Awas Jebakan Batman Phishing! Korlantas Polri Tepis Narasi SIM Seumur Hidup: Itu Hoaks dan Modus Curi Data!

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR— Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Polri) membanting keras narasi liar yang membanjiri media sosial terkait isu Surat Izin Mengemudi (SIM) berlaku seumur hidup. Polri menegaskan bahwa kabar yang meresahkan publik tersebut adalah 100% hoaks dan disinyalir kuat sebagai modus baru kejahatan digital untuk memanen data pribadi masyarakat.

Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri, Brigadir Jenderal Polisi I Made Agus Prasatya, mengonfirmasi di Jakarta pada Minggu bahwa tidak ada perubahan aturan mengenai masa aktif SIM.

“Masa berlaku SIM saat ini tetap lima tahun sejak tanggal penerbitan,” tegas Brigjen Pol. I Made Agus Prasatya.

Ia membeberkan bahwa aturan ini berlandaskan hukum kuat pada Pasal 85 ayat (2) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ), yang secara eksplisit menyatakan: “Surat Izin Mengemudi berlaku selama 5 (lima) tahun dan dapat diperpanjang.”

Baca juga Bukan Saatnya Saling Tanding, Bandung-Jogja Pilih Bergandengan Tangan Kuasai Pasar UMKM!

SIM Bukan Sekadar Kartu, Tapi Soal Nyawa di Jalan Raya

Mematahkan anggapan bahwa perpanjangan SIM sekadar formalitas birokrasi, Korlantas Polri menekankan pentingnya evaluasi berkala. Menurut Made Agus, kondisi fisik dan mental seorang pengemudi sangat dinamis dari waktu ke waktu.

“SIM merupakan bukti kompetensi serta kelaikan kesehatan jasmani dan psikologis seseorang dalam berkendara. Oleh karena itu, evaluasi dan pengujian kembali secara berkala setiap lima tahun diperlukan untuk memastikan pengemudi tetap memenuhi persyaratan keselamatan berlalu lintas,” ujar Made Agus.

Langkah ini diambil demi menjaga keselamatan bersama di jalan raya, memastikan setiap pemegang SIM masih layak mengemudikan kendaraan tanpa membahayakan pengguna jalan lainnya.

Baca juga Tragedi di Tengah Kobaran Karhutla: Pilot Australia Selamat, Kru Asal Indonesia Masih Hilang di Aliran Sungai Barito

Waspada Modus Phishing di TikTok, WA, dan Instagram

Tidak sekadar meluruskan disinformasi, Korlantas Polri membunyikan alarm bahaya terkait maraknya link bodong yang memanfaatkan isu SIM seumur hidup maupun penawaran SIM gratis. Tautan berbahaya ini terdeteksi menyebar luas di berbagai platform digital, mulai dari TikTok, WhatsApp, hingga Instagram.

Publik diminta tidak terkecoh oleh iming-iming menggiurkan tersebut, karena tautan misterius itu berpotensi besar menjadi jebakan phishing untuk meretas akun dan mencuri identitas pribadi warga.

Mengakhiri keterangannya, Korlantas Polri mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk lebih kritis, bijak bermedia sosial, dan tidak berpartisipasi menyebarkan rumor yang meresahkan.

“Pastikan informasi berasal dari sumber resmi. Jangan mudah percaya hoaks, jangan sembarangan klik tautan, dan lindungi data pribadi Anda!” tutup Made Agus tegas.

Informasi & Verifikasi Layanan: Dimbau kepada masyarakat untuk selalu memverifikasi seluruh informasi lalu lintas dan kelengkapan berkendara hanya melalui kanal komunikasi serta media sosial resmi milik Polri.

(Red)

Wujud Nyata Jaga Kamtibmas, Polres Sukabumi Bersama Satpol PP Gelar Operasi Gabungan, Sejumlah Tempat Hiburan Malam di Palabuhanratu Disegel

Sukabumi,jurnaltipikor.com,-Wujud nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres Sukabumi bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukabumi menggelar operasi gabungan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), pada Jumat (06/11/2026) malam.

