Pekerja Bangunan Meninggal Tersengat Listrik Tegangan Tinggi Saat Pasang Bajaringan di TK PGRI Melati Purabaya

Sukabumi,jurnaltipikor.com,-Seorang pekerja bangunan diduga meninggal dunia akibat tersengat arus listrik tegangan tinggi PLN saat memasang bajaringan di proyek pembangunan Sekolah TK PGRI Melati, Kp. Caringin RT 04/03, Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/07/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Korban diketahui bernama Kustiawan, 43 tahun, warga Kp. Bantarhenca RT 02/08, Desa Tonjong, Kecamatan Palabuhanratu.

Adapun kronologi Kejadian :

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu korban sedang bekerja memasang reng bajaringan di atap bangunan sekolah.

Saksi Gandi, rekan kerja korban, menuturkan saat memindahkan besi reng bajaringan sepanjang 6 meter ke atas, besi tersebut tanpa sengaja menyentuh kabel jaringan tegangan tinggi PLN. Jarak antara titik kerja korban dengan kabel PLN sekitar 2,5 meter.

Akibat sengatan, korban langsung terjatuh dari ketinggian sekitar 4 meter ke lantai bawah. Melihat kejadian tersebut, saksi meminta bantuan kepada Sambas alias Kakay yang merupakan adik ipar korban, dan Irma Kusumawati selaku Kepala Sekolah TK PGRI Melati. Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Purabaya menggunakan mobil ambulance desa.

Namun setibanya di Puskesmas, Tim Medis menyatakan korban telah meninggal dunia.

Baca juga Skandal Transparansi Bupati Lombok Barat: 31 Aset Tanah dan Bangunan ‘Menghilang’ dari LHKPN, KPK Soroti Dugaan Penyembunyian Harta

Hasil pemeriksaan medis menyebutkan, korban mengalami luka terbuka kurang dari 5 cm di bagian belakang kepala, teraba patah tulang kepala belakang, luka bakar pada tangan kanan dan kiri, serta luka robek kurang dari 2 cm pada tangan kanan akibat tegangan listrik.

Jenazah kemudian dibawa ke rumah adik ipar korban untuk disemayamkan, dan selanjutnya dibawa ke rumah duka di Kp. Bantarhenca, Desa Tonjong untuk dimakamkan.

Kapolsek Purabaya, IPTU Ruskan Hermawan, S.H., bersama Kanit Reskrim, Aipda Dikdik Permana, SH., Kanit Intelkam, Aipda Mursid, Bhabinkamtibmas Desa Cimerang dan unsur Pemdes langsung melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, mengamankan barang bukti, dan membuat laporan.

Baca juga Ombak Korupsi Bea Cukai Belum Surut, KPK Tetapkan Tersangka Baru di Tengah Sidik Jari Pejabat Puncak

Pihak kepolisian mengimbau, kepada seluruh pekerja bangunan agar lebih berhati-hati dan memperhatikan jarak aman dengan jaringan listrik tegangan tinggi saat bekerja di ketinggian.

“Dugaan sementara korban meninggal karena tersengat arus listrik tegangan tinggi dan terjatuh dari atap. Kami imbau agar proyek pembangunan memperhatikan K3 dan koordinasi dengan PLN jika bekerja dekat jaringan listrik,” ujar Kapolsek Purabaya.

Istri korban saat ini belum bisa dimintai keterangan karena masih syok dan belum sadarkan diri.

Jenazah korban telah dimakamkan di kampung halamannya di Desa Tonjong, Palabuhanratu.

(Rama)

Kandang Kambing Kosong, Ketua Bumdes Cibodas Sulit Dikonfirmasi Terkait Program Ketahanan Pangan, Ada Apa ?

Sukabumi,jurnaltipikor.com,-Ketua Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, diduga sulit dikonfirmasi terkait pengelolaan anggaran program ketahanan pangan dengan nilai ratusan juta rupiah yang bersumber dari APBN melalui Dana Desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2025.

