Camat Muara Sahung Memimpin Gotong Royong Tebas Bayang Jalan Lintas Muara Sahung – Luas Bersama Pemerintahan Desa Dan Masyarakat.

Kaur, Bengkulu, JURNAL TIPIKOR – Dalam rangka mendukung program pemerintah kabupaten Kaur dan Provinsi Bengkulu, untuk meningkatkan akses jalan lintas. Camat Muara Sahung, Ahmad Gusran,S.Sos, bersama seluruh Kades, BPD, Anggota Polsek, Babinsah dan Masyarakat, secara sukarela melaksanakan kegiatan tebas bayang di jalan Lintas Provinsi jalan lintas Muara Saung – Luas, kabupaten Kaur, Senin,(13/07/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai respons terhadap kondisi jalan yang semakin semak oleh rumput tinggi di sisi kanan di pinggir jalan, yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas sehari-hari.

Camat Muara Sahung, Ahmad Gusran, S. Sos, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah Kecamatan dengan pemerintahan desa.

“kami selaku perpanjangan tangan pemerintah kabupaten Kaur dan Propinsi Bengkulu melakukan tebas bayang di jalan lintas Muara Saung – Luas, semua ini kami lakukan karena di pinggir jalan telah semak, sehingga kami berinisiatif melakukan swadaya untuk membersihkannya,” ungkapnya.

Baca juga Touring IKA SMAK BPPK Bandung 2026 Perkuat Silaturahmi Alumni Lewat Semangat “Ride Together, Share & Care”

Ia menambahkan, dengan harapan kepada pemerintah Provinsi agar dapat memperhatikan dan memberikan penanganan lebih lanjut berupa pemeliharaan rutin di jalan lintas Muara Sahung-Luas, semua ini membantu meringankan beban pemerintah Provinsi, sehingga kami berinisiatif memberikan dukungan untuk menjaga agar akses jalan tetap aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintas,” Tutup Camat Muara Sahung, Ahmad Gusran,S.Sos.

kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat. Masyarakat terlihat berkolaborasi, saling membantu satu sama lain dalam membersihkan jalan. Kegiatan ini juga menjadi momen penting bagi warga untuk berinteraksi dan bersosialisasi, mempererat tali persaudaraan di antara mereka.

Kegiatan tebas bayang ini diharapkan dapat menjadi langkah awal kerjasama yang lebih baik antara pemerintah kecamatan dan pemerintah desa, serta melibatkan masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan kualitas infrastruktur yang ada. Dengan begitu, diharapkan program-program pembangunan di Kecamatan Muara Sahung dapat berjalan dengan lebih baik.

(Jusri)

Sumur Minyak Tradisional di Aceh Timur Terbakar, Bupati Iskandar: Belum Ada Korban Jiwa, Api Mulai Terkendali

ACEH TIMUR, JURNAL TIPIKOR– Kebakaran hebat melanda sumur minyak tradisional di Dusun Utama, Gampong Lhok Leumak, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur, pada Minggu (5/7) siang. Meski sempat memicu kekhawatiran warga, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, memastikan hingga malam hari belum ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut.

“Berdasarkan laporan Camat Darul Ihsan, sampai saat ini belum ada informasi korban jiwa dalam kebakaran sumur minyak yang dikelola masyarakat secara tradisional,” tegas Iskandar saat dikonfirmasi dari Banda Aceh, Minggu malam.

Insiden bermula sekitar pukul 13.30 WIB, ketika sumur minyak galian warga tiba-tiba terbakar. Api yang awalnya mengamuk sempat melebar ke lahan milik warga sekitar, menciptakan ketegangan di wilayah tersebut. Namun, berkat respons cepat tim gabungan, situasi kini berangsur membaik.

Baca juga Silaturahmi Rutinan Bulanan Ke-60 FKP-TNI Sukabumi Berjalan Khidmat

Iskandar mengungkapkan bahwa tiga unit truk pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Timur, bersama tim teknis dari perusahaan migas Medco, telah dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.