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan di Lapangan Apel Mapolres Sukabumi yang dipimpin langsung Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto, S.H., S.I.K., M.M., serta Kasat Pol PP Kabupaten Sukabumi Deni Yudono, http://S.KM., M.M., KP.

Selain penertiban tempat hiburan malam, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah toko jamu di kawasan Citepus dan Cibolang. Dari hasil kegiatan tersebut, ditemukan dan diamankan sebanyak 60 botol minuman beralkohol dari berbagai jenis.

Adapun tempat hiburan malam di wilayah Palabuhanratu yang disegel yaitu Syifa Cafe, New Angin Mamiri, D & Zie, dan Amelia Ratu Cafe.

Baca juga DARURAT KARHUTLA! Pemprov Kaltim Gelontorkan Rp3 Miliar: Fokus Selamatkan Napas Warga, Tegas Tegaskan Bukan untuk Insentif

Sebanyak tujuh orang yang terdiri dari pemilik maupun pengunjung turut diamankan oleh Satpol PP Kabupaten Sukabumi untuk menjalani pemeriksaan dan pendataan lebih lanjut. Sementara itu, seluruh barang bukti minuman beralkohol telah diamankan di Mapolres Sukabumi.

Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Benny Cahyadi, menegaskan bahwa kegiatan gabungan tersebut merupakan bentuk komitmen aparat dalam menjaga ketertiban masyarakat serta menindaklanjuti berbagai potensi gangguan kamtibmas.

“Kami bersama Satpol PP Kabupaten Sukabumi akan terus bersinergi dalam melakukan pengawasan dan penertiban terhadap tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas maupun pelanggaran ketertiban umum. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat,” tegas Kapolres.

Ia juga menghimbau kepada para pelaku usaha hiburan malam agar senantiasa mematuhi peraturan perundang-undangan serta ketentuan perizinan yang berlaku.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah. Apabila ditemukan adanya aktivitas yang melanggar ketentuan, tentu akan ditindaklanjuti sesuai prosedur dan aturan yang berlaku,” tambahnya.

Melalui kegiatan KRYD secara berkelanjutan dan sinergi bersama pemerintah daerah, Polres Sukabumi berkomitmen untuk terus menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Sukabumi agar tetap aman dan kondusif.

(Rama)

Peduli Pendidikan, Kapolres Sukabumi Edukasi Pelajar Tentang tertib Berlalu Lintas, Bahaya Narkoba dan Kriminalitas

Sukabumi,jurnaltipikor.com,-Menanamkan kesadaran hukum dan membentuk karakter generasi muda menjadi perhatian serius Polres Sukabumi. Melalui program Police Goes to School, Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H., hadir langsung menyapa sekaligus memberikan edukasi kepada para pelajar SMAS Mutiara Terpadu Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Senin (02/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB tersebut menjadi sarana bagi Polri untuk mendekatkan diri dengan lingkungan pendidikan sekaligus membangun pemahaman para pelajar mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban, meningkatkan kedisiplinan, serta memahami aturan hukum sejak usia dini.

Dalam arahannya, Kapolres Sukabumi mengingatkan para siswa agar tidak terjerumus dalam berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan, seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, hingga tindakan perundungan atau bullying.

Baca juga PENGGELEDAHAN PONPES SAAT DINI HARI BERUJUNG PETAKA: KAPOLRES SUKOHARJO DAN 3 PERWIRA RESKRIM RESMI DINONAKTIFKAN!

Selain itu, para pelajar juga diingatkan untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial, menjaga etika dalam pergaulan, serta senantiasa menaati peraturan, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

Kapolres juga mengajak para siswa untuk memanfaatkan masa muda dengan kegiatan positif, mengembangkan potensi diri, serta terus mengejar prestasi. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menjadi bagian dari masa depan bangsa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kedekatan dan kemitraan yang semakin kuat antara Polri, pihak sekolah, tenaga pendidik, dan para pelajar. Edukasi tersebut juga menjadi langkah preventif untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap bahaya narkoba, kenakalan remaja, serta pentingnya kesadaran hukum.

