Satu Paket di Pilkada, Tak Cukup Bukti di Meja Penyidik: KPK Pulangkan Wabup Rejang Lebong

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan penjelasan resmi terkait status hukum Wakil Bupati Rejang Lebong, Hendri, yang sempat terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 9 Maret 2026 lalu.

Meski sempat diboyong ke Jakarta, Hendri akhirnya dipulangkan karena penyidik belum menemukan alat bukti yang cukup untuk menjeratnya sebagai tersangka.

Alasan Penangkapan: Dugaan Pengetahuan Proyek

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan bahwa penangkapan Hendri didasari atas posisinya yang strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. KPK menduga Hendri memiliki informasi krusial terkait alur proyek yang menjadi obyek suap.

 “Jadi, kenapa? Karena tentunya wakil bupati, selain bupati dan kepala dinas, mengetahui juga terkait dengan proyek-proyek tersebut,” ujar Asep Guntur Rahayu dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (12/3).

Asep menambahkan bahwa Bupati dan Wakil Bupati merupakan satu kesatuan kepemimpinan sejak memenangkan Pilkada 2024, sehingga keterkaitan keduanya dalam tata kelola anggaran daerah menjadi fokus pendalaman materi oleh tim penyidik.

Pemeriksaan Intensif di Gedung Merah Putih

Hendri sebelumnya dibawa ke Jakarta pada 10 Maret 2026 untuk menjalani pemeriksaan intensif bersama Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari.

KPK berharap Hendri dapat memberikan kesaksian kunci mengenai praktik “ijon proyek” yang melibatkan pihak swasta.

“Kami mengharapkan informasi dari yang bersangkutan terkait dengan kegiatan-kegiatan atau proyek-proyek yang ada di Bengkulu, khususnya di Rejang Lebong,” tambah Asep.

Status Hukum Saat Ini

Setelah melalui proses gelar perkara dan pemeriksaan 1×24 jam, tim penyidik menyimpulkan bahwa belum ditemukan bukti permulaan yang cukup untuk meningkatkan status Hendri menjadi tersangka.

  •  Status Hendri: Dipulangkan (Saksi).
  • Status Bupati (MFT): Resmi Tersangka dan ditahan.

Kilas Balik Kasus

Dalam perkara dugaan suap ijon proyek tahun anggaran 2025–2026 ini, KPK telah menetapkan 5 orang tersangka utama pada 11 Maret 2026, yaitu:

  1. Muhammad Fikri Thobari (MFT) – Bupati Rejang Lebong.
  2. Hary Eko Purnomo (HEP) – Kepala Dinas PUPRPKP Rejang Lebong.
  3. Irsyad Satria Budiman (IRS) – Swasta (PT Statika Mitra Sarana).
  4. Edi Manggala (EDM) – Swasta (CV Manggala Utama).
  5.  Youki Yusdiantoro (YK) – Swasta (CV Alpagker Abadi).

KPK menegaskan akan terus mengembangkan kasus ini jika ditemukan fakta-fakta baru dalam proses persidangan nantinya.

(Azi)

Ramadhan Ternoda: Bupati Rejang Lebong Diduga Kantongi Rp980 Juta dari ‘Ijon’ Proyek Infrastruktur

Jakarta, JURNAL TIPIKOR – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan detail aliran dana suap yang menjerat selaku Bupati . Dalam penjelasannya, KPK menyebut Fikri diduga menerima sedikitnya Rp980 juta selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah sebagai imbalan atas pemenangan sejumlah proyek infrastruktur di daerah tersebut.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu menjelaskan uang ratusan juta rupiah tersebut berasal dari tiga rekanan penyedia jasa yang memenangkan proyek di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Rejang Lebong.

Rincian Aliran Dana dari Tiga Perusahaan

Asep merinci penerimaan suap itu dilakukan dalam beberapa tahap melalui sejumlah perantara:

  1. 26 Februari 2026
    Fikri Thobari melalui Kepala Dinas PUPRPKP menerima Rp330 juta (sekitar 3,4% dari nilai proyek) dari . Dana tersebut terkait proyek pembangunan pedestrian, drainase, dan pusat olahraga senilai Rp9,8 miliar yang dimenangkan CV Manggala Utama.
  2. 6 Maret 2026
    Melalui perantara ASN berinisial SAG, Bupati menerima Rp400 juta (sekitar 13,3% dari nilai proyek) dari . Uang itu berkaitan dengan proyek pengerjaan jalan senilai Rp3 miliar.
  3. 6 Maret 2026
    Pada hari yang sama, melalui ASN berinisial REN, Bupati juga menerima Rp250 juta dari . Dana tersebut terkait proyek penataan kawasan stadion sepak bola senilai Rp11 miliar.

Baca juga “Indonesia Tak Mau Diam! Kapolri Ungkap Strategi Prabowo Dorong Perdamaian Timur Tengah dan Selamatkan Ekonomi RI”

Modus Operandi: Komitmen Fee 10–15 Persen

KPK mengungkapkan bahwa jumlah uang yang sudah diserahkan tersebut baru merupakan pembayaran awal. Berdasarkan temuan penyidik, komitmen fee untuk memenangkan proyek ditetapkan sekitar 10 hingga 15 persen dari total nilai proyek.

“Pemberiannya bertahap. Nilai 10 sampai 15 persen itu adalah totalnya sampai pekerjaan selesai. Pembayarannya dilakukan per termin,” ujar Asep Guntur di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Ia menambahkan, besaran pembayaran awal berbeda karena menyesuaikan kemampuan keuangan masing-masing perusahaan rekanan. “Ada yang memberikan lebih besar di awal, tergantung kemampuan finansial mereka. Sisanya akan dilunasi kemudian,” jelasnya.

Kronologi Operasi Tangkap Tangan

Kasus ini mencuat setelah KPK menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah pada 9 Maret 2026. Dalam operasi tersebut, tim penyidik mengamankan 13 orang, termasuk Bupati Rejang Lebong.

Sehari kemudian, 10 Maret 2026, sejumlah pihak yang diamankan langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK.

Baca juga “Putin–Pezeshkian Bicara Panas Timur Tengah, Rusia Tegaskan Sikap Hadapi Agresi Israel–AS”

Dari hasil pemeriksaan, KPK menetapkan lima tersangka utama, yakni:

  • Bupati Rejang Lebong
  • Kepala Dinas PUPRPKP
  • Pihak swasta
  • Pihak swasta
  • Pihak swasta

Penyidik KPK juga menduga permintaan imbalan proyek tersebut dilakukan salah satunya untuk memenuhi kebutuhan dana Tunjangan Hari Raya (THR) bagi warga di wilayahnya.

Kasus ini kembali menambah daftar praktik “ijon proyek” di pemerintahan daerah yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan, sekaligus menjadi peringatan keras bagi pejabat publik agar tidak menyalahgunakan kekuasaan dalam pengelolaan anggaran pembangunan daerah.

(Red)

 

“Indonesia Tak Mau Diam! Kapolri Ungkap Strategi Prabowo Dorong Perdamaian Timur Tengah dan Selamatkan Ekonomi RI”

Jakarta, JURNAL TIPIKOR— Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, , memaparkan langkah pemerintah Indonesia dalam merespons konflik global yang terus memanas di kawasan Timur Tengah. Hal tersebut disampaikannya dalam acara buka puasa bersama TNI–Polri di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Rabu, (11/3)

Kapolri menjelaskan bahwa Presiden telah mengumpulkan para elit pemerintahan dan tokoh nasional guna menegaskan sikap Indonesia untuk tetap aktif menjalankan politik luar negeri bebas aktif atau nonblok dalam menjaga perdamaian dunia.

“Pemerintah tentunya berusaha keras agar peristiwa atau konflik tersebut bisa segera diakhiri,” ujar Sigit.

Menurutnya, salah satu langkah strategis yang diambil pemerintah adalah dengan masuknya Indonesia ke dalam Board of Peace (BoP). Keanggotaan ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk tetap memiliki ruang menyuarakan perdamaian di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

Baca juga “Putin–Pezeshkian Bicara Panas Timur Tengah, Rusia Tegaskan Sikap Hadapi Agresi Israel–AS”

Sigit menyebut, langkah tersebut juga menjadi strategi diplomatik Presiden Prabowo untuk memastikan Indonesia tetap memiliki peran dalam upaya meredakan konflik di Timur Tengah, terutama ketika lembaga-lembaga internasional yang selama ini menjaga perdamaian dunia tidak lagi didengar oleh negara-negara besar seperti .

“Mau tidak mau Bapak Presiden mencoba masuk ke BoP agar tetap ada kesempatan untuk berbicara tentang perdamaian di Timur Tengah, dan saat ini hal itu sedang beliau lakukan,” katanya.

Tak hanya fokus pada isu geopolitik, Kapolri juga menyoroti upaya pemerintah menjaga stabilitas ekonomi nasional dari dampak konflik global dan perang tarif yang dipicu kebijakan Presiden AS .

Menurut Sigit, melalui diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo, tarif impor produk Indonesia ke Amerika Serikat berhasil diturunkan dari 32 persen menjadi 19 persen. Bahkan dalam beberapa komoditas strategis, Indonesia memperoleh tarif impor 0 persen.

Baca juga Ngantre Bikin SIM, Malah Diciduk! Polisi Ringkus Terduga Penggelap Motor di Kantor Satlantas

Komoditas tersebut antara lain produk sepatu, meubel, tekstil, hingga chip semikonduktor yang dinilai menjadi peluang besar bagi industri nasional untuk tetap berproduksi dan meningkatkan daya saing di pasar global.

“Di satu sisi ini memberikan ruang bagi industri di Indonesia untuk terus melakukan produksi,” jelas Sigit.

Ia menambahkan bahwa lebih dari 1.800 komoditas Indonesia kini mendapatkan fasilitas tarif 0 persen, yang diyakini akan memperkuat sektor industri nasional serta membuka peluang ekspansi perdagangan.

Baca juga Resmi Ditutup Danrem 061/SK, Program TMMD Ke-127 Hadirkan Infrastruktur Baru untuk Warga parakanlima

Kapolri menegaskan bahwa diplomasi perdagangan yang dilakukan pemerintah bertujuan menjaga perekonomian nasional agar tetap tumbuh dan mampu menciptakan lapangan kerja baru.

Selain itu, Presiden Prabowo juga terus mendorong berbagai program strategis nasional seperti program Astacita, program percepatan pembangunan, serta berbagai program prioritas lainnya untuk menggairahkan perekonomian nasional.

“Program-program tersebut diharapkan dapat menggerakkan perekonomian dan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat,” pungkas Sigit.

Sumber : Antara

Editor : Azi

“Putin–Pezeshkian Bicara Panas Timur Tengah, Rusia Tegaskan Sikap Hadapi Agresi Israel–AS”

Moskwa, JURNAL TIPIKOR – Presiden Rusia, Vladimir Putin, pada Selasa (10/3) melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian untuk membahas perkembangan situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang kian memanas.

Dalam pernyataan resmi , kedua pemimpin negara tersebut melanjutkan pertukaran pandangan mengenai dinamika regional, khususnya terkait agresi yang disebut melibatkan dan terhadap .

Putin dalam percakapan itu kembali menegaskan sikap tegas Rusia yang mendorong deeskalasi konflik secepat mungkin. Ia menilai penyelesaian melalui jalur politik dan diplomasi menjadi langkah paling penting untuk mencegah meluasnya ketegangan di kawasan.

“Rusia secara konsisten mendukung upaya meredakan konflik dan mendorong penyelesaian melalui dialog politik,” demikian disampaikan dalam pernyataan resmi Kremlin.

Baca juga Ngantre Bikin SIM, Malah Diciduk! Polisi Ringkus Terduga Penggelap Motor di Kantor Satlantas

Sementara itu, Presiden Pezeshkian menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah Rusia atas dukungan yang diberikan kepada Iran, termasuk bantuan kemanusiaan di tengah situasi yang berkembang saat ini.

Kremlin juga mengungkapkan bahwa komunikasi antara kedua pemimpin tersebut bukan yang pertama dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, Putin dan Pezeshkian telah melakukan pembicaraan via telepon pada 6 Maret lalu guna membahas isu yang sama terkait stabilitas kawasan Timur Tengah.

Percakapan intens antara Moskwa dan Teheran ini menunjukkan meningkatnya koordinasi kedua negara di tengah dinamika geopolitik yang semakin kompleks di kawasan tersebut.

(Red)

 

Ngantre Bikin SIM, Malah Diciduk! Polisi Ringkus Terduga Penggelap Motor di Kantor Satlantas

Mandau, Jurnal Tipikor — Jajaran Polsek Mandau, Polres Bengkalis berhasil mengungkap kasus dugaan penggelapan sepeda motor yang terjadi di wilayah Kecamatan Mandau. Seorang pria berinisial Rival alias IIP (24) diamankan polisi saat sedang mengantre pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di kantor Satlantas.

Pengungkapan kasus ini merupakan tindak lanjut dari Laporan Polisi Nomor: LP/341/IX/2025/SPKT/RIAU/RES-BKS/SEKMANDAU terkait dugaan penggelapan sepeda motor milik seorang warga.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kapolsek Mandau Kompol Primadona Caniago menjelaskan, pelaku diamankan pada Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 10.30 WIB di Jalan Pipa Air Bersih, Gang Morino, Desa Balai Makam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

“Pelaku diamankan setelah tim opsnal memperoleh informasi bahwa yang bersangkutan sedang berada di kantor Satlantas untuk mengurus pembuatan SIM A. Tim kemudian bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan,” ujar Kompol Primadona Caniago.

Baca juga Resmi Ditutup Danrem 061/SK, Program TMMD Ke-127 Hadirkan Infrastruktur Baru untuk Warga parakanlima

Kasus ini bermula pada Jumat, 25 Juli 2025 sekitar pukul 19.00 WIB di rumah kontrakan pelaku di Jalan Rambutan, Desa Air Jamban, Kecamatan Mandau. Saat itu korban Zulham Dani (31), seorang karyawan yang berdomisili di Desa Tambusai Batang Bui, Kecamatan Bathin Solapan, menyerahkan satu unit sepeda motor Honda Beat warna biru putih dengan nomor polisi BM 2669 EU kepada pelaku.

Motor tersebut dipercayakan kepada pelaku untuk dilakukan pengecatan bodi serta pemasangan aksesori. Korban juga menyerahkan biaya pengerjaan sebesar Rp1.950.000, yang dibayarkan secara tunai dan transfer bertahap. Pelaku menjanjikan pekerjaan tersebut akan selesai dalam waktu sekitar lima hari.

Namun setelah lebih dari satu minggu, sepeda motor tak kunjung selesai. Setiap kali dihubungi, pelaku terus memberikan berbagai alasan. Hingga pada 20 Agustus 2025, korban mendatangi rumah kontrakan pelaku untuk menanyakan keberadaan motornya, namun rumah tersebut sudah kosong dan pelaku tidak diketahui keberadaannya.

Baca juga “Siaga 1 TNI Bikin Publik Bertanya, Panglima Tegaskan: Bukan Alarm Perang, Ini Uji Kesiapsiagaan!”

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp10 juta dan kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Mandau.

Setelah melalui proses penyelidikan, tim opsnal akhirnya mendapatkan informasi keberadaan pelaku yang sedang berada di kantor Satlantas untuk mengurus pembuatan SIM. Polisi pun bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku secara kooperatif.

“Pelaku selanjutnya dibawa ke Polsek Mandau untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” tambah Kapolsek.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi turut mengamankan satu lembar BPKB sepeda motor Honda Beat BM 2669 EU sebagai barang bukti.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 486 KUHP tentang penggelapan.

Kapolsek Mandau menegaskan bahwa Polres Bengkalis bersama jajaran Polsek Mandau berkomitmen melakukan penegakan hukum secara cepat, tegas, dan profesional.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mempercayakan barang kepada pihak lain. Jika mengalami atau mengetahui adanya tindak kejahatan, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau melalui Call Center Polri di nomor 110,” tutup Kompol Primadona Caniago.

(Irwansyah Siregar)

Resmi Ditutup Danrem 061/SK, Program TMMD Ke-127 Hadirkan Infrastruktur Baru untuk Warga parakanlima

Sukabumi, Jwurnaltipikor.com,-Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0607/Kota Sukabumi resmi ditutup oleh Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0607/Kota Sukabumi resmi ditutup oleh Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio, S.I., B.S., M.Tr. (Han.) 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio, S.I., B.S., M.Tr. (Han.) pada pukul 09.45 WIB. Kegiatan penutupan dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Perumnas Parakanlima Indah RT 003 RW 10, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
(Rabu,11/03/2026)

Penutupan TMMD ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan pembangunan yang dilaksanakan di Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, yang melibatkan personel TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Danrem 061/SK Brigjen TNI Thomas Rajunio menyampaikan bahwa program TMMD memiliki berbagai sasaran pembangunan, baik fisik maupun nonfisik, yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Baca juga wwPolres Kaur Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H/ 2026 M, Refleksi Diri dan Santuni Anak Yatim

Beberapa sasaran fisik yang telah dilaksanakan di antaranya pembangunan titik air bersih, rehabilitasi MCK, serta pembangunan jalan yang diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat. Selain itu, Danrem juga meninjau langsung salah satu hasil rehabilitasi MCK di Masjid jami yang kini sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Danrem juga merespons kebutuhan masyarakat, termasuk permintaan bantuan keranda untuk masjid. Ia menyampaikan bahwa Korem 061/SK akan berupaya membantu kebutuhan tersebut agar dapat dimanfaatkan oleh warga.

Lebih lanjut, Danrem menegaskan bahwa program TMMD merupakan contoh nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, pembangunan desa akan lebih optimal jika dilakukan secara bersama-sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat sehingga menumbuhkan rasa memiliki serta tanggung jawab untuk menjaga hasil pembangunan.

“Rakyat itu bukan hanya slogan. Pembangunan akan lebih baik jika masyarakat ikut terlibat langsung, sehingga ada rasa memiliki dan keinginan untuk menjaga serta memelihara apa yang sudah kita bangun bersama,” ujarnya.

Baca  juga Mudik Lebaran 2026, Polda Jabar Siapkan Hotline Khusus untuk Bantu Pemudik

Di akhir sambutannya, Danrem juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga lingkungan dengan membiasakan hal-hal kecil yang berdampak besar, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan lingkungan.

Dengan berakhirnya TMMD Ke-127 ini, diharapkan seluruh hasil pembangunan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta terus dipelihara bersama demi kemajuan desa.

(Rama)

Polres Kaur Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H/ 2026 M, Refleksi Diri dan Santuni Anak Yatim

Kaur, Bengkulu, JURNAL TIPIKOR – Dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an di bulan suci Ramadan, Polres Kaur menggelar kegiatan keagamaan sebagai momentum refleksi diri dan peningkatan keimanan bagi seluruh personel. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 11 Maret 2026 di Masjid Baiturrahman Polres Kaur.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono, S.I.K., M.Tr.Opsla didampingi Wakapolres Kaur, para Pejabat Utama (PJU) Polres Kaur, Para Kapolsek, Ketua Bhayangkari Cabang Kaur beserta pengurus, serta seluruh personel Polres Kaur

Peringatan Nuzulul Qur’an tersebut juga menghadirkan tausiyah dari Ustad Mushaf Rabani, S.Pd.I yang menyampaikan pesan-pesan keagamaan tentang pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta memperkuat keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

Baca juga “Siaga 1 TNI Bikin Publik Bertanya, Panglima Tegaskan: Bukan Alarm Perang, Ini Uji Kesiapsiagaan!”

Dalam kegiatan tersebut, Polres Kaur juga memberikan santunan kepada anak yatim dan masyarakat kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial serta wujud kebersamaan di bulan penuh berkah ini.

Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an ini merupakan momen penting untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta profesionalisme personel Polri dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, bulan Ramadan menjadi sarana untuk melatih kedisiplinan dan kejujuran diri bagi setiap anggota Polri.

“Melalui momentum Ramadan ini, kita dilatih untuk meningkatkan disiplin diri. Walaupun tidak ada yang melihat, kita harus tetap konsisten dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, integritas dan keikhlasan,” ujar Kapolres.

Baca juga Mudik Lebaran 2026, Polda Jabar Siapkan Hotline Khusus untuk Bantu Pemudik

Kapolres juga berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat memperkuat soliditas internal Polres Kaur serta semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh personel Polres Kaur untuk terus meningkatkan kualitas iman, takwa, serta pengabdian kepada bangsa dan negara melalui pelayanan terbaik kepada masyarakat.

(Jusri)

“Siaga 1 TNI Bikin Publik Bertanya, Panglima Tegaskan: Bukan Alarm Perang, Ini Uji Kesiapsiagaan!”

Jakarta – Jurnal Tipikor

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan bahwa pemberlakuan status Siaga 1 di sejumlah satuan TNI bukanlah tanda situasi genting ataupun terkait konflik internasional, melainkan bagian dari uji kesiapsiagaan rutin bagi satuan yang tergabung dalam Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana Alam (PRCPB).

Pernyataan tersebut disampaikan Panglima TNI usai menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an di Istana negara, Selasa malam (10/3).

Menurut Agus, setiap Komando Daerah Militer (Kodam) memiliki satu batalion yang disiapkan dalam status siaga, terutama untuk menghadapi potensi bencana alam di wilayah masing-masing.

“Saya sudah memberlakukan Siaga 1 di satuan-satuan PRCPB. Jadi tiap Kodam ada satu batalion untuk siaga, apalagi jika wilayahnya berpotensi atau sedang menghadapi bencana alam,” ujar Agus.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan mekanisme standar dalam tubuh TNI untuk memastikan kesiapan personel maupun peralatan.

“Kita menguji kesiapsiagaan personel dan material. Jadi ini hal yang biasa,” tegasnya.

Konvoi Taktis di Monas Bukan Tanda Ancaman

Menanggapi munculnya konvoi kendaraan taktis TNI di kawasan , Agus menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan simulasi mobilisasi pasukan.

Melalui simulasi itu, TNI menghitung kecepatan pergerakan pasukan dari berbagai wilayah di sekitar Jakarta menuju titik tertentu apabila terjadi situasi darurat.

“Misalnya dari wilayah-wilayah sekitar Jakarta, berapa menit kita hitung. Sehingga kalau terjadi sesuatu di Jakarta, pasukan bisa cepat digerakkan,” jelasnya.

TNI Juga Siap Bantu Pengamanan Mudik

Selain untuk kesiapsiagaan bencana, Panglima TNI juga menegaskan bahwa personel yang disiagakan dapat membantu aparat kepolisian menjaga stabilitas keamanan menjelang arus mudik Idul Fitri.

Status Siaga 1 tersebut, kata Agus, tidak memiliki batas waktu tertentu. Setelah proses pengecekan kesiapan personel dan material selesai, satuan akan kembali ke kondisi normal di kesatuannya masing-masing.

Baca juga Program TMMD Ke-127 di Parakanlima Rampung 100 Persen, Kodim 0607/Kota Sukabumi Lakukan Persiapan Penutupan

Apel Gelar Pasukan TNI

Dalam keterangan resmi TNI, apel gelar kekuatan yang digelar di kawasan Monas dipimpin langsung oleh Panglima TNI dan melibatkan berbagai satuan dari TNI AD, TNI AL, dan TNI AU.

Apel tersebut bertujuan mengecek kesiapan prajurit dan alutsista dalam menghadapi dinamika situasi nasional, sekaligus memastikan bahwa setiap unsur TNI siap bergerak cepat jika dibutuhkan negara.

Di hadapan jajaran kepala staf angkatan, Panglima TNI juga melakukan pengecekan langsung terhadap pasukan dan material tempur yang disiagakan dalam latihan tersebut.

(Redaksi Jurnal Tipikor)

 

Mudik Lebaran 2026, Polda Jabar Siapkan Hotline Khusus untuk Bantu Pemudik

Bandung,jurnaltipokor.com,-Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H/2026 M, Polda Jawa Barat menghadirkan layanan Hotline Mudik Polda Jabar sebagai sarana komunikasi cepat antara masyarakat dengan kepolisian selama perjalanan di wilayah Jawa Barat.

Layanan hotline ini disiapkan untuk mempermudah masyarakat memperoleh informasi terkait kondisi lalu lintas, melaporkan kejadian di jalan, hingga meminta bantuan kepolisian secara cepat dan responsif selama perjalanan mudik. Masyarakat dapat menghubungi hotline di nomor 628211606621 atau melalui layanan darurat 110.

Program ini juga sejalan dengan semangat “Sauyunan Jaga Lembur”, yang memiliki makna kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah. Dengan kolaborasi tersebut diharapkan situasi lalu lintas selama periode mudik dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Baca juga Program TMMD Ke-127 di Parakanlima Rampung 100 Persen, Kodim 0607/Kota Sukabumi Lakukan Persiapan Penutupan

Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan, menegaskan bahwa kehadiran hotline ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman.

“Hotline Mudik ini kami hadirkan sebagai bentuk kesiapsiagaan dan pelayanan Polri kepada masyarakat. Kami ingin memastikan setiap pemudik yang melintasi wilayah Jawa Barat dapat merasa aman, nyaman dan mendapatkan bantuan dengan cepat apabila mengalami kendala di perjalanan,” ujar Kapolda Jabar, Senin (09/03/2026)

Menurutnya, seluruh jajaran kepolisian telah disiagakan untuk memberikan pelayanan terbaik selama arus mudik dan balik Lebaran. Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan tersebut jika membutuhkan bantuan atau ingin menyampaikan informasi terkait kondisi di lapangan.

Baca juga Jelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati Sukabumi Minta Para Camat Siaga Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan bahwa layanan hotline ini merupakan bagian dari strategi komunikasi publik agar masyarakat dapat terhubung langsung dengan kepolisian selama masa mudik.

“Kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses komunikasi yang cepat dan mudah dengan kepolisian. Dengan adanya hotline ini, masyarakat dapat menyampaikan laporan ataupun meminta bantuan secara langsung sehingga penanganan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan tepat,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan tersebut apabila menemui situasi darurat, kemacetan, kecelakaan, maupun gangguan perjalanan lainnya.

Di sisi lain, Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Raydian Kokrosono menambahkan bahwa hotline mudik juga akan membantu petugas dalam memantau dinamika arus lalu lintas secara real time.
“Informasi dari masyarakat sangat membantu kami dalam memetakan kondisi lalu lintas di lapangan. Dengan laporan yang cepat, petugas dapat segera melakukan langkah-langkah penguraian kemacetan maupun penanganan kecelakaan sehingga arus kendaraan tetap berjalan lancar,” ungkapnya.

Baca juga Maung Bandung Mengamuk di GBLA! PERSIB Bungkam Persik 3-0 dan Pastikan Lebaran di Puncak Klasemen

Melalui layanan Hotline Mudik Polda Jabar, masyarakat dapat menyampaikan berbagai informasi penting seperti kondisi lalu lintas dan kepadatan arus kendaraan, laporan kecelakaan lalu lintas, pengaduan kemacetan atau gangguan perjalanan, hingga permintaan bantuan darurat dari kepolisian.

Layanan ini juga menjadi bagian dari pengamanan terpadu dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya, yang digelar setiap tahun untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Jawa Barat.

Dengan hadirnya Hotline Mudik Polda Jabar, diharapkan masyarakat dapat merasakan kehadiran negara melalui pelayanan kepolisian yang cepat, humanis, dan responsif, sehingga tujuan utama dapat tercapai, yakni “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”

Sumber : Bid Humas Polda Jabar

Program TMMD Ke-127 di Parakanlima Rampung 100 Persen, Kodim 0607/Kota Sukabumi Lakukan Persiapan Penutupan

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0607/Kota Sukabumi Korem 061/Suryakancana Kodam III/Siliwangi di Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, telah mencapai 100 persen penyelesaian pada H+29, Selasa (10/03/2026).

Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD Ke-127, Kapten Arm Andriono, menyampaikan bahwa seluruh sasaran kegiatan baik fisik maupun non fisik telah selesai sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sejak awal program.

Menurutnya, keberhasilan program TMMD di Desa Parakanlima tidak terlepas dari sinergi dan kerja sama yang solid antara anggota Satgas TMMD dengan masyarakat setempat. Kebersamaan dan semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat seluruh pekerjaan di lapangan.

“Kegiatan TMMD ini dapat berjalan dengan baik dan selesai tepat waktu berkat kerja sama antara anggota Satgas dan masyarakat Desa Parakanlima,” ujar Kapten Arm Andriono.

Baca juga Jelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati Sukabumi Minta Para Camat Siaga Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

Adapun sasaran fisik yang berhasil diselesaikan antara lain pengecoran jalan sepanjang 200 meter dengan lebar 3 meter, pengaspalan jalan (sandsheet) sepanjang 860 meter, pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di 8 titik, serta pembangunan plat decker di 2 titik yang seluruhnya telah rampung 100 persen.

Selain pembangunan fisik, program non fisik juga berhasil dilaksanakan secara menyeluruh, di antaranya penyuluhan wawasan kebangsaan, pertanian, hukum dan kamtibmas, bahaya narkoba, KB kesehatan, stunting, peternakan, serta keagamaan guna meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat.

Tidak hanya itu, dalam Program Unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Satgas TMMD juga berhasil merealisasikan pembangunan 5 titik TNI Manunggal Air Bersih (TMAB), program ketahanan pangan seluas 1 hektare, pembangunan 5 unit rumah tidak layak huni (RTLH), rehabilitasi 5 titik MCK, serta penanaman 500 batang pohon, yang seluruhnya telah selesai 100 persen.

Baca juga Pangdam III/Siliwangi Resmikan Jembatan Perintis Garuda III di Kota Cirebon

Pelaksanaan program TMMD Ke-127 ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya 79 personel TNI AD, personel TNI AL,personel TNI AU, personel Polri, personel Pemda, perangkat desa, serta masyarakat yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menjelang penutupan TMMD yang dijadwalkan pada 11 Maret 2026, Kapten Arm. Andriono, berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dikerjakan oleh Kodim 0607/Kota Sukabumi bersama masyarakat dapat dirawat dan dijaga dengan baik agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Semoga apa yang sudah dikerjakan ini dapat dijaga dan dirawat bersama, sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat Desa Parakanlima dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga ke depannya,”pungkasnya.

(Rama)