Upaya konfirmasi dilakukan awak media jurnaltipikor.com sejak Senin (20/07/2026) melalui pesan WhatsApp dan sambungan telepon.Namun, hingga Rabu (22/07/2026) belum ada jawaban maupun klarifikasi dari yang bersangkutan. Bahkan, awak media mendatangi langsung ke kantor desa sampai ke lokasi kandang domba dan kolam ikan yang dikelola Bumdes namun ketua Bumdes tidak ada dilokasi.

Program ketahanan pangan desa TA 2025 wajib dialokasikan minimal 20% dari total pagu Dana Desa yang dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk memperkuat kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Fokus utamanya mencakup sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan diversifikasi pangan lokal.

Baca juga Badan Hukum Perumda AM TJM Akan Menjadi Perseroda, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Di Rapat DPRD

Adapun dasar hukum program ketahanan pangan desa pada Tahun Anggaran 2025 diatur melalui :

1. Keputusan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kepmendesa PDT) Nomor 3 Tahun 2025 tentang Panduan Penggunaan Dana Desa untuk Ketahanan Pangan dalam Mendukung Swasembada Pangan.

2. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Permendes PDTT) Nomor 2 Tahun 2024

3. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan

4. Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang mengatur tentang Pengelolaan Dana Desa tahun berjalan.

Hingga berita ini diturunkan, Ketua Bumdes Ciambar belum memberikan keterangan resmi.

Seyogyanya, Ketua Bumdes yang memiliki tanggungjawab dalam mengelola uang rakyat harus terbuka kepada publik sejauhmana kemanfaatan anggaran tersebut bagi kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, dilokasi kandang, awak media berbincang dengan Abah Dale, selaku pengurus domba dan ikan program ketahanan pangan mengaku hanya bertugas mengurus dan tidak mengetahui apa-apa selain mengurus.

“Abah cuma tahu waktu pertama datang ada 50 ekor kambing dan bibit ikan bawal. Kambingnya mati 5 ekor jadi yang terjual hanya 45 ekor,” ujarnya.

Baca juga Rakus di Atas Penderitaan Rakyat: Bupati Lombok Barat LAZ Disebut Kantongi Rp12,4 Miliar dari Korupsi Proyek dan Suap

Abah pun menyampaikan, bahwa kandang sudah sekitar 2 bulan ini kosong karena saat ini kandang sedang dalam masa perbaikan. Adapun untuk bibit domba yang akan diurus abah tidak mengetahui kapan akan datang.

“Sudah 2 bulan kandang kosong, saat ini sedang dalam perbaikan. Abah tidak tahu kapan domba akan datang lagi, abah disni hanya ngurus saja,” pungkasnya.

Publik berharap, Inspektorat Kabupaten Sukabumi dan DPMD ikut melakukan pengawasan yang serius agar uang rakyat yang dialokasikan untuk ketahanan pangan benar-benar tepat sasaran dan tidak menimbulkan kerugian bagi keuangan negara juga tidak menimbulkan polemik.

Media jurnaltipikor.com tetap membuka ruang hak jawab kepada seluruh pihak terkait sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

(Rama)

Badan Hukum Perumda AM TJM Akan Menjadi Perseroda, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Di Rapat DPRD

Sukabumi,jurnaltipikor.com,-Bupati Sukabumi, Drs. H. Asep Japar, M.M., sampaikan nota pengantar terkait perubahan badan hukum Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Jaya menjadi Perseroan Terbatas Air Minum Tirta Jaya Mandiri (Perseroda) dalam rapat paripurna DPRD, pada Selasa (21/07/2026).

Rapat paripurna tersebut beragendakan pengambilan keputusan dan persetujuan bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, Ketenteraman Masyarakat, dan Pelindungan Masyarakat sekaligus penyampaian nota pengantar oleh Bupati terkait perubahan badan hukum Perumda AM TJM menjadi Perseroda.

