Pemerintah Provinsi Bengkulu Usulkan Tambahan Kuota Gas LPG 3

JURNAL TIPIKOR – Pemerintah Provinsi Bengkulu akan kembali mengusulkan penambahan kuota gas LPG 3 kilogram ke pemerintah pusat untuk tahun 2026.

Usulan itu disampaikan melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) guna mengantisipasi potensi kekurangan pasokan di daerah.

Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, Raden Ahmad Denni, SH, MH, mengatakan setiap tahun Pemprov Bengkulu mengajukan tambahan kuota sesuai kebutuhan masyarakat di kabupaten dan kota. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah pusat.

“Setiap tahun kita minta tambahan kuota agar tidak terjadi kekurangan di lapangan. Tapi kita hanya bisa mengusulkan, nanti pihak pusat yang memfinalisasi,” ujar Denni.

Baca juga Dukcapil Bengkulu Utara Mulai Perekaman E-KTP di Daerah Terpencil

Ia menjelaskan, secara umum pasokan LPG di Bengkulu selama ini mencukupi. Kalaupun terjadi kendala, biasanya disebabkan oleh keterlambatan distribusi dari pihak Pertamina maupun hambatan transportasi antarwilayah.

“Sebenarnya tidak ada kelangkaan, hanya saja kadang terjadi keterlambatan pengangkutan dari pihak Pertamina,” jelasnya.

Pemprov Bengkulu terus berkoordinasi dengan Pertamina agar kebutuhan energi rumah tangga tetap terpenuhi, terutama pada masa permintaan tinggi seperti akhir tahun atau menjelang hari besar keagamaan.

“Kita berharap Pertamina betul-betul bisa memantau kondisi di daerah. Kalau ada kendala, segera dilaporkan ke pemerintah daerah supaya bisa dicari solusi cepat. Jangan sampai kebutuhan masyarakat terganggu,” tegas Denni.

Baca juga Mutasi, Bupati Lantik 8 Pejabat Eselon II Kepahiang, Ini Daftarnya

Ia memastikan, tahun depan Pemprov Bengkulu akan kembali mengusulkan tambahan kuota LPG 3 kilogram sesuai proyeksi pertumbuhan kebutuhan masyarakat.

“Mudah-mudahan distribusi tahun depan bisa berjalan lancar, karena semua data sudah kita sesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” tutupnya.

Sekadar mengulas, Pimpinan Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, mengusulkan agar para pengecer elpiji yang saat ini beroperasi di masyarakat dapat difasilitasi menjadi pangkalan atau sub-pangkalan resmi Pertamina.

Langkah ini dinilai strategis untuk menjamin distribusi elpiji tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) dan memudahkan pengawasan.

“Ombudsman akan mempertimbangkan usulan agar pengecer diubah menjadi pangkalan, tentunya dengan persyaratan yang lebih fleksibel dibandingkan pangkalan yang ada saat ini,” ujar Kamis, 7 Agustus 2025.

Baca juga Rutan Manna Salurkan Bansos untuk Warga Sekitar dalam Rangka HUT ke-1 Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

Ia menilai, selama ini harga elpiji di tingkat pengecer cenderung fluktuatif dan sering melebihi HET.

Hal ini terjadi karena pengecer bukanlah penyalur resmi Pertamina, sehingga tidak berada dalam jangkauan pengawasan langsung.

“Dengan menjadikan pengecer sebagai pangkalan resmi, maka distribusi bisa lebih tertib dan harga lebih terkendali. Ini juga bisa menjadi solusi untuk mengatasi ketimpangan akses, terutama di wilayah-wilayah yang jauh dari pangkalan resmi,” tegas Yeka.

Menurutnya, pengecer selama ini berperan penting sebagai penghubung antara konsumen dan distribusi elpiji karena tidak semua wilayah memiliki akses dekat ke pangkalan.

Baca juga CORONG JABAR: RUPS BANK BJB HARUS TEMPATKAN DIREKSI DAN KOMISARIS PROFESIONAL, BEBAS DARI UNSUR POLITIS!

Oleh karena itu, legalisasi pengecer menjadi sub-pangkalan dinilai akan memperkuat sistem distribusi hingga ke tingkat akar rumput.

Lebih lanjut, Yeka mengingatkan masyarakat agar tidak keliru dalam menilai harga elpiji yang tampak lebih tinggi dari HET.

Menurutnya, harga yang lebih tinggi pada layanan antar ke rumah tidak otomatis menjadi pelanggaran, sebab biaya distribusi turut memengaruhi harga.

“Kalau dijual langsung di pangkalan melebihi HET, itu jelas pelanggaran. Tapi kalau harga lebih tinggi karena ada biaya antar ke rumah, itu hal lain. Ini yang kadang disalahartikan,” pungkasnya.

Sebagai solusi jangka menengah, Ombudsman menyarankan Pertamina membuka opsi agar pengecer yang beroperasi di tengah masyarakat diberi ruang menjadi penyalur resmi, baik sebagai pangkalan maupun sub-pangkalan. Langkah ini diyakini akan memperluas jangkauan distribusi dan memastikan elpiji sampai ke tangan konsumen dengan harga sesuai aturan.

( JS – jurnaltipikor.com/ )

Dukcapil Bengkulu Utara Mulai Perekaman E-KTP di Daerah Terpencil

Bengkulu Utara, JURNAL TIPIKOR – Setelah sejak awal tahun Dinas Dukcapil Bengkulu Utara tidak bisa melakukan perekaman data kependudukan di luar kantor.

Dalam waktu dekat ini Dukcapil akan kembali melakukan perekaman data di luar kantor seperti dan daerah terpencil menjadi prioritas utama.

Perekaman data di luar kantor ini baru kembali bisa dilakukan setelah Kementerian Dalam negeri kembali mengaktifkan aplikasi Machine-To-Machine (M2M).

Baca juga PWI Pusat Tegaskan Kesit Budi Handoyo Ketua PWI DKI Jakarta 2024–2029 yang Sah

Kabid Pelayanan Dinas Dukcapil Bengkulu Utara Lina Warnie menerangkan jika saat ini Dukcapil Bengkulu Utara tengah mempersiapkan jadwal untuk melakukan perekaman data mobile.

Namun yang menjadi prioritas adalah daerah-daerah terpencil atau terjauh dari Kantor Dukcapil Bengkulu Utara.

“Saat ini aplikasi M2M sudah mulai aktif kembali dan kita bisa melakukan perekaman data di luar kantor Dukcapil,” terangnya.

Baca juga Mutasi, Bupati Lantik 8 Pejabat Eselon II Kepahiang, Ini Daftarnya

Ia menyampaikan jika perekaman data mobile atau diluar kantor ini dilakukan untuk mempermudah akses masyarakat melakukan perekaman data dan memastikan validasi data penduduk di Bengkulu Utara.

Hal ini mengingat Bengkulu Utara merupakan kabupaten yang sangat luas dan terluas di provinsi Bengkulu sehingga sangat menyulitkan masyarakat jika harus melakukan perekeman data dengan datang ke Kantor Dinas Dukcapil.

“Maka nanti kita akan menjadwalkan dan berkoordinasi dengan camat, sehingga masyarakat bisa mempersiapkan diri untuk melakukan perekaman data baik di kantor desa maupun kantor camat yang nantinya kita tentukan,” terangnya.

Baca juga Mutasi, Sekda Lantik Kadis PMD dan 2 Pejabat Fungsional Pemkab Kepahiang

Ia juga menambahkan jika saat ini Pemda Bengkulu Utara terus melakukan validasi penduduk.

Apalagi setiap harinya terjadi penambahan jumlah dan pengurangan jumlah penduduk.

Termasuk penambahan jumlah penduduk yang memasuki usia KTP.

( JS – jurnaltipikor.com/ )

Mutasi, Bupati Lantik 8 Pejabat Eselon II Kepahiang, Ini Daftarnya

Kepahiang, JURNAL TIPIKOR – Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, SIP melantik 8 pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Kepahiang, Sabtu 15 November 2025 petang sekira pukul 16.00 WIB.

Ke 8 pejabat yang dilantik adalah mereka yang telah lebih dulu mengikuti Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang sudah dibuka sejak akhir Oktober 2025 lalu, serta masuk dalam daftar 3 besar. Di mana, awalnya ada 9 jabatan eselon II dilelang.

Adapun pejabat yang dilantik adalah,
1. Kepala Badan Kesbangpol, Dendi, S.Sos, MM

2. Kasatpol PP dan Damkar, Dedi Sukrizal, ST

3. Kadis Lingkungan Hidup, Sumi Fitriani, M.Si

4. Kepala Disperindag UMK, Herman Zamhari, MP

5. Kadis Perpustakaan dan Kearsipan, Zikrullah, M.Pd

6. Kadishub, Devison, STP, MAP

7. Kadis Kominfo, Kushadi Cahyadi, SIP

8. Kepala DPMPTSP, Eni Rosaria, S.Sos

Bupati Zurdi Nata mengingatkan pejabat yang dilantik langsung bekerja sesuai dengan visi dan misi kepala daerah yang telah ditetapkan sebelumnya. “Mutasi yang dilaksanakan hari ini lanjutan dari lelang jabatan yang sudah kita laksanakan sebelumnya,” kata bupati.

Baca juga PWI Pusat Tegaskan Kesit Budi Handoyo Ketua PWI DKI Jakarta 2024–2029 yang Sah

Bupati Kepahiang juga meminta pejabat yang dilantik cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru. Adapun untuk mutasi pejabat eselon III lainnya, akan dilakukan dalam waktu dekat.

Dengan dilantiknya para pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Kepahiang kali ini, sekaligus mengisi kekosongan sejumlah jabatan yang telah terjadi sejak awal kepemimpinan bupati-wakil bupati Kepahiang Zurdi Nata-Abdul Hafizh.

Baca juga Rutan Manna Salurkan Bansos untuk Warga Sekitar dalam Rangka HUT ke-1 Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

Sebelumnya, Kamis 13 November 2025 Sekda Kepahiang, DR. Hartono telah lebih dulu melantik Kadis PMD Zaili, SE. Juga dilantik 2 Pejabat Fungsional di Inspektorat Daerah Kabupaten Kepahiang. Yakni, Sheila Zahira dan Tio Refaldo keduanya selaku Pengawas Penyelenggaraan urusan pemerintah daerah ahli Pertama. Adapun Zaili dilantik lebih dulu, mengingat umur yang bersangkutan.

( JS – jurnaltipikor.com/ )

Rutan Manna Salurkan Bansos untuk Warga Sekitar dalam Rangka HUT ke-1 Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

Bengkulu Selatan, JURNAL TIPIKOR – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Manna melaksanakan kegiatan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) bagi masyarakat kurang mampu yang berdomisili di sekitar area Rutan, Jumat (14/11). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bakti HUT ke-1 Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).

Penyaluran bantuan berupa paket sembako tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Muhamad Nur, didampingi Kepala Subseksi Pengelolaan serta petugas pengelolaan lainnya. Total sebanyak 10 paket sembako diberikan kepada warga yang dinilai membutuhkan dukungan, sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus memperkuat hubungan baik antara Rutan dan masyarakat sekitar.

Kegiatan dimulai pukul 14.00 WIB dan berlangsung lancar serta tertib. Karutan Manna menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud hadirnya Rutan Manna dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Hari Bakti Imipas.

“Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan kebutuhan masyarakat penerima, dan semoga sinergi serta hubungan baik antara Rutan Manna dan lingkungan sekitar semakin kuat,” ujar Muhamad Nur.

Baca juga CORONG JABAR: RUPS BANK BJB HARUS TEMPATKAN DIREKSI DAN KOMISARIS PROFESIONAL, BEBAS DARI UNSUR POLITIS!

Kegiatan ini juga didokumentasikan sebagai bentuk pertanggungjawaban serta laporan pelaksanaan kegiatan sosial Rutan Manna.

Dengan terselenggaranya pembagian Bansos ini, Rutan Manna berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi sosial kepada masyarakat.

( JS – Siprian )

Taman Kolam Wisata Desa Lokasi Baru Diduga Mangkrak Habiskan Anggaran Ratusan Juta Kepala Desa dan Pengurus Bumdes Tidak Sejalan Negara Dirugikan

Seluma, JURNAL TIPIKOR — Dugaan kasus ketidakseimbangan antara Kepala Desa dan pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) di Desa Lokasi Baru Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu. menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan pengelolaan Bumdes program taman kolam wisata yang dianggarkan diduga mencapai Rp. 400 juta tidak berjalan mangkrak menimbulkan kecurigaan tentang pengelolaan anggaran Dana yang di realisasikan.

Kepala Desa Lokasi Baru. Wahyudi saat dimintai keterangan Tim awak media, terkait masalah pengelolaan BUMDES dan LPJ, menyampaikan bahwa program taman kolam wisata memang tidak berjalan mangkrak sampai hari ini.”Untuk masalah taman kolam wisata itu memang tidak berjalan mangkrak sampai hari ini, saya kurang paham karena bukan masa saya yang menjabat waktu itu adalah masa kades yang lama,”ujarnya pada hari Rabu,16 Juli 2025, di ruang kerjanya di kantor desa.

Lebih lanjut Wahyudi menjelaskan bahwa anggaran untuk pembangunan taman kolam wisata dan pagar itu diduga memang betul diperkirakan mencapai. Rp. 400 juta yang dialokasikan.”Dan terkait dengan PAD desa sampai sekarang tidak ada masuk ke desa dan program sekarang yang berjalan adalah sewa tenda dan penggemukan sapi, juga simpan pinjam. Namun jangankan PAD, LPJ-nya aja untuk laporan dari Bumdes belum ada, tahun 2024 ada tambahan dana sekitar. 40 juta langsung ke rekening Bumdes”katanya.17/juli//25.

Baca juga Mutasi, Sekda Lantik Kadis PMD dan 2 Pejabat Fungsional Pemkab Kepahiang

Sementara itu, ketua Bumdes desa lokasi baru, menjelaskan bahwa untuk program taman kolam wisata memang tidak berjalan dan yang berjalan adalah penggemukan sapi dan sewa tenda serta simpan pinjam.”Untuk legalitas, lengkap akta notaris ada semua dokumen lengkap,”paparnya saat ditemui di kediamannya.

Terkait masalah PAD desa dan LPJ, ketua BUMDES menyatakan bahwa sudah serah terima ke desa dan banyak yang diundang saat penyerahan LPJ dan PAD tahun 2024 sebesar Rp.6 juta rupiah.”Pak Kades juga tahu waktu penyerahan hadir, dan saya kan baru jadi ketua BUMDES. Mana yang saya tahu dan saya terima itulah yang dapat saya jelaskan,”ujarnya.

Dengan demikian, ada pertanyaan tentang transparansi dan pengelolaan Bumdes di Desa Lokasi Baru Dugaan ketidakseimbangan antara kepala desa dan pengurus Bumdes menimbulkan kesan tidak transparan dan perlu diusut lebih lanjut. Anggaran dana ratusan juta untuk taman kolam yang dikelola BUMDES Desa Lokasi Baru diduga mangkrak.

Oleh karena itu, pihak yang berwenang diharapkan dapat meninjau langsung ke lapangan untuk mengetahui keadaan sebenarnya. Dugaan kerugian keuangan negara akibat pengelolaan anggaran yang tidak efektif dan tidak transparan perlu diusut lebih lanjut.

( JS – jurnaltipikor.com/ )

Mutasi, Sekda Lantik Kadis PMD dan 2 Pejabat Fungsional Pemkab Kepahiang

Kepahiang, JURNAL TIPIKOR – Sempat menuai pertanyaan lantaran hasil seleksi terbuka ( Selter ) tak kunjung keluar, Kamis 13 November 2025 petang Pemkab Kepahiang melantik 1 pejabat eselon II sesuai hasil lelang jabatan Seleksi Terbuka ( Selter ) jabatan pimpinan tertinggi Pratama ( JPTP )

Yakni, Kadis PMD, Zaili, SE. Ikut dilantik, 2 Pejabat Fungsional di Inspektorat Daerah Kabupaten Kepahiang. Yakni, Sheila Zahira dan Tio Refaldo keduanya selaku Pengawas Penyenggaraan urusan pemerintah daerah ahli pertama.

Saat melantik langsung ketiga pejabat eselon II tersebut, Sekda Kepahiang, DR. Hartono meminta pejabat yang dilantik segera menyesuaikan diri di tempat barunya.

Baca juga Heru: Melalui pendidikan, inovasi, dan kontribusi positif bagi masyarakat kita dapat melanjutkan perjuangan para Pahlawan

Pejabat yang dilantik juga diminta segera menunaikan tugas sebagaimana yang telah diamanahkan. "Mutasi jabatan adalah hal yang biasa, Sebagai salah satu bentuk penyegaran." Kata Sekda.

Di Kabupaten Kepahiang, informasi akan adanya mutasi telah berhembus kencang sejak awal bulan.

Informasi diperoleh dalam waktu dekat Pemkab akan melakukan mutasi massal. Adapun pelantikan Kadis PMD dan 2 Pejabat Fungsional yang baru saja dilakukan ini, adalah sebagai pendahuluan. "Ya, semua sedang dipersiapkan," singkat Sekda.

( JS – jurnaltipikor.com/ )

Dorong Peningkatan Kesehatan Masyarakat Puskesmas Muara Sahung Gelar Lokakarya Mini Lintas Sektor

Kaur, JURNAL TIPIKOR – Dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat Kabupaten Kaur, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Muara Sahung menggelar acara kegiatan lokakarya Mini lintas Sektor pada Selasa 11 November 2025, acara ini diselenggarakan di Puskesmas Muara Sahung, hadir di acara ini selain Kapus Muara Sahung seluruh dan stafnya, Camat Muara Sahung. Kapolsek para APDESI Kepala desa, serta BKKBN perwakilan dan tokoh masyarakat dan kader Posyandu.

Lokakarya Mini lintas sektor Puskesmas menjadi forum untuk membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dengan melibatkan berbagai pihak seperti Pemerintah Kecamatan, Bhabinsa dan Bhabinkamtipmas, APDESI Kepala Desa. tujuannya adalah saling bersinergi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu dan Dinkes Kabupaten Kaur melalui seksi pelayanan kesehatan primer dan tradisional dan Puskesmas mendukung penyelenggaraan lokakarya Mini diseluruh Puskesmas termasuk Puskesmas Muara Sahung.

Kapus Muara Sahung Junis Mawan Tomi, SKM. melalui Kasubag Puskesmas Muara Sahung Sasmiati menyampaikan kegiatan ini merupakan implementasi dari peraturan Pemerintah dan Menteri Kesehatan tentang manajemen Puskesmas serta bentuk dukungan terhadap peran Puskesmas sebagai penyelenggara layanan kesehatan ditingkat kecamatan. Sasmiati juga mengatakan bahwa Tema dalam lokakarya Mini lintas Sektor kali ini adalah Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular ( TB ) serta berbagai Materi Kesehatan lainnya dibahas, acara ini juga merupakan ajang strategis bagi petugas Puskesmas dengan sektor terkait untuk meningkatkan kerjasama dalam memantau cakupan pelayanan kesehatan juga untuk mendorong partisipasi aktip masyarakat.

Baca juga Mengenal Lebih Dekat Pahlawan Sunyi Bangsa: Seruan untuk Mengenang Kontribusi Tak Ternilai Para Pejuang yang Jarang Disebut

Selanjutnya Kapus Muara Sahung Junis Mawan Tomi,SKM. bersama pemangku kepentingan lainya membahas berbagai upaya strategis untuk meningkatkan gizi pada ibu hamil yang merupakan langkah penting dalam memastikan kesehatan generasi mendatang, mereka juga fokus pada upaya penurunan angka stunting melalui berbagai program intervensi gizi yang tepat sasaran.

Selain itu dalam acara tersebut Kapus dan Kasubag mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktip dalam menjaga kebersihan lingkungan karena lingkungan yang bersih merupakan faktor penting dalam mencegah berbagai penyakit untuk meningkatkan kualitas hidup sehat masyarakat secara keseluruhannya.

( JS – jurnaltipikor.com/ )

Kadis Pertanian Kaur Dodi Haryono S.TP, menjelaskan, distributor dapat kompensasi stok pupuk subsidi yang harga lama

Kaur, Bengkulu, JURNAL TIPIKOR – Distributor pupuk subsidi wajib menurunkan harga pupuk subsidi sesuai aturan tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi.

Ini telah diputuskan Menteri Pertanian nomor 1117/Kpts/SR.310/M/10/2025 tanggal 22 Oktober 2025 tentang perubahan HET pupuk subsidi.

Tidak ada alasan bagi penyalur pupuk yang menyangkangi aturan tersebut. Tidak ada alasan distributor mempertahankan harga lama. Selain itu, distributor pupuk tidak akan mengalami kerugian dengan aturan baru. Sebab, distributor akan mendapatkan kompensasi atau ganti rugi apabila masih memiliki stok lama. Ganti rugi akan diberikan pada pengambilan pupuk subsidi tahap berikutnya.

“Untuk distributor pupuk tidak perlu takut adanya penurunan harga. Karena stok pupuk lama akan diganti sesuai dengan jumlah atau kerugian distributor. Tetapi ganti rugi itu dengan pupuk nantinya saat pengambilan selanjutnya,” kata Kepala Dinas Pertanian Kaur, Dodi Haryono S.TP, Minggu, 9 November 2025.

Baca juga Dibawah Kepemimpinan Rizal Pane, DPC PWRI Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Perdana

Dikatakannya, untuk imbauan penurunan harga pupuk sesuai HET telah disampaikan sesuai dengan nomor 500.6/181.M/Distan.Bp/2025, maka seluruh distributor atau kios yang melakukan penyaluran pupuk subsidi wajib mengikuti aturan tersebut. Distributor atau kios
pupuk yang melakukan pendistribusian pupuk subsidi sudah disampaikan.

Dengan imbauan yang ada, harapan tidak ada yang menentang aturan yang ada dan senantiasa mengikuti aturan tersebut. Sedangkan rincian HET untuk Pupuk Urea sebelumnya HET Rp 2.250/Kg saat ini turun menjadi Rp 1.800/Kg.

Pupuk NPK Phonska, yang sebelumnya Rp 2.300/Kg menjadi Rp 1.840/Kg, untuk Pupuk NPK Kakao sebelumnya Rp 3.300/Kg saat ini ditetapkan dengan HET sebesar Rp 2.640/Kg, Pupuk ZA memiliki HET baru Rp 1.360/ Kg yang sebelumnya Rp 1.700/Kg dan yang terakhir Pupuk Organik harga terbaru Rp 640/Kg sebelumnya Rp 800/Kg.

Baca juga Dugaan Korupsi Menghantam Diskominfo Bandung! BPKP Sorot Tajam Anggaran Kemitraan Media Miliar Rupiah: “Transparansi adalah Harga Mati”

Lanjutnya, dengan kebijakan pemerintah baik itu akan melakukan ganti rudi bagi distributor yang merasa rugi dengan kebijakan yang ada maka, pihak distributor harus mengikuti aturan yang ada.

Saat ini harga pupuk subsidi sudah resmi turun. Maka dari itu, seluruh kios yang menjual pupuk subsidi di Kabupaten Kaur agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan, jangan sampai nakal menjual lebih dari HET, penurunan HET pupuk bersubsidi ini didasarkan pada keputusan resmi pemerintah pusat, yang berlaku di seluruh Indonesia, termasuk di Kaur. Kebijakan penurunan HET ini adalah upaya nyata pemerintah untuk meringankan beban petani agar petani mendapatkan harga pupuk yang lebih terjangkau.

Juga untuk memastikan informasi ini tersebar merata, Dinas Pertanian telah menggerakkan seluruh penyuluh pertanian di Kabupaten Kaur untuk aktif melaksanakan sosialisasi kepada para petani di tingkat desa.

Juga diminta masyarakat berperan aktif dalam pengawasan HET pupuk subsidi di Kabupaten Kaur, apabila terdapat kios atau distributor yang menjual di atas HET, masyarakat diminta untuk segera melapor ke Dispertan Kaur.

Apabila ada distributor nakal dengan melanggar ketentuan maka dipastikan distributor akan mendapatkan saksi baik itu sanksi teguran, pencabutan izin hingga diproses secara hukum.

( JS – jurnaltipikor.com/ )

Rahmad S.I.KOM, Anggota DPRD Bengkalis, Serap Aspirasi Warga Desa Petani dalam Kegiatan Reses

BATHIN SOLAPAN, Jurnal Tipikor – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis, Rahmad S.I.KOM, menggelar kegiatan reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 Komisi di Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, pada Sabtu, 8 November 2025.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan sebagai jembatan untuk menampung dan menyerap langsung aspirasi masyarakat konstituen.

Menjalin Jembatan Komunikasi dengan Warga

Kegiatan reses yang dilaksanakan di kediaman Bapak Ulin, tepatnya di Jalan Sosial RT 03 RW 03 Desa Petani, dihadiri oleh beragam elemen masyarakat. Turut hadir tokoh agama, tokoh masyarakat, kelompok tani, dan warga setempat yang antusias.

Baca juga Surya Riski, Anggota DPRD Bengkalis, Serap Aspirasi Warga Desa Petani dalam Kegiatan Reses

Rahmad S.I.KOM, perwakilan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), dalam sambutannya menekankan pentingnya peran reses sebagai sarana komunikasi dua arah yang efektif antara wakil rakyat dan masyarakat yang diwakilinya.

Keluhan dan Usulan Warga Menjadi Fokus Utama

Pada sesi tanya jawab, warga Desa Petani memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai permasalahan dan kebutuhan mendesak yang mereka hadapi. Isu-isu yang diangkat mencakup spektrum luas, mulai dari infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, permasalahan pasokan listrik (PLN), hingga kebutuhan dasar lainnya.

Beberapa usulan dan keluhan utama yang disampaikan meliputi:

  • Permohonan perbaikan jalan yang rusak.
  • Pembenahan dan perbaikan drainase untuk mengatasi banjir.
  • Permasalahan arus listrik dari PLN yang sering terjadi.
  • Kebutuhan akan kelompok Tani yang lebih terorganisir dan bantuan yang memadai.
  • Dukungan untuk kelompok Marawis setempat.

Komitmen Tindak Lanjut dan Sinergi Pembangunan

Menanggapi seluruh aspirasi yang telah disampaikan, Rahmad S.I.KOM berjanji akan membawa seluruh usulan dan keluhan yang terkumpul ke forum dewan untuk dibahas, diperjuangkan, dan ditindaklanjuti lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.

Beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dan proaktif berkomunikasi dengan pemerintah daerah. Hal ini penting demi mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Bengkalis.

Di akhir kegiatan, Rahmad S.I.KOM secara simbolis menerima proposal bantuan dari Ketua Kelompok Adro Marawis, menunjukkan komitmennya untuk mendukung kegiatan positif di tengah masyarakat.

Kegiatan reses ini diharapkan menjadi wujud nyata komitmen Rahmad S.I.KOM dalam memajukan kesejahteraan masyarakat di Desa Petani.

(Pewarta: Irwansyah Siregar)

Surya Riski, Anggota DPRD Bengkalis, Serap Aspirasi Warga Desa Petani dalam Kegiatan Reses

BATHIN SOLAPAN, Jurnal Tipikor – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis, Surya Riski, menggelar kegiatan reses Masa Persidangan I Tahun Sidang I Komisi I di Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, pada hari Sabtu, 8 November 2025.

Kegiatan yang merupakan agenda wajib wakil rakyat untuk menyerap aspirasi masyarakat ini dilaksanakan di kediaman Bapak Sugiyan, Jalan Sabar, RT 05 RW 07 Desa Petani, dan mendapat sambutan antusias dari warga setempat.

Jembatan Komunikasi Wakil Rakyat dan Masyarakat

Acara reses ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Mantan Kepala Desa Rasikun, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta puluhan warga.

Baca juga Prabowo Minta Komisi Reformasi Polri Sampaikan Laporan Awal dalam Tiga Bulan

Surya Riski, yang merupakan perwakilan dari Partai Amanat Nasional (PAN), dalam sambutannya menekankan bahwa reses adalah jembatan penting antara wakil rakyat dan konstituen.

“Kegiatan ini adalah momentum bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan keluhan masyarakat,” ujar Surya Riski.

Infrastruktur dan Kebutuhan Dasar Jadi Prioritas

Sesi tanya jawab menjadi inti dari kegiatan ini, memberikan kesempatan kepada warga Desa Petani untuk menyampaikan berbagai permasalahan yang mereka hadapi.

Baca juga Penyitaan Dokumen dan CCTV di Rumah Dinas Gubernur Riau Tersangka Kasus Pemerasan dan Gratifikasi

Berbagai usulan dan keluhan disampaikan kepada Surya Riski, mencakup isu-isu krusial mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan dasar lainnya.

Beberapa poin utama aspirasi yang disampaikan warga meliputi:

  • Permohonan perbaikan jalan yang kondisinya memprihatinkan.
  • Pembenahan saluran drainase untuk mengatasi masalah banjir.
  • Permasalahan terkait kurangnya arus listrik dari PLN.
  • Kebutuhan akan kelompok marawis yang lebih memadai sebagai wadah kegiatan keagamaan dan seni.

Komitmen Menindaklanjuti Aspirasi WargaMenanggapi masukan dari warga, Surya Riski berjanji akan membawa seluruh aspirasi yang telah terkumpul ke forum dewan untuk dibahas lebih lanjut dan diperjuangkan agar menjadi prioritas dalam pembangunan di Desa Petani.

Surya Riski juga mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dan berkomunikasi aktif dengan pemerintah daerah demi mewujudkan pembangunan yang merata di seluruh Kabupaten Bengkalis.

Kegiatan reses ini tidak hanya menjadi wujud komitmen Surya Riski dalam memajukan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Petani untuk terus menyuarakan kebutuhan mereka.

(Irwansyah Siregar)