Tumbuhkan Semangat Belajar Sejak Dini, Wakil Wali Kota Bandung Ingatkan Siswa SDN Pelita 257 Pentingnya Ilmu dan Karakter

BANDUNG, JURNAL TIPIKOR – Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mengajak para siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 257 Pelita untuk menumbuhkan semangat belajar dan menjadikan ilmu sebagai bekal utama dalam meraih masa depan. Hal ini disampaikan Erwin saat menjadi Pembina Upacara di sekolah tersebut pada Senin, 4 Agustus 2025.

Dalam pidatonya, Erwin menekankan bahwa menuntut ilmu adalah kewajiban. Ia mengutip sabda Rasulullah SAW, “Thalabul ilmi faridhatun ‘ala kulli muslimin,” yang berarti menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim.

Untuk menjadi generasi unggul, Erwin berpesan agar para siswa menanamkan tiga hal penting sejak dini: menjadi insan yang berilmu, mendengarkan ilmu dengan baik, dan mencintai ilmu. “Jika ini kalian jalankan, insyaallah kalian akan menjadi anak-anak yang sukses dan bermanfaat,” ujarnya.

Baca juga Kejaksaan Agung Pastikan Kembalikan Barang Pribadi Tom Lembong yang Disita

Selain kecerdasan intelektual, Erwin juga mengingatkan pentingnya memiliki karakter yang kuat. Ia menuturkan bahwa Pemkot Bandung berkomitmen mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia.

“Taatlah kepada orang tua, rajin salat, dan hormati guru. Selain itu, kalian harus kuat mental, tangguh secara sosial, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” pesannya.

Kegiatan upacara ini diikuti oleh ratusan siswa kelas 1 hingga 6 SDN Pelita 257. Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dengan menampilkan berbagai bakat kesenian seperti tari, angklung, dan pencak silat.

Mereka juga berpartisipasi aktif dalam sesi interaktif bersama Erwin dengan menunjukkan kemampuan di bidang Matematika dan hafalan Alquran.

(Her)

Kejaksaan Agung Pastikan Kembalikan Barang Pribadi Tom Lembong yang Disita

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR – Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan akan mengembalikan barang-barang pribadi milik mantan Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong (Tom Lembong), yang sebelumnya disita oleh jaksa penuntut umum (JPU).

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menyatakan bahwa pengembalian barang tersebut dilakukan menyusul pemberian abolisi dari Presiden Prabowo Subianto kepada Tom Lembong.

Abolisi tersebut membebaskan Tom Lembong dari segala proses hukum terkait kasus dugaan korupsi importasi gula.

“Yang sifatnya pribadi? Pastinya jaksa penuntut umum segera mengembalikan,” kata Anang di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (4/8/2025).

Baca juga Kejagung Ajukan Red Notice Interpol untuk Riza Chalid dan Jurist Tan

Barang pribadi yang disita berupa satu unit iPad dan satu unit MacBook. Menurut Anang, pengembalian barang-barang tersebut kemungkinan akan dilakukan oleh JPU Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat pada hari yang sama.

Tom Lembong sebelumnya divonis empat tahun enam bulan penjara atas kasus tersebut. Namun, pada Kamis (31/7), DPR RI menyetujui permohonan pemberian abolisi, dan Tom Lembong dibebaskan pada Jumat (1/8) malam.

iPad dan MacBook tersebut disita saat inspeksi mendadak di Rumah Tahanan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (19/5).

Tom Lembong mengklaim kedua alat elektronik itu digunakannya untuk menyusun pleidoi atau nota pembelaan yang terdiri dari puluhan halaman.

(AZI)

Kejagung Ajukan Red Notice Interpol untuk Riza Chalid dan Jurist Tan

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR – Kejaksaan Agung (Kejagung) sedang memproses pengajuan Red Notice Interpol terhadap dua tersangka kasus korupsi, yaitu Muhammad Riza Chalid dan Jurist Tan.

Langkah ini diambil setelah keduanya diduga tidak berada di Indonesia.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa pihaknya tengah melengkapi data dan berkas yang diperlukan.

“Saat ini kami sedang proses karena harus dilengkapi dahulu semua data, termasuk mekanisme pemanggilan,” ujarnya di Jakarta, Senin (4/8).

Baca juga Ketua Umum Golkar Bantah Tegas Isu Musyawarah Nasional Luar Biasa

Proses pengajuan red notice ini akan dikoordinasikan dengan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri. Setelah berkas dinyatakan lengkap, akan diajukan ke kantor pusat Interpol di Lyon, Prancis. Jika disetujui, Interpol akan menerbitkan red notice yang akan disebarluaskan ke seluruh negara dan kantor imigrasi di dunia, sehingga pergerakan kedua tersangka dapat terdeteksi.

Profil Dua Tersangka yang Diburu
Muhammad Riza Chalid
Riza Chalid, selaku beneficial owner PT Orbit Terminal Merak, merupakan salah satu dari delapan tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) pada 2018–2023.

Jurist Tan

Jurist Tan adalah mantan Staf Khusus Mendikbudristek tahun 2020–2024 yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan pada Kemendikbudristek periode 2019–2022.

Baca juga Pelajar Bandung Diharapkan Aktif Berorganisasi untuk Menjadi Pemimpin Masa Depan

Informasi dari Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) menyebutkan bahwa Jurist Tan diduga berada di Australia, sementara Riza Chalid diduga berada di Malaysia.

(AZI)

Ketua Umum Golkar Bantah Tegas Isu Musyawarah Nasional Luar Biasa

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan tidak ada isu terkait rencana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di tubuh partai beringin.

Pernyataan ini sekaligus menepis berbagai kabar yang menyebutkan adanya perpecahan internal.

“Masa mau dipercaya berita yang enggak ada sumbernya?” kata Bahlil dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (3/8).

Pernyataan Bahlil diperkuat oleh sejumlah tokoh senior partai. Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian Partai Golkar, Nusron Wahid, turut membantah isu Munaslub, terutama yang mengaitkan namanya.

“Pertama, saya tidak tahu menahu tentang isu tersebut. Kedua, sampai hari ini tidak pernah ada pembicaraan di lingkungan Istana kepada saya ataupun kepada pihak-pihak lain di lingkungan Partai Golkar yang membicarakan tentang Munaslub,” ujar Nusron.

Baca juga Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Kota Bandung Gelar Silaturahmi Pengurus Baru

Sikap serupa juga disampaikan oleh politikus senior Partai Golkar, Nurdin Halid. Nurdin menyebut isu tersebut sebagai kabar bohong yang tidak berdasar.

“Isu Munaslub Golkar itu hoaks. Itu isu murahan yang tidak perlu direspons,” tegas Nurdin dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (1/8).

Bahlil Lahadalia terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Partai Golkar pada Munas XI yang diselenggarakan tanggal 20-21 Agustus 2024, menggantikan posisi Airlangga Hartarto.

(AZI)

Pelajar Bandung Diharapkan Aktif Berorganisasi untuk Menjadi Pemimpin Masa Depan

Bandung, JURNAL TIPIKOR – Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mendorong para pelajar di Kota Bandung untuk aktif berorganisasi.

Menurutnya, berorganisasi merupakan wadah penting untuk melatih diri dalam berpikir kritis, menggagas ide, dan menumbuhkan kesadaran bahwa mereka adalah generasi yang akan mengisi masa depan Kota Bandung.

Dalam acara Orasi Pelajar Forum OSIS Kota Bandung yang diadakan di Kampus UPI Bandung, Erwin menegaskan, Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) adalah salah satu wadah yang ideal bagi pelajar.

“Di sini para pelajar bisa melatih diri untuk berpikir kritis, menggagas ide, dan menumbuhkan kesadaran bahwa kalian adalah generasi yang akan mengisi masa depan Kota Bandung,” ujarnya.

Baca juga Ribuan Pelari Banjiri Balai Kota Bandung dalam Gelaran DocFestRun 2025

Menurut Erwin, seorang pemimpin masa depan harus memiliki bekal yang utuh, tidak hanya dari sisi akademis, tapi juga spiritual dan emosional.

Ia mengajak para pelajar untuk memiliki lima kesadaran utama menuju kesuksesan, yaitu kesadaran