Rapat yang berlangsung di ruang sidang DPRD Kabupaten Sukabumi itu dihadiri Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, Sekretaris Daerah, H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda, anggota DPRD, kepala perangkat daerah, camat, serta tamu undangan lainnya.

Baca juga Status Cekal Febrie Adriansyah Masih Menggantung: Imigrasi Tegas, Kejaksaan Diam?

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi, H. Asep Japar menegaskan, perubahan status badan hukum Perumda Air Minum Tirta Jaya menjadi Perseroda merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola perusahaan agar lebih profesional, adaptif, dan memiliki daya saing yang lebih baik.

Menurutnya, transformasi tersebut juga membuka peluang investasi, memperkuat kapasitas bisnis perusahaan, sekaligus memastikan pelayanan air minum kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

“Pemerintah daerah menargetkan perubahan ini mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui dividen perusahaan, memperluas pengembangan usaha, meningkatkan kualitas layanan, serta mendorong pemanfaatan inovasi teknologi dalam penyediaan air minum yang lebih baik bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca juga Rakus di Atas Penderitaan Rakyat: Bupati Lombok Barat LAZ Disebut Kantongi Rp12,4 Miliar dari Korupsi Proyek dan Suap

Pada rapat yang sama, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga menyepakati Raperda tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, Ketenteraman Masyarakat, dan Pelindungan Masyarakat.

Bupati berharap, regulasi tersebut menjadi landasan hukum yang kuat dalam menciptakan kondisi daerah yang aman, tertib, dan kondusif melalui sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta partisipasi aktif masyarakat.

(Rama)

CV. Rania Berkah Farm Mendapat Pembinaan dan Pendampingan dari Disnak Kabupaten Sukabumi

Sukabumi,jurnaltipikor.com,-CV. Rania Berkah Farm yang berlokasi di Kp. Papisangan RT 04/04, Desa Caringin, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, mendapat pembinaan dan pendampingan langsung dari Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sukabumi, pada Senin (20/07/2026).

Tim dari Disnak Kabupaten Sukabumi sebanyak 7 orang terjun langsung ke kandang sapi milik CV. Rania Berkah Farm. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bidang Prasarana dan Pengembangan Usaha, Iman Susanto.

Kegiatan pembinaan meliputi pengecekan izin usaha, kesehatan ternak, manajemen kandang, pakan, sanitasi, serta pengembangan usaha peternakan sapi agar lebih produktif dan sesuai standar.

Baca juga Bupati Sukabumi Pimpin Rapat Dinas, Bahas Agenda Penting Untuk Wujudkan Sukabumi Lebih Sejahtera

Kepala Bidang Prasarana Dan Pengembangan Usaha Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Iman Susanto, mengatakan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari program Disnak untuk meningkatkan kapasitas peternak dan pelaku usaha di Kabupaten Sukabumi.

“Kami hadir untuk memberikan pembinaan dan pendampingan. Tujuannya, agar CV. Rania Berkah Farm taat terhadap aturan yang sudah ada, bisa naik kelas dan menjadi contoh bagi peternak lain,” ujar Iman Susanto.

Iman juga menyampaikan, bahwa keberadaan CV. Rania Berkah Farm sangat mendukung ketahanan pangan. Apalagi saat ini, Kabupaten Sukabumi sedang menargetkan agar investasi yang ada di Sukabumi semakin tinggi. Dimana, investasi itu merupakan salah satu pilar dalam menumbuhkan ekonomi masyarakat lokal.

“Disnak tentunya wajib melakukan pembinaan, pendampingan dan juga pelayanan agar setiap pelaku usaha bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat dan tidak mengganggu kenyamanan masyarakat disekitar,” jelasnya.

Baca juga Bupati Sukabumi Apresiasi Kemanunggalan TNI, Jembatan Garuda Suci Diresmikan

Iman pun menjelaskan, dari aspek perizinan karena ini populasinya dibawah 50 ekor maka termasuk kedalam usaha mikro.

