Polres Mandailing Natal Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika di Kecamatan Lingga Bayu

Mandailing Natal, JURNAL TIPIKOR — Kepolisian Resor Mandailing Natal (Polres Madina) melalui Polsek Lingga Bayu berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal, Selasa (13/1/2026).

Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priyandy, S.I.K., M.Si., melalui Plt. Kasi Humas Polres Madina Ipda Fahrul Syaban Simanjuntak, menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya transaksi narkotika di wilayah Kelurahan Simpang Gambir.

“Informasi dari masyarakat kami tindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan di lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi narkotika,” ujar Kapolres Madina melalui Humas, Senin (19/1/2026)

Baca juga Polres Mandailing Natal Ungkap Dua Kasus Peredaran Narkotika di Kecamatan Natal dan Panyabungan

Sekira pukul 13.45 WIB, personel Polsek Lingga Bayu melakukan penindakan di Godung Lamo, Kelurahan Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu, tepatnya di lokasi pencucian kendaraan. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan dua orang laki-laki dewasa, masing-masing berinisial P.N. alias A. (40) yang diduga sebagai pengedar dan C.F. alias A. (44) yang diduga sebagai pengguna.

Kapolres Madina melalui Humas menyebutkan, dari hasil penggeledahan terhadap terduga P.N. alias A., petugas menemukan narkotika jenis sabu dengan berat bruto 5,23 gram, satu unit telepon genggam Android, serta satu unit sepeda motor. Sementara terhadap terduga C.F. alias A., tidak ditemukan barang bukti narkotika, namun hasil tes urine menunjukkan positif narkoba.

Lebih lanjut disampaikan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, terduga P.N. alias A. mengaku memperoleh narkotika tersebut dari seorang perempuan berinisial M.A.D. alias M. (40). Petugas kemudian melakukan pengembangan ke sebuah ruko di kawasan Pasar Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu.

“Petugas mengamankan terduga M.A.D. alias M. beserta barang bukti berupa satu unit telepon genggam Android yang berisi percakapan transaksi narkotika. Proses pengamanan turut disaksikan oleh Camat Lingga Bayu dan Lurah Simpang Gambir,” jelas Kapolres melalui Humas.

Baca juga Pecah Misteri Bulusaraung: Satu Jasad Korban Pesawat IAT Ditemukan di Jurang 200 Meter

Dari keterangan saksi, lanjutnya, diketahui bahwa terduga M.A.D. alias M. sebelumnya menyerahkan sebuah tas plastik putih yang diduga berisi narkotika kepada seorang pria berinisial U., yang berdomisili di wilayah Banjar Kuburan, Kelurahan Simpang Gambir.

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas melakukan pengembangan ke rumah U., namun yang bersangkutan telah melarikan diri. Dari hasil penggeledahan di rumah tersebut, petugas menemukan narkotika jenis sabu dengan berat bruto 79,66 gram, timbangan elektrik, plastik klip berbagai ukuran, alat skop, kaca pirex, dompet, serta satu tas besar warna abu-abu.

Kapolres Madina melalui Humas menambahkan, petugas juga melakukan penggeledahan di rumah kontrakan terduga M.A.D. alias M. dan menemukan barang bukti tambahan berupa alat hisap (bong) dan mancis.

“Seluruh terduga beserta barang bukti telah diamankan dan dilimpahkan ke Satresnarkoba Polres Mandailing Natal untuk proses penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Selama rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Kapolres Mandailing Natal melalui Humas juga mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian terkait peredaran narkotika demi terwujudnya wilayah Mandailing Natal yang aman dan bersih dari narkoba.

(Siregar)

Polres Mandailing Natal Ungkap Dua Kasus Peredaran Narkotika di Kecamatan Natal dan Panyabungan

MADINA, JURNAL TIPIKOR – Kepolisian Resor Mandailing Natal (Polres Madina) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Dalam kurun waktu beberapa hari, Polres Madina berhasil mengungkap dua kasus peredaran narkotika di Kecamatan Natal dan Kecamatan Panyabungan, berdasarkan laporan dan informasi dari masyarakat.

Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priyandy, S.I.K., M.Si., melalui Plt. Kasi Humas Polres Madina Ipda Fahrul Syaban Simanjuntak, menyampaikan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan Polres Madina dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, kondusif, serta bebas dari narkotika.

“Polres Mandailing Natal berkomitmen untuk menindak tegas setiap bentuk peredaran narkotika. Tidak ada ruang bagi pelaku narkoba di wilayah hukum Polres Madina,” tegas Kapolres Madina melalui keterangan Humas, Senin (19/1/2026)

Baca juga Pecah Misteri Bulusaraung: Satu Jasad Korban Pesawat IAT Ditemukan di Jurang 200 Meter

Pengungkapan pertama dilakukan di Desa Buburan, Kecamatan Natal, tepatnya di sebuah gubuk kebun sawit yang diduga dijadikan lokasi transaksi narkotika. Kegiatan penindakan berlangsung pada Rabu hingga Kamis, 14–15 Januari 2026, setelah Polsek Natal menerima laporan dari masyarakat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Natal AKP M. Pakpahan, S.H. memerintahkan personel Reskrim dan Intelkam Polsek Natal dengan dukungan Satresnarkoba Polres Madina untuk melakukan penyelidikan dan penindakan di lokasi.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan dua orang terduga berinisial E.N. (40) yang diduga sebagai pengedar dan J.A.A. (38) sebagai pengguna. Satu orang terduga lainnya masih dalam proses pengejaran.

Dari lokasi kejadian dan rumah terduga, petugas mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dan ganja, alat hisap, timbangan, uang tunai, serta barang bukti lain yang berkaitan dengan tindak pidana narkotika.

Baca juga Bukan Sekadar Nama Besar: Noe Letto hingga Anak Hotman Paris Resmi Jadi “Otak” Strategis Kemhan

Selanjutnya, Polres Madina kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan. Pengungkapan dilakukan oleh Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Madina pada Minggu, 18 Januari 2026 sekitar pukul 18.00 WIB, berdasarkan informasi masyarakat.

Dalam penindakan tersebut, petugas mengamankan dua orang terduga berinisial A.K. (48) dan N.N. (39). Dari tangan para terduga, diamankan narkotika jenis sabu seberat 1,53 gram bruto dan ganja seberat 2,51 gram bruto, beserta barang bukti lainnya berupa timbangan elektrik, bong, plastik klip, telepon genggam, dan uang tunai.

Seluruh terduga beserta barang bukti saat ini telah diamankan di Satresnarkoba Polres Mandailing Natal untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

“Kami akan melengkapi administrasi penyidikan, melaksanakan gelar perkara, mengembangkan jaringan di atasnya, serta melimpahkan berkas perkara ke Jaksa Penuntut Umum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” jelas Ipda Fahrul.

Baca juga SKANDAL PAJAK JAKUT: KPK Buru Asal-Usul ‘Gunung Emas’ 1,3 Kg Hasil Suap Peredam PBB!

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Mandailing Natal juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam membantu kepolisian mengungkap kasus narkotika.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dengan Polri. Apabila mengetahui adanya peredaran narkotika, segera laporkan kepada pihak kepolisian demi terwujudnya Mandailing Natal yang aman, kondusif, dan bersih dari narkoba,” pungkasnya.

(Siregar)

Prabowo Guncang Panggung Dunia: Dari Meja Raja Charles hingga Pidato Kunci di Davos

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR– Presiden RI Prabowo Subianto memulai langkah diplomasi maraton di awal tahun 2026. Setelah bertolak menuju London untuk memenuhi undangan Raja Charles III, Kepala Negara dijadwalkan menjadi pusat perhatian dunia sebagai pembicara kunci (keynote speaker) dalam ajang bergengsi World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, pada Kamis, 22 Januari 2026.

Panggung Strategis di Davos

Melansir laman resmi WEF, Presiden Prabowo akan menyampaikan pidato khusus (special address) pada pukul 14.00–14.30 waktu setempat (CET).

Di panggung tersebut, ia akan didampingi langsung oleh Presiden dan CEO WEF, Børge Brende.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi bahwa kehadiran Presiden di Davos membawa misi strategis bagi posisi ekonomi Indonesia di mata internasional.

“Presiden akan menyampaikan pidato kunci di hadapan 61 kepala negara dan pemerintahan, serta lebih dari 1.000 peserta global. Selain pidato, Presiden juga akan melakukan dialog strategis ‘satu meja’ dengan para CEO perusahaan terkemuka mancanegara,” ujar Seskab Teddy saat dihubungi, Minggu (18/01/2026).

Baca Juga Pecah Misteri Bulusaraung: Satu Jasad Korban Pesawat IAT Ditemukan di Jurang 200 Meter

Prabowo akan bersanding dalam deretan pemimpin dunia yang juga memberikan pidato khusus tahun ini, termasuk Donald J. Trump (Presiden AS), Emmanuel Macron (Presiden Prancis), Friedrich Merz (Kanselir Jerman), hingga Sekjen PBB António Guterres.

Misi London: Ekonomi, Maritim, dan Konservasi Gajah

Sebelum tiba di Swiss, agenda padat telah menanti Presiden di London, Inggris. Seskab Teddy menjelaskan bahwa kunjungan ini mencakup dua aspek krusial: penguatan bilateral dan isu lingkungan global.

  1. Pertemuan dengan PM Keir Starmer: Fokus pada kesepakatan strategis di sektor ekonomi dan maritim.
  2. Pertemuan dengan Raja Charles III: Diskusi khusus mengenai pelestarian alam, lingkungan hidup, serta komitmen terhadap konservasi gajah bersama para tokoh filantropi dunia.

Pelepasan Kenegaraan

Keberangkatan Presiden dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma pada Minggu siang dilepas oleh jajaran petinggi negara.

Baca juga Bukan Sekadar Nama Besar: Noe Letto hingga Anak Hotman Paris Resmi Jadi “Otak” Strategis Kemhan

Terlihat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beserta istri, Selvi Ananda, memimpin prosesi pelepasan. Turut hadir Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, hingga Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad.

Lawatan ini menandai langkah proaktif Indonesia dalam menavigasi tantangan ekonomi global dan mempertegas posisi tawar Indonesia sebagai pemain kunci dalam dialog ekonomi serta lingkungan di kancah internasional.

Sumber : Antara

Editor : Azi

Pecah Misteri Bulusaraung: Satu Jasad Korban Pesawat IAT Ditemukan di Jurang 200 Meter

MAROS, SULAWESI SELATAN – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil memecahkan kebuntuan dalam operasi pencarian pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang jatuh di Gunung Bulusaraung.

Pada Minggu (18/1), satu jasad korban berjenis kelamin laki-laki ditemukan di kedalaman jurang ekstrem, menandai titik terang pertama dalam tragedi yang membawa 11 orang tersebut.

Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengonfirmasi bahwa korban ditemukan pada pukul 14.20 WITA oleh tim Rescue Unit (SRU) 3 di koordinat 04°54′ 44″ S dan 119°44′ 48″ E

Jasad tersebut ditemukan berada di sekitar serpihan rangka dan kursi pesawat.

Baca juga

Bukan Sekadar Nama Besar: Noe Letto hingga Anak Hotman Paris Resmi Jadi “Otak” Strategis Kemhan

Medan Ekstrem dan Cuaca Menantang
Penemuan ini merupakan hasil perjuangan berat tim di lapangan. Tubuh korban ditemukan di kedalaman sekitar 200 meter dari bibir jurang. Selain jasad, tim SRU 3 juga telah mengidentifikasi lokasi mesin pesawat berdasarkan laporan visual.

“Saat ini sedang berlangsung proses evakuasi melalui jalur pendakian. Tim menghadapi kendala cuaca yang sangat tidak menentu, mulai dari hujan lebat hingga kabut tebal dengan jarak pandang hanya lima meter,” ujar Arif Anwar di Posko Kabupaten Maros.

Strategi Operasi dan Penyelamatan
Selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Arif menjelaskan bahwa operasi dibagi menjadi empat sektor utama:

  1. SRU 1: Melakukan teknik penurunan vertikal ke arah barat menggunakan tali.
  2. SRU 3: Berhasil menembus puncak dan mengamankan lokasi penemuan jasad serta mesin.
  3. SRU 4: Sempat terkendala akses medan yang tidak aman dan telah ditarik kembali ke posko untuk koordinasi ulang.
  4. Tim Logistik: Telah bergerak ke puncak untuk menyuplai peralatan demi keberlanjutan operasi.

Baca juga Menteri Trenggono Konfirmasi 3 Pegawai KKP Berada dalam Pesawat IAT yang Hilang Kontak di Maros

Nasib 10 Korban Lainnya

Hingga saat ini, identitas jasad yang ditemukan belum dapat diverifikasi. Berdasarkan manifest pesawat, terdapat 11 orang di dalamnya yang terdiri dari 8 kru dan 3 penumpang:

Kru Pesawat:

  • Capt. Andy Dahananto
  •  Yudha Mahardika
  • Capt. Sukardi
  • Hariadi
  • Franky D. Tanamal
  • Junaidi
  •  Florencia Lolita
  • Esther Aprilita

Penumpang:

  • Deden
  • Ferry
  • Yoga

“Kami berkomitmen melaksanakan operasi ini secara maksimal dan terukur. Fokus kami saat ini adalah mengevakuasi jasad yang telah ditemukan dan terus melakukan pencarian terhadap 10 korban lainnya dengan tetap mengutamakan keselamatan personel,” tegas Arif.

Operasi SAR ini berada di bawah koordinasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar dengan melibatkan berbagai unsur potensi SAR gabungan.

Sumber : antara

Editor : Azi

SKANDAL PAJAK JAKUT: KPK Buru Asal-Usul ‘Gunung Emas’ 1,3 Kg Hasil Suap Peredam PBB!

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini tengah membidik teka-teki di balik temuan logam mulia seberat 1,3 kilogram dalam kasus suap pemeriksaan pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara.

Emas batangan senilai kurang lebih Rp 3,42 miliar tersebut diduga kuat merupakan hasil “upeti” dari berbagai wajib pajak untuk memangkas kewajiban negara.

Poin Utama Pengusutan:

  • Modus Operandi: Pejabat pajak terkait diduga menerima suap total Rp 4 miliar hanya untuk menurunkan biaya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
  • Fokus Penyidikan: KPK meyakini emas tersebut tidak hanya berasal dari satu sumber (PT Wanatiara Persada), melainkan akumulasi suap dari berbagai wajib pajak, baik korporasi maupun perorangan.
  • Langkah Hukum: Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan pihaknya akan memanggil saksi-saksi kunci untuk mengklarifikasi aliran dana yang dikonversi menjadi logam mulia tersebut.

“Kami akan cek satu per satu. Wajib pajak itu beragam, ada badan dan pribadi. Logam mulia ini diduga dibeli menggunakan uang hasil penggelapan kewajiban pajak mereka,” tegas Budi Prasetyo di Jakarta.

Baca juga Kebijakan Menteri ESDM Dinilai Menindas Pengusaha dan Picu Pengangguran Massal, Dr. Suriyanto: “Jangan Sampai Menjadi Beban Bagi Pemerintahan Prabowo!”

Mengapa Ini Penting?

Kasus yang menjerat pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu periode 2021-2026 ini kembali mencoreng upaya reformasi birokrasi.

Temuan emas dalam jumlah besar menunjukkan adanya tren peralihan penyimpanan hasil korupsi dari uang tunai ke aset yang lebih sulit dilacak namun bernilai tinggi (high liquidity).

KPK berkomitmen untuk mengusut tuntas siapa saja “pemain” di balik layar yang mencoba menyogok demi menghindari kewajiban pajak nasional.(*)

Menteri Trenggono Konfirmasi 3 Pegawai KKP Berada dalam Pesawat IAT yang Hilang Kontak di Maros

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR – Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, memberikan pernyataan resmi terkait insiden hilang kontaknya pesawat ATR 42-500 milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/2026).

Menteri Trenggono mengonfirmasi bahwa terdapat tiga orang pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang berada di dalam pesawat dengan nomor registrasi PK-THT tersebut. Pesawat tersebut tengah menjalankan misi resmi negara, yakni pengawasan sumber daya kelautan melalui udara (air surveillance).

Identitas Pegawai KKP dalam Misi Dinas
Dalam konferensi pers daring yang digelar Sabtu malam, Menteri Trenggono mengungkap identitas ketiga pegawainya yang berasal dari Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP):

  1. Ferry Irawan (Pangkat: Penata Muda Tingkat I)
  2. Deden Mulyana (Pangkat: Penata Muda Tingkat I)
  3. Yoga Naufal

“Kami terus terang sedih dan prihatin, dan berdoa yang terbaik untuk para penumpang dan kru pesawat tersebut. Saya mohon doa dari teman-teman semua agar segera ditemukan,” ujar Menteri Trenggono dengan nada emosional.

Baca juga Kebijakan Menteri ESDM Dinilai Menindas Pengusaha dan Picu Pengangguran Massal, Dr. Suriyanto: “Jangan Sampai Menjadi Beban Bagi Pemerintahan Prabowo!”

Klarifikasi Jumlah Manifes Penumpang
Secara terpisah, manajemen PT Indonesia Air Transport (IAT) melalui Direktur Utama, Tri Adi Wibowo, melakukan klarifikasi mengenai jumlah kru yang bertugas guna meluruskan informasi yang sempat simpang siur.

“Kami konfirmasi dan revisi, kru yang on board berjumlah tujuh orang, bukan delapan. Jadi total orang di dalam pesawat (Person on Board) adalah 10 orang, terdiri dari 7 kru dan 3 pegawai KKP sebagai penumpang,” jelas Tri Adi Wibowo.

Upaya Pencarian dan Koordinasi

Hingga pukul 19.20 WIB, status pesawat masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian intensif. Pihak IAT telah mengirimkan tim khusus ke Makassar untuk berkoordinasi langsung di Posko Basarnas.

Menteri KKP menegaskan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses investigasi kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Kementerian Perhubungan.

Baca  juga HENTIKAN KOSMETIK KOTA: Aris Sandiaga Rombak Astaloka, Prioritaskan Piring Makan Rakyat di Atas Kemegahan Gedung

Saat ini, fokus utama kementerian adalah mendukung penuh Basarnas dalam upaya pencarian di area pegunungan Maros yang dikenal memiliki medan cukup berat.

Kementerian Kelautan dan Perikanan akan terus memantau perkembangan informasi dari lapangan dan memberikan dukungan maksimal bagi keluarga pegawai yang terdampak insiden ini.(*)

 

Kebijakan Menteri ESDM Dinilai Menindas Pengusaha dan Picu Pengangguran Massal, Dr. Suriyanto: “Jangan Sampai Menjadi Beban Bagi Pemerintahan Prabowo!”

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR – Kebijakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAB) tahun 2026 kini berada di bawah sorotan tajam.

Akademisi sekaligus Pengamat Kebijakan Publik, Dr. Suriyanto, SH., MH., M.Kn, menegaskan bahwa keterlambatan persetujuan RKAB dan pembatasan produksi bukan sekadar masalah administrasi, melainkan ancaman nyata bagi stabilitas ekonomi nasional.

Menurut Dr. Suriyanto, ketidakpastian hukum dan birokrasi yang lamban di Kementerian ESDM telah menciptakan efek domino yang merusak.

“Kebijakan seorang Menteri seharusnya memfasilitasi pertumbuhan, bukan justru menindas pelaku usaha dan menciptakan badai pengangguran. Saat ini, sektor pertambangan sedang menghadapi tekanan operasional yang sangat berat akibat ego sektoral,” tegasnya dalam keterangan tertulis hari ini yang diterima Jurnal Tipikor, Sabtu (18/1).

Baca juga Bandung Terjebak Ambiguitas: BPKP Kecam Ketegasan Semu Walikota dalam Sengketa Kebun Binatang

Dampak Berantai: Dari Denda Ratusan Juta Hingga Ancaman Kredit Macet

Laporan dari lapangan menunjukkan situasi yang mengkhawatirkan. Akibat lambannya pengurusan administrasi dan aturan yang kerap berubah-ubah, banyak perusahaan tambang terkena demurrage (denda keterlambatan bongkar muat kapal) yang mencapai ratusan juta rupiah per hari.

“Pelaku usaha harus membayar cicilan alat berat dan kewajiban perbankan lainnya. Jika operasional terhenti karena RKAB tidak kunjung disetujui, ini akan menjadi permasalahan berantai ke sektor perbankan, perkapalan, hingga logistik. Ujung-ujungnya, pekerja yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK),” jelas Dr. Suriyanto.

Kontradiksi dengan Visi Presiden Prabowo Subianto

Dr. Suriyanto juga mengingatkan bahwa kinerja Menteri ESDM saat ini seolah kontraproduktif dengan program kerja Presiden Prabowo Subianto yang fokus pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan APBN.

“Presiden Prabowo ingin meningkatkan pendapatan negara untuk kesejahteraan rakyat, namun kebijakan di bawah (Kementerian ESDM) justru berpotensi menurunkan pendapatan negara akibat penurunan produksi. Ini harus menjadi perhatian khusus Presiden. Jangan sampai pembantu Presiden justru menjadi pemicu kegaduhan ekonomi,” tambahnya.

Baca juga HENTIKAN KOSMETIK KOTA: Aris Sandiaga Rombak Astaloka, Prioritaskan Piring Makan Rakyat di Atas Kemegahan Gedung

Kritik Terhadap Intervensi Harga dan Respon Pasar Global

Terkait upaya Kementerian ESDM meningkatkan harga batu bara dengan memangkas produksi, Dr. Suriyanto menilai langkah tersebut sangat berisiko. Hal senada juga dikeluhkan oleh Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI).

“Pasar batu bara bersifat global dan sangat responsif. Jika produksi kita dipangkas secara paksa melalui birokrasi RKAB, pasar tidak akan diam. Mereka akan mencari alternatif pasokan dari negara lain. Indonesia berisiko kehilangan pangsa pasar strategis secara permanen,” urainya.

Rekomendasi Kebijakan

Sebagai penutup, Dr. Suriyanto mendesak agar Kementerian ESDM segera melakukan evaluasi total:

  1. Mempercepat Digitalisasi dan Transparansi RKAB: Menghilangkan hambatan birokrasi yang memicu biaya tinggi.
  2. Keseimbangan Kepentingan: Kebijakan harus melindungi kepentingan pekerja dan kelangsungan usaha, bukan hanya fokus pada satu aspek.
  3. Sinkronisasi Antar-Lembaga: Kebijakan ESDM harus selaras dengan kementerian lain untuk mendukung iklim investasi yang sehat.

“Jangan sampai kebijakan yang diambil justru membunuh angsa petelur emas kita sendiri. Perlindungan terhadap pelaku usaha dan pekerja adalah harga mati untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional,” pungkas Dr. Suriyanto.

(MM)

Lokasi Strategis, Kecamatan Parungkuda Sukabumi Miliki Potensi Wisata Dan Industri

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Kecamatan Parungkuda adalah salah satu wilayah administratif di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang memiliki potensi wisata hingga industri. Wilayah ini mencakup 8 Desa yaitu Sundawenang, Palasari Hilir, Parungkuda, Bojongkokosan, Langensari, Kompa, Pondokkaso Landeuh dan Babakan jaya dengan sebagian besar penduduknya bekerja sebagai buruh swasta dan petani.

Batas administrasi wilayah Kecamatan Parungkuda terletak di sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Cicurug dan Cidahu, sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Cibadak, sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Bojonggenteng, dan sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Ciambar.

Dipengaruhi oleh iklim tropis basah, wilayah Kecamatan Parungkuda memiliki curah hujan 2.962 mm/tahun, dengan rata-rata 115 hari hujan dalam setahun. Kondisi iklim ini menjadikan tanah di wilayah Kecamatan Parungkuda subur dan cocok untuk perkebunan, termasuk wisata perkebunan.

"Kecamatan Parungkuda memiliki potensi wisata yang luar biasa, mulai dari keindahan alam hingga kekayaan sejarah. Salah satu destinasi wisata sejarah dan edukasi yang paling populer adalah Museum Palagan Bojongkokosan yang berlokasi di Desa Bojongkokosan. Dimana, pengunjung dapat memperdalam pemahaman sejarah dan menumbuhkan jiwa nasionalisme," Ucap Asep Sumantri, S.IP.,M.Si., Camat Parungkuda kepada awak media jurnaltipikor.com/, Kamis (15/01/2026).

Lanjut Asep, tak hanya wisata sejarah, Kecamatan Parungkuda juga memiliki Wisata Tangga Seribu berlokasi di Desa Pondokasolandeuh yang menjadi salah satu destinasi yang dikembangkan.

“Parungkuda juga memiliki potensi industri yang cukup besar, dengan jumlah industri kecil menengah (IKM) yang cukup banyak. Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah berupaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas industri di daerah ini,” Katanya.

Baca juga Fokus pada Regenerasi Birokrasi, Pemerintah Prioritaskan Fresh Graduate dalam Seleksi CPNS 2026

Dengan potensi Wisata, UMKM, dan juga Industri yang cukup besar, Kecamatan Parungkuda, merupakan daerah yang sangat potensial untuk dikembangkan.

“Saat ini, akses untuk memasuki wilayah Kecamatan Parungkuda sangat mudah dan membutuhkan waktu singkat terutama dari wilayah Jakarta dan Bogor dikarenakan adanya akses Toll Bocimi yang memiliki Exit Toll di Parungkuda. Semoga Wilayah Kecamatan Parungkuda khususnya dan umumnya wilayah Kabupaten Sukabumi dapat terus berkembang sehingga menjadi Sukabumi yang Mubarokah,” pungkasnya.

Pemerintah daerah pun bersama masyarakat terus bahu membahu dalam upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas potensi-potensi tersebut, sehingga dapat meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.

(Rama)

Fokus pada Regenerasi Birokrasi, Pemerintah Prioritaskan Fresh Graduate dalam Seleksi CPNS 2026

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR – Pemerintah Indonesia secara resmi memastikan pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun anggaran 2026 dengan fokus utama pada lulusan baru (fresh graduate).

Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis dalam mendorong regenerasi kepemimpinan dan talenta di lingkungan birokrasi Indonesia.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Rini Widyantini, menyatakan bahwa kementeriannya saat ini sedang melakukan penghitungan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) sembari menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Ke depannya saya berharap bisa fokus kepada para fresh graduate untuk bisa ikut serta menjadi bagian daripada birokrasi,” ujar Menteri Rini di Jakarta.

Rini menambahkan bahwa setiap kementerian dan lembaga telah diminta untuk melakukan analisis kebutuhan pegawai untuk lima tahun ke depan guna memastikan efektivitas penambahan tenaga kerja, terutama pada instansi-instansi yang baru terbentuk.

Baca juga Wujudkan Sukabumi Mubarokah, IWO Indonesia DPD Kabupaten Sukabumi Memperingati Isra Mi’raj 1447 H Diisi Santunan Anak-Anak Yatim Piatu

Terobosan Baru: Sistem Seleksi Fleksibel Mirip TOEFL

Selain fokus pada lulusan baru, Badan Kepegawaian Negara (BKN) merencanakan transformasi besar pada mekanisme ujian. Kepala BKN, Prof. Zudan Arif Sulaiman, mengungkapkan bahwa seleksi tidak lagi digelar secara serentak nasional demi efisiensi anggaran.

Sebagai gambaran, biaya seleksi pada periode sebelumnya mencapai Rp1,1 triliun untuk 6,6 juta peserta. Dengan skema baru, peserta akan diberikan fleksibilitas untuk mengikuti ujian kapan saja dalam periode tertentu, menyerupai sistem sertifikasi TOEFL.

“Hasil ujian CPNS dikabarkan akan berlaku hingga dua tahun. Hal ini memungkinkan peserta yang belum berhasil lolos pada formasi tertentu untuk mencoba kembali di tahun berikutnya tanpa harus mengulang seluruh proses ujian dari awal,” jelas Prof. Zudan.

Baca juga HENTIKAN KOSMETIK KOTA: Aris Sandiaga Rombak Astaloka, Prioritaskan Piring Makan Rakyat di Atas Kemegahan Gedung

Peluang di Instansi Sepi Peminat dengan Gaji Kompetitif

Data seleksi sebelumnya menunjukkan adanya sejumlah instansi yang memiliki rasio persaingan rendah namun menawarkan remunerasi yang menarik. Berikut adalah beberapa instansi yang diprediksi kembali menjadi peluang besar bagi pelamar:

Instansi

Jumlah Formasi

Estimasi Gaji Tertinggi

Setjen Komnas HAM

38

Rp12,5 Juta

Kemenpan RB

61

Rp12,29 Juta

BRIN (Peneliti Ahli Muda)

500

Rp11 Juta

BPIP

53

Rp9,93 Juta

Kemenko Polhukam

86

Rp9 Juta

Syarat dan Tahapan Pendaftaran

Pemerintah tetap memberlakukan syarat ketat bagi calon pelamar, di antaranya:

  • Usia: 18–35 tahun (maksimal 40 tahun untuk posisi dokter/dosen).
  • Pendidikan: Minimal D3, S1, atau S2 sesuai kualifikasi.
  • Dokumen: KTP, ijazah, transkrip nilai, dan pas foto dalam format digital.
  • Tahapan: Verifikasi Administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) via CAT, dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Seluruh informasi resmi dan pendaftaran akan dilakukan secara transparan melalui satu pintu di portal SSCASN BKN.

(Red)

 

Undian Grup Piala AFF 2026: Indonesia Masuk Grup A, Persaingan Menuju Takhta Asia Tenggara Dimulai

 

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR – Babak baru turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara, Piala AFF 2026 (ASEAN Hyundai Cup 2026), resmi dimulai dengan upacara undian pembagian grup yang berlangsung di Jakarta, Kamis (15/1).

Sebanyak 10 negara kontestan telah terbagi ke dalam dua grup untuk memperebutkan tiket ke babak semifinal dalam turnamen yang akan digelar mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.

Berdasarkan hasil undian, Timnas Indonesia tergabung di Grup A. Skuad Garuda akan menghadapi tantangan berat dari juara bertahan Vietnam. Selain Vietnam, grup ini juga diisi oleh Singapura, Kamboja, dan pemenang babak play-off antara Brunei Darussalam atau Timor Leste.

Sementara itu, Grup B sering disebut sebagai grup yang sangat kompetitif dengan kehadiran sang pemegang gelar juara terbanyak, Thailand, yang akan bersaing dengan Malaysia, Filipina, Myanmar, dan Laos.

Baca juga HENTIKAN KOSMETIK KOTA: Aris Sandiaga Rombak Astaloka, Prioritaskan Piring Makan Rakyat di Atas Kemegahan Gedung

Berikut adalah hasil lengkap undian grup Piala AFF 2026:

Grup A

Grup B

Vietnam

Thailand

Singapura

Malaysia

Indonesia

Filipina

Kamboja

Myanmar

Brunei Darussalam / Timor Leste (Play-off)

Laos

Format Turnamen

Kompetisi edisi ke-16 ini tetap mempertahankan format single round-robin di fase grup, di mana setiap tim akan memainkan empat pertandingan (dua laga kandang dan dua laga tandang). Dua tim teratas dari masing-masing grup berhak melaju ke babak semifinal.

Babak semifinal dan final akan tetap menggunakan sistem kandang-tandang (home & away).
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang hadir dalam acara tersebut, menyatakan optimisme terhadap peluang Indonesia.

“Hasil undian ini menarik, terutama pertemuan kembali dengan Vietnam. Fokus kita adalah mempersiapkan tim terbaik agar bisa memberikan prestasi maksimal bagi publik sepak bola tanah air,” ujarnya.

Edisi 2026 ini juga menjadi spesial karena menandai perayaan 30 tahun berdirinya turnamen sepak bola antarnegara ASEAN sejak pertama kali digelar pada 1996.

Informasi Tambahan:

  • Babak Play-off: Juni 2026
  • Fase Grup: 24 Juli – 8 Agustus 2026
  • Semifinal: 15 – 19 Agustus 2026
  • Final: 23 & 26 Agustus 2026

(Red)