Sukabumi,jurnaltipikor.com,-Harapan Resty Oktaviani untuk melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 Cigombong, Kabupaten Bogor sirna di tengah polemik pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026.
Siswi berprestasi asal SMP Negeri 1 Cigombong itu tidak mampu menahan tangis setelah dua kali mencoba mendaftar melalui jalur prestasi non akademik, namun tetap dinyatakan tidak lolos seleksi.
Padahal, Resty bukan siswa biasa. Nilai rata-ratanya disekolah mencapai 90,75 dan ia pun mengantongi sedikitnya lima piagam penghargaan di bidang pencak silat mulai tingkat Kabupaten hingga Nasional.
Salah satu prestasi tertingginya ialah Juara 1 Tanding Pra Remaja Putri pada Kejuaraan Legend Sport Series Pencak Silat 2025 yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia.
Namun ironisnya, prestasi itu justru dianggap belum memenuhi syarat administrasi oleh pihak sekolah. Sertifikat juara satu milik Resty disebut belum resmi karena tidak memiliki surat rekomendasi, sehingga pihak sekolah menggantinya dengan sertifikat juara tiga.
“Pihak swkolah bilang sertifikat juara satu belum resmi, jadi diganti. Saya nurut saja, tapi hasilnya tetap tidak masuk kuota,” ungkap Resty dengan nada kecewa, Senin (15/06/2026).
Kondisi ini memunculkan sorotan tajam terhadap sistem SPMB di bawah Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Seleksi jalur prestasi dinilai tidak transparan dan minim penilaian kompetensi nyata. Resty yang sempat masuk kuota pada pendaftaran awal, tiba-tiba tergeser tanpa penjelasan.
Lebih membingungkan lagi, setelah gagal di SMA Negeri 1 Cigombong, Resty justru terlempar ke SMA Negeri Parungkuda dengan posisi peringkat 20, sementara sebelumnya juga tidak diterima di SMA Negeri 1 Cicurug.
dugaan adanya maladministrasi dalam proses penerimaan siswa baru. Pelayanan yang dianggap buruk, baik secara verbal maupun digital, kini menjadi sorotan publik.

Kasus yang menimpa Resty menjadi gambaran buram wajah pendidikan di Jawa Barat. Ketika prestasi anak bangsa yang mengharumkan nama daerah justru tersingkir oleh sistem yang dinilai tidak berpihak.
Kini, Publik pun mempertanyakan, apakah SPMB benar-benar memberi ruang adil bagi siswa berprestasi atau sekadar permainan administratif yang tanpa nurani ?
(Rama)



QQ88 là website tin tức tổng hợp cập nhật liên tục những thông tin mới nhất về thể thao, esports, công nghệ, giải trí và đời sống. Nội dung được chọn lọc kỹ lưỡng, giúp độc giả tiếp cận thông tin nhanh chóng và dễ dàng.