kuncinya simpel: Duduk bareng, buka bungkusan kebab, terus minum es teh manis. Masalah nuklir langsung terasa seperti urusan cicilan motor yang bisa dibicarakan baik-baik.

Polres Kaur Bersama Pemkab Kaur Cek Ketersediaan Bahan Pokok Penting di Pasar Inpres

Kaur, Bengkulu, JURNAL TIPIKOR – Dalam rangka memastikan ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok penting (Bapokting), Polres Kaur bersama Pemerintah Kabupaten Kaur melaksanakan inspeksi langsung ke Pasar Inpres Kaur, Jum’at (27/02/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Kaur mewakili Kapolres Kaur, dan didampingi oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Kaur. Pengecekan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kelangkaan dan kenaikan harga bahan pokok pada Bulan Ramadhan ini dan menghadapi perayaan Idul Fitri 1447 H.

Dalam sidak tersebut, tim melakukan pengecekan terhadap sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, daging, cabai, bawang merah, serta kebutuhan pokok lainnya. Selain memantau harga di tingkat pedagang, rombongan juga berdialog langsung dengan para pedagang untuk mengetahui kondisi distribusi dan stok barang.

Baca juga Potensi Desa Sukadamai Sukabumi : Menjelajahi Keindahan Alam dan Budaya yang Memikat

Wakapolres Kaur menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan stok bahan pokok di wilayah Kabupaten Kaur dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Selain itu, pengawasan ini juga sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga stabilitas harga agar tetap wajar dan tidak memberatkan masyarakat.

“Polres Kaur bersama Pemkab Kaur akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna mengantisipasi adanya penimbunan barang maupun lonjakan harga yang tidak wajar.

Kami ingin memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Pemkab Kaur menyampaikan apresiasi atas sinergitas yang terjalin bersama Polres Kaur dalam menjaga stabilitas pangan dan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Kaur.

Melalui kegiatan ini, diharapkan situasi pasar tetap kondusif, distribusi bahan pokok berjalan lancar, serta masyarakat Kabupaten Kaur dapat menjalani aktivitas dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan maupun kenaikan harga bahan pokok penting.

(Jusri)

Selamatkan Anak Bangsa, GANN DPC Tangsel Bersama BNN Kota Tangsel Antar Korban Penyalahgunaan Obat Golongan G ke Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido

Tangerang, jurnaltipikor.com/,-Satu misi mulia telah dituntaskan Dewan Pimpinan Cabang Gernerasi Anti Narkotika Nasional ( DPC GANN ) Tangerang Selatan yang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional ( BNN ) Kota Tangerang Selatan dengan mengantar korban penyalahgunaan Obat Golongan G dari awal tahap Assasement sampai pendampingan ke Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido yang berlokasi di Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, pada Jumat (27/02/2026).

Korban dengan inisial "A" didampingi oleh orang tuanya bersama Tim dari BNN kota Tangerang Selatan, Andi dan Fahmi serta tim dari GANN DPC Tangerang Selatan yang di wakilkan oleh, Dianto Eto'o, selaku Wakil Ketua Umum GANN dan Hasyim Bakrie, S.Pd.I., S.E., S.Ds., M.M. selaku Dewan Pembina GANN DPC Tangsel yang telah melakukan tahap akhir yaitu pendampingan keberangkatan untuk merehabilitasi korban "A" menuju Balai Besar rehabilitasi BNN Lido yang berlokasi di Kabupaten Bogor.

Ayah korban menyampaikan, bahwa perjalanan berjalan sangat lancar dan proses administrasi juga sangat dipermudah dengan suasana yang nyaman dan petugas resepsionis yang ramah juga bersahabat. Keramahan para petugas membuat korban "A" merasa nyaman untuk melaksanakan rehabilitasi. Semoga "A" dapat kembali pulih dan bisa berkumpul dengan keluarga dan tidak lagi terjebak dengan obat-obatan yang sangat merugikan kehidupan "A".

"Saya selaku orang tua mengucapkan banyak terima kasih kepada BNN kota Tangsel terutama kepada teman-teman dari GANN DPC Tangsel yaitu Bapak Dianto, Bapak Hasyim, Ibu Lia dan juga Bapak Dhani yang sudah membantu anak kami menemukan kepercayaan dirinya lagi untuk sembuh dan sudah bersedia meluangkan waktunya untuk mendampingi kami untuk mengantar anak kami dari awal assasement sampai sekarang masuk rehabilitasi ke BNN Lido. Terima kasih Banyak," ujar Ayah korban.

Baca juga Potensi Desa Sukadamai Sukabumi : Menjelajahi Keindahan Alam dan Budaya yang Memikat

Sementara itu, Wakil Ketua Umum (Waketum) GANN, Dianto Eto’o, mengatakan, bahwa GANN sendiri mempunyai Visi dan Misi, yaitu memberikan Sosialisasi dan infomasi kepada masyarakat tentang bahayanya narkoba. Ia juga dengan senang hati membuka tangan apabila ada korban-korban lain yang ingin dibantu untuk melakukan rehabilitasi, dengan catatan semua yang akan dilakukan adalah niat dan inisiatif kuat dari korban untuk terlepas dari jerat narkoba.

“Saya selaku wakil ketua umum GANN sangat bangga dan mengapresiasi dengan kinerja teman-teman GANN DPC Tangsel terutama untuk Bang Hasyim, Kak Lia dan Bang Dhani yang mau meluangkan waktunya bersama-sama dengan saya membantu korban untuk sampai ditahap rehabilitasi ini. Bahkan, bersedia memberikan support setiap hari dengan komunikasi dengan korban menanyakan kabar bahkan bersenda gurau dengan korban selama berada dirumah. Terima kasih banyak juga kepada Bapak Andi dan Bapak Fahmi yang mau meluangkan waktunya mengantar korban dan keluarga beserta kami Lembaga GANN untuk pendampingan korban masuk ke Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido,” ucap Waketum GANN Dianto Eto’o.

Dewan Pembina GANN DPC Tangerang Selatan, Hasyim Bakrie, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Balai besar rehabilitasi BNN Lido yang sudah menerima dengan baik korban “A” untuk direhabilitasi.

“Kami dari Lembaga GANN mengucapkan terima kasih kepada Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido yang mau menerima dengan baik Korban “A” untuk di rehabilitasi. Semoga, semua proses rehabilitasi dapat berjalan dengan lancar dan korban dapat segera pulih agar dapat berkumpul dengan keluarganya lagi,” katanya.

Baca juga Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Muhibah Ramadhan Pertama Di Ponpes Darussyifa Al-Fitroh Yaspida

Lanjutnya, ini adalah kasus pertama di awal tahun 2026 yang ditangani Lembaga GANN DPC Tangsel yang berhubungan langsung dengan misi kemanusiaan dan masa depan generasi muda bangsa.

“Kami panjatkan banyak puji syukur karena telah diberikan kelancaran dari pendampingan awal assasement sampai masuk ke Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido. Semoga, “A” dapat segera berkumpul lagi dengan keluarganya,” pungkasnya.(*)

*STOP NARKOBA…!!! WAR ON DRUGS FOR HUMANITY*

CELOTEH ” MANG AKJUR”..ANTARA LAMPU MERAH DAN UU LALU LINTAS

Siang itu, di persimpangan jalan, Lampu Merah lagi curhat ke UU Lalu Lintas.

Lampu Merah:
“Eh, Undang-Undang… aku capek tahu nggak? Tiap hari aku teriak berhenti, tapi yang dengar cuma motor tua sama becak.”

UU Lalu Lintas:
“Sabar, Merah… kamu itu simbol hukum di jalan.”

Lampu Merah:
“Simbol doang, tapi nasib kayak hiasan Natal. Mobil mewah lewat, motor ngebut nerobos, yang patuh malah diklaksonin. Aku ini lampu atau pajangan taman kota?”

UU Lalu Lintas:
“Kan sudah jelas aturannya. Merah berhenti, kuning siap, hijau jalan.”

Lampu Merah:
“Iya di buku. Di lapangan?
Merah = ‘ah, masih sempat’.
Kuning = ‘gas pol’.
Hijau = ‘yang penting saya duluan’.”

UU Lalu Lintas:
“Hukum itu dibuat supaya tertib.”

Lampu Merah:
“Masalahnya, di sini tertib itu opsional, tapi klakson wajib.
Yang patuh dibilang lemot, yang melanggar dibilang jago nyetir.”

UU Lalu Lintas:
“Kalau semua taat, kecelakaan berkurang.”

Lampu Merah:
“Betul. Tapi kalau semua nekat, aku cuma jadi saksi bisu:
saksi tabrakan, saksi makian, saksi ‘maaf Pak, nggak lihat lampu’.”

Akhirnya Lampu Merah menarik napas panjang:
“Undang-Undang, kita ini pasangan serasi:
kamu kuat di kertas,
aku kuat di tiang…
tapi sama-sama sering diabaikan.”

Dan sejak itu, setiap persimpangan jadi panggung sandiwara:
UU Lalu Lintas berwibawa di pasal,
Lampu Merah berwibawa… kalau ada polisi.
🚦😏

Potensi Desa Sukadamai Sukabumi : Menjelajahi Keindahan Alam dan Budaya yang Memikat

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Desa Sukadamai, yang terletak di Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, adalah salah satu desa diantara 381 desa yang ada di Kabupaten Sukabumi yang memiliki potensi destinasi wisata yang menyembunyikan keindahan alam dan kekayaan budaya.

Dengan kepemimpinan Kepala Desa Sukadamai, Rudi Hartono, S.Pd., terus berupaya meningkatkan potensi desanya untuk menjadi salah satu tujuan wisata favorit di Jawa Barat, Sabtu (28/02/2026).

Keindahan Alam yang Memikat

Sukadamai dikelilingi oleh perbukitan hijau dan sawah yang luas, menawarkan pemandangan alam yang sangat indah. Desa ini juga memiliki beberapa air terjun dan sungai yang jernih, sehingga sangat cocok untuk kegiatan outdoor seperti hiking, camping, dan piknik.

Baca juga Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Muhibah Ramadhan Pertama Di Ponpes Darussyifa Al-Fitroh Yaspida

Kekayaan Budaya

Desa Sukadamai juga memiliki kekayaan budaya yang patut diapresiasi. Masyarakat desa masih menjaga tradisi dan adat istiadat mereka, seperti upacara adat dan kesenian tradisional. Pengunjung dapat menikmati pertunjukan seni dan budaya lokal, serta mencoba makanan khas desa.

Potensi Wisata

Dengan keindahan alam dan kekayaan budayanya, Sukadamai memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata yang populer. Beberapa potensi wisata yang dapat dikembangkan antara lain:

  • Wisata alam (hiking, camping, piknik
  • Wisata budaya (pertunjukan seni, makanan khas, upacara adat)
  • Wisata edukasi (belajar tentang pertanian, peternakan, dan kerajinan lokal)
Goa Sarongge, Desa Sukadamai, Kec. Cicantayan, Kab. Sukabumi, Poto : Jurnal Tipikor

Desa Sukadamai pun sedang mengembangkan beberapa titik wisata strategis untuk mewujudkan kemandirian desa di antaranya ada “Goa Sarongge” yang merupakan destinasi wisata alam yang sedang dalam tahap pengembangan potensi lebih lanjut melalui observasi dan penataan lapangan.

Baca juga Bupati Sukabumi Sampaikan Program Di Acara Muhibah Ramadhan Ketiga Yang Digelar Di Cisaat

Agrowisata & Edukasi: Wilayah Cicantayan (termasuk Sukadamai) dikenal dengan suasana asri yang dikelilingi sawah dan gunung. Terdapat destinasi terdekat seperti Agrowisata Cisande yang menawarkan pengalaman edukasi menanam dan bermain di alam untuk pelajar.

Sejalan dengan program
Kabupaten Sukabumi, desa ini didorong untuk memajukan produk kerajinan dan kuliner agar bisa bersaing ditingkat regional.

Kepala Desa Sukadamai, Rudi Hartono, S.Pd., mengajak kepada para investor yang bergerak dalam bidang pariwisata dan lainnya juga pada masyarakat untuk mengunjungi desa Sukadamai yang memiliki banyak potensi desa

“Mari Kunjungi Sukadamai, jangan ragu untuk mengunjungi Desa Sukadamai dan menikmati keindahan alam dan kekayaan budayanya. Dengan dukungan masyarakat lokal dan pemerintah, Sukadamai siap menyambut Anda,” pungkasnya.

(Rama)