Hentikan Penindasan!”: Aliansi Adat Melayu-Nias Kepung PT Tumpuan, Tuntut Keadilan Atas Diskriminasi dan Kekerasan

BHATIN SOLAPAN, BENGKALIS | JURNAL TIPIKOR

Suasana di depan areal perkebunan PT Tumpuan memanas namun tetap kondusif saat ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Adat Melayu dan Adat Nias dari Desa Petani serta Desa Buluh Manis menggelar aksi damai besar-besaran pada Senin, 20 April 2026.

Dengan pengawalan ketat kepolisian, warga menuntut dihentikannya praktik diskriminasi sistematis yang selama ini diduga dilakukan perusahaan terhadap masyarakat adat dan karyawan lokal.

Suara Perlawanan Terhadap Diskriminasi

Konflik yang telah lama membara ini mencapai puncaknya setelah serangkaian upaya dialog menemui jalan buntu. Sukardi, perwakilan masyarakat Melayu, bersama S. Hondro dari adat Nias, menegaskan bahwa kehadiran PT Tumpuan seharusnya membawa kesejahteraan, bukan justru mencederai hak-hak dasar masyarakat adat.

“Apa yang terjadi saat ini adalah bentuk ketidakhormatan yang nyata terhadap harkat dan martabat kami. Kami tidak hanya kehilangan ruang hidup, tapi juga menghadapi diskriminasi di tanah kelahiran sendiri!” tegas para pimpinan aksi dalam pernyataan sikapnya.

Selain masalah lahan, massa juga menyoroti tindakan represif oknum keamanan perusahaan. Mereka mendesak proses hukum yang tegas atas kasus penganiayaan terhadap seorang ibu dari masyarakat Nias yang dilakukan oleh oknum security perusahaan.

Baca juga KETUA PIPAS RUTAN MANNA HADIRI PELEPASAN KAKANWIL DITJENPAS DAN KETUA PIPAS SULUT HAPOSAN SILALAHI BESERTA ISTRI

7 Tuntutan Harga Mati Masyarakat Adat

Dalam aksi tersebut, massa membawa “7 Poin Proposal Tuntutan” yang harus segera direalisasikan oleh PT Tumpuan:

  1. Realisasi Plasma 20%: Menuntut hak kebun masyarakat sesuai amanat UU No. 39 Tahun 2014 dan Permentan No. 18 Tahun 2021.
  2. Kepastian Tapal Batas: Penegasan ulang batas HGU perusahaan yang berbatasan dengan lahan warga.
  3. Prioritas Tenaga Kerja Lokal: Menghentikan diskriminasi terhadap pekerja tempatan.
  4. Akses Melintas: Menjamin izin melintas bagi warga di areal perkebunan.
  5. Transparansi CSR: Mempertanyakan realisasi dana tanggung jawab sosial perusahaan.
  6. Penghormatan Hak Adat: Menuntut pengakuan terhadap budaya dan hukum adat setempat.
  7. Kebebasan Mencari Penghidupan:** Menghentikan pelarangan bagi warga yang masuk untuk memancing/mencari ikan di area konsesi.

Mediasi Alot hingga Malam Hari

Aksi yang diikuti sekitar 200 massa ini turut dihadiri oleh Kapolsek Mandau, Kompol Primadona (mewakili Kapolres Bengkalis AKBP Fharian Saleh Siregar), jajaran Intel dan Dalmas, Sekjen LMAR Bhatin Solapan, serta ormas GRIB Jaya.

Meskipun Manager PT Tumpuan, Jensen Saragih, sempat menyampaikan permohonan maaf dan menyatakan keterbukaan untuk mediasi, massa tetap bertahan hingga sore hari karena belum adanya titik terang.

Kebuntuan akhirnya mulai mencair setelah dilakukan mediasi tingkat tinggi di Hotel Grand Zuri. Direktur PT Tumpuan, H. Karim, bertemu langsung dengan perwakilan ketua aksi serta perangkat desa untuk membahas poin-poin tuntutan.

Masyarakat menegaskan tidak akan mundur sebelum ada komitmen tertulis yang menjamin perubahan nyata di lapangan.

(Irwansyah Siregar)

KETUA PIPAS RUTAN MANNA HADIRI PELEPASAN KAKANWIL DITJENPAS DAN KETUA PIPAS SULUT HAPOSAN SILALAHI BESERTA ISTRI

Bengkulu Selatan, JURNAL TIPIKOR – Ketua PIPAS Rutan Kelas IIB Manna Ibu Yusmala Dewi turut menghadiri Acara Pelepasan dan Pengantar Tugas Bapak Haposan Silalahi beserta Istri Ny. Haposan Silalahi sebagai Kepala Kanwil Ditjenpas dan Ketua PIPAS Kanwil Ditjenpas Sulawesi Utara, Senin (20/04/2026).

Kegiatan yang digelar di Hotel Nala Sea Side, Pantai Panjang, Bengkulu sejak pukul 08.30 WIB itu turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Bengkulu, Kepala Kantor Wilayah HAM Bengkulu, Kepala Kantor Wilayah KUM Bengkulu, jajaran Kanwil Ditjenpas Bengkulu, jajaran Ka. UPT se-Wilayah Bengkulu, serta jajaran PIPAS dan DWP UPT Pemasyarakatan se-Wilayah Bengkulu.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa, dilanjutkan penayangan video kilas balik pengabdian Bapak Haposan Silalahi di Kanwil Ditjenpas Bengkulu. Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Ditjenpas Bengkulu menyampaikan apresiasi atas dedikasi, kepemimpinan, dan kontribusi Bapak Haposan Silalahi dalam memajukan pemasyarakatan di wilayah Bengkulu. Sambutan senada juga disampaikan perwakilan Ka. UPT se-Wilayah Bengkulu.

Baca juga KEPALA RUTAN MANNA HADIRI PELEPASAN DAN PENGANTAR TUGAS KAKANWIL DITJENPAS SULUT HAPOSAN SILALAHI

Pada sesi inti, Bapak Haposan Silalahi berpesan agar seluruh jajaran tetap solid, profesional, dan menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas. Ny. Haposan Silalahi juga menyampaikan pesan perpisahan kepada jajaran PIPAS dan DWP yang hadir. Acara ditutup dengan pemberian cenderamata, foto bersama, dan ramah tamah.

Ketua PIPAS Rutan Manna Ibu Yusmala Dewi menyampaikan, _“Kami atas nama PIPAS Rutan Manna mengucapkan selamat bertugas kepada Bapak Haposan Silalahi dan Ibu Ny. Haposan Silalahi di tempat yang baru. Terima kasih atas teladan dan pembinaan yang diberikan selama ini kepada kami di Bengkulu. Semoga silaturahmi dan kekeluargaan PIPAS tetap terjalin erat, serta semakin sukses memajukan organisasi PIPAS di Sulawesi Utara.”_

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kekeluargaan sebagai wujud penghormatan serta dukungan moril kepada pejabat dan Ketua PIPAS yang mendapat amanah tugas baru.

(Jusri)

KEPALA RUTAN MANNA HADIRI PELEPASAN DAN PENGANTAR TUGAS KAKANWIL DITJENPAS SULUT HAPOSAN SILALAHI

Bengkulu Selatan, JURNAL TIPIKOR – Suasana penuh kekeluargaan mewarnai Acara Pelepasan dan Pengantar Tugas Bapak Haposan Silalahi sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Utara yang digelar di Hotel Nala Sea Side, Pantai Panjang, Bengkulu, Senin (20/04/2026).

Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal,S.Sos.,M.Si. turut hadir dalam kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut. Acara juga diikuti oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Bengkulu, Kepala Kantor Wilayah HAM Bengkulu, Kepala Kantor Wilayah KUM Bengkulu, jajaran Kanwil Ditjenpas Bengkulu, serta jajaran Ka. UPT se-Wilayah Bengkulu.

Rangkaian acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa, dilanjutkan penayangan video kilas balik pengabdian Bapak Haposan Silalahi selama bertugas di Kanwil Ditjenpas Bengkulu. Kepala Kanwil Ditjenpas Bengkulu dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi, kepemimpinan, dan kontribusi Bapak Haposan Silalahi dalam memajukan pemasyarakatan di wilayah Bengkulu. Ungkapan terima kasih atas bimbingan dan arahan juga disampaikan oleh perwakilan Ka. UPT se-Wilayah Bengkulu.

Baca jug BPKP Bongkar Borok Program GASLAH: Anggaran APBD Cair Tanpa Payung Hukum, Ketua Umum BPKP Sebut “Kebijakan Prematur”

Pada acara inti, Bapak Haposan Silalahi menyampaikan kesan dan pesan agar seluruh jajaran tetap solid, profesional, dan menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas. Kegiatan ditutup dengan pemberian cenderamata, foto bersama, dan ramah tamah seluruh undangan.

Terpisah, Kepala Rutan Manna Hannibal,S.Sos.,M.Si. mengatakan, _“Kami atas nama keluarga besar Rutan Manna mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Haposan Silalahi atas amanah baru sebagai Kakanwil Ditjenpas Sulawesi Utara. Beliau adalah sosok pemimpin yang tegas, berintegritas, dan selalu memberikan motivasi bagi kami di jajaran UPT. Semoga silaturahmi dan sinergi yang telah terjalin baik selama ini tetap terjaga, serta dapat membawa kemajuan bagi pemasyarakatan.”_

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar sebagai bentuk penghormatan serta dukungan moril kepada pejabat yang mendapat promosi tugas baru.

(Jusri)

RUTAN MANNA PERKUAT PEMBINAAN KEROHANIAN WBP MELALUI PEMBELAJARAN SHOLAT DAN MENGAJI DI MASJID AT-TAUBAH

Bengkulu Selatan, JURNAL TIPIKOR – Sebagai wujud pemenuhan hak warga binaan pemasyarakatan di bidang kerohanian, Rutan Kelas IIB Manna menggelar kegiatan pembinaan berupa pembelajaran sholat dan mengaji bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (20/04).

Bertempat di Masjid At-Taubah Rutan Kelas IIB Manna, kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB dan dipantau langsung oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan bersama JFU Pembina Kerohanian, Bima Aditya,S.Sy. serta jajaran Petugas Pengamanan. Sebanyak 30 orang WBP antusias mengikuti rangkaian pembinaan yang difokuskan pada praktik sholat yang benar dan belajar mengaji Al-Qur’an.

Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal,S.Sos.,M.Si. melalui laporannya menyampaikan bahwa program pembinaan kerohanian ini menjadi salah satu prioritas dalam membentuk kepribadian WBP yang lebih baik selama menjalani masa pidana. “Pembinaan kerohanian adalah hak setiap warga binaan. Melalui belajar sholat dan mengaji, kami berharap WBP dapat meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, dan memiliki bekal spiritual saat kembali ke masyarakat,” tegasnya.

Baca juga BPKP Bongkar Borok Program GASLAH: Anggaran APBD Cair Tanpa Payung Hukum, Ketua Umum BPKP Sebut “Kebijakan Prematur”

Selama kegiatan berlangsung, para WBP dibimbing langsung oleh Pembina Kerohanian Rutan Manna, Bima Aditya,S.Sy. Materi yang diberikan tidak hanya seputar tata cara sholat dan baca Al-Qur’an, tetapi juga nilai-nilai moral dan keagamaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di dalam maupun di luar rutan.

Menanggapi proses bimbingan yang dilakukan, Bima Aditya,S.Sy. mengungkapkan bahwa antusiasme WBP dalam mengikuti kegiatan cukup tinggi. “Alhamdulillah, WBP sangat bersemangat. Untuk pembelajaran sholat, kita mulai dari perbaikan gerakan dan bacaan, terutama bagi yang belum fasih. Sedangkan mengaji kita kelompokkan berdasarkan kemampuan, mulai dari iqra hingga yang sudah Al-Qur’an. Prosesnya pelan tapi pasti, yang penting mereka mau belajar dan ada perubahan sikap ke arah yang lebih baik,” jelas Bima.

Ia menambahkan, pendekatan yang digunakan bersifat kekeluargaan dan persuasif agar WBP tidak merasa digurui, melainkan dibimbing. “Kuncinya sabar dan konsisten. Hasilnya memang tidak instan, tapi perubahan kecil seperti WBP yang awalnya tidak bisa sholat menjadi bisa, atau yang tadinya buta huruf Al-Qur’an sekarang sudah lancar iqra, itu menjadi penyemangat kami,” tambahnya.

Baca juga KEPALA RUTAN MANNA TURUN LANGSUNG KONTROL DAPUR DAN GUDANG BAHAN MAKANAN, SOROTI KEBERSIHAN YANG PERLU DITINGKATKAN

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan berkesinambungan yang dilaksanakan Rutan Manna. Pihak rutan berkomitmen untuk terus memberikan layanan pembinaan kerohanian secara rutin sebagai bentuk implementasi sistem pemasyarakatan yang humanis.

Kegiatan berakhir dalam keadaan aman dan terkendali. Rutan Kelas IIB Manna berharap dukungan dan petunjuk dari pimpinan di tingkat Kantor Wilayah maupun Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk terus meningkatkan kualitas layanan pembinaan bagi seluruh warga binaan.

(Jusri)

KEPALA RUTAN MANNA TURUN LANGSUNG KONTROL DAPUR DAN GUDANG BAHAN MAKANAN, SOROTI KEBERSIHAN YANG PERLU DITINGKATKAN

Bengkulu Selatan, JURNAL TIPIKOR – Komitmen Rutan Kelas IIB Manna dalam menjamin pemenuhan hak dasar warga binaan kembali dibuktikan. Minggu (19/04), tepat pukul 08.00 WIB, Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal,S.Sos.,M.Si. turun langsung melakukan kontrol ke Dapur dan Gudang Penyimpanan Bahan Makanan.

Didampingi Komandan Jaga Pemasyarakatan Rupam III, Staf Pengelolaan Dapur, serta Warga Binaan/Tamping Pengelolaan Bahan Makanan, Kepala Rutan menyisir setiap sudut area pengolahan dan penyimpanan bahan makanan. Pemeriksaan meliputi kebersihan lantai dan peralatan masak, kelaikan sarana prasarana, hingga sirkulasi udara dan saluran air di area dapur.

Dalam kontrol tersebut, Kepala Rutan juga menyoroti kebersihan dapur yang dinilai masih sangat perlu untuk ditingkatkan. Ia meminta agar staf dapur dan tamping lebih memperhatikan kebersihan peralatan, area pengolahan, dan lingkungan sekitar dapur guna mencegah potensi kontaminasi serta menjaga kualitas makanan warga binaan.

Baca juga Kepala Rutan Manna yang Baru Berikan Arahan Perdana Kepada Warga Binaan

Selain itu, fokus utama kontrol tetap diarahkan pada ketersediaan dan kualitas bahan makanan. Stok beras, lauk-pauk, bumbu, hingga bahan makanan kering diperiksa satu per satu. Kondisi penyimpanan, suhu ruangan gudang, tata letak bahan makanan, serta tanggal kedaluwarsa produk dicek secara detail bersama tamping yang bertugas.

“Kontrol ini bukan sekadar formalitas. Makanan adalah hak dasar warga binaan yang wajib kita penuhi dengan standar terbaik. Kebersihan, gizi, dan keamanannya harus terjamin. Dari dapurlah kita cegah potensi gangguan kesehatan sekaligus menjaga stabilitas keamanan di dalam rutan,” tegas Hannibal di sela kegiatan.

Menurutnya, kontrol berkala ke dapur dan gudang merupakan langkah deteksi dini yang krusial. Dengan memastikan proses dari hulu ke hilir berjalan sesuai SOP, potensi kerawanan akibat makanan dapat ditekan seminimal mungkin. Ia juga meminta seluruh petugas dan tamping untuk segera menindaklanjuti catatan terkait peningkatan kebersihan.

Baca juga Pisah Sambut Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Muhamad Nur Serahkan Tampuk Kepemimpinan Kepada Hannibal

Seluruh hasil temuan dalam kontrol ini akan didokumentasikan dan dilaporkan secara berjenjang ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu hingga ke tingkat Pusat. Laporan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas layanan makanan ke depan.

Kegiatan yang berlangsung hingga selesai ini berjalan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara Kepala Rutan, jajaran regu pengamanan, staf dapur, dan warga binaan/tamping terlihat solid dalam mewujudkan layanan makanan yang layak bagi seluruh penghuni Rutan Kelas IIB Manna.

Ke depan, Rutan Manna berkomitmen untuk terus mengintensifkan kontrol rutin pada area dapur dan gudang sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan humanis, dengan penekanan khusus pada peningkatan standar kebersihan.

(Jusri)

Kepala Rutan Manna yang Baru Berikan Arahan Perdana Kepada Warga Binaan

Bengkulu Selatan, JURNAL TIPIKOR – Kepala Rutan Kelas IIB Manna yang baru melaksanakan kegiatan perkenalan sekaligus pemberian arahan kepada warga binaan pada Sabtu, 18 April 2026 pukul 14.30 WIB bertempat di Aula Blok B Rutan Manna.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Kepala Kesatuan Pengamanan beserta staf, dan seluruh warga binaan Rutan Kelas IIB Manna.

Acara diawali dengan pembukaan dan doa bersama. Selanjutnya Kepala Rutan Kelas IIB Manna yang baru, Hannibal S. Sos MSI, memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan arahan dan kebijakan kepada seluruh warga binaan. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dan kegiatan ditutup dengan komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan.

Dalam arahannya, Hannibal S. Sos MSI menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara petugas dan warga binaan sebagai upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban. “Saya ingin kita sama-sama menciptakan Rutan Manna yang aman, tertib, dan kondusif. Mari kita jalankan program pembinaan dengan baik, patuhi tata tertib, dan jaga kekompakan,” tegasnya.

Baca juga Pisah Sambut Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Muhamad Nur Serahkan Tampuk Kepemimpinan Kepada Hannibal

Ia juga menegaskan akan mengintensifkan sosialisasi tata tertib dan program pembinaan kepada seluruh warga binaan. Seluruh jajaran Rutan Manna dan warga binaan menyatakan siap mendukung penuh arahan serta program kerja Kepala Rutan yang baru.

Kegiatan perkenalan sekaligus pemberian arahan ini bertujuan membangun komunikasi awal antara pimpinan baru dengan warga binaan, menyampaikan program pembinaan, serta menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan Rutan yang aman dan tertib.

Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan penuh antusias sesuai petunjuk dan arahan pimpinan.

(Jusri)

Pisah Sambut Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Muhamad Nur Serahkan Tampuk Kepemimpinan Kepada Hannibal

Bengkulu Selatan, JURNAL TIPIKOR – Rutan Kelas IIB Manna menggelar kegiatan Pisah Sambut Kepala Rutan Kelas IIB Manna pada Sabtu, 18 April 2026 pukul 10.00 WIB bertempat di Lapangan Futsal Blok E Rutan Kelas IIB Manna.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Bengkulu yang diwakili oleh Kabid Pembimbing Kemasyarakatan, Irma Jaya, serta unsur Forkopimda Bengkulu Selatan, yakni perwakilan Kejaksaan Negeri Bengkulu Selatan, Pengadilan Negeri Bengkulu Selatan, Polres Bengkulu Selatan, Kompi C Yonif 144/JY Bengkulu Selatan, dan Bupati Bengkulu Selatan atau yang mewakili. Turut hadir perwakilan BNNK Bengkulu Selatan, perwakilan Bank BRI Cabang Bengkulu Selatan, Pejabat Struktural, seluruh pegawai, Dharma Wanita Persatuan, dan perwakilan Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Kelas IIB Manna.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan doa bersama. Suasana haru terasa saat penayangan video kilas balik kepemimpinan pejabat lama, Muhamad Nur. Dalam sambutannya, Muhamad Nur menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan dukungan seluruh jajaran selama masa kepemimpinannya serta berpesan agar seluruh pegawai tetap solid dan menjaga marwah organisasi. Acara dilanjutkan dengan sambutan pejabat baru serta sambutan dari Kabid Pembimbing Kemasyarakatan Irman Jaya mewakili Kakanwil Ditjenpas Bengkulu. Kegiatan ditutup dengan pemberian cinderamata dan ramah tamah.

Baca juga JANGAN KHIANATI DASA SILA BANDUNG! Aktivis ’98 Lintas Kota: Pemerintahan Prabowo-Gibran Melenceng dari Khitah Kedaulatan KAA 1955

Dalam sambutannya, Irman Jaya menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menjaga kesinambungan kepemimpinan serta memastikan proses serah terima tugas dan tanggung jawab berjalan lancar sebagai bentuk penguatan organisasi.

Pihak Forkopimda Bengkulu Selatan yang hadir dalam kegiatan ini menyampaikan dukungan penuh terhadap program kerja yang akan dilaksanakan oleh Kepala Rutan Manna yang baru. Sinergi dan kolaborasi lintas instansi dinilai penting untuk memperkuat pelaksanaan tugas pemasyarakatan, khususnya dalam bidang pembinaan, pengamanan, dan pelayanan di Rutan Kelas IIB Manna.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Rutan Kelas IIB Manna yang baru, Hannibal S. Sos MSI, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan seluruh pihak. Beliau berkomitmen untuk melanjutkan program-program strategis yang telah berjalan baik serta melakukan inovasi di bidang pelayanan, pembinaan, dan pengamanan. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari Forkopimda, stakeholder, dan seluruh jajaran Rutan Manna menjadi kunci keberhasilan kami dalam mewujudkan pemasyarakatan yang PASTI dan BerAKHLAK,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk menjaga kekompakan, soliditas, dan integritas guna menciptakan suasana kerja yang kondusif serta Rutan yang aman dan tertib.

Baca juga BGN Suspend 1000 Lebih SPPG, Kepala BGN “Pelanggaran Standar Dalam Bentuk Apapun Tidak Akan Ditolelir”

Kegiatan Pisah Sambut Kepala Rutan Kelas IIB Manna ini berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan penuh kekeluargaan sesuai petunjuk dan arahan pimpinan. Seluruh jajaran Rutan Manna menyatakan siap mendukung penuh program kerja pejabat baru serta berkomitmen melaporkan setiap perkembangan situasi kepada pimpinan secara berjenjang.

(Jusri)

Cegah Harga BBM naik di Batam akibat krisis global, Li Claudia Chandra konsolidasikan Pelaku Usaha, Pertamina, dan PLN

Batam, JURNAL TIPIKOR — Wakil Kepala Badan Pengusahaan Batam, Li Claudia Chandra, memimpin pertemuan strategis bersama pelaku usaha, Pertamina, dan PLN untuk membahas dinamika harga minyak global akibat perang Iran USA dan kenaikan signifikan, serta dampaknya terhadap ketersediaan dan stabilitas bahan bakar minyak di Kota Batam. Rapat dilakukan selama dua hari berturut turut.

Dalam forum tersebut, Li Claudia Chandra menegaskan pentingnya langkah antisipatif dan koordinasi lintas sektor untuk mencegah gejolak harga yang berpotensi mengganggu iklim usaha di Batam. Ia menyampaikan bahwa stabilitas harga dan pasokan BBM merupakan faktor krusial dalam menjaga daya saing kawasan.

“BP Batam hadir untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang tidak terkendali di lapangan. Kita ingin menjaga ekosistem industri tetap sehat, dengan pasokan yang terjamin dan harga yang stabil,” ujar Li Claudia Chandra.

Baca juga Skandal Jual Beli Jabatan Bogor Memanas: 14 ASN Masuk Pusaran Investigasi, Pidana Menanti

Dalam pertemuan tersebut juga mengemuka bahwa ketersediaan stok BBM di Batam dalam kondisi aman dan tetap terjaga, sehingga pelaku usaha diharapkan tidak perlu khawatir terhadap potensi kelangkaan dalam waktu dekat, meskipun terjadi tekanan harga di tingkat global.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh perwakilan Pertamina dan PLN yang memaparkan kondisi terkini pasokan energi serta langkah mitigasi terhadap potensi gangguan distribusi. Pelaku usaha juga menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi, khususnya terkait kebutuhan BBM untuk operasional industri dan konstruksi.

Li Claudia Chandra menekankan bahwa BP Batam akan terus memperkuat peran sebagai fasilitator antara pemerintah dan dunia usaha, guna memastikan setiap kebijakan yang diambil mampu merespons dinamika global secara cepat dan tepat.

Melalui sinergi ini, BP Batam optimistis stabilitas energi di Batam dapat terjaga, sehingga mendukung keberlanjutan investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.(*)

Bupati Kaur Sesalkan Putusan Praperadilan, Tegaskan Tiga Hukum Tolak Kejahatan Anak

Kaur, Bengkulu, JURNAL TIPIKOR – Bupati Kaur Gusril Pausi menyayangkan putusan Pengadilan Negeri Kaur yang memenangkan YN dalam praperadilan terkait kasus pemerkosaan anak di bawah umur. Menurutnya, keputusan itu mencederai rasa keadilan masyarakat.
‎
‎Gusril menegaskan bahwa di Indonesia ada tiga norma hukum yang seharusnya menjadi pedoman: hukum negara, hukum agama, dan hukum adat. “Dari ketiganya, tidak ada satu pun yang membenarkan perbuatan bejat terhadap anak,” ujarnya saat di mintai tanggapannya di rumah dinas Senin 6/4/2026.
‎
‎Pernyataan itu disampaikan menanggapi bebasnya YN di praperadilan meski masih berstatus terduga pelaku pencabulan terhadap Bunga (nama disamarkan), anak di bawah umur asal Kaur. Publik menilai putusan tersebut melukai korban.
‎
‎Bupati Kaur menyatakan bahwa perbuatan mencabuli anak jelas melanggar hukum positif, bertentangan dengan nilai agama, serta tidak dibenarkan dalam adat setempat yang menjunjung tinggi perlindungan keluarga.
‎
‎Gusril menambahkan, pemerintah daerah mendukung penuh langkah Polres Kaur untuk tetap menindak tegas pelaku. Ia berharap aparat melengkapi berkas penyidikan agar kasus dapat dilanjutkan di kejaksaan tanpa hambatan.
‎
‎Warga Kaur menyambut pernyataan Bupati sebagai penegasan keberpihakan pemimpin daerah pada korban. Banyak yang berharap pemerintah ikut mendorong pemulihan psikologis bagi Bunga yang kini masih trauma berat.
‎
‎Tokoh adat Kaur juga sejalan dengan Bupati, menyebut bahwa dalam tradisi lokal pelaku kejahatan anak biasanya dikenai sanksi moral yang berat. Kombinasi hukum negara dan adat diyakini bisa memperkuat efek jera.
‎
‎Dengan dukungan kepala daerah, publik Kaur menaruh harapan agar kasus ini terus dikawal hingga pelaku mendapat hukuman setimpal. “Masa depan anak tidak boleh dikorbankan,” tegas Gusril.

(Jusri)

ALAM TAK LAGI RAMAH: Pemalang Dikepung Teror Cuaca Ekstrem, Penyakit, hingga Satwa Liar!

PEMALANG,JURNAL TIPIKOR – Jangan lengah! Meski kalender sudah memasuki penghujung Maret, langit Pemalang rupanya belum mau berkompromi.

Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih konsisten mengguyur, membawa serta ancaman tersembunyi yang siap menerkam warga yang tidak waspada.

Hujan yang biasanya turun pada sore hingga malam hari ini kerap dibarengi dengan angin kencang dan kilatan petir yang mencekam. Fenomena ini bukan sekadar rintik biasa, melainkan pengingat akan potensi bencana alam yang nyata di depan mata.

Tragedi Bantarbolang: Alarm Keras bagi Warga

Masih segar di ingatan, musibah memilukan terjadi pada awal Maret lalu (4/3). Hujan deras dan angin kencang mengamuk di jalur Pemalang-Purwokerto, tepatnya di Kecamatan Bantarbolang. Sejumlah pohon bertumbangan menutupi akses jalan.

Nahas, satu orang dilaporkan menjadi korban akibat tertimpa tiang listrik yang ikut roboh akibat terjangan angin. Kejadian ini menjadi bukti sahih bahwa cuaca saat ini tidak bisa dianggap remeh.

Waspada Penyakit: Dari Nyamuk hingga Virus

Selain ancaman fisik dari alam, kesehatan masyarakat kini berada di titik nadir. Perubahan cuaca yang tidak menentu menjadi ladang subur bagi penyebaran penyakit.

  • Gangguan Pernapasan: Flu, batuk, pilek, dan demam tinggi kini menjadi keluhan umum di puskesmas dan klinik.
  • Ancaman Gigitan Nyamuk: Masyarakat melaporkan adanya lonjakan populasi nyamuk yang signifikan.

Hal ini meningkatkan risiko penyakit mematikan seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) yang wajib diwaspadai.
Teror ‘Tamu Tak Diundang’ di Dalam Rumah

Ancaman tidak hanya berhenti di luar ruangan. Kondisi tanah yang basah dan lubang yang tergenang air memaksa predator melata mencari tempat berlindung yang kering—dan itu seringkali adalah rumah Anda.

“Masyarakat harus ekstra hati-hati. Hewan berbisa seperti ular dan kalajengking seringkali menyelinap masuk ke pemukiman warga saat frekuensi hujan meningkat,” tulis laporan tersebut.

Prakiraan Hingga April: Jangan Kendurkan Penjagaan!

Berdasarkan pantauan terkini, potensi hujan diprediksi masih akan menghantui wilayah Pemalang hingga awal April mendatang. Masyarakat diimbau untuk:

  • Rutin memangkas dahan pohon yang rimbun di sekitar rumah.
  • Menjaga kebersihan lingkungan (PSN) untuk menekan populasi nyamuk.
  • Memastikan celah pintu dan lubang air tertutup rapat agar satwa liar tidak masuk.
  • Menjaga imunitas tubuh dengan asupan vitamin dan istirahat cukup.

Tetap waspada, Pemalang! Bencana tidak memberikan undangan sebelum datang.

Pewarta : JT Pemalang