SD negeri 96 Kaur, Menggelar Perlombaan Dalam Rangka Menyambut HUT RI ke 81.

Kaur, Bengkulu, JURNAL TIPIKOR – Acara yang digelar di lapangan SD negeri 96 kaur ini di buka langsung oleh Camat Muara Sahung Ahmad Agusran S,sos . Senin 10-08-2026.

Dalam sambutannya, Camat Muara Sahung mengapresiasi antusiasme para guru dan siswa sekecamatan muara sahung.

Beliau menyampaikan bahwa momentum peringatan hari kemerdekaan harus menjadi wadah untuk menanamkan rasa nasionalisme dan sportivitas sejak dini kepada generasi muda. Perlombaan yang digelar meliputi berbagai cabang olahraga bola voli, catur futsal dan seni, perlombaan ini di ikuti oleh seluruh Siswa dan Siswi sekolah tingkat dasar sekecamatan Muara Sahung.

Baca juga Di Balik “Jadwal Kesehatan”: Rudy Tanoe Minta Undur Pemeriksaan KPK, Kuasa Hukum Klaim Kooperatif Meski Status Tersangka Mengintai

Kepala SD Negeri 96 Kaur Taswin, Spd mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan langsung dari pihak kecamatan. Pihak sekolah berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar serta mampu mengasah bakat dan kreativitas para murid. Acara pembukaan ditandai dengan penendangan bola oleh bapak camat muara sahung.

(Jusri)

FABB Desak DPRD Makzulkan Gubernur Bengkulu, Tuntut Kajati Transparan Soal Kasus Mega Mall

BENGKULU, JURNAL TIPIKOR – Forum Aktivis Bengkulu Bersatu (FABB) menggelar aksi damai menuntut keadilan di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu dan DPRD Provinsi Bengkulu. Dalam aksinya, FABB mendesak DPRD Provinsi Bengkulu untuk memproses pemakzulan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan meminta Kajati Bengkulu transparan dalam proses hukum kasus Mega Mall.

Tuntutan FABB ini tidak lepas dari proses hukum yang tengah berjalan di Kejati Bengkulu. Data valid menyebutkan, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan resmi diperiksa oleh penyidik Kejati Bengkulu sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) terkait pembangunan Mega Mall dan Pasar Tradisional Modern (PTM) Kota Bengkulu.

Pemeriksaan tersebut berlangsung di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan pada Rabu, 30 Juli 2025, karena Helmi Hasan sedang berada di ibu kota. Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna menyebut Helmi bersikap kooperatif.

Baca juga KKN UNIKU Kelompok 29 Karangkancana Gelar Workshop Digitalisasi dan Pengembangan UMKM

Helmi Hasan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai mantan Wali Kota Bengkulu periode 2013–2023, sebelum menjabat sebagai Gubernur Bengkulu saat ini.

Kejati Bengkulu sendiri telah menetapkan tujuh tersangka dalam kasus yang bermula dari alih status lahan Mega Mall dan PTM dari HPL pada tahun 2004 menjadi SHGB. Modus operandinya melibatkan pemecahan sertifikat SHGB yang kemudian diagunkan ke perbankan oleh pihak ketiga hingga menimbulkan utang piutang kompleks.

Potensi kerugian negara dalam kasus ini diperkirakan mencapai Rp250 miliar dan tim audit masih melakukan perhitungan final.

Baca juga Penertiban Trayek 02 dan 09 di Terminal Cicurug Sempat Memanas, Kadishub Sukabumi “Izin Trayek Ada Di Provinsi, Kami Tidak Bisa Memutuskan”

Ketua FABB Herman Lutfi dalam beberapa aksi sebelumnya memang konsisten mendesak transparansi Kejati. FABB menilai, pemeriksaan Helmi Hasan di Jakarta menimbulkan pertanyaan publik dan meminta Kejati membuka informasi secara gamblang agar tidak terjadi simpang siur.