Baca juga MA Batal Gelar Konfrensi Pers Soal Pembatalan Suket Ijazah Gibran: Drama Hukum Wapres Kian Memanas, MA Tiba-Tiba Bungkam usai Menangkan Penggugat

Kehadiran langsung Kapolres Sukabumi di lingkungan sekolah diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus menumbuhkan karakter generasi muda yang disiplin, berakhlak baik, berprestasi, dan taat hukum.

Polres Sukabumi berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif, sekaligus mempersiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas.

(Rama)

PENGGELEDAHAN PONPES SAAT DINI HARI BERUJUNG PETAKA: KAPOLRES SUKOHARJO DAN 3 PERWIRA RESKRIM RESMI DINONAKTIFKAN!

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR— Buntut penggeledahan kontroversial di Pondok Pesantren (Ponpes) Putri Hamalatul Quran (HQ) pada 27 Oktober 2026 lalu berakhir pahit bagi aparat kepolisian. Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena beserta tiga anak buahnya resmi dinonaktifkan dari jabatannya demi menjalani pemeriksaan intensif oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Mabes Polri.

Langkah tegas ini diambil menyusul gelombang protes atas tindakan represif oknum aparat saat menggeledah ponpes putri yang berlokasi di wilayah Sukoharjo dan Karanganyar, Jawa Tengah tersebut. Selain AKBP Andika Dharma Sena, tiga personel lain yang turut dicopot adalah Kasat Reskrim, Kanit Pidum, dan Kanit PPA Polres Sukoharjo.

Prosedur Penggeledahan Dipertanyakan: Dini Hari, Dobrak Pintu, dan Senjata Laras Panjang

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, mengonfirmasi bahwa penonaktifan ini ditujukan untuk mendalami dugaan pelanggaran prosedur dan Etika Kepolisian berdasarkan aduan langsung dari para santri serta pengasuh pesantren.

Peristiwa ini mendadak menjadi sorotan nasional dan memantik reaksi keras dari DPR RI. Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, mengkritik tajam cara-cara penegakan hukum yang jauh dari kesan humanis. Penggeledahan yang dilakukan pada dini hari di lingkungan pendidikan anak bawah umur tersebut dinilai mengabaikan aspek perlindungan anak dan norma kesopanan.

“Tindakan aparat di lapangan sangat disayangkan. Laporan yang masuk menyebutkan adanya penggunaan senjata laras panjang, pengrusakan/pendobrakan pintu, hingga kondisi santriwati yang terpaksa keluar ruangan dalam keadaan belum mengenakan hijab. Hal ini tidak bisa dibiarkan dan membutuhkan evaluasi total terhadap jajaran kepolisian di Jawa Tengah,” tegas Abdullah.

Abdullah menekankan pentingnya menjaga kondisi psikologis para santriwati. Menurutnya, proses hukum memang harus berjalan, namun perlindungan terhadap hak-hak warga sipil—terutama anak-anak di bawah umur yang belum tentu ada hubungannya dengan tindak pidana—harus tetap menjadi prioritas utama.

Baca juga Divisi Propam Polri turun tangan mendalami keluhan masyarakat terkait prosedur penggeledahan yang dilakukan Polda Jawa Tengah di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Sukoharjo.

Pengusutan Kasus Berujung Pemeriksaan Propam

Penggeledahan di Ponpes HQ sebenarnya merupakan bagian dari serangkaian penyidikan kasus pembakaran dan perusakan warung “Mi dan Babi Tepi Sawah” di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Sukoharjo. Kendati dugaan keterlibatan pihak-pihak tertentu tengah diusut, cara penanganan di lapangan justru berbuah polemik besar.

Pemeriksaan oleh Divpropam Mabes Polri kini tengah berjalan untuk membongkar fakta di balik penggeledahan tersebut dan menentukan sanksi tegas apabila terbukti terjadi pelanggaran prosedur maupun Kode Etik Profesi Polri.