“Pihak kecamatan berkoordinasi dengan Polsek dan Koramil setempat melakukan penanganan awal. Pihak kepolisian juga memasang garis pembatas agar masyarakat tidak memasuki areal kebakaran demi keselamatan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, kobaran api dilaporkan sudah menyusut signifikan dan hanya terpusat di area lubang sumur. Personel Polres Aceh Timur tetap berjaga di lokasi untuk mengamankan area dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami terus memantau perkembangan kejadian tersebut. Kondisinya sudah lebih terkendali dibandingkan beberapa jam sebelumnya,” tambah Iskandar.

Pemerintah daerah mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan mematuhi arahan petugas keamanan serta tidak mendekati lokasi kejadian sebelum dinyatakan aman sepenuhnya. Investigasi lebih lanjut mengenai penyebab pasti terbakarnya sumur tradisional tersebut masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.

Sumber : Antara

Editor : Azi

Berbekal Pengalaman Kang Waghe Daftar Menjadi Bakal Calon Anggota BPD Desa Gembongan Periode 2026-2034.

Karawang, Jurnaltipikor.com – Kontestasi pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Gembongan Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang mulai menghangat. Salah satu tokoh masyarakat sekaligus tokoh pemuda yang turut ambil bagian adalah Edi Riyanto, yang akrab disapa Kang Waghe.

Ia secara resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon anggota BPD pada Jumat, 3 Juli 2026.

Pendaftaran tersebut dilakukan di sekretariat panitia pemilihan BPD Desa Gembongan. Dengan penuh keyakinan, Waghe menyatakan kesiapannya untuk mengabdikan diri kembali kepada masyarakat dan berkontribusi aktif dalam penyelenggaraan pemerintahan desa bersama pemerintah desa dan unsur lembaga desa lainnya.

Kepercayaan diri Wage bukan tanpa alasan,ia memiliki pengalaman panjang dalam pemerintahan desa, di antaranya pernah menjabat sebagai kepala dusun dan Ketua BPD Desa Gembongan.

Baca juga

Darah Lima Nyawa Tak Terbayar 20 Tahun: Hakim Hancurkan Argumen Terdakwa Pembantai Keluarga Indramayu dengan Vonis Seumur Hidup

Pengalaman tersebut, menurutnya menjadi bekal berharga untuk memahami secara langsung persoalan, kebutuhan, serta aspirasi masyarakat di tingkat bawah.

“Pengalaman saya sebagai aparat desa dan BPD membuat saya cukup memahami kondisi sosial masyarakat, dinamika pemerintahan desa, serta pentingnya komunikasi antara warga dan pemerintah desa,” ujar Waghe usai melakukan pendaftaran.

Lebih lanjut, Waghe menegaskan bahwa apabila dirinya dipercaya dan terpilih menjadi anggota BPD, ia berkomitmen penuh untuk menjalankan tugas dan fungsi BPD sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.

Salah satu fokus utamanya adalah menyalurkan aspirasi masyarakat, mengawal kebijakan desa, serta menjaga sinergitas antara BPD dan Pemerintah Desa.

Menurutnya, BPD memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara warga dan Pemerintah Desa.

Oleh karena itu, ia bertekad untuk selalu hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung keluhan maupun usulan warga, serta memperjuangkannya melalui mekanisme yang ada di Pemerintahan Desa.Ia juga sering membantu Pemerintahan Desa dalam hal pengajuan pembangunan baik dari aspirasi anggota dewan maupun program dari Pemerintahan Daerah Kabupaten Karawang,demi terwujudnya Desa yang lebih maju.

“BPD bukan sekadar lembaga formal, tetapi wakil masyarakat di pemerintahan desa. Saya ingin benar-benar menjadi penyambung lidah warga, agar setiap aspirasi dapat tersampaikan dan ditindaklanjuti,” tegasnya.

Baca juga  “Penjaga Pintu Negara” Dijual seharga Rp78,81 Miliar: Tiga Eks-Petinggi Bea Cukai Didakwa Buka Jalan Impor Barang Tiruan

Selain itu, Waghe juga menekankan pentingnya transparansi, musyawarah, dan kebersamaan dalam membangun desa. Ia berharap keberadaan BPD dapat semakin memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Di akhir pernyataannya, Waghe memohon doa serta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat Kecamatan Banyusari, khususnya warga Desa Gembongan.

Ia berharap cita-citanya untuk mengabdi sebagai anggota BPD dapat terwujud, sehingga dirinya dapat mewakili dan memperjuangkan kepentingan warga di lingkungan Pemerintahan Desa.

“Mohon doa dan dukungan dari masyarakat. Mudah-mudahan niat baik ini mendapat ridho dan saya bisa amanah jika dipercaya menjadi anggota BPD,” pungkasnya.”Irw”

(Red)

Wujudkan Desa Aktif dan Sehat, Pemerintah Desa Muara Sahung Resmikan Pembangunan Lapangan Bola Voli Berstandar Modern

MUARA SAHUNG, JURNAL TIPIKOR – Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui sarana olahraga yang memadai, Pemerintah Desa Muara Sahung secara resmi memulai pembangunan lapangan bola voli baru. Inisiatif strategis ini merupakan realisasi konkret dari Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026, yang diprioritaskan untuk kesejahteraan fisik dan sosial warga.

Pembangunan fasilitas olahraga ini sepenuhnya didanai oleh Dana Desa dengan total alokasi anggaran sebesar Rp70.508.000,-. Proyek ini menandai komitmen kuat pemerintah desa dalam menyediakan ruang publik yang tidak hanya fungsional, tetapi juga menjadi pusat interaksi sosial bagi generasi muda maupun seluruh lapisan masyarakat Muara Sahung.

Kepala Desa Muara Sahung, Bapak Gunawan, menegaskan bahwa keberadaan lapangan bola voli ini bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi kesehatan dan kekompakan warga.

“Olahraga adalah tulang punggung kesehatan masyarakat. Dengan adanya lapangan ini, kami berharap semangat gotong royong dan sportivitas semakin tumbuh subur di tengah-tengah warga Muara Sahung. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam mewujudkan desa yang aktif, sehat, dan berdaya,” ujar Kades Gunawan saat meninjau lokasi proyek.

Baca juga Bukan Sekadar Bebas, Tapi Pulih: Kejagung Terobos Stigma dengan Hentikan Penuntutan Dua Kasus di Maluku Lewat Keadilan Restoratif

Secara teknis, pembangunan tahap pertama ini berlokasi di Jalan Gang Gelombang Indah dengan Lahan persiapan seluas 213 M . Lapangan dirancang dengan spesifikasi kokoh untuk menjamin kenyamanan dan keamanan pengguna, dengan detail konstruksi sebagai berikut:

  • Panjang: 22 Meter
  • Ketebalan Lantai: 0,15 Meter (15 cm)
  • Material: Beton berkualitas tinggi untuk daya tahan jangka panjang.

Proyek ini diharapkan dapat segera diselesaikan sesuai target waktu, sehingga masyarakat dapat segera memanfaatkan fasilitas tersebut untuk kegiatan latihan rutin, turnamen antar-dusun, hingga acara kebugaran bersama. Kehadiran lapangan bola voli ini diharapkan menjadi ikon baru Desa Muara Sahung dalam mendorong gaya hidup sehat dan dinamis di tahun 2026.

Pemerintah Desa Muara Sahung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga dan merawat fasilitas ini agar dapat bermanfaat secara berkelanjutan bagi generasi sekarang dan mendatang.

Tentang Desa Muara Sahung:
Desa Muara Sahung berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pembangunan infrastruktur dasar dan pemberdayaan masyarakat, dengan transparansi pengelolaan Dana Desa sebagai prioritas utama demi kemajuan desa yang mandiri dan sejahtera.

(Jusri)

RUTAN MANNA GELAR LOMBA AZAN DAN MENGAJI DALAM RANGKA PERINGATAN TAHUN BARU ISLAM 1448 H

BENGKULU SELATAN, JURNAL TIPIKOR– Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah atau bertepatan dengan tahun 2026 Masehi, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Manna menggelar kegiatan lomba Azan dan Mengaji bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan pada Rabu (24/06/2026) di Masjid At-Taubah Rutan Kelas IIB Manna.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hanibal, S.Sos., M.Si., pukul 09.00 WIB. Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Medi Ihwandi, S.E., Plh. Kasubsi Yantah Yoki Ismanto, S.H., Petugas Pembina Kerohanian Bima Aditya, S.Sy., serta pengurus DKM Masjid At-Taubah Rutan Kelas IIB Manna dan seluruh WBP.

Dalam sambutannya, Kepala Rutan Hanibal menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi biasa, melainkan bagian integral dari program pembinaan kepribadian. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta kecintaan para WBP terhadap Al-Qur’an.

“Kepada para WBP, saya berpesan agar menjadikan masa pembinaan ini sebagai kesempatan emas untuk memperbaiki diri. Ini adalah momen untuk menambah ilmu, memperkuat iman, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Jadikan kegiatan ini sebagai sarana untuk menumbuhkan karakter yang religius, disiplin, dan berakhlak mulia,” tegas Hanibal.

Baca juga Pemerintah Kabupaten Kuningan Raih WTP dari BPK RI, Wujud Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan

Hanibal juga menekankan bahwa menang atau kalah bukanlah tujuan utama dari kegiatan ini. Hal yang paling substansial adalah semangat belajar, upaya memperbaiki bacaan Al-Qur’an, serta peningkatan kualitas ibadah kepada Allah SWT.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi dan laporan ketua panitia yang disampaikan oleh Bima Aditya, S.Sy. Setelah pembacaan doa bersama, perlombaan azan dan mengaji dilaksanakan secara bergiliran oleh para peserta WBP dengan penuh antusias dan suasana yang khusyuk.

Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan suasana lingkungan Rutan Kelas IIB Manna yang lebih religius dan kondusif. Hingga akhir acara, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

(Jusri)

 

Camat Luas Menyampaikan Ucapan Selamat Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah.

Kaur, Bengkulu, JURNAL TIPIKOR – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Camat Luas, Rina Aryani,S.Sos, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Kecamatan Luas, Kabupaten Kaur dan umat Islam pada umumnya, Senin,(15/06/2026).

Momentum pergantian tahun Hijriah menjadi saat yang tepat untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan, serta meningkatkan semangat dalam berbuat kebaikan demi kehidupan yang lebih bermakna di masa depan.

Camat Luas, Rina Aryani,S.Sos, berharap Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat membawa keberkahan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat.

“Saya atas nama pribadi dan segenap jajaran kecamatan Luas, mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, keberkahan, kesehatan, dan keselamatan kepada kita semua. Semoga segala hajat dan cita-cita baik yang kita harapkan dapat dikabulkan oleh Allah SWT, baik untuk kehidupan di dunia maupun sebagai bekal menuju kebahagiaan di akhirat,” Ungkapnya.

Baca juga Nilai Tinggi Dan Segudang Prestasi Tingkat Nasional Seolah Tidak Berarti, Tangis Siswi Berprestasi Pecah Gagal Masuk SMAN 1 Cigombong Jalur Non Akademik

Ia berharap seluruh masyarakat kecamatan Luas, untuk menjadikan Tahun Baru Hijriah sebagai momentum mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam membangun Kecamatan Luas, harmonis, dan sejahtera.

“Semoga masyarakat Luas, dalam Tahun Baru Islam ini. Dapat mengisikan berbagai kegiatan yang positif, memperbanyak ibadah, serta menumbuhkan semangat gotong royong demi kemajuan bersama.

Jusri

Warga RT 16/RW 04 Desa Sodong Basari Peringati Malam 1 Syuro 1448 H dengan Khidmat dan Swadaya Masyarakat

Sodong Basari, JURNAL TIPIKOR– Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, warga Rukun Tetangga (RT) 16 Rukun Warga (RW) 04 Desa Sodong Basari menggelar peringatan Malam 1 Syuro. Acara yang berlangsung pada Senin malam (15/6/2026) ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat setempat serta tokoh agama desa.

Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga 21.00 WIB tersebut diisi dengan rangkaian acara keagamaan yang kental nuansa spiritualnya. Acara dibuka secara resmi, dilanjutkan dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan Sholawat Nabi yang membangkitkan suasana khidmat. Rangkaian inti acara meliputi pembacaan Tahlil untuk mendoakan arwah para leluhur dan orang-orang terdahulu, serta sambutan-sambutan dari perwakilan warga. Puncak acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh tokoh masyarakat dan agama Desa Sodong Basari, Bapak Ustad Abdul Rohim.

Salah satu poin penting dalam peringatan tahun ini adalah semangat gotong royong dan kemandirian warga. Seluruh biaya penyelenggaraan acara dibebankan sepenuhnya melalui swadaya masyarakat, tanpa mengandalkan dana dari pihak eksternal. Hal ini menunjukkan tingginya kesadaran dan partisipasi aktif warga RT 16/RW 04 dalam menjaga tradisi keagamaan di lingkungan mereka.

Baca juga REVOLUSI KEADILAN: UU No. 3/2026 Hancurkan Tembok Ketakutan, LPSK Kini Punya Taring Baru Lindungi Setiap Nyawa yang Terancam

Meskipun pada malam sebelumnya terjadi hujan gerimis yang sempat menjadi kekhawatiran bagi panitia dan warga, namun pada malam pelaksanaan acara, cuaca beruntung bersahabat. Tidak ada hujan yang turun selama kegiatan berlangsung, sehingga prosesi peringatan dapat berjalan dengan sangat lancar dan tertib hingga akhir acara.

Hadirnya Bapak Ustad Abdul Rohim sebagai pembimbing doa memberikan makna tersendiri bagi warga, sekaligus mempererat silaturahmi antara tokoh agama dan masyarakat desa. Peringatan Malam 1 Syuro ini diharapkan tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi juga momentum untuk introspeksi diri dan memperkuat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat Desa Sodong Basari.

(Eka)

Tentang Desa Sodong Basari:
Desa Sodong Basari merupakan salah satu desa yang aktif dalam menjaga tradisi keagamaan dan kemasyarakatan. Kegiatan-kegiatan seperti peringatan hari besar Islam sering dilaksanakan dengan melibatkan partisipasi penuh dari warga setempat.

 

Meriah dan Haru, Rumah Tahfidz Avie Cenna Duri Gelar Wisuda Tahfidz Juz 30 dan Pentas Seni TK Islam Madinah Al-Munawarah

BHATIN SOLAPAN, JURNAL TIPIKOR – Suasana haru bercampur bangga menyelimuti Aula Desa Buluh Manis, Kecamatan Bhatin Solapan, pada Senin (15/6/2026). Rumah Tahfidz Avie Cenna Duri bersama TK Islam Madinah Al-Munawarah sukses menggelar acara penyematan penghargaan Tahfidz Quran Juz 30 bagi siswa kelas VI serta pentas seni akhir tahun bagi siswa TK.

Acara yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Ibu Asni, S.Pd., ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan Camat Bhatin Solapan, Pj. Kepala Desa Buluh Manis, tokoh agama, tokoh masyarakat, anggota BPD, tenaga pendidik, serta para wali murid.

Prosesi Wisuda yang Mengharukan

Acara dibuka dengan prosesi wisuda tahfidz yang diikuti oleh tiga siswa kelas VI yang telah berhasil lulus ujian hafalan Al-Qur’an. Para wisudawan ini dikategorikan berdasarkan capaian hafalan mereka, mulai dari 1 juz, 2 juz, hingga 3 juz.

Momen paling menyentuh terjadi saat pemberian mahkota kepada orang tua siswa sebagai simbol penghormatan atas peran mereka dalam mendukung pendidikan agama anak-anak. Setiap siswa menerima sertifikat penghargaan tahfidz yang diserahkan langsung oleh Ibu Asni, S.Pd.

Dalam sambutannya, Ibu Asni mengajak para siswa dan orang tua untuk memiliki mimpi besar. “Mari kita tanamkan impian tinggi pada anak-anak kita, agar kelak mereka dapat menjadi generasi yang berkontribusi nyata bagi umat,” ujarnya.

Baca juga REVOLUSI KEADILAN: UU No. 3/2026 Hancurkan Tembok Ketakutan, LPSK Kini Punya Taring Baru Lindungi Setiap Nyawa yang Terancam

Apresiasi Pemerintah Desa

Pj. Kepala Desa Buluh Manis, Samsul, memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras siswa-siswi serta dedikasi para guru yang konsisten memberikan pendidikan terbaik. Dalam sesi dialognya, Bapak Samsul secara langsung menyapa para orang tua dan meminta testimoni mengenai pengalaman mereka terhadap sekolah.

“Sapaan hangat dan keterbukaan Bapak Samsul membuat para wali murid merasa lebih dekat dan dihargai oleh pemerintah desa,” ungkap salah satu peserta acara.

Pentas Seni Kreasi Siswa TK

Usai sesi wisuda, acara dilanjutkan dengan pentas seni akhir tahun yang menampilkan 35 siswa-siswi TK Islam Madinah Al-Munawarah. Anak-anak mempersembahkan berbagai talenta terbaik mereka, hasil binaan ekstrakurikuler sekolah, meliputi lagu religi, permainan perkusi dan ansambel, pembacaan puisi, serta tarian. Penampilan penuh semangat ini berhasil menghibur seluruh hadirin dan menunjukkan potensi dini para siswa.

Baca juga “Anomali Sejarah”: Haris Rusly Bongkar Wajah Asli Gerakan Anti-APBN Rakyat, Dituding Agen Neoliberal yang Ingkar Semangat 1945

Dukungan Penuh Tokoh Masyarakat

Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan Camat Bhatin Solapan, Bapak Jumidar, yang mewakili Camat. Kehadiran jajaran staf Desa Buluh Manis, tokoh agama, dan tokoh masyarakat menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan pendidikan karakter dan agama di wilayah tersebut.

Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata dari para wali murid kepada tenaga pendidik Rumah Tahfidz Avie Cenna Duri dan TK Islam Madinah Al-Munawarah. Langkah ini merupakan bentuk rasa terima kasih atas kesabaran dan ketekunan para guru dalam mendidik putra-putri mereka.

“Terima kasih kepada para guru yang sudah bersusah payah mendidik anak-anak kami,” imbuh perwakilan wali murid, Irwansyah Siregar, yang juga mendokumentasikan kegiatan tersebut.

Dengan terlaksananya acara ini, diharapkan semakin banyak generasi muda di Bhatin Solapan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam hafalan Al-Qur’an dan berakhlak mulia.

Tentang Rumah Tahfidz Avie Cenna Duri & TK Islam Madinah Al-Munawarah:
Lembaga pendidikan yang berkomitmen mencetak generasi Qur’ani melalui program tahfidz intensif dan pendidikan usia dini berbasis Islam, berlokasi di Desa Buluh Manis, Kecamatan Bhatin Solapan.

(Irwansyah)

 

Jalan Provinsi Menuju Kecamatan Muara Sahung Rusak Parah Dan Menyempit, Butuh Perhatian Pemerintah Provinsi.

Kaur, Bengkulu, JURNAL TIPIKOR – Jalan Provinsi yang menghubungkan beberapa Kecamatan menuju Kecamatan Muara Sahung dan Kabupaten tetangga Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan mengalami kerusakan parah di beberapa titik, pasalnya sudah beberapa tahun terakhir seolah didiamkan tanpa adanya perbaikkan.

Kerusakkan jalan ini sangat dirasakan oleh masyarakat dan pengendara yang melintas, sehingga harus ekstra hati – hati, terutama saat musim hujan jalanan yang rusak tergenang air membuat lubang dalam tertutup air sehingga kendaraan motor yang berpapasan dengan kendaraan roda empat harus lebih hati – hati lagi.

Warga setempat sering kali berupaya memperbaikinya sesekali menimbun menggunakan matrial krokos, namun timbunan tersebut hanya bertahan sebentar karena matrial hanyut terbawa air saat musim hujan, saat ini kondisi jalan yang semakin rusak parah serta tidak ada tebas bayang membuat semak yang masuk ke bahu jalan menjadi sorotan masyarakat dan beberapa media lokal.

Baca juga  “Audit Bukan Ladang Cuan”: KPK Bongkar Skandal Suap Rp1,6 Miliar Bupati Muara Enim untuk “Membeli” Hasil Audit BPK

Seperti yang disampaikan Jusri Kaperwil salah satu media Pada Kamis 11/6/2026, ia menyampaikan kondisi jalan yang rusak parah di beberapa titik hingga saat ini belum ada perhatian dari Pemerintah Provinsi Bengkulu terkait peningkatan dan perbaikkan jalan tersebut pungkas Jusri.

Diketahui akses jalan provinsi saat ini sebagian dibeberapa titik banyak yang sudah rusak parah membuat jalan semakin menyempit akibat tidak ada tebas bayang, diperkirakan kerusakkan ruas jalan keseluruhannya mencapai satu kilometer lebih, keadaan ini membuat rute jalan yang harus dilewati masyarakat untuk menuju tempat kerja diluar Kecamatan Muara Sahung memakan waktu mengalami keterlambatan lebih lama untuk sampai ketempat tujuan.

Jusri dan beberapa orang pengguna jalan yang melintas ditemui oleh awak media mengatakan masyarakat sudah lama menantikan perbaikkan jalan yang rusak tersebut pernah melalu laporan juga pemberitaan lewat media sosial namun sampai hari ini belum terdengar akan adanya perbaikkan jalan ini dari Pemerintah Provinsi melalui Instansi terkait PUPR Provinsi.

Baca juga KPK Sita Rp200 Juta dan Mobil Mewah: Skandal Suap “Pengondisian” Audit BPK di Muara Enim Terbongkar

Kenyataan kondisi jalan rusak yang semakin parah membuat masyarakat menjadi resah dan sangat berharap Pemerintah Provinsi Bengkulu segera mungkin untuk menindaklanjuti dan melakukan perbaikkan Jusri menegaskan agar pemerintah Provinsi tidak hanya melakukan pengukuran jalan tanpa adanya realisasi perbaikkan dilapangan.

(Edi Sarsan)

Pendidikan Berduka, Seorang Siswa SMPN 12 Kaur Meninggal Di Lingkungan Sekolah Saat Kebersihan.

Kaur, Bengkulu, JURNAL TIPIKOR – Luka mendalam seorang siswa kelas VII SMP Negeri 12 Kaur, berinisial Ak (12) meninggal dunia selesai kebersihan lingkungan sekolah pada Rabu,(10/06/2026).

Kepala Puskesmas (Kapus) Muara Saung, kabupaten Kaur, Ade Yupita Sari, S.Far, Apt, menyebutkan korban dikatakan sempat dibawa ke puskesmas, Namun hasil pemeriksaan itu sampai kini pihak dokter belum bisa memastikan gejala penyebab atas meninggalnya korban.

“Setelah itu, korban di rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kaur. Namun setibanya di RSUD kaur, korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” Ungkapnya.

Baca juga Hasil Kolaborasi Dan Sinergitas, Pemkab Sukabumi Raih Opini WTP Yang Ke-12 Dari BPK RI

Dari hasil awak media jurnaltipikor.com konfirmasi Kepala SMP Negeri 12 kaur, Desi pramawati, S.Pd, membenarkan adanya kejadian itu. Ia mengatakan, peristiwa ini terjadi pada pukul 08:30 WIB. Korban kami temukan saat selesai kebersihan lingkungan Sekolah, tergeletak dalam keadaan pingsan dan mulut dalam keadaan berbusa. Sehingga kami bawa keruangan saya, sebelum di bawa ke puskesmas Muara Saung.

“Sekitar Jam 10.00 WIB, saya sebagai kepala sekolah dapat laporan dari gurunya bahwa korban ternyata sudah meninggal dunia,” ujar Kepala Sekolah SMP Negeri 12 Kaur, Desi pramawati, S.Pd.

Diduga Meninggal di Sekolah, Polsek Muara Saung, IPDA Suharno, S.H, belum bisa memastikan apakah Penyebab korban meninggal dunia saat berada di sekolah. Pihaknya masih melakukan pendalaman”Kami masih kami proses pemeriksaan. Ini masih dilakukan pendalaman,” Tutupnya.

Jusri