“Level usaha itu ada 4 yaitu level kecil, mikro, menengah dan besar. Secara perizininan, level usaha mikro cukup dengan memiliki NIB, dan CV Rania Berkah Farm sudah memilikinya NIB,” bebernya.

Iman mengimbau, agar CV. Rania Berkah Farm agar segera memenuhi beberapa persyaratan dasar sebagaimana diatur dalam peraturan perundangan yang berlaku dan terus menjaga hubungan yang sudah terjalin baik dengan masyarakat disekitar.

Semetara itu, dilokasi yang sama, Pimpinan CV. Rania Berkah Farm, diwakili Bidang Hukum, Ali Saepul, menyambut baik kegiatan yang dilakukan Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Disnak Kabupaten Sukabumi. Dengan adanya pembinaan dan pendampingan ini kami jadi tahu apa saja yang harus dibenahi. Semoga, CV. Rania Berkah Farm dibawah binaan dan pendampingan Dinas Peternakan dapat semakin maju dan berkembang,” ucapnya.

Dengan adanya pembinaan dan pendampingan ini, diharapkan CV. Rania Berkah Farm dapat meningkatkan produktivitas, menjaga kesehatan ternak, dan berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan daging di wilayah Sukabumi juga mampuh untuk terus bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

(Rama)

Bupati Sukabumi Pimpin Rapat Dinas, Bahas Agenda Penting Untuk Wujudkan Sukabumi Lebih Sejahtera

Sukabumi,jurnaltipikor.com,-Bupati Sukabumi, Drs. H. Asep Japar, M.M., meluncurkan logo Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 tahun di momen rapat dinas yang dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Pendidikan, Kecamatan Cikembar, pada Senin (20/07/2026).

Berdasarkan pantauan dilikasi, logo hari Jadi Kabupaten ke-156 tersebut bertuliskan angka dengan ornamen gambar padi, gunung dan pantai. Gambar tersebut menggambarkan agrowisata dan pariwisata yang menjadi penguatan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar mengatakan, logo tersebut menggambarkan harapan Kabupaten Sukabumi ke depan. Terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui agroindustri dan pariwisata.

“Logo yang diluncurkan memiliki banyak makna luar biasa. Hal itu menggambarkan harapan ke depan untuk Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Baca juga Bupati Sukabumi Apresiasi Kemanunggalan TNI, Jembatan Garuda Suci Diresmikan

Berkaitan kegiatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi, menurutnya tetap memunculkan berbagai potensi di Kabupaten Sukabumi. Seperti produk UMKM, pariwisata, dan yang lainnya.

“Harapannya, melalui Hari Jadi Kabupaten Sukabumi dapat mengangkat potensi yang dan menyejahterakan masyarakat. Terutama pariwisata dan pertanian yang akan terus kita maksalkan,” ucapnya.

Selain peluncuran logo Hari Jadi Kabupaten Sukabumi, berbagai hal pun dibahas di dalam rapat tersebut. Baik dari sisi evaluasi maupun target yang harus dicapai atau diselesaikan.

“Berbagai hal yang harus segera diselesaikan, kami bahas dalam rapat ini,” ungkapnya.

Baca juga Siswi SMP Negeri 2 Gunungguruh Dilaporkan Hilang Usai Pamitan Akan Latihan Ekstrakulikuler Drumband

Hal tersebut diamini Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas. Bahkan Wabup lebih spesifik mendorong berbagai hal agar semua sejalan dalam mewujudkan visi Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah.

“Kami concern dalam pembenahan agar Sukabumi semakin baik di 2030 nanti. Maka dari itu, kolaborasi hingga sinergitas harus terus digalakan agar semua berjalan sesuai koridor,” bebernya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi pun berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Termasuk tarap kesehatan masyarakat.

“Target realisasi pendapatan mari kita maksimalkan. Termasuk tarap keesehatan masyarakat. Salah satunya kami mendorong SPPG agar mendapatkan pekerjanya terdaftar di BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Perangkat daerah dapat memonitornya agar semua bisa terealisasi,” pungkasnya.

(Rama)

Bupati Sukabumi Apresiasi Kemanunggalan TNI, Jembatan Garuda Suci Diresmikan

Sukabumi,jurnaltipikor.com,-Masyarakat Desa/Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi antusias atas berdirinya Jembatan Garuda Suci di wilayahnya. Pembangunan jembatan yang merupakan gagasan Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto ini, merupakan impian masyarakat Kadusunan Sukamantri dan Cikaret.

Berdasarkan data yang dihimpun, jembatan ini dibangun atas kolaborasi TNI bersama rakyat. Proses pembangunannya memakan waktu sekitar 35 hari sejak Juni lalu.

Warga Kadusunan Cikaret, Udat (72) mengatakan, kehadiran jembatan tersebut berdampak besar bagi masyarakat. Terutama dalam mobilisasi hasi pertanian, pendidikan, kesehatan, dan lainnya. Apalagi, jembatan saat ini bisa dilalui mobil.

“Alhamdulillah, sekarang jembatannya sudah bisa dilalui mobil. Sebelumnya hanya bisa dilalui motor. Benar benar terasa manfaatnya,” ujarnya saat menyaksikan Peresmian Jembatan Garuda Suci oleh Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kosasih bersama Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Senin, 20 Juli 2026.

Baca juga Buntut Dugaan Rendahkan Profesi Wartawan, Ketum IWO Indonesia Layangkan Surat Audiensi Dan Siap Temui Pengacara Kondang Hotman Paris

Menurutnya, kehadiran jembatan tersebut memangkas waktu perjalanan warga Sukamantri ke wilayah perkotaan.

“Kalau dulu, harus muter dari sini untuk ke kota, terutama mobil. Sekarang bisa melalui jembatan dengan durasi waktu yang sangat cepat,” ucapnya.

Hal senada pun disampaikan Lina. Menurutnya, jembatan ini bukan hanya bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Namun para pengendara lain pun turut merasakan, terutama di saat kondisi jalan utama sedang macet.

“Ini sering menjadi alternatif ketika ada kemacetan. Termasuk menjadi akses warga ketika berangkat bekerja. Bahkan bisa menjadi alternatif ke Kecamatan Jampangtengah,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengapresiasi TNI atas pembangunan Jembatan Garuda Suci tersebut. Hal itu mengokohkan kemanunggalan TNI.

“Jembatan yang dibangun ini sangat strategis. Bahkan urat nadi masyarakat dari sisi perekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lainnya. Kami sangat menyambut baik,” tegasnya.

Baca juga Jurnalis Peliput Galian PJT II Cikampek Diteror Orang Tak Dikenal

Selain itu, kehadiran Jembatan Garuda Suci ini pun sebagai bukti nyata kepedulian Presiden RI Prabowo Subianto kepada rakyat. Hal itu termasuk berbagai program prioritas lainnya, seperti Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga sekolah rakyat.

“Banyak program pak Prabowo yang benar-benar menyetuh hingga masyarakat desa. KDKMP pun sudah ada beberapa yang beroperasi di Sukabumi. Jika KDKMP dan SPPG terwujud sepenuh, Insya Allah perekonomian di desa akan semakin baik. Maka dari itu, saya mendukung penuh seluruh program pak presiden,” tegasnya.

Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kosasih pun menegaskan Jembatan Garuda merupakan program presiden yang berorientasi untuk kepentingan masyarakat. Dirinya berharap, program tersebut bermanfaat bagi masyarakat.

“Semoga dengan jembatan ini, dapat meningkatkan berbagai hal bagi masyarakat sekitar. Baik kepedulian sosial, perekonomian, dan silaturahmi antar dusun bisa semakin lancar,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, diserahkan berbagai bantuan bagi masyarakat.

(Rama)

Media Portalmiliter.com Gelar Anniversary Ke-8, Heriyadi: “Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim”

Sukabumi, jurnaltipikor.com,-Media online Portalmiliter.com merayakan Hari Ulang Tahun ke-8 dengan menggelar kegiatan sosial. Acara anniversary digelar di Kantor Portalmiliter.com, Jumat (17/07/2026).

Mengusung tema “Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim”, kegiatan ini diisi dengan santunan, doa bersama, dan ramah tamah bersama puluhan anak yatim dari wilayah sekitar kantor.

Pemimpin Redaksi Portalmiliter.com, Heriyadi, mengatakan usia ke-8 menjadi momentum untuk terus menguatkan peran media, tidak hanya dalam menyajikan informasi tetapi juga kepedulian sosial.

“Di usia ke-8 ini kami ingin berbagi kebahagiaan bersama anak yatim. Ini bentuk syukur kami karena selama 8 tahun Portalmiliter.com masih dipercaya pembaca. Semoga berkah ini kembali lagi ke kami dalam bentuk semangat berkarya,” ujar Heriyadi.

Baca juga DPRD Kota Bandung Gerakkan “Kebangkitan” Bank Bandung: Dari Regulasi Baru hingga Kepercayaan Publik

Dalam acara tersebut, tim Portalmiliter.com menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim. Suasana berlangsung hangat dan penuh kebahagiaan.

Heriyadi juga menyampaikan apresiasi kepada pembaca, mitra baik dari kalangan pemerintah, anggota dewan, swasta, dan seluruh jajaran redaksi yang telah mendukung eksistensi Portalmiliter.com selama ini.

“Terima kasih kepada semua pihak. Ke depan kami berkomitmen menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan bermanfaat untuk masyarakat,” tambahnya.

Acara ditutup dengan pemotongan kue dan foto bersama anak yatim serta tamu undangan.

(Rama)

Kang Buroy Resmi Nahkodai DPK KNPI Cibadak Priode 2026-2029

Sukabumi,jurnaltipikor.com,-Tongkat estafet kepemimpinan pemuda di Kecamatan Cibadak resmi berganti. Royan Aries yang akrab disapa Buroy terpilih dan dipercaya menahkodai Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI Kecamatan Cibadak untuk periode 2026–2029 dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) yang digelar di Aula Kecamatan Cibadak, pada Sabtu (18/07/2026).

Terpilihnya Buroy menjadi harapan baru bagi kalangan pemuda di Kecamatan Cibadak. Sosok yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kepemudaan ini dinilai mampu membawa KNPI menjadi organisasi yang lebih progresif, responsif, dan hadir di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Buroy mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan, kepengurusan KNPI ke depan harus menjadi rumah besar bagi seluruh elemen pemuda tanpa sekat.

“KNPI bukan milik segelintir orang, tetapi milik seluruh pemuda Cibadak. Mari kita jadikan organisasi ini sebagai wadah untuk berkarya, berkolaborasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Buroy.

Baca juga “Nol Rupiah dari Tan Kian”: Hotman Paris Gempur Dakwaan Suap Rp50 Miliar, Tanya Balik Logika Hukum Kejagung

Ia juga menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan pemerintah, TNI-Polri, organisasi kepemudaan, hingga komunitas sosial dalam menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari pengangguran, kenakalan remaja, hingga persoalan sosial lainnya.

Sementara itu, Camat Cibadak Mulyadi berharap kepengurusan baru KNPI mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah. Menurutnya, peran pemuda sangat penting dalam menjaga kondusivitas dan mempercepat pembangunan di tingkat kecamatan.

“Pengurus KNPI yang baru harus cepat tanggap terhadap persoalan sosial dan mampu menjadi motor penggerak perubahan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Muscam KNPI Kecamatan Cibadak turut dihadiri unsur Forkopimcam, Sekretaris Kecamatan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta jajaran pengurus KNPI Kabupaten Sukabumi. Kegiatan berlangsung penuh semangat dan menjadi momentum konsolidasi pemuda menuju Cibadak yang lebih maju.

(Rama)

Abah Anton Charliyan Nyatakan Dukungan Penuh kepada Kapolda Jabar Irjen Pol. Pipit Rismanto, Ajak Masyarakat Sukseskan Program “Jaga Rawat Jabar Istimewa”

Bandung, jurnaltipikor.com – Ketua Majelis Adat Sunda (MASDA) Jawa Barat, Irjen Pol. (Purn.) Dr. H. Anton Charliyan, menyatakan dukungan penuh kepada Kapolda Jawa Barat yang baru, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.H., M.H., dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, dan pelayanan kepolisian yang semakin profesional melalui program unggulan “Jaga Rawat Jabar Istimewa.”

Pernyataan tersebut disampaikan Abah Anton saat mendampingi Kapolda Jabar pada Apel Besar Bhabinkamtibmas sekaligus perkenalan perdana Irjen Pol. Pipit Rismanto dengan berbagai elemen masyarakat Jawa Barat yang berlangsung di Markas Polda Jawa Barat, Bandung, Jumat (17/7/2026).

Dalam arahannya, Kapolda Jabar menegaskan bahwa penguatan peran Bhabinkamtibmas menjadi salah satu prioritas utama sebagai ujung tombak pelayanan Polri yang hadir langsung di tengah masyarakat.

Baca juga BPKP Soroti Keras Wacana Reaktivasi SPP SMA/SMK Negeri di Jawa Barat: Jangan Bebani Rakyat di Tengah Komitmen Pendidikan Gratis

Menurut Irjen Pol. Pipit Rismanto, Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia yang memiliki dinamika sosial, ekonomi, dan budaya yang sangat tinggi. Selain menjadi daerah penyangga ibu kota, Jawa Barat juga dikenal sebagai pusat pendidikan, kawasan industri, investasi, pariwisata, serta destinasi kuliner nasional.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Kapolda Jabar memperkenalkan visi kepemimpinannya melalui 9 Commander Wish yang didukung oleh empat prinsip kerja, yaitu Adaptif, Responsif, Kolaboratif, dan Solutif, sebagai pedoman seluruh jajaran Polda Jawa Barat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu, Irjen Pol. Pipit Rismanto yang merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 1994 dan sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Barat juga memohon dukungan dari seluruh elemen masyarakat Jawa Barat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh politik, TNI, pemerintah daerah, akademisi, hingga seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah.

Menanggapi hal tersebut, Abah Anton Charliyan yang juga pernah menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat periode 2016–2017 menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Kapolda Jabar yang baru.

«”Jangankan diminta, tanpa diminta pun sebagai purnawirawan Polri saya akan selalu all out mendukung dan mengawal seluruh program Kepolisian Daerah Jawa Barat. Saya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program Kapolda Jabar bertajuk ‘Bersama Jaga Rawat Jabar Istimewa’,” ujar Abah Anton.»

Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, akademisi, dan seluruh lapisan masyarakat merupakan kunci dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Jawa Barat.

Baca juga BPKP Soroti Pembongkaran PKL di Kota Bandung: Penegakan Aturan Jangan Sampai Mengorbankan Hak Rakyat Kecil

Dalam kesempatan tersebut, Abah Anton turut menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada Irjen Pol. Pipit Rismanto beserta keluarga.

“Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan dalam menjalankan amanah, dicintai oleh seluruh anggota Polri dan masyarakat, serta sukses memimpin Polda Jawa Barat menuju institusi yang semakin Presisi dan semakin dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan Apel Besar Bhabinkamtibmas dan perkenalan Kapolda Jabar turut dihadiri Rektor Universitas Langlangbuana (UNLA) Irjen Pol. (Purn.) Dr. Kamil Rajak, S.H., M.H., Ketua MUI Jawa Barat, Ketua PWNU Jawa Barat, Ketua KBPP Polri Mugi Sujana, Ketua BUJP Jawa Barat Rudi, Ketua Senkom Mitra Polri Tito, Wakapolda Jawa Barat, para Pejabat Utama Polda Jabar, para Direktur, Kepala Biro, Kapolres, Kapolresta, serta seluruh Bhabinkamtibmas se-Jawa Barat.

Acara berlangsung dengan penuh keakraban dan semangat kebersamaan sebagai momentum memperkuat sinergi antara Polri dan seluruh komponen masyarakat dalam mendukung terwujudnya Jawa Barat yang aman, tertib, dan kondusif melalui semangat “Bersama Jaga Rawat Jabar Istimewa.”

(Dian)

Chandra Wijaya Kusuma Siap Maju Calon Anggota BPD Desa Kutakarya, Usung Visi Transparansi dan Pemberdayaan Pemuda

KARAWANG, Jurnaltipikor.com – Chandra Wijaya Kusuma secara resmi menyatakan kesiapannya untuk mengikuti kontestasi pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Kutakarya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang. Ia akan maju mewakili warga Dusun Kedungmundu 04, RT 012A/RW 012.

Langkah Chandra ini dinilai sebagai bentuk partisipasi aktif generasi muda dalam memperkuat fungsi BPD sebagai lembaga penyalur aspirasi rakyat sekaligus pengawas jalannya pemerintahan desa. Chandra merupakan putra dari Heri Pramika, Ketua Jurnalis Karawang Bersatu, yang memberikan dukungan penuh atas keputusan anaknya terjun ke dunia politik tingkat desa.

“Alhamdulillah, saya mendapat doa serta dukungan penuh dari kedua orang tua. Bismillahirrahmanirrahim, semoga dengan restu mereka, jalan menuju kursi BPD dimudahkan oleh Allah SWT. Melalui momen ini, saya ingin berkontribusi membangun Desa Kutakarya melalui gagasan segar dan kerja nyata,” ujar Chandra, Senin (13/7/2026).

Baca juga BPKP Soroti Keras Wacana Reaktivasi SPP SMA/SMK Negeri di Jawa Barat: Jangan Bebani Rakyat di Tengah Komitmen Pendidikan Gratis

Ia menekankan bahwa aspirasi warga, khususnya dari kalangan generasi muda, harus mendapatkan ruang yang lebih luas dan didengar dalam setiap proses pembangunan desa.

Komitmen pada Transparansi dan Lingkungan

Jika diberi amanah oleh masyarakat, Chandra berkomitmen untuk menjalankan tugasnya dengan prinsip keterbukaan. Ia berjanji akan menjaga komunikasi yang intensif dengan warga dan mendukung pembangunan yang tidak hanya berpihak pada kepentingan masyarakat, tetapi juga memperhatikan kelestarian lingkungan.

Sebagai bagian dari platform pencalonannya, Chandra mengusung visi utama mewujudkan pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan berkeadilan. Untuk merealisasikan visi tersebut, ia menawarkan beberapa misi strategis, antara lain:

 

  1. Transparansi Anggaran: Mendorong publikasi anggaran desa secara terbuka agar penggunaan dana dapat dipantau langsung oleh masyarakat.
  2. Penguatan Pengawasan: Memperkuat fungsi pengawasan BPD terhadap program kerja pemerintah desa agar berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran.
  3. Pemerataan Pembangunan: Memastikan pembangunan infrastruktur dan fasilitas desa merata di seluruh wilayah, termasuk di dusun-dusun terpencil.
  4.  Pemberdayaan Masyarakat: Memprioritaskan program kepemudaan, penguatan ekonomi warga, serta pemberdayaan peran perempuan dalam pembangunan desa.

Chandra berharap masyarakat dapat menilai setiap calon anggota BPD berdasarkan integritas, kapasitas, dan komitmen nyata terhadap kemajuan desa. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memastikan tahapan pemilihan BPD dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku, guna menghasilkan wakil rakyat yang benar-benar amanah dan bertanggung jawab.

(Red)