Sumber Informasi: iNews

Editor : Azi

Ngopi Bareng Sopir Angkot Palabuhanratu, Kapolres Sukabumi Serap Aspirasi

Sukabumi,jurnaltipikor.com,-Ditengah hiruk-pikuk aktivitas Pasar Semi Modern Palabuhanratu, secangkir kopi dan obrolan santai menjadi jembatan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung menemui komunitas sopir angkot, Jumat (30/10/2026).

Bukan sekadar kunjungan biasa, pertemuan tersebut menjadi ruang dialog terbuka bagi para pengemudi angkutan umum untuk menyampaikan keluhan, masukan, hingga persoalan yang mereka hadapi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama di tengah dinamika ekonomi dan tantangan operasional transportasi.

Dalam suasana penuh keakraban, Kapolres Sukabumi berbincang langsung dengan para sopir angkot dan masyarakat. Berbagai aspirasi disampaikan secara terbuka, mulai dari kondisi di lapangan hingga harapan terhadap terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah Palabuhanratu.

Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Benny Cahyadi mengatakan, komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan sekaligus memahami persoalan yang berkembang di tengah kehidupan warga.

“Melalui silaturahmi seperti ini, kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi keluhan, masukan, dan harapan masyarakat. Kepolisian tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam mencari solusi atas berbagai persoalan,” ujar Benny.

Baca juga Peduli Tempat Ibadah, Kapolres Sukabumi Bantu Pembangunan Masjid Ar-Rahman Cidahu

Selain menyerap aspirasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan dialog kamtibmas. Kapolres mengajak para sopir angkot untuk turut berperan aktif menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas di wilayah Palabuhanratu.

Menurutnya, para pengemudi angkutan umum memiliki peran strategis dalam menjaga situasi wilayah tetap kondusif. Aktivitas mereka yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat menjadikan para sopir sebagai bagian penting dalam mendukung terciptanya keamanan lingkungan.

“Para sopir angkot merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban di jalan. Kami berharap sinergi dan kepedulian bersama ini terus terbangun, sehingga Palabuhanratu tetap aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.

Baca juga Skandal Maling Uang Negara Rp2 Triliun: Kejagung Bongkar Ruang Tersembunyi dan Trik Sulap Pajak PT Toba Pulp Lestari!

Kegiatan silaturahmi tersebut turut dihadiri Kapolsek Palabuhanratu, para pejabat utama (PJU) Polres Sukabumi, personel Polres Sukabumi dan Polsek Palabuhanratu, anggota UPTD Dinas Perhubungan Palabuhanratu, serta komunitas sopir angkot dan masyarakat.

Kehadiran Kapolres di tengah komunitas sopir angkot mendapat sambutan positif. Para pengemudi terlihat antusias mengikuti dialog dan menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan bertemu langsung dengan pimpinan kepolisian.

Silaturahmi ini sekaligus menegaskan bahwa menjaga kamtibmas tidak hanya dilakukan melalui patroli maupun penegakan hukum, tetapi juga dengan membangun kedekatan, membuka ruang komunikasi, dan mendengarkan aspirasi masyarakat.

Melalui pendekatan humanis tersebut, Polres Sukabumi berharap kemitraan dengan komunitas sopir angkot semakin kuat, sehingga tercipta kolaborasi nyata dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas masyarakat di Palabuhanratu.

(Rama)

Peduli Tempat Ibadah, Kapolres Sukabumi Bantu Pembangunan Masjid Ar-Rahman Cidahu

Sukabumi,jurnaltipikor.com,-Bentuk kepedulian terhadap tempat ibadah, Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H. membantu pembangunan Masjid Ar-Rahman, pada Jumat (30/10/2026).

Bantuan disalurkan melalui Kapolsek Cidahu, AKP E. Slamet, S.A.P., berupa 5 kubik hebel untuk pembangunan Masjid Ar-Rahman yang berlokasi di Perumahan Bukit Cidahu Asri (Perum BCA), Desa Pondokkaso Tonggoh, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.