Hingga berita ini diturunkan, DPRD Provinsi Bengkulu belum memberikan pernyataan resmi terkait desakan pemakzulan tersebut. Secara hukum, mekanisme pemakzulan kepala daerah harus melalui proses di DPRD dan Mahkamah Agung serta menunggu status hukum berkekuatan tetap.

Aksi FABB sendiri berlangsung damai dengan pengawalan aparat kepolisian.

(Jusri)

Beredarnya  berita di media online terkait oknum anggota DPRD kabupaten KAUR skandal mesum

Kaur, Bengkulu, JURNAL TIPIKOR – Kami akan menindaklanjuti kasus ini dengan memanggil ‘B’ untuk dimintai keterangan,” kata Ketua BK DPRD Kabupaten Kaur Yan Senin (3/8/2026).
Dalam kesempatan ini di hadiri beberapa anggota DPRD Kabupaten KAUR seperti Ketua DPRD Januar, Waka 1 Hardian, Waka 2 Mardianto, Erawan Sumantri dan beberapa Badan Kehormatan DPRD Kabupaten KAUR
Dia mengatakan, dalam Keterangan saat di temui besama beberapa anggota DPRD Ketua Januar, wakil Ketua 2 Hardian, Wakil Ketua 1 Mardianto dan anggota DPRD Erawan Sumantri dan i BK DPRD meminta keterangan dari ‘B. ” Dan memanggil teman wanita “B” tersebut.

Baca juga FABB Desak Helmi-Mian Mundur, Gelar Aksi Damai Di Kejati, DPRD, Dan Kantor Gubernur Bengkulu

lanjutnya, BK DPRD dan Anggota DPRD Kabupaten KAUR akan terus mengusut kebenaran kasus tersebut. Pihaknya akan melakukan investigasi langsung untuk mencari kebenaran informasi tersebut.

“Jika benar terbukti oknum anggota DPRD kabupaten KAUR, maka akan di sangsi kode etik dan perundang-undangan yang berlaku”
Kami akan mengajukan Kepimpinan Partai tempat “B” Bernaung untuk di tindak sesuai ADRT yang berlaku di partai tersebut

Di kesempatan yang sama Kasus ini akan transparan dan minta dukungan dari rekan -rekan Pers.

Jusri

FABB Desak Helmi-Mian Mundur, Gelar Aksi Damai Di Kejati, DPRD, Dan Kantor Gubernur Bengkulu

Bengkulu, JURNAL TIPIKOR – Forum Aktivis Bengkulu Bersatu (FABB) menggelar aksi unjuk rasa di tiga titik sekaligus pada Senin (3/8/2026), yakni di Kantor Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Gedung DPRD Provinsi Bengkulu, dan Kantor Gubernur Bengkulu.

Aksi tersebut diikuti ratusan massa yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.

Aksi dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dari Sekretariat FABB di Jalan Depati Payung Negara, Kelurahan Betungan, Kota Bengkulu. Massa bergerak secara bergantian menuju tiga lokasi untuk menyampaikan sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan penegakan hukum dan evaluasi terhadap kepemimpinan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Baca juga INGKAR JANJI DISKOMINFO BANDUNG: Abaikan Putusan KI Jabar, BPKP Siap Giring ke Pengadilan Negeri untuk Eksekusi Paksa

Di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Ketua FABB, Herman Lufti, menyoroti penegakan hukum yang menurut mereka belum memberikan rasa keadilan kepada masyarakat.

Dalam orasinya, FABB meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti dugaan keterlibatan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dalam perkara dugaan korupsi THL PDAM Kota Bengkulu sebagaimana yang, menurut mereka, pernah muncul dalam fakta persidangan dan putusan pengadilan.

“Kami meminta Kejaksaan Tinggi Bengkulu bersikap profesional dan tidak tebang pilih dalam penegakan hukum. Jika memang ada dugaan yang didukung fakta persidangan, maka harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku agar masyarakat melihat bahwa hukum benar-benar berlaku sama bagi semua orang,” tegas Herman Lufti.

Usai menyampaikan aspirasi di Kejati, massa bergerak menuju Gedung DPRD Provinsi Bengkulu. Dalam aksi tersebut, FABB mendesak DPRD segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengevaluasi berbagai persoalan pemerintahan yang mereka nilai terjadi di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu.

Koordinator Lapangan FABB menyatakan kekecewaannya terhadap kinerja DPRD yang dinilai belum maksimal menjalankan fungsi pengawasan. Ia juga menyebut hanya sebagian anggota dewan yang menemui massa aksi untuk menerima aspirasi.

“Kami datang meminta DPRD menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal. Banyak persoalan yang menurut kami harus segera dievaluasi. Jika kepemimpinan ini tidak mampu membawa perubahan sesuai janji kepada masyarakat, maka kami meminta Gubernur dan Wakil Gubernur mempertanggungjawabkan kepemimpinannya,” ujarnya.

Baca juga Herry Irawan: Pembakaran Bendera Merah Putih Tidak Boleh Dipandang sebagai Perbuatan Biasa

Dalam kesempatan yang sama, aktifis asal Kabupaten Rejang Lebong, Ishak Burmansyah atau Burandam, turut menyampaikan orasi. Ia meminta DPRD mengawasi secara serius program pemerintah, termasuk proyek percetakan sawah seluas sekitar 800 hektare di Kabupaten Rejang Lebong yang menurutnya belum berjalan optimal karena persoalan irigasi.

Ia juga meminta apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum dalam penggunaan anggaran negara, agar diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Aksi kemudian dilanjutkan di depan Kantor Gubernur Bengkulu. Di lokasi tersebut, berbagai perwakilan aktivis menyampaikan kritik terhadap kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian yang menurut mereka belum mampu memenuhi harapan masyarakat.

FABB menilai sejumlah janji politik yang pernah disampaikan saat kampanye belum terealisasi secara maksimal serta menyebut kondisi ekonomi masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan. Berdasarkan penilaian tersebut, massa aksi mendesak Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai bentuk tanggung jawab politik.

Aksi berlangsung di bawah pengamanan aparat kepolisian dan berakhir dengan penyampaian tuntutan secara terbuka kepada masing-masing institusi yang menjadi tujuan demonstrasi.

(Jusri)

Pasca “Eksekusi” Sekda, DPD GRIB JAYA Riau Gelar Konsolidasi Total: Satukan Barisan, Targetkan 200 Anggota Baru Per Kecamatan

PEKANBARU, JURNAL TIPIKOR – Gelombang kejut pasca pemecatan Sekretaris Daerah (Sekda) oleh DPD GRIB JAYA Provinsi Riau tidak menyurutkan langkah organisasi ini. Sebaliknya, momen tersebut justru menjadi katalisator bagi penyatuan tekad. Dalam Rapat Konsolidasi yang digelar pada Jumat (26/7) di Jalan Berdikari, Kulim, Kota Pekanbaru, jajaran pengurus DPD dan sembilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Riau sepakat untuk “merapatkan barisan” dan mempercepat ekspansi organisasi hingga ke tingkat akar rumput.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD GRIB JAYA Provinsi Riau, Dr. Martin Purba, SH., MH., ini bukan sekadar pertemuan rutin. Ini adalah respons strategis terhadap dinamika internal pasca diterbitkannya Surat Keputusan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (SK PTDH) terhadap mantan Sekda, Dansatgas, dan Sekretaris Satgas sebelumnya.

Satu Komando, Satu Tujuan

Dr. Martin Purba menegaskan bahwa konsolidasi ini bertujuan menghilangkan celah perpecahan. “Rapat ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi… Kita menyatukan hati, pikiran, dan pendapat demi kemajuan Organisasi GRIB ke depan,” ujarnya kepada media.

Pesan kunci yang digaungkan dalam rapat tersebut adalah “Satu Komando”. Seluruh kader diinstruksikan untuk tetap solid, bersatu, dan berpegang teguh pada Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta arahan langsung dari Ketua Umum DPP GRIB JAYA, H. Hercules, dan Sekjen Pusat.

Baca juga Di Balik Gemerlap “Silent Disco”, Nyawa Anak Melayang: Rieke Diah Pitaloka Tegur Keras Hipokrisi Penegakan Hukum di Bali

Target Ambisius: Ekspansi Massal

Tidak hanya berhenti pada retorika persatuan, rapat ini menghasilkan target operasional yang menohok dan ambisius untuk memperkuat basis massa organisasi:
1. Percepatan Struktur: Pengembangan organisasi harus segera menyentuh tingkat kelurahan dan desa.
2. Rekrutmen Agresif: Setiap kecamatan diwajibkan merekrut minimal 200 orang baru untuk bergabung sebagai pengurus dan anggota. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan GRIB JAYA memiliki daya tawar dan kehadiran yang nyata di tengah masyarakat Riau.

Kehadiran Tokoh Kunci

Konsolidasi ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting yang menunjukkan keseriusan organisasi dalam menjaga stabilitas internal. Turut hadir S. Hutahaeyan (Penasehat), Plt. Sekda, Wakil Ketua Androy SH., MH. (yang juga Anggota DPRD Provinsi Riau), serta jajaran bidang seperti Henro, Kabid DPD Nelson Manalu, SH., Hatianto Pangaribuan, SH., Erick Simanjuntak, SH., Timsar, dan Tumpal Pardede.

Representasi daerah juga terlihat kuat dengan kehadiran utusan dari 9 DPC, meliputi Kabupaten Kepulauan Meranti, Kota Dumai, Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar, Indragiri Hulu (Inhu), dan Indragiri Hilir (Inhil).

Mitra Pemerintah, Bukan Oposisi Buta

Meskipun tegas dalam disiplin internal, GRIB JAYA Riau menegaskan posisinya sebagai mitra konstruktif pemerintah. “Kita bermitra bersama Pemerintah dalam menyukseskan setiap programnya untuk kesejahteraan masyarakat Riau. Ini harapan kita dan sesuai dengan arahan dari Ketua Umum DPP,” tutup Martin Purba.

Dengan target rekrutmen ribuan anggota baru dan struktur yang diperkuat hingga ke desa, GRIB JAYA Riau tampaknya sedang mempersiapkan diri untuk menjadi kekuatan sosial-politik yang lebih masif dan terorganisir di Bumi Lancang Kuning.

(Irwansyah)

Raih Prestasi Bank BRI Cabang Duri Terima Penghargaan Dari KPNL Dumai

Duri, JURNAL TIPIKOR – Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Dumai menggelar kegiatan Forum Konsultasi Publik dan Seroja Awards KPKNL Dumai Tahun 2026 di Ballroom The Zuri Hotel Dumai.

Pada kesempatan itu, Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Duri Bengkalis Riau, kembali meraih prestasinya dan menerima langsung Piagam Penghargaan Seroja Awards 2026 tersebut dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Kota Dumai.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Pemerintahan Kota Dumai, sejumlah instansi BUMN, serta mitra kerja wilayah Dumai, mitra kerja dari Bengkalis, mitra kerja dari Siak, mitra dari Rokan Hilir, Bank BRI Selatpanjang serta mitra kerja dari Kabupaten Kepulauan Meranti Riau.

Baca juga Tampil Indah, Kantor Perumda AM TJM Cabang Cikembar Selesai Berbenah

Setelah menerima Piagam Penghargaan Seroja Awards 2026 dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Dumai, Branch Office Bank Rakyat Indonesia Cabang Duri Eka Marvianda menyampaikan ungkapan rasa syukurnya, bahwa dalam aktivitasnya Bank BRI Duri telah dirasakan kemudahan bertransaksi oleh segenap masyarakat Kota Duri untuk mendongkrak ekonomi di akar rumput.

“Penghargaan Prestasi Seroja Awards 2026 ini juga didapatkan tidak terlepas dari atas hasil kerja keras seluruh karyawan pegawai Bank BRI Cabang Duri yang di apresiasi langsung oleh KPKNL Dumai, Prestasi ini juga bukanlah sebuah kebanggaan semata, namun harus menjadi cambuk motivasi bagi seluruh insan BRI Cabang Duri untuk lebih lagi meningkatkan profesionalismenya serta harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Duri dalam meningkatkan transaksi di akar rumput.

Melalui penghargaan ini, menjadi bukti bahwa telah terjalin kolaborasi komunikasi bersinergi yang baik antara Bank BRI Duri dengan KPKNL Dumai dalam mendukung pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Baca juga BPKP: Hadiah Rp50 Juta Tangkap Begal, Solusi Berani atau Bukti Negara Mulai Menggeser Tanggung Jawabnya?

Kepala Kantor KPKNL Dumia dalam kesempatan ini juga mengucapkan selamat kepada bapak Pandu dari selat panjang, bapak Eka Marvianda dari Bank BRI Cabang Duri, bapak Syaharizan dumai yang telah meraih prestasi Piagam Penghargaan Seroja Awards 2026 dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Dumai.(*)

Gemparkan Duri, Anggota DPRD Bengkalis Ibra Teguh SH Bagikan Hadiah Umroh dan Sepeda Motor di Tengah Reses

DURI, JURNAL TIPIKOR – Suasana haru dan penuh sukacita mewarnai kegiatan reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis, Ibra Teguh, S.H., di Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, Duri, pada Sabtu sore (19/07/2026).

Di tengah masa reses akhir persidangan III tahun 2026, politisi dari Partai Golkar yang mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) IV Mandau ini tidak hanya menyerap aspirasi warga, tetapi juga memberikan kejutan besar berupa pembagian hadiah doorprize bernilai tinggi, yakni satu unit sepeda motor dan paket ibadah Umroh.

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi momen spesial bagi tim pemenangan dan konstituen Ibra Teguh. Dua orang ibu-ibu yang merupakan bagian dari tim sukses berhasil meraih undian utama. Satu orang memenangkan hadiah umroh, sementara Aris Rambo, salah satu anggota tim, berhasil membawa pulang satu unit sepeda motor setelah kupon undian dispenser yang ia pegang keluar sebagai pemenang.

Ibra Teguh menjelaskan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi tulus atas kerja keras dan dedikasi timnya dalam mengawal kemenangan hingga ia duduk sebagai wakil rakyat periode 2024-2029.

“Sudah berulang kali di masa reses kita memberikan hadiah doorprize Umroh. Yang kali ini hadiahnya kita tambah satu unit sepeda motor. Semoga kedua ibu-ibu tim kita yang mendapatkan doorprize berbahagia bersama keluarga,” papar Ibra Teguh di hadapan warga dan timnya.

Langkah unik dan penuh perhatian ini mendapat pujian tinggi dari tokoh masyarakat setempat. Ustad H. Ngatno Eko Prawiro, S.H.I., yang juga merupakan juru kampanye Partai Golkar Riau, menyatakan kekagumannya terhadap integritas dan gaya kepemimpinan Ibra Teguh.

“Di Riau, belum ada saya lihat anggota dewan yang begitu terpilih langsung memberikan hadiah umroh kepada tim pemenangannya. Baru Ibra Teguh inilah yang saya lihat. Orangnya komitmen dan sangat menghargai jerih payah serta keringat timnya,” ungkap Ustad Eko, sapaan akrabnya.

Baca juga BIOGRAFI AHMAD TARMIZI, S.E. “Mengawal Kebijakan, Menjaga Amanah Rakyat”

Ustad Eko menambahkan bahwa ini bukan pertama kalinya Ibra Teguh melakukan hal serupa. Menurutnya, sikap peduli dan menghargai orang lain seperti ini menjadi modal kuat bagi Ibra Teguh untuk kembali dipercaya di periode berikutnya.

“Insya Allah, beliau amanah. Tidak banyak janji, tapi memberi bukti. Karena tahun 2026 ini anggarannya sudah diketuk oleh dewan periode sebelumnya, jadi belum banyak yang bisa diperbuat secara program fisik. Namun, tahun 2027 mudah-mudahan aspirasi yang masuk akan mulai dieksekusi,” tutup Ustad Eko optimis.

Kegiatan reses ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial belaka, melainkan menjadi jembatan erat antara wakil rakyat dengan konstituennya, sekaligus memotivasi tim lapangan untuk terus bekerja demi kemajuan daerah Mandau khususnya dan Bengkalis umumnya.

(Irwanysyah Siregar)

Sebanyak 740 Calon siswa baru SMP, SMA SMK Sandikta mengikuti MPLS dengan aman dan lancar.

Bekasi kota, Jurnal Tipikor — Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Sandikta, Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung selama 3 hari didepan halaman sekolah. Yaitu dimulai dari hari Senin, Selasa dan Rabu.

Pada pukul 7 pagi kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua Yayasan Sandikta dan diikuti sebanyak 740 siswa baru dengan aman dan lancar.

Kepala SMK Sandikta Dr. Heru Priatna, M.Pd mengatakan hingga saat ini Yayasan Sandikta masih membuka pendaftaran siswa baru hingga berakhir sampai tanggal 15 Juli 2026, kata Heru, Selasa (14/7/2026).

Baca juga Abah Anton Charliyan Nyatakan Dukungan Penuh kepada Kapolda Jabar Irjen Pol. Pipit Rismanto, Ajak Masyarakat Sukseskan Program “Jaga Rawat Jabar Istimewa”

Heru mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan disusun agar siswa baru dapat beradaptasi dengan suasana sekolah melalui pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memotivasi mereka untuk berkembang.

Heru menyebut untuk saat ini tercatat calon siswa baru di yayasan sandikta dengan rincian sebagai berikut: Siswa SMP 100 siswa baru, SMA 250, dan SMK 390 siswa baru

Menurutnya, MPLS menjadi tahapan penting untuk membantu siswa mengenal lingkungan sekolah sebelum memulai proses pembelajaran.

“Kami ingin MPLS menjadi kegiatan yang berkesan, menyenangkan, dan mampu menumbuhkan semangat belajar. Siswa harus yakin bahwa memilih melanjutkan pendidikan di SMP, SMA, SMK Yayasan Sandikta merupakan pilihan yang tepat,” ujarnya.

Baca juga BPKP Soroti Keras Wacana Reaktivasi SPP SMA/SMK Negeri di Jawa Barat: Jangan Bebani Rakyat di Tengah Komitmen Pendidikan Gratis

Menurut Heru, konsep ramah tidak hanya diterapkan dalam materi MPLS, tetapi juga menjadi budaya yang dibangun dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Salah satunya melalui penerapan budaya 5S, yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun.

Ia menegaskan sekolah berkomitmen menciptakan lingkungan yang bebas dari segala bentuk perundungan.

Guru maupun kakak kelas yang menjadi pendamping telah dibekali arahan agar berperan sebagai pembimbing yang humanis, bukan sebagai senior yang menekan siswa baru.

“Tidak boleh ada lagi tindakan bullying maupun budaya senioritas. Kakak kelas harus menjadi pembimbing yang memberikan contoh baik serta menyayangi adik kelas,” tegasnya.

Heru berharap melalui kegiatan MPLS, para murid baru memperoleh bekal pengetahuan yang cukup untuk menjalani proses pendidikan di sekolah. Selain itu, peserta juga diharapkan memiliki rasa memiliki terhadap SMK Sandikta serta mampu membangun hubungan yang baik dengan guru maupun kakak kelas.

Keberhasilan MPLS Ramah, lanjut Heru, bukan hanya diukur dari kelancaran pelaksanaan kegiatan, melainkan dari rasa aman dan nyaman yang dirasakan siswa ketika datang ke sekolah setiap hari.

“Kalau siswa berangkat ke sekolah dengan semangat, bahagia, dan merasa aman, berarti MPLS ini berhasil. Sebaliknya, apabila mereka datang dengan rasa takut atau tertekan, berarti kami belum berhasil,” tutupnya.

 

****Rwn

RUTAN MANNA LAKSANAKAN PEMBINAAN KEROHANIAN BERUPA BELAJAR MENGAJI BAGI WBP

Manna, JURNAL TIPIKOR – Rutan Kelas IIB Manna kembali melaksanakan kegiatan pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan yang berupa belajar mengaji Al-Qur’an dan sholat ini berlangsung di Masjid At-Taubah Rutan Manna pada hari ini, Selasa (14/07/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang WBP Rutan Kelas IIB Manna. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Manna beserta staf, JFU Pembina Kerohanian, serta petugas pengamanan untuk memastikan kelancaran acara.

Kepala Rutan Manna, Hanibal, S.Sos., M.Si., melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan yang memantau langsung jalannya kegiatan, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata dari pemenuhan hak warga binaan pemasyarakatan. Pembinaan kerohanian dinilai penting untuk membentuk karakter dan mental spiritual para WBP selama masa penahanan.

“Kegiatan ini berjalan dengan baik dan aman. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam memberikan pembinaan yang holistik, tidak hanya secara fisik tetapi juga rohani,” ujar Hanibal.

Baca juga Polsek Mandau Ungkap Peredaran Narkotika Jenis Sabu, Amankan 21 Paket Sabu Berkat Informasi Masyarakat

Dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, diharapkan WBP dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta mempersiapkan diri untuk kembali menjadi anggota masyarakat yang bermanfaat setelah masa hukuman berakhir.

(Jusri)

Camat Muara Sahung Memimpin Gotong Royong Tebas Bayang Jalan Lintas Muara Sahung – Luas Bersama Pemerintahan Desa Dan Masyarakat.

Kaur, Bengkulu, JURNAL TIPIKOR – Dalam rangka mendukung program pemerintah kabupaten Kaur dan Provinsi Bengkulu, untuk meningkatkan akses jalan lintas. Camat Muara Sahung, Ahmad Gusran,S.Sos, bersama seluruh Kades, BPD, Anggota Polsek, Babinsah dan Masyarakat, secara sukarela melaksanakan kegiatan tebas bayang di jalan Lintas Provinsi jalan lintas Muara Saung – Luas, kabupaten Kaur, Senin,(13/07/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai respons terhadap kondisi jalan yang semakin semak oleh rumput tinggi di sisi kanan di pinggir jalan, yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas sehari-hari.

Camat Muara Sahung, Ahmad Gusran, S. Sos, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah Kecamatan dengan pemerintahan desa.

“kami selaku perpanjangan tangan pemerintah kabupaten Kaur dan Propinsi Bengkulu melakukan tebas bayang di jalan lintas Muara Saung – Luas, semua ini kami lakukan karena di pinggir jalan telah semak, sehingga kami berinisiatif melakukan swadaya untuk membersihkannya,” ungkapnya.

Baca juga Touring IKA SMAK BPPK Bandung 2026 Perkuat Silaturahmi Alumni Lewat Semangat “Ride Together, Share & Care”

Ia menambahkan, dengan harapan kepada pemerintah Provinsi agar dapat memperhatikan dan memberikan penanganan lebih lanjut berupa pemeliharaan rutin di jalan lintas Muara Sahung-Luas, semua ini membantu meringankan beban pemerintah Provinsi, sehingga kami berinisiatif memberikan dukungan untuk menjaga agar akses jalan tetap aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintas,” Tutup Camat Muara Sahung, Ahmad Gusran,S.Sos.

kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat. Masyarakat terlihat berkolaborasi, saling membantu satu sama lain dalam membersihkan jalan. Kegiatan ini juga menjadi momen penting bagi warga untuk berinteraksi dan bersosialisasi, mempererat tali persaudaraan di antara mereka.

Kegiatan tebas bayang ini diharapkan dapat menjadi langkah awal kerjasama yang lebih baik antara pemerintah kecamatan dan pemerintah desa, serta melibatkan masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan kualitas infrastruktur yang ada. Dengan begitu, diharapkan program-program pembangunan di Kecamatan Muara Sahung dapat berjalan dengan lebih baik.

(Jusri)