HUT SMA N 8 Kaur Dengan Slogan SMA Berdasi (Bertaqwa Disiplin Aman Sejuk Serta Indah)

Kaur, Bengkulu, JURNAL TIPIKOR – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 SMA Negeri 8 Kaur berlangsung meriah di halaman sekolah, Senin (2/2/2026).

Kegiatan ini mengusung slogan “SMA BERDASI” (Bertaqwa, Disiplin, Aman, Sejuk, dan Indah) sebagai identitas dan semangat pembangunan sekolah.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tamu penting dari berbagai unsur, di antaranya Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Kaur, Dispora Kabupaten Kaur, DPRD Kabupaten Kaur, Camat Muara Sahung, Polsek Muara Sahung, Babinsa, Kepala Puskesmas Kecamatan Muara Sahung, BKKBN, Kepala KUA Kecamatan Muara Sahung, kepala sekolah se-Kecamatan Muara Sahung, serta berbagai elemen masyarakat.

Baca juga Pembangunan Gedung KDMP Desa BojongkokosanHampir Rampung, Kades “Optimis, Akan Memperkuat Kemandirian Desa”

Untuk memeriahkan HUT sekolah, panitia penyelenggara menggelar beragam perlombaan dan kegiatan hiburan. Di antaranya lomba tari dan mewarnai lukisan yang diikuti peserta dari tingkat PAUD, SD, SMP, dan MTs, serta turnamen bola voli putra dan putri. Seluruh kegiatan berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari warga sekolah maupun masyarakat Kecamatan Muara Sahung.

Kepala SMA Negeri 8 Kaur, Asmawi, M.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia serta warga sekolah yang telah bekerja keras menyukseskan rangkaian kegiatan HUT ke-14 ini.

“Momen bahagia ini patut kita syukuri bersama. Peringatan HUT SMA Negeri 8 Kaur juga menjadi sarana promosi slogan SMA BERDASI, yaitu bertaqwa, disiplin, aman, sejuk, dan indah,” ujarnya.

Baca juga Guncang Struktur Pasar Modal, Danantara Buka Pintu Asing Kuasai Saham Bursa Efek Indonesia

Ia berharap, dengan terwujudnya nilai-nilai BERDASI, prestasi siswa dapat terus meningkat. Selain itu, ke depan peringatan HUT sekolah diharapkan dapat dilaksanakan dengan skala yang lebih besar serta mendapat dukungan lebih luas dari masyarakat.

“Melalui HUT ini, kami berharap SMA Negeri 8 Kaur semakin dikenal dan mendapat dukungan masyarakat dalam pembangunan dan pengembangan sekolah,” tambahnya.

Sementara itu, Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Kaur yang diwakili oleh Pengawas SMA Negeri 8 Kaur, Ghozali, M.Pd, yang dipercaya membuka secara resmi kegiatan HUT tersebut, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara dengan sukses.

“Semoga melalui peringatan HUT ini dapat terjaring bakat-bakat peserta didik dan semakin meningkatkan minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya di SMA Negeri 8 Kaur,” tutupnya.

Peringatan HUT ke-14 SMA Negeri 8 Kaur ini menjadi momentum kebersamaan sekaligus penguatan komitmen seluruh pihak dalam memajukan dunia pendidikan di Kecamatan Muara Sahung.

(Jusri)

KPK Bidik Peran Eks Kepala Balai Jatim: Usut Tuntas Gurita Suap Proyek Jalur Kereta Api

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergerak cepat mengurai benang kusut skandal dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Terbaru, penyidik memeriksa Direktur Keselamatan Perkeretaapian Kemenhub, Jumardi (JUM), guna mendalami dugaan rekayasa proyek yang merugikan negara.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa pemeriksaan JUM bukan tanpa alasan. Posisi strategisnya di masa lalu menjadi kunci untuk membongkar aliran dana dan mekanisme “pengaturan” pemenang tender.

Baca juga Pembangunan Gedung KDMP Desa BojongkokosanHampir Rampung, Kades “Optimis, Akan Memperkuat Kemandirian Desa”

Pemeriksaan Berfokus pada Peran Kuasa Pengguna Anggaran
Penyidik mencecar JUM terkait kapasitasnya saat menjabat sebagai Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Jawa Bagian Timur (kini BTP Kelas I Surabaya).

“Saudara JUM diperiksa selaku kuasa pengguna anggaran (KPA). Pemeriksaan ini berkaitan erat dengan tersangka Reza Maullana Maghribi (RM) yang merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada balai tersebut,” ujar Budi Prasetyo di Jakarta, Senin (2/2).

KPK mensinyalir adanya koordinasi sistematis antara KPA dan PPK dalam memuluskan korporasi tertentu untuk memenangkan proyek pemeliharaan dan pembangunan jalur kereta api melalui prosedur yang dimanipulasi.
Jejak Kasus: Dari OTT Hingga 21 Tersangka

Baca juga Guncang Struktur Pasar Modal, Danantara Buka Pintu Asing Kuasai Saham Bursa Efek Indonesia

Skandal ini merupakan

pengembangan dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada April 2023. Hingga awal tahun 2026, KPK telah menunjukkan taringnya dengan menetapkan:

  • 21 Tersangka Individu (termasuk pejabat Kemenhub dan pihak swasta).
  •  2 Tersangka Korporasi yang diduga terlibat dalam pengaturan tender.

Modus Operandi: Rekayasa dari Hulu ke Hilir

KPK mengungkapkan bahwa praktik korupsi ini tidak hanya terjadi di satu titik, melainkan tersebar di berbagai proyek strategis nasional, antara lain:

  •  Jalur Ganda Solo Balapan–Kadipiro–Kalioso.
  • Pembangunan Jalur KA di Makassar, Sulawesi Selatan.
  • Konstruksi dan Supervisi Jalur KA di Lampegan Cianjur, Jawa Barat.
  • Perbaikan Perlintasan Sebidang di Jawa dan Sumatera.

“Diduga kuat terjadi rekayasa sejak proses administrasi hingga penentuan pemenang tender untuk mengunci pelaksana proyek tertentu,” tambah Budi.

KPK berkomitmen untuk terus mengejar pihak-pihak yang bertanggung jawab, guna memastikan integritas pembangunan infrastruktur transportasi publik di Indonesia bersih dari praktik lancung.(Azi)

 

 

Gerak cepat Polsek Kotanopan Turun Cek TKP tangani longsor dan evakuasi para korban

MANDAILING NATAL, JURNAL TIPIKOR – Kepolisian Sektor (Polsek) Kotanopan bergerak cepat menangani peristiwa longsor tebing di lokasi penambangan emas tradisional yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka-luka, Sabtu ( 31/01/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di area penambangan emas tradisional yang berada di sekitar aliran sungai dan persawahan, dengan jarak cukup jauh dari permukiman warga. Lokasi tersebut diduga merupakan area galian tambang tradisional yang kerap digunakan masyarakat setempat.

Akibat longsoran tanah dan batuan, seorang warga bernama Hartono (40), petani asal Desa Hutadangka, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara dua korban lainnya, yakni Masdi (50) dan Ahmad Sarif (28), yang juga berprofesi sebagai petani dan berasal dari desa yang sama, mengalami luka-luka pada bagian kaki akibat tertimbun material longsor.

Baca juga Pembangunan Gedung KDMP Desa BojongkokosanHampir Rampung, Kades “Optimis, Akan Memperkuat Kemandirian Desa”

Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun dari masyarakat dan disampaikan kepada pihak kepolisian, ketiga korban bukanlah operator maupun pekerja mesin dompeng. Mereka merupakan warga yang sedang melakukan aktivitas penambangan emas secara tradisional di lokasi tersebut.

Saat kejadian berlangsung, aktivitas penambangan menggunakan mesin dompeng diketahui telah selesai dan mesin dalam kondisi tidak beroperasi. Di lokasi kejadian terdapat dua unit mesin dompeng.

Namun, secara tiba-tiba tebing galian tambang mengalami longsor dan material tanah serta batuan runtuh ke area bawah, menimpa para korban yang berada di sekitar galian.

Baca juga Guncang Struktur Pasar Modal, Danantara Buka Pintu Asing Kuasai Saham Bursa Efek Indonesia

Mendapatkan informasi tersebut, personel Polsek Kotanopan langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan awal. Dua korban luka segera dievakuasi bersama masyarakat ke Puskesmas Kotanopan guna mendapatkan perawatan medis. Sementara korban meninggal dunia dibawa ke rumah duka.

Sebagai bentuk empati dan kepedulian, pihak Polsek Kotanopan juga mendatangi kediaman almarhum untuk menyampaikan duka cita dan belasungkawa kepada keluarga korban.

Melalui Kapolsek Kotanopan dan jajarannya, Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy,S.I.K.M.Si., menyampaikan bahwa kepolisian telah melakukan sejumlah langkah penanganan, di antaranya melakukan pengecekan TKP, evakuasi korban, pendataan dan pemeriksaan saksi-saksi, koordinasi dengan tenaga medis terkait keperluan visum et repertum (VER), serta pemasangan garis polisi (police line) di lokasi kejadian bersama tim Inafis Polres Mandailing Natal.

Hingga saat ini, Polsek Kotanopan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti terjadinya longsor serta mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian yang berpotensi melanggar ketentuan hukum yang berlaku.

(Siregar)

Pembangunan Gedung KDMP Desa BojongkokosanHampir Rampung, Kades “Optimis, Akan Memperkuat Kemandirian Desa”

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Proyek pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, hampir rampung dikerjakan, Senin (02/02/2026).

KDMP merupakan salahsatu program strategis pemerintah Indonesia untuk memperkuat ekonomi desa melalui pembentukan koperasi multifungsi yang dikelola masyarakat dengan prinsip gotong royong, bertujuan meningkatkan kesejahteraan, kemandirian, dan juga membuka lapangan kerja dengan layanan seperti kios pangan, apotek, simpan pinjam, dan logistik.

Kepala Desa Bojongkokosan, Dini Rahmawati, S.Pd.I., menyampaikan bahwa pembangunan gedung KDMP ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi tumbuhnya ekonomi desa yang mandiri dan produktif.

"Kami berharap, pembangunan kantor dan gedung KDMP ini bisa menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat serta membuka peluang usaha yang lebih luas bagi warga Bojongkokosan," ujarnya.

Baca juga Guncang Struktur Pasar Modal, Danantara Buka Pintu Asing Kuasai Saham Bursa Efek Indonesia

Lanjutnya, saat ini proyek pembangunan gedung sedang dikerjakan. Semoga pembangunannya dapat segera rampung sehingga koperasi bisa segera beroperasi.

“Alhamdulillah, gedung KDMP Desa Bojongkokosan ini nantinya akan menjadi pusat perekonomian baru yang memperkuat kemandirian desa,” ucapnya.

Pemerintah Desa Bojongkokosan pun optimis, fasilitas tersebut akan memperkuat kemandirian desa, meningkatkan kesejahteraan warga, dan mendukung pengembangan usaha masyarakat di berbagai bidang.

“Mohon do’anya agar semua berjalan sesuai dengan harapan yaitu menciptakan kemandirian bagi desa,”tutupnya.

Baca juga Manahan Bungkam! Cukup Satu Gol Jung A., Persib Bandung Benamkan Persis Solo ke Dasar Klasemen

Sementara itu, Babinsa Desa Bojongkokosan, Fahrul, mengungkapkan bahwa progres pembangunan gedung KDMP Desa Bojongkokosan ini sudah sekitar 85 %. Ia berharap, pembangunan ini dapat membawa dampak positif bagi Desa dan juga masyarakat.

“Semoga keberadaan kantor dan gedung KDMP ini bisa menggerakkan roda perekonomian masyarakat dan memberi dampak positif bagi anggota koperasi pada khususnya serta masyarakat pada umumnya,” pungkasnya.

(Rama)

Guncang Struktur Pasar Modal, Danantara Buka Pintu Asing Kuasai Saham Bursa Efek Indonesia

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR – Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Rosan Roeslani, memberikan sinyal hijau bagi masuknya investor asing dalam struktur kepemilikan PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Langkah revolusioner ini akan direalisasikan segera setelah proses demutualisasi bursa rampung, yang ditargetkan tuntas pada tahun ini.
Perubahan ini menandai berakhirnya era di mana BEI hanya dimiliki secara eksklusif oleh perusahaan efek (sekuritas) anggota bursa.

Melalui demutualisasi, pemisahan antara fungsi anggota bursa dan hak kepemilikan saham akan dilakukan secara total.

Baca juga Manahan Bungkam! Cukup Satu Gol Jung A., Persib Bandung Benamkan Persis Solo ke Dasar Klasemen

Transformasi Menuju Standar Global
Rosan menegaskan bahwa skema kepemilikan terbuka bagi pihak asing bukanlah eksperimen, melainkan adaptasi terhadap standar bursa efek papan atas dunia.

“Ya memang di (bursa efek) lain seperti itu. Jadi ini dipisahkan antara anggota dan kepemilikan. Selama ini kan bergabung, dimiliki oleh sebagian besar sekuritas-sekuritas. Kami buka ini supaya tata kelola menjadi lebih baik dan jauh lebih transparan,” ujar Rosan Roeslani saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Minggu (1/2)

Target 2026: Kejar Tayang Aturan Baru
Pemerintah saat ini tengah menekan pedal gas untuk mempercepat penyelesaian regulasi terkait demutualisasi. Targetnya jelas: proses transisi harus mulai berjalan pada tahun 2026.

  • Langkah strategis ini diharapkan dapat:
  • Meningkatkan Likuiditas: Masuknya modal asing di level korporasi bursa dipercaya akan memperkuat posisi BEI di kancah regional.
  •  Transparansi Radikal: Mengubah wajah bursa dari organisasi nirlaba yang tertutup menjadi entitas komersial yang akuntabel.
  • Modernisasi Tata Kelola:
  • Menghilangkan potensi konflik kepentingan antara regulator bursa dan perusahaan sekuritas sebagai pemilik.

Demutualisasi ini diprediksi akan menjadi perubahan fundamental terbesar dalam sejarah pasar modal Indonesia sejak privatisasi bursa pada tahun 1992.

Sumber : Antara

Editor : Azi

Manahan Bungkam! Cukup Satu Gol Jung A., Persib Bandung Benamkan Persis Solo ke Dasar Klasemen

SURAKARTA, JURNAL TIPIKOR – Stadion Manahan kembali menjadi saksi bisu kegagalan tuan rumah. Dalam laga lanjutan pekan ke-19 Liga 1 Indonesia yang berlangsung Sabtu malam, Persis Solo dipaksa menyerah kalah 0–1 dari tim tamu, Persib Bandung.

Kemenangan tipis ini sudah cukup bagi Maung Bandung untuk mengamankan posisi di papan atas, sekaligus memperpanjang napas buruk Laskar Sambernyawa di zona merah.

Dominasi Efektif di Babak Pertama

Gol semata wayang dalam pertandingan ini lahir pada menit ke-39. Berawal dari kerja sama apik di lini depan, Jung A. berhasil menceploskan bola ke gawang Persis, mengubah papan skor menjadi 1–0.

Baca juga BOROK PENDIDIKAN MADINA TERBONGKAR: ALIANSI GABUNGAN ORMAS & ORMAWA DESAK KEJAKSAAN PERIKSA KABID DIKDAS! MANDAILING NATAL

Meski penguasaan bola Persib mencapai 56%, efektivitas serangan menjadi kunci utama. Tim asuhan Bojan Hodak ini mencatat 4 tembakan tepat sasaran dari 10 percobaan, sementara tuan rumah hanya mampu membalas dengan 2 tembakan on target.

Adu Taktik dan Tensi Tinggi

Memasuki babak kedua, Persis Solo mencoba bangkit dengan melakukan perombakan besar. Pelatih Persis menarik keluar Roni Y. dan Nico A. untuk memasukkan tenaga segar seperti Papryaga R. dan Kaka A..

Strategi ini memang meningkatkan agresivitas—terbukti dengan 8 tendangan bebas yang didapat Persis di babak kedua—namun tembok pertahanan Persib terlalu kokoh untuk ditembus.

Persib merespons tekanan tersebut dengan pengelolaan tempo yang pragmatis namun disiplin. Masuknya Ramon Tanque dan Dewangga A. di awal babak kedua, serta penguatan lini tengah melalui Darwis R. di menit-menit akhir, memastikan keunggulan tetap terjaga hingga peluit panjang dibunyikan.

Baca juga Songsong Usia Sewindu, IWO Indonesia Usung Tema Strategis : “Mengukuhkan Pers Online yang Berintegritas, Membangun Ekonomi Kuat, Menjaga Kedaulatan Bangsa”

Statistik Pertandingan: Fisik vs Efisiensi

Laga ini diwarnai dengan duel fisik yang keras. Persib Bandung tercatat melakukan 19 pelanggaran dan mengantongi tiga kartu kuning demi meredam serangan sporadis tuan rumah.

Sebaliknya, Persis Solo bermain lebih bersih dengan 0 kartu kuning dan hanya 6 pelanggaran, namun mereka gagal memaksimalkan 5 tendangan sudut dan dominasi bola mati di babak kedua.

“Kemenangan ini bukan soal skor besar, tapi soal mentalitas mempertahankan keunggulan di kandang lawan yang sulit,” ujar perwakilan manajemen Persib pasca-laga.

Baca juga Rp. 499 Juta Digelontorkan Perumda AM TJM Kabupaten Sukabumi Untuk Proyek Pemasangan Pipa HDPE Di Ciutara-Cicurug

Implikasi Klasemen

Dengan hasil ini, Persib Bandung terus menempel ketat persaingan perebutan gelar juara. Bagi Persis Solo, kekalahan ini menjadi sinyal bahaya yang kian nyata.

Efektivitas serangan dan konsistensi permainan hingga menit akhir menjadi pekerjaan rumah (PR) besar jika mereka ingin keluar dari dasar klasemen Liga 1.

(Red)

Tambang Emas Ilegal di Mandailing Natal Longsor, Telan Korban Jiwa

MADINA, JURNAL TIPIKOR – Aktivitas tambang ilegal bermesin dompeng di Muara Tagor, Kecamatan Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal, kembali memakan korban jiwa. Longsor di lokasi tambang ilegal yang terjadi pada Sabtu sore (31/1/2026) diduga menyebabkan dua orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka parah setelah tertimbun material longsor.

Peristiwa tersebut terjadi di lokasi tambang ilegal yang diduga berada di lahan milik inisial Jy. Tambang itu beroperasi menggunakan mesin dompeng dan tidak mengantongi izin resmi, serta diduga mengabaikan standar keselamatan kerja.

Korban meninggal dunia pertama diketahui berinisial BH (45), seorang petani, warga Desa Huta Dangka, yang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat tertimbun material longsor.

Baca juga BOROK PENDIDIKAN MADINA TERBONGKAR: ALIANSI GABUNGAN ORMAS & ORMAWA DESAK KEJAKSAAN PERIKSA KABID DIKDAS! MANDAILING NATAL

Sementara itu, menurut informasi yang dihimpun dari masyarakat sekitar yang enggan disebutkan namanya, jumlah korban meninggal dunia diduga bertambah menjadi dua orang. Namun, identitas korban kedua masih belum diketahui secara pasti.

Selain korban meninggal, dua korban lainnya mengalami luka berat. AS (30), seorang wiraswasta, mengalami patah kaki kiri, sedangkan ML (50), seorang petani, mengalami luka sobek di bagian kepala. Kedua korban telah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis.

Peristiwa ini menggegerkan warga sekitar dan kembali menyoroti maraknya aktivitas tambang ilegal di wilayah Kota Nopan yang dinilai sangat berbahaya. Penggunaan mesin dompeng di area rawan longsor disebut menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya kecelakaan kerja.

Baca juga Songsong Usia Sewindu, IWO Indonesia Usung Tema Strategis : “Mengukuhkan Pers Online yang Berintegritas, Membangun Ekonomi Kuat, Menjaga Kedaulatan Bangsa”

Menanggapi informasi tersebut, Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menangani peristiwa tersebut.

“Terima kasih informasinya, Bapak. Saat ini peristiwa tersebut sedang dalam penanganan Polsek Kotanopan dan Sat Reskrim Polres Madina,” ujar AKBP Bagus Priandy.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab longsor, jumlah korban secara pasti, serta kemungkinan adanya unsur pidana dalam aktivitas tambang ilegal tersebut.

(Siregar)

BOROK PENDIDIKAN MADINA TERBONGKAR: ALIANSI GABUNGAN ORMAS & ORMAWA DESAK KEJAKSAAN PERIKSA KABID DIKDAS! MANDAILING NATAL

Madina, JURNAL TIPIKOR– Gelombang perlawanan terhadap dugaan praktik maladminstrasi dan ketidakberesan di tubuh Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai memuncak.

Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Mandailing Natal Anti Korupsi (AMP-MANDAKOR) secara resmi menyatakan sikap untuk mengawal tuntas carut-marut serapan anggaran pendidikan di Bumi Gordang Sambilan.

AMP-MANDAKOR merupakan koalisi taktis yang menggabungkan kekuatan Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) di bawah pimpinan Andris Sumarlin, DPD Pemuda Lira Madina yang dikomandoi Asron Nasution, serta dua kekuatan intelektual muda: IMA Madina Pekanbaru (Gusti Pardamean Nasution) dan AMP2K Madina (Pajarur Rohman).

Baca juga Songsong Usia Sewindu, IWO Indonesia Usung Tema Strategis : “Mengukuhkan Pers Online yang Berintegritas, Membangun Ekonomi Kuat, Menjaga Kedaulatan Bangsa”

Aksi Massa 04 Februari: Kepung Kejari dan Kantor Bupati

Koordinator Aksi, Andris Sumarlin, menegaskan bahwa pihaknya telah menjadwalkan aksi unjuk rasa damai besar-besaran pada:

  • Hari/Tanggal: Rabu, 04 Februari 2026
  • Waktu: 11.00 WIB s/d Selesai
  • Titik Aksi: Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Madina dan Kantor Bupati Madina.

“Ini bukan sekadar gertakan. Kami datang untuk menyuarakan masa depan pendidikan anak cucu kita di Madina yang terancam oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab,” tegas Andris Sumarlin.

Baca juga Rp. 499 Juta Digelontorkan Perumda AM TJM Kabupaten Sukabumi Untuk Proyek Pemasangan Pipa HDPE Di Ciutara-Cicurug

Fokus Tuntutan: Copot Riswan Halim Batubara

Fokus utama gerakan ini adalah mendesak aparat penegak hukum untuk mengaudit investigatif program di Bidang Sarana Prasarana (Sapras) dan bidang lainnya pada Dinas Pendidikan Madina Tahun Anggaran 2025.

Secara spesifik, AMP-MANDAKOR menyoroti kinerja Kabid Dikdas, Riswan Halim Batubara, yang juga menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Terdapat dugaan kuat adanya sejumlah pekerjaan fisik yang mangkrak atau tidak selesai tepat waktu sesuai kontrak.

Tuntutan Utama Aliansi:

  1. Mendesak Kejari Madina melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap seluruh anggaran Dinas Pendidikan Madina T.A 2025 sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat.
  2. Mendesak Bupati Madina untuk segera mengevaluasi dan mencopot Riswan Halim Batubara dari jabatannya sebagai Kabid Dikdas.
  3. Meminta Pertanggungjawaban atas dugaan kelalaian pengawasan yang menyebabkan kerugian pada progres pembangunan fasilitas pendidikan di Madina.

“Kami menduga ada kelalaian jabatan yang fatal. Banyak pekerjaan tidak tuntas sesuai kontrak, dan ini bukti nyata kurangnya tanggung jawab sebagai PPK. Kami minta Bupati segera bertindak tegas sebelum kepercayaan masyarakat runtuh total,” pungkas Andris Nst.

(Siregar)

Songsong Usia Sewindu, IWO Indonesia Usung Tema Strategis : “Mengukuhkan Pers Online yang Berintegritas, Membangun Ekonomi Kuat, Menjaga Kedaulatan Bangsa”

Jakarta, jurnaltipikor.com/,-Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) resmi meluncurkan tema perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-8. Dalam menyambut usia sewindu ini, IWOI mengadopsi semangat Hari Pers Nasional (HPN) melalui tema “Mengukuhkan Pers Online yang Berintegritas, Membangun Ekonomi Kuat, Menjaga Kedaulatan Bangsa.”

Pemilihan tema ini bukan tanpa alasan. IWOI memandang bahwa di tengah disrupsi informasi digital yang semakin masif, peran jurnalis online harus kembali pada khittah-nya sebagai penyampai kebenaran yang kokoh dan beretika.

​Ketua Umum IWOI, Dr. NR. Icang Rahardian, SH., S.Ak., MH., M.Pd menyampaikan bahwa tema ini merupakan refleksi dari tanggung jawab besar insan pers dalam mengawal arah bangsa.

Baca juga Rp. 499 Juta Digelontorkan Perumda AM TJM Kabupaten Sukabumi Untuk Proyek Pemasangan Pipa HDPE Di Ciutara-Cicurug

​Integritas sebagai Fondasi : Poin pertama menekankan pada penguatan kompetensi dan moralitas wartawan online. Di era pasca-kebenaran (post-truth), integritas adalah mata uang yang paling berharga bagi jurnalis online untuk melawan penyebaran berita bohong (hoaks).

​Akselerator Ekonomi : Melalui poin kedua, IWOI berkomitmen untuk menjadi mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Pers yang sehat dipercaya mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif serta memberikan ruang bagi pelaku ekonomi, khususnya UMKM, untuk berkembang melalui pemberitaan yang edukatif.

Benteng Kedaulatan : Poin ketiga menegaskan peran pers sebagai pilar keempat demokrasi dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dari segala bentuk ancaman informasi yang memecah belah.

Baca juga Kejagung Obrak-Abrik Rumah Mantan Menteri LHK Siti Nurbaya, Sinyal Keras Mafia Sawit Dibongkar!

​Perayaan HUT ke-8 IWO Indonesia yang jatuh pada tanggal 9 Februari 2026 bertepatan dengan HPN, kami mengajak kepada seluruh pengurus di Wilayah dan Daerah untuk bisa merayakannya dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat di tempat masing-masing. Untuk tahun ini IWO Indonesia tidak melaksanakan kegiatan Nasional tetapi kami berharap kawan-kawan di daerah tidak mengurangi semangatnya dalam mewujudkan tema HUT IWO Indonesia yang ke-8.

​“Kami ingin usia ke-8 ini menjadi momentum transformasi. IWOI tidak hanya hadir sebagai wadah organisasi, tetapi sebagai garda terdepan dalam memastikan informasi yang sampai ke masyarakat adalah informasi yang membangun, bukan menjatuhkan,” tambah Ketum IWOI.

​Melalui tema ini, IWO Indonesia mengajak seluruh anggotanya di berbagai daerah untuk bersinergi dan tetap setia pada kepentingan rakyat, demi mewujudkan Indonesia yang lebih kuat dan berdaulat di ruang digital.

(DPP IWO Indonesia)

Rp. 499 Juta Digelontorkan Perumda AM TJM Kabupaten Sukabumi Untuk Proyek Pemasangan Pipa HDPE Di Ciutara-Cicurug

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Dalam rangka memberikan pelayanan prima untuk kebutuhan air bersih bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yaitu Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Jaya Mandiri (Perumda AM TJM) yang beralamat di Jl. Cireundeu No. 5 Cibadak, Sukabumi melaksanakan proyek pemasangan Pipa HDPE di Ciutara – Cicurug, Sabtu (30/01/2026).

Proyek pemasangan pipa HDPE tersebut dilaksanakan oleh PT. Surya Irfan Mandiri dengan nilai kontrak Rp. 499.781.000. Pekerjaan ini dimulai pada 10 Desember 2025 dan akan selesai dalam 90 hari kalender, yaitu pada 10 Maret 2026.

Proyek ini dibiayai oleh RKAP Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri Kabupaten Sukabumi. Masyarakat dapat memantau progres pekerjaan ini untuk memastikan kualitas dan ketepatan waktu pelaksanaan.

Baca juga Kejagung Obrak-Abrik Rumah Mantan Menteri LHK Siti Nurbaya, Sinyal Keras Mafia Sawit Dibongkar!

Dilaksanakannya proyek tersebut menunjukkan bahwa Perumda AM TJM Kabupaten Sukabumi berkomitmen dalam meningkatkan pelayanan terhadap konsumen dengan melaksanakan pemasangan jaringan pipa untuk pemenuhan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi khususnya di wilayah Cicurug.

Pembangunan jaringan pipa ini merupakan langkah PDAM TJM dalam memperkuat distribusi air bersih, sekaligus menjawab kebutuhan konsumen akan layanan air bersih yang lancar dan juga layak.

Perumda AM TJM pun terus berupaya menghadirkan pelayanan prima dengan mengedepankan kualitas, kontinuitas, dan kelancaran distribusi air serta akan terus menjaga kualitas pelayanan agar distribusi air bersih dapat berjalan lancar dan juga berkesinambungan bagi para konsumen.

Dengan dilakukannya proyek ini, menjadi bukti keseriusan Perumda AM TJM Kabupaten Sukabumi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada para konsumennya.

(Rama)