Ketua Panitia Pembangunan Masjid Ar-Rahman, Heri mewakili seluruh jajaran kepengurusan dan warga Perum BCA mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolres Sukabumi dan jajaran yang telah membantu pembangunan Masjid Ar-Rahman.

“Kami mewakili warga Perum Bukit Cidahu Asri mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres Sukabumi beserta jajaran atas bantuannya. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah dan bermanfaat untuk kelancaran pembangunan masjid kami,” ucap Heri.

Baca juga Bupati Lantik Pengurus GOW Kabupaten Sukabumi, Bupati “Jaga Solidatas Dan Fokus Program Kemasyarakatan”

Ia juga mendoakan semoga Kapolres Sukabumi dan jajaran selalu diberikan kesehatan, kelancaran dan kemudahan dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu, Kapolsek Cidahu AKP E. Slamet, S.A.P. menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap pembangunan sarana ibadah dan upaya mempererat silaturahmi antara Polri dengan masyarakat.

“Semoga bantuan ini dapat sedikit membantu mempercepat proses pembangunan Masjid Ar-Rahman agar segera dapat digunakan oleh warga untuk beribadah,” pungkasnya.

(Rama)

Dandim 0622 Dampingi Tim Wasev Itjenad Tinjau Progres TMMD ke-130 di Desa Mekarjaya

Sukabumi,jurnaltipikor.com,-Komandan Kodim 0622 Kab. Sukabumi sekaligus Dansatgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026, Letkol Inf Agung Ariwibowo, S.Hub.Int., mendampingi kunjungan kerja Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Darat (Itjenad), Kolonel Inf Mochamad Andi Prihantono, dalam rangka meninjau pelaksanaan program TMMD ke-130 di Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (24/10/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program TMMD, guna memastikan seluruh sasaran pembangunan berjalan sesuai perencanaan, memenuhi standar kualitas, serta memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Kedatangan Ketua Tim Wasev beserta rombongan di Posko TMMD ke-130, Kampung Cikole, Desa Mekarjaya, sekitar pukul 09.57 WIB, disambut langsung oleh Dandim 0622 Kab. Sukabumi bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLV, unsur Forkopimda Kabupaten Sukabumi, serta Forkopimcam Ciemas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kolonel Inf Anjar Ari Wibowo, S.Sos., M.Si., selaku Kasiter Kasrem 061/SK, Letkol Arh Iwan Hermaya Purnawan, S.IP., Letkol Inf Edeng, Kapten Cpl Ngadiono, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sukabumi Ahmad Samsul Bahri, perwakilan Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, unsur pemerintah kecamatan dan desa, serta tamu undangan lainnya. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 500 orang.

Baca juga Tingkatkan Kamseltibcarlantas, Kapolres Sukabumi Pimpin Apel Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2026

Mengawali rangkaian kegiatan, Dansatgas TMMD ke-130 Letkol Inf Agung Ariwibowo menyampaikan paparan mengenai perkembangan pelaksanaan program TMMD, meliputi sasaran fisik, nonfisik, dukungan anggaran, serta berbagai capaian pembangunan yang telah dilaksanakan bersama masyarakat.

Dalam paparannya, Dandim menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD ke-130 telah diawali dengan kegiatan Pra-TMMD pada 20 September hingga 11 Oktober 2026, sebelum secara resmi dibuka pada 13 Oktober 2026.

Sejumlah sasaran fisik menunjukkan perkembangan yang signifikan, di antaranya pengaspalan jalan penghubung Kampung Cikole menuju Kampung Bojonggadog sepanjang 2.200 meter dengan lebar 2,5 meter yang telah mencapai progres 80 persen.

Selain pembangunan jalan, program TMMD juga menyasar rehabilitasi posyandu, pembangunan lima titik sumur bor, pembangunan tiga unit MCK, rehabilitasi lima rumah tidak layak huni (Rutilahu), rehabilitasi jembatan, sarana ibadah, serta kegiatan penghijauan dan ketahanan pangan.

Baca juga Dugaan Pemerasan Perizinan Terbongkar: Eks Bupati Gowa Resmi Diringkus dan Digiring ke Rutan!

Untuk pembangunan sumur bor, satu titik telah mencapai 100 persen, sedangkan empat titik lainnya berada pada progres 40 persen. Pembangunan MCK mencapai 70 persen, rehabilitasi lima unit Rutilahu mencapai 80 persen, sementara rehabilitasi jembatan dan program ketahanan pangan seluas satu hektare telah mencapai 100 persen.

Sementara itu, kegiatan nonfisik turut dilaksanakan melalui penyuluhan keagamaan, kesehatan, pertanian, peternakan, pengembangan UMKM, serta wawasan kebangsaan. Program tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.

Berdasarkan laporan perkembangan pelaksanaan kegiatan, secara umum capaian sasaran fisik TMMD ke-130 telah mencapai sekitar 85 persen, sedangkan sasaran nonfisik mencapai 50 persen.

Dalam sambutannya, Ketua Tim Wasev Itjenad Kolonel Inf Mochamad Andi Prihantono menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pemerintah daerah, jajaran TNI-Polri, seluruh instansi terkait, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan dan berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program TMMD.

“TMMD merupakan salah satu program terpadu lintas sektoral yang dilaksanakan secara bersama-sama oleh TNI, pemerintah daerah, Polri, dan seluruh komponen masyarakat. Program ini memiliki peran strategis dalam membantu percepatan pembangunan, khususnya di daerah yang masih membutuhkan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kolonel Inf Mochamad Andi Prihantono menekankan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan, meningkatkan koordinasi antarlembaga, serta memastikan setiap program dapat diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Laksanakan seluruh program sesuai dengan rencana dan ketentuan. Utamakan kualitas hasil pekerjaan, tingkatkan koordinasi dan kerja sama dengan semua pihak yang terlibat, serta optimalkan kegiatan nonfisik. Jadikan setiap temuan Tim Wasev sebagai bahan evaluasi dan perbaikan,” tegasnya.

Usai menerima paparan, Ketua Tim Wasev bersama rombongan, didampingi Dansatgas TMMD, melaksanakan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi sasaran pembangunan di Desa Mekarjaya.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran peninjauan meliputi rehabilitasi Posyandu di Kampung Sukadamai, pembangunan sumur bor di Kampung Cikiara, rehabilitasi masjid, pengaspalan jalan penghubung Kampung Cikole–Kampung Bojonggadog, rehabilitasi rumah tidak layak huni milik Herlan di Kampung Sukadamai, serta pembangunan sumur bor di Kampung Sukasirna.

Baca juga Presiden Intervensi Aturan Halal: Tenggat Sertifikasi UMKM Diundur hingga 2028, Bukti Realitas Birokrasi Masih Mencekik Usaha Kecil

Peninjauan lapangan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pekerjaan, mengevaluasi kesesuaian pelaksanaan dengan perencanaan, sekaligus memastikan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat setempat.

Pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0622 Kab. Sukabumi didukung anggaran hibah APBD Pemerintah Kabupaten Sukabumi sebesar Rp1 miliar serta dukungan anggaran TNI AD sebesar Rp338,3 juta.

Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat, pelaksanaan TMMD diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga semakin memperkuat semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Sebab, keberhasilan TMMD bukan semata diukur dari panjangnya jalan yang dibangun atau banyaknya fasilitas yang diselesaikan, melainkan dari seberapa besar manfaat pembangunan tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup dan membuka harapan baru bagi masyarakat pedesaan.

Seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kerja dan pengawasan evaluasi Tim Wasev Itjenad di wilayah TMMD ke-130 Kodim 0622 Kab. Sukabumi berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

(Rama)

Tingkatkan Kamseltibcarlantas, Kapolres Sukabumi Pimpin Apel Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2026

Sukabumi,jurnaltipikor.com,-Polres Sukabumi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya Tahun 2026 di Lapangan Mako Polres Sukabumi, Senin (26/10/2026) pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana pendukung sebelum pelaksanaan operasi.

Apel gelar pasukan diikuti oleh jajaran Pejabat Utama Polres Sukabumi, personel Polres Sukabumi, personel Satuan Lalu Lintas, serta unsur TNI dan instansi terkait. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kesiapan dan sinergi lintas instansi dalam mendukung pelaksanaan operasi guna meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Dalam pelaksanaannya, personel diberikan arahan mengenai pentingnya mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan represif secara proporsional. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah hukum Polres Sukabumi.

Baca juga Dugaan Pemerasan Perizinan Terbongkar: Eks Bupati Gowa Resmi Diringkus dan Digiring ke Rutan!

Kapolres Sukabumi melalui Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Bayu Damara Hadi Putra, S.T.K., S.I.K., menyampaikan bahwa Operasi Patuh Lodaya 2026 merupakan upaya untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menciptakan kondisi jalan raya yang aman dan tertib.

“Melalui Operasi Patuh Lodaya 2026, kami mengajak seluruh masyarakat untuk semakin meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam berlalu lintas. Utamakan keselamatan, patuhi aturan, dan jadilah pelopor keselamatan di jalan raya. Kami berkomitmen melaksanakan tugas secara profesional dan humanis demi terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Seluruh personel yang terlibat diharapkan dapat menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab dengan tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku. Penegakan hukum dilakukan secara proporsional, disertai edukasi dan upaya pencegahan untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

Melalui Operasi Patuh Lodaya 2026, Polres Sukabumi berkomitmen untuk terus meningkatkan kepatuhan pengguna jalan serta mewujudkan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara kepolisian, TNI, instansi terkait, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Sukabumi.

(Rama)

Negara Tak Lagi Toleran: Kapolri Seret 243 Perorangan dan 13 Korporasi Pembakar Hutan ke Jalur Hukum

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR – Sikap tegas pemerintah dalam memberantas kejahatan lingkungan hidup akhirnya memakan korban di kalangan pelaku industri. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmen tanpa kompromi dengan menetapkan 243 perorangan dan 13 korporasi sebagai tersangka atas kehancuran puluhan ribu hektare lahan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Langkah hukum progresif ini disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP) Dua Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Bukan Sekadar Denda: Izin Usaha Siap Dicabut

Penindakan karhutla kali ini menyasar tidak hanya perusak individual di lapangan, melainkan juga korporasi raksasa yang diindikasikan melakukan pembiaran dan perusakan berencana:

  • Bumi Hangus Puluhan Ribu Hektare: Penanganan terhadap perorangan mencakup 286 Laporan Polisi (LP) di 13 Polda dengan area terbakar mencapai 5.856 hektare.
  • Kejahatan Korporasi: Penanganan tingkat korporasi melingkupi 100 LP oleh 10 Polda dan Dittipidter Bareskrim Polri, menyasar kehancuran lahan seluas 29.534,99 hektare.
  • Rekomendasi Pencabutan Izin: Polri tidak segan-segan merekrekomendasikan pencabutan izin usaha bagi 23 kasus korporasi yang kini berada pada tahap penyidikan lanjutan.
  • Incar Pemodal Asing (PMA): Dari deretan perkara korporasi yang ditangani, terdapat 22 perusahaan terafiliasi Penanaman Modal Asing (PMA) yang kini berada di bawah pengawasan ketat penyidik.

“Negara tidak boleh kalah oleh korporasi yang mengeruk keuntungan di atas abu dan asap yang menyengsarakan rakyat. Penegakan hukum ini adalah sinyal keras bahwa siapapun yang membakar bumi Nusantara—baik perorangan maupun korporasi asing—akan dimintai pertanggungjawaban hingga akar-akarnya,” tegas sikap Polri dalam penyampaian laporan tersebut.

Baca juga 1,16 Ton Ketamin Digagalkan di Laut Sumut, DPR Tegaskan: Bukti Nyata Ketegasan Kapolri Dan Sinyal Mati Bagi Sindikat Narkoba Internasional

Pemetaan Wilayah Kejahatan Lingkungan Korporasi

Dari 11 korporasi tersangka yang menguasai konsesi seluas 209.933 hektare dengan area terbakar 11.105,39 hektare, sebarannya terfokus di pulau Kalimantan:

  1. Kalimantan Barat: 8 Korporasi
  2. Kalimantan Tengah: 2 Korporasi
  3. Kalimantan Selatan: 1 Korporasi

Polri memastikan proses hukum terhadap 94 kasus korporasi yang sedang berjalan akan dilakukan secara transparan dan tuntas demi mengembalikan keadilan ekologis dan melindungi masa depan lingkungan Indonesia.

Kontak Media / Informasi Lebih Lanjut: Divisi Humas Polri Mabes Polri – Jakarta Website: www.polri.go.id

DUET JENDERAL BINTANG EMPAT BERGANTI POSISI: PRABOWO RESMI ROTASI WAKIL PANGLIMA TNI DAN KSAD DI ISTANA NEGARA

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR — Atmosfer Istana Negara hari ini terasa hangat sekaligus penuh dinamika strategis. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi memimpin prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dua perwira tinggi militer terbaik bangsa: Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.

Rotasi kepemimpinan ini menyedot perhatian publik lantaran menghadirkan momen unik “tukar posisi” di jajaran puncak Tentara Nasional Indonesia (TNI), memperlihatkan harmonisasi serta soliditas regenerasi militer tanah air.

Maruli Simanjuntak Bawa Misi Ganda di Pucuk Pimpinan TNI

Dalam perombakan strategis ini, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak—yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD)—resmi naik kelas menduduki posisi sebagai Wakil Panglima TNI.

Tidak hanya bertugas mendampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dalam memimpin seluruh matra militer, menantu dari tokoh senior Luhut Binsar Pandjaitan ini juga langsung mengemban amanah strategis tambahan:

  • Jabatan Baru: Wakil Panglima TNI
  • Tugas Tambahan: Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPP-DT)

Penugasan ganda ini menempatkan Jenderal Maruli di garda terdepan pengamanan wilayah terluar dan percepatan pembangunan kawasan perbatasan NKRI.

Baca juga KORUPSI BENCANA: KPK BONGKAR DUGAAN BANCAKAN DANA DARURAT BNPB SEJAK 2022 UNTUK KEPENTINGAN PRIBADI

Tandyo Budi Revita Kembalikan Komando Prajurit Hijau

Sementara itu, posisi puncak di Markas Besar Angkatan Darat kini resmi beralih. Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Panglima TNI, kini resmi dipercaya memimpin seluruh jajaran prajurit Baret Hijau sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang baru.

Kembalinya Jenderal Tandyo ke matra asal dengan tanggung jawab yang lebih besar diyakini akan memberikan suntikan energi baru dalam memperkuat doktrin, modernisasi alutsista, serta menjaga soliditas internal TNI AD.

Momen Sakral disaksikan Kabinet Merah Putih

Prosesi pengucapan sumpah jabatan berlangsung khidmat dengan disaksikan oleh pimpinan lembaga negara serta jajaran menteri Kabinet Merah Putih. Pergeseran posisi di tingkat elite ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan kepemimpinan militer yang profesional, responsif, dan adaptif terhadap tantangan geopolitik global.

“Langkah strategis ini bukan sekadar penyegaran organisasi, melainkan bukti nyata harmonisnya transisi kepemimpinan di tubuh TNI demi menjaga kedaulatan bangsa dan negara.”

Selamat bertugas kepada Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita di pos pengabdian yang baru. Semoga TNI senantiasa kuat, modern, profesional, dan dicintai seluruh rakyat Indonesia.

INFORMASI KONTAK MEDIA: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden / Hubungan Masyarakat TNI Website: www.tni.mil.id / www.setpres.go.id Email: humas@tni.mil.id

#reshuffle #panglimaTNI #TNI #marulisimanjuntak #KSAD #viral #KabinetMerahPutih