SMAN 3 Bengkulu Selatan Gelar Aneka Lomba Bulan Bahasa dan Hari Pahlawan

Bengkulu Selatan, JURNAL TIPIKOR – Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa, Hari Sumpah Pemuda, serta Hari Pahlawan, SMA Negeri 3 Bengkulu Selatan menggelar berbagai kegiatan perlombaan antar kelas dengan tema “Pemuda dan Pemudi Berkarya, Berbahasa, dan Berjiwa Pahlawan”, Kamis, 13 November 2025.

Rangkaian perlombaan yang digelar meliputi Lomba Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), lomba baca puisi, serta lomba fashion show bertema pahlawan. Setiap kelas mengirimkan perwakilan terbaik mereka untuk unjuk kreativitas dan kemampuan, baik dalam hal seni, literasi, maupun penampilan yang merepresentasikan nilai-nilai kepahlawanan.

Panitia menetapkan juara 1, 2, dan 3 untuk setiap cabang lomba. Para pemenang berhak mendapatkan bingkisan dan piagam penghargaan yang disiapkan oleh panitia. Seluruh kegiatan dikoordinasikan oleh Pengurus OSIS SMAN 3 Bengkulu Selatan dengan bimbingan para pembina.

Baca juga Dugaan Realisasi Pembangunan Proyek Revitalisasi SDN 64 Kaur Tidak Sesuai Spesifikasi RAB

Kepala SMAN 3 Bengkulu Selatan, Herdi Agustiar, M.Pd, secara resmi membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kreativitas siswa dan kerja keras OSIS dalam menyelenggarakan kegiatan.

Menurutnya kegiatan ini sangat penting untuk membangun kepercayaan diri dan semangat berkarya para siswa.

Dan berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi wadah pembentukan generasi muda yang aktif dan produktif.

Melalui momentum Bulan Bahasa dan Hari Pahlawan, kita ingin menanamkan nilai-nilai karakter, kebangsaan, serta kemampuan berbahasa yang baik kepada peserta didik,” ujar Herdi.

Baca juga Penca: Warisan Jiwa yang Membentuk Karakter Utama Bandung

Sementara itu, Pembina OSIS sekaligus koordinator kegiatan, Erlin Susanti, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini disiapkan sepenuhnya oleh OSIS dengan penuh tanggung jawab. Ia memuji kekompakan panitia dan semangat seluruh peserta.

“Persiapan kegiatan sudah berjalan sekitar dua minggu. OSIS bekerja sangat solid, mulai dari menyusun konsep, menyiapkan teknis lomba, hingga memandu jalannya acara. Saya apresiasi kerja keras mereka,” ungkap Erlin.

Erlin menambahkan bahwa tema yang diangkat tahun ini bertujuan menumbuhkan kesadaran siswa tentang pentingnya berkarya dan menghargai bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa.

“Kami ingin siswa memahami bahwa semangat kepahlawanan hari ini bisa diwujudkan melalui karya, prestasi, dan kemampuan berbahasa yang baik. Itu nilai yang ingin kami tekankan melalui kegiatan ini,” katanya.

Seluruh dewan guru turut hadir menyaksikan penampilan siswa. Berbagai kreasi dan bakat siswa terlihat menonjol dalam setiap penampilan. Dukungan dari teman-teman sekelas membuat suasana acara semakin semarak.

( Siprian )

Kedatangan Menteri Desa PDTT Yandri Susanto Disambut Antusias Masyarakat Seluma

Seluma, JURNAL TIPIKOR – Kedatangan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal ( PDT ) Yandri Susanto di Kabupaten Seluma, Minggu 16 November 2025, berlangsung meriah dan penuh antusias.

Sejak pagi, ratusan warga sudah memadati Lapangan Bukit Peninjau I, Kecamatan Sukaraja, untuk menyambut langsung kedatangan rombongan Menteri Yandri.

Menteri Yandri tiba di Seluma sekitar pukul 14.00 WIB bersama Sekretaris Utama BNN RI, Irjen Pol Tantan Sulistyana, S.H., S.IK., M.M., didampingi Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, Bupati Seluma Teddy Rahman, serta perwakilan DPD RI. Suasana penyambutan berlangsung hangat, diiringi kesenian tradisional dan prosesi adat.

Baca juga Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejagung Tiba di Bengkulu

Kunjungan Menteri Yandri ke Kabupaten Seluma kali ini dalam rangka “Konsolidasi Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Gotong Royong Membangun Desa”, sebagai bentuk penguatan komitmen pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan desa.

Antusiasme warga terlihat dari padatnya area lapangan dan tepi jalan menuju lokasi acara.

Tidak sedikit warga yang datang sejak pagi hanya untuk dapat melihat rombongan Menteri secara langsung. Banyak di antara mereka berharap kunjungan ini membawa dampak nyata bagi pembangunan desa-desa di Seluma.

Baca juga CORONG JABAR MENDESAK PEMPROV DAN PEMKOT/PEMKAB SERIUS ATASI SAMPAH, HENTIKAN SALING SALAHKAN!

Salah seorang warga, Rini (34), mengatakan bahwa masyarakat sangat menantikan kedatangan Menteri karena ingin menyampaikan harapan terkait pembangunan desa.

“Kami senang sekali Pak Menteri datang ke Seluma. Harapan kami, pembangunan desa bisa lebih merata, terutama jalan dan fasilitas pendidikan. Mudah-mudahan suara kami didengar,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Sudirman (52), tokoh masyarakat setempat. Ia menilai kunjungan Menteri Yandri menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus ikut berpartisipasi dalam pembangunan desa.

“Kedatangan beliau membawa angin segar. Semoga program pemberdayaan masyarakat semakin diperkuat, dan desa-desa di Seluma bisa maju bersama,” kata Sudirman.

( JS – jurnaltipikor.com/ )

Disdikbud Bengkulu Segera Buka Seleksi Kepala Sekolah Non-Reguler

JURNAL TIPIKOR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Bengkulu memastikan proses seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) non-reguler segera dimulai.

Disdikbud telah menerima Surat Keputusan (SK) Dewan Pertimbangan Kepala Sekolah sebagai dasar administrasi pembukaan pendaftaran.

Kepala Sub Bidang Pembinaan Tenaga Kependidikan (PTK) Disdikbud Provinsi Bengkulu, Murni, SE, menyampaikan, setelah SK tersebut diterima, pihaknya tengah menyiapkan surat edaran resmi sebagai tahapan awal proses pendaftaran.

“SK dewan pertimbangan baru saja turun. Kami sedang menyiapkan surat edaran terlebih dahulu, dan setelah itu pendaftaran BCKS non-reguler akan segera diumumkan,” ujar Murni.

Baca juga Pemerintah Provinsi Bengkulu Usulkan Tambahan Kuota Gas LPG 3

Ia menegaskan, seleksi BCKS non-reguler ini menjadi langkah penting untuk memberi kesempatan kepada guru-guru berkompeten yang belum mengikuti seleksi sebelumnya.

Prosesnya akan dijalankan secara transparan dan berbasis merit, mulai dari pengumuman hingga tahap penilaian.

Sebelumnya, Kabid Tenaga Pendidikan dan Kependidikan (PTK) Disdikbud Provinsi Bengkulu, Medi Hartono, S.Pd, menjelaskan pihaknya tengah memimpin rapat bersama tim teknis untuk memetakan 191 sekolah negeri di Provinsi Bengkulu.

Baca juga Mutasi, Bupati Lantik 8 Pejabat Eselon II Kepahiang, Ini Daftarnya

Pemetaan dilakukan untuk mengetahui sekolah mana saja yang kepala sekolahnya telah menjabat lebih dari tujuh tahun.

“Sesuai dengan Permendikbud Nomor 40 Tahun 2021 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah, masa tugas maksimal kepala sekolah adalah dua periode atau delapan tahun, dengan setiap periode berdurasi empat tahun.

Namun, bagi yang sudah menjabat lebih dari tujuh tahun, perlu segera dilakukan evaluasi dan rotasi untuk penyegaran,” jelas Medi.

Dengan terbitnya SK Dewan Pertimbangan Kepala Sekolah, Disdikbud optimistis tahapan seleksi dapat segera bergulir sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi menghadirkan kepala sekolah yang profesional, berintegritas, dan memiliki kemampuan manajerial untuk meningkatkan mutu pendidikan di Bengkulu.

( JS – jurnaltipikor.com/ )

Pemerintah Provinsi Bengkulu Usulkan Tambahan Kuota Gas LPG 3

JURNAL TIPIKOR – Pemerintah Provinsi Bengkulu akan kembali mengusulkan penambahan kuota gas LPG 3 kilogram ke pemerintah pusat untuk tahun 2026.

Usulan itu disampaikan melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) guna mengantisipasi potensi kekurangan pasokan di daerah.

Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, Raden Ahmad Denni, SH, MH, mengatakan setiap tahun Pemprov Bengkulu mengajukan tambahan kuota sesuai kebutuhan masyarakat di kabupaten dan kota. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah pusat.

“Setiap tahun kita minta tambahan kuota agar tidak terjadi kekurangan di lapangan. Tapi kita hanya bisa mengusulkan, nanti pihak pusat yang memfinalisasi,” ujar Denni.

Baca juga Dukcapil Bengkulu Utara Mulai Perekaman E-KTP di Daerah Terpencil

Ia menjelaskan, secara umum pasokan LPG di Bengkulu selama ini mencukupi. Kalaupun terjadi kendala, biasanya disebabkan oleh keterlambatan distribusi dari pihak Pertamina maupun hambatan transportasi antarwilayah.

“Sebenarnya tidak ada kelangkaan, hanya saja kadang terjadi keterlambatan pengangkutan dari pihak Pertamina,” jelasnya.

Pemprov Bengkulu terus berkoordinasi dengan Pertamina agar kebutuhan energi rumah tangga tetap terpenuhi, terutama pada masa permintaan tinggi seperti akhir tahun atau menjelang hari besar keagamaan.

“Kita berharap Pertamina betul-betul bisa memantau kondisi di daerah. Kalau ada kendala, segera dilaporkan ke pemerintah daerah supaya bisa dicari solusi cepat. Jangan sampai kebutuhan masyarakat terganggu,” tegas Denni.

Baca juga Mutasi, Bupati Lantik 8 Pejabat Eselon II Kepahiang, Ini Daftarnya

Ia memastikan, tahun depan Pemprov Bengkulu akan kembali mengusulkan tambahan kuota LPG 3 kilogram sesuai proyeksi pertumbuhan kebutuhan masyarakat.

“Mudah-mudahan distribusi tahun depan bisa berjalan lancar, karena semua data sudah kita sesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” tutupnya.

Sekadar mengulas, Pimpinan Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, mengusulkan agar para pengecer elpiji yang saat ini beroperasi di masyarakat dapat difasilitasi menjadi pangkalan atau sub-pangkalan resmi Pertamina.

Langkah ini dinilai strategis untuk menjamin distribusi elpiji tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) dan memudahkan pengawasan.

“Ombudsman akan mempertimbangkan usulan agar pengecer diubah menjadi pangkalan, tentunya dengan persyaratan yang lebih fleksibel dibandingkan pangkalan yang ada saat ini,” ujar Kamis, 7 Agustus 2025.

Baca juga Rutan Manna Salurkan Bansos untuk Warga Sekitar dalam Rangka HUT ke-1 Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

Ia menilai, selama ini harga elpiji di tingkat pengecer cenderung fluktuatif dan sering melebihi HET.

Hal ini terjadi karena pengecer bukanlah penyalur resmi Pertamina, sehingga tidak berada dalam jangkauan pengawasan langsung.

“Dengan menjadikan pengecer sebagai pangkalan resmi, maka distribusi bisa lebih tertib dan harga lebih terkendali. Ini juga bisa menjadi solusi untuk mengatasi ketimpangan akses, terutama di wilayah-wilayah yang jauh dari pangkalan resmi,” tegas Yeka.

Menurutnya, pengecer selama ini berperan penting sebagai penghubung antara konsumen dan distribusi elpiji karena tidak semua wilayah memiliki akses dekat ke pangkalan.

Baca juga CORONG JABAR: RUPS BANK BJB HARUS TEMPATKAN DIREKSI DAN KOMISARIS PROFESIONAL, BEBAS DARI UNSUR POLITIS!

Oleh karena itu, legalisasi pengecer menjadi sub-pangkalan dinilai akan memperkuat sistem distribusi hingga ke tingkat akar rumput.

Lebih lanjut, Yeka mengingatkan masyarakat agar tidak keliru dalam menilai harga elpiji yang tampak lebih tinggi dari HET.

Menurutnya, harga yang lebih tinggi pada layanan antar ke rumah tidak otomatis menjadi pelanggaran, sebab biaya distribusi turut memengaruhi harga.

“Kalau dijual langsung di pangkalan melebihi HET, itu jelas pelanggaran. Tapi kalau harga lebih tinggi karena ada biaya antar ke rumah, itu hal lain. Ini yang kadang disalahartikan,” pungkasnya.

Sebagai solusi jangka menengah, Ombudsman menyarankan Pertamina membuka opsi agar pengecer yang beroperasi di tengah masyarakat diberi ruang menjadi penyalur resmi, baik sebagai pangkalan maupun sub-pangkalan. Langkah ini diyakini akan memperluas jangkauan distribusi dan memastikan elpiji sampai ke tangan konsumen dengan harga sesuai aturan.

( JS – jurnaltipikor.com/ )

Dukcapil Bengkulu Utara Mulai Perekaman E-KTP di Daerah Terpencil

Bengkulu Utara, JURNAL TIPIKOR – Setelah sejak awal tahun Dinas Dukcapil Bengkulu Utara tidak bisa melakukan perekaman data kependudukan di luar kantor.

Dalam waktu dekat ini Dukcapil akan kembali melakukan perekaman data di luar kantor seperti dan daerah terpencil menjadi prioritas utama.

Perekaman data di luar kantor ini baru kembali bisa dilakukan setelah Kementerian Dalam negeri kembali mengaktifkan aplikasi Machine-To-Machine (M2M).

Baca juga PWI Pusat Tegaskan Kesit Budi Handoyo Ketua PWI DKI Jakarta 2024–2029 yang Sah

Kabid Pelayanan Dinas Dukcapil Bengkulu Utara Lina Warnie menerangkan jika saat ini Dukcapil Bengkulu Utara tengah mempersiapkan jadwal untuk melakukan perekaman data mobile.

Namun yang menjadi prioritas adalah daerah-daerah terpencil atau terjauh dari Kantor Dukcapil Bengkulu Utara.

“Saat ini aplikasi M2M sudah mulai aktif kembali dan kita bisa melakukan perekaman data di luar kantor Dukcapil,” terangnya.

Baca juga Mutasi, Bupati Lantik 8 Pejabat Eselon II Kepahiang, Ini Daftarnya

Ia menyampaikan jika perekaman data mobile atau diluar kantor ini dilakukan untuk mempermudah akses masyarakat melakukan perekaman data dan memastikan validasi data penduduk di Bengkulu Utara.

Hal ini mengingat Bengkulu Utara merupakan kabupaten yang sangat luas dan terluas di provinsi Bengkulu sehingga sangat menyulitkan masyarakat jika harus melakukan perekeman data dengan datang ke Kantor Dinas Dukcapil.

“Maka nanti kita akan menjadwalkan dan berkoordinasi dengan camat, sehingga masyarakat bisa mempersiapkan diri untuk melakukan perekaman data baik di kantor desa maupun kantor camat yang nantinya kita tentukan,” terangnya.

Baca juga Mutasi, Sekda Lantik Kadis PMD dan 2 Pejabat Fungsional Pemkab Kepahiang

Ia juga menambahkan jika saat ini Pemda Bengkulu Utara terus melakukan validasi penduduk.

Apalagi setiap harinya terjadi penambahan jumlah dan pengurangan jumlah penduduk.

Termasuk penambahan jumlah penduduk yang memasuki usia KTP.

( JS – jurnaltipikor.com/ )

Mutasi, Bupati Lantik 8 Pejabat Eselon II Kepahiang, Ini Daftarnya

Kepahiang, JURNAL TIPIKOR – Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, SIP melantik 8 pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Kepahiang, Sabtu 15 November 2025 petang sekira pukul 16.00 WIB.

Ke 8 pejabat yang dilantik adalah mereka yang telah lebih dulu mengikuti Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang sudah dibuka sejak akhir Oktober 2025 lalu, serta masuk dalam daftar 3 besar. Di mana, awalnya ada 9 jabatan eselon II dilelang.

Adapun pejabat yang dilantik adalah,
1. Kepala Badan Kesbangpol, Dendi, S.Sos, MM

2. Kasatpol PP dan Damkar, Dedi Sukrizal, ST

3. Kadis Lingkungan Hidup, Sumi Fitriani, M.Si

4. Kepala Disperindag UMK, Herman Zamhari, MP

5. Kadis Perpustakaan dan Kearsipan, Zikrullah, M.Pd

6. Kadishub, Devison, STP, MAP

7. Kadis Kominfo, Kushadi Cahyadi, SIP

8. Kepala DPMPTSP, Eni Rosaria, S.Sos

Bupati Zurdi Nata mengingatkan pejabat yang dilantik langsung bekerja sesuai dengan visi dan misi kepala daerah yang telah ditetapkan sebelumnya. “Mutasi yang dilaksanakan hari ini lanjutan dari lelang jabatan yang sudah kita laksanakan sebelumnya,” kata bupati.

Baca juga PWI Pusat Tegaskan Kesit Budi Handoyo Ketua PWI DKI Jakarta 2024–2029 yang Sah

Bupati Kepahiang juga meminta pejabat yang dilantik cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru. Adapun untuk mutasi pejabat eselon III lainnya, akan dilakukan dalam waktu dekat.

Dengan dilantiknya para pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Kepahiang kali ini, sekaligus mengisi kekosongan sejumlah jabatan yang telah terjadi sejak awal kepemimpinan bupati-wakil bupati Kepahiang Zurdi Nata-Abdul Hafizh.

Baca juga Rutan Manna Salurkan Bansos untuk Warga Sekitar dalam Rangka HUT ke-1 Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

Sebelumnya, Kamis 13 November 2025 Sekda Kepahiang, DR. Hartono telah lebih dulu melantik Kadis PMD Zaili, SE. Juga dilantik 2 Pejabat Fungsional di Inspektorat Daerah Kabupaten Kepahiang. Yakni, Sheila Zahira dan Tio Refaldo keduanya selaku Pengawas Penyelenggaraan urusan pemerintah daerah ahli Pertama. Adapun Zaili dilantik lebih dulu, mengingat umur yang bersangkutan.

( JS – jurnaltipikor.com/ )

Rutan Manna Salurkan Bansos untuk Warga Sekitar dalam Rangka HUT ke-1 Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

Bengkulu Selatan, JURNAL TIPIKOR – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Manna melaksanakan kegiatan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) bagi masyarakat kurang mampu yang berdomisili di sekitar area Rutan, Jumat (14/11). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bakti HUT ke-1 Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).

Penyaluran bantuan berupa paket sembako tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Muhamad Nur, didampingi Kepala Subseksi Pengelolaan serta petugas pengelolaan lainnya. Total sebanyak 10 paket sembako diberikan kepada warga yang dinilai membutuhkan dukungan, sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus memperkuat hubungan baik antara Rutan dan masyarakat sekitar.

Kegiatan dimulai pukul 14.00 WIB dan berlangsung lancar serta tertib. Karutan Manna menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud hadirnya Rutan Manna dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Hari Bakti Imipas.

“Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan kebutuhan masyarakat penerima, dan semoga sinergi serta hubungan baik antara Rutan Manna dan lingkungan sekitar semakin kuat,” ujar Muhamad Nur.

Baca juga CORONG JABAR: RUPS BANK BJB HARUS TEMPATKAN DIREKSI DAN KOMISARIS PROFESIONAL, BEBAS DARI UNSUR POLITIS!

Kegiatan ini juga didokumentasikan sebagai bentuk pertanggungjawaban serta laporan pelaksanaan kegiatan sosial Rutan Manna.

Dengan terselenggaranya pembagian Bansos ini, Rutan Manna berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi sosial kepada masyarakat.

( JS – Siprian )

Taman Kolam Wisata Desa Lokasi Baru Diduga Mangkrak Habiskan Anggaran Ratusan Juta Kepala Desa dan Pengurus Bumdes Tidak Sejalan Negara Dirugikan

Seluma, JURNAL TIPIKOR — Dugaan kasus ketidakseimbangan antara Kepala Desa dan pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) di Desa Lokasi Baru Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu. menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan pengelolaan Bumdes program taman kolam wisata yang dianggarkan diduga mencapai Rp. 400 juta tidak berjalan mangkrak menimbulkan kecurigaan tentang pengelolaan anggaran Dana yang di realisasikan.

Kepala Desa Lokasi Baru. Wahyudi saat dimintai keterangan Tim awak media, terkait masalah pengelolaan BUMDES dan LPJ, menyampaikan bahwa program taman kolam wisata memang tidak berjalan mangkrak sampai hari ini.”Untuk masalah taman kolam wisata itu memang tidak berjalan mangkrak sampai hari ini, saya kurang paham karena bukan masa saya yang menjabat waktu itu adalah masa kades yang lama,”ujarnya pada hari Rabu,16 Juli 2025, di ruang kerjanya di kantor desa.

Lebih lanjut Wahyudi menjelaskan bahwa anggaran untuk pembangunan taman kolam wisata dan pagar itu diduga memang betul diperkirakan mencapai. Rp. 400 juta yang dialokasikan.”Dan terkait dengan PAD desa sampai sekarang tidak ada masuk ke desa dan program sekarang yang berjalan adalah sewa tenda dan penggemukan sapi, juga simpan pinjam. Namun jangankan PAD, LPJ-nya aja untuk laporan dari Bumdes belum ada, tahun 2024 ada tambahan dana sekitar. 40 juta langsung ke rekening Bumdes”katanya.17/juli//25.

Baca juga Mutasi, Sekda Lantik Kadis PMD dan 2 Pejabat Fungsional Pemkab Kepahiang

Sementara itu, ketua Bumdes desa lokasi baru, menjelaskan bahwa untuk program taman kolam wisata memang tidak berjalan dan yang berjalan adalah penggemukan sapi dan sewa tenda serta simpan pinjam.”Untuk legalitas, lengkap akta notaris ada semua dokumen lengkap,”paparnya saat ditemui di kediamannya.

Terkait masalah PAD desa dan LPJ, ketua BUMDES menyatakan bahwa sudah serah terima ke desa dan banyak yang diundang saat penyerahan LPJ dan PAD tahun 2024 sebesar Rp.6 juta rupiah.”Pak Kades juga tahu waktu penyerahan hadir, dan saya kan baru jadi ketua BUMDES. Mana yang saya tahu dan saya terima itulah yang dapat saya jelaskan,”ujarnya.

Dengan demikian, ada pertanyaan tentang transparansi dan pengelolaan Bumdes di Desa Lokasi Baru Dugaan ketidakseimbangan antara kepala desa dan pengurus Bumdes menimbulkan kesan tidak transparan dan perlu diusut lebih lanjut. Anggaran dana ratusan juta untuk taman kolam yang dikelola BUMDES Desa Lokasi Baru diduga mangkrak.

Oleh karena itu, pihak yang berwenang diharapkan dapat meninjau langsung ke lapangan untuk mengetahui keadaan sebenarnya. Dugaan kerugian keuangan negara akibat pengelolaan anggaran yang tidak efektif dan tidak transparan perlu diusut lebih lanjut.

( JS – jurnaltipikor.com/ )

Mutasi, Sekda Lantik Kadis PMD dan 2 Pejabat Fungsional Pemkab Kepahiang

Kepahiang, JURNAL TIPIKOR – Sempat menuai pertanyaan lantaran hasil seleksi terbuka ( Selter ) tak kunjung keluar, Kamis 13 November 2025 petang Pemkab Kepahiang melantik 1 pejabat eselon II sesuai hasil lelang jabatan Seleksi Terbuka ( Selter ) jabatan pimpinan tertinggi Pratama ( JPTP )

Yakni, Kadis PMD, Zaili, SE. Ikut dilantik, 2 Pejabat Fungsional di Inspektorat Daerah Kabupaten Kepahiang. Yakni, Sheila Zahira dan Tio Refaldo keduanya selaku Pengawas Penyenggaraan urusan pemerintah daerah ahli pertama.

Saat melantik langsung ketiga pejabat eselon II tersebut, Sekda Kepahiang, DR. Hartono meminta pejabat yang dilantik segera menyesuaikan diri di tempat barunya.

Baca juga Heru: Melalui pendidikan, inovasi, dan kontribusi positif bagi masyarakat kita dapat melanjutkan perjuangan para Pahlawan

Pejabat yang dilantik juga diminta segera menunaikan tugas sebagaimana yang telah diamanahkan. "Mutasi jabatan adalah hal yang biasa, Sebagai salah satu bentuk penyegaran." Kata Sekda.

Di Kabupaten Kepahiang, informasi akan adanya mutasi telah berhembus kencang sejak awal bulan.

Informasi diperoleh dalam waktu dekat Pemkab akan melakukan mutasi massal. Adapun pelantikan Kadis PMD dan 2 Pejabat Fungsional yang baru saja dilakukan ini, adalah sebagai pendahuluan. "Ya, semua sedang dipersiapkan," singkat Sekda.

( JS – jurnaltipikor.com/ )

Dorong Peningkatan Kesehatan Masyarakat Puskesmas Muara Sahung Gelar Lokakarya Mini Lintas Sektor

Kaur, JURNAL TIPIKOR – Dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat Kabupaten Kaur, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Muara Sahung menggelar acara kegiatan lokakarya Mini lintas Sektor pada Selasa 11 November 2025, acara ini diselenggarakan di Puskesmas Muara Sahung, hadir di acara ini selain Kapus Muara Sahung seluruh dan stafnya, Camat Muara Sahung. Kapolsek para APDESI Kepala desa, serta BKKBN perwakilan dan tokoh masyarakat dan kader Posyandu.

Lokakarya Mini lintas sektor Puskesmas menjadi forum untuk membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dengan melibatkan berbagai pihak seperti Pemerintah Kecamatan, Bhabinsa dan Bhabinkamtipmas, APDESI Kepala Desa. tujuannya adalah saling bersinergi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu dan Dinkes Kabupaten Kaur melalui seksi pelayanan kesehatan primer dan tradisional dan Puskesmas mendukung penyelenggaraan lokakarya Mini diseluruh Puskesmas termasuk Puskesmas Muara Sahung.

Kapus Muara Sahung Junis Mawan Tomi, SKM. melalui Kasubag Puskesmas Muara Sahung Sasmiati menyampaikan kegiatan ini merupakan implementasi dari peraturan Pemerintah dan Menteri Kesehatan tentang manajemen Puskesmas serta bentuk dukungan terhadap peran Puskesmas sebagai penyelenggara layanan kesehatan ditingkat kecamatan. Sasmiati juga mengatakan bahwa Tema dalam lokakarya Mini lintas Sektor kali ini adalah Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular ( TB ) serta berbagai Materi Kesehatan lainnya dibahas, acara ini juga merupakan ajang strategis bagi petugas Puskesmas dengan sektor terkait untuk meningkatkan kerjasama dalam memantau cakupan pelayanan kesehatan juga untuk mendorong partisipasi aktip masyarakat.

Baca juga Mengenal Lebih Dekat Pahlawan Sunyi Bangsa: Seruan untuk Mengenang Kontribusi Tak Ternilai Para Pejuang yang Jarang Disebut

Selanjutnya Kapus Muara Sahung Junis Mawan Tomi,SKM. bersama pemangku kepentingan lainya membahas berbagai upaya strategis untuk meningkatkan gizi pada ibu hamil yang merupakan langkah penting dalam memastikan kesehatan generasi mendatang, mereka juga fokus pada upaya penurunan angka stunting melalui berbagai program intervensi gizi yang tepat sasaran.

Selain itu dalam acara tersebut Kapus dan Kasubag mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktip dalam menjaga kebersihan lingkungan karena lingkungan yang bersih merupakan faktor penting dalam mencegah berbagai penyakit untuk meningkatkan kualitas hidup sehat masyarakat secara keseluruhannya.

( JS – jurnaltipikor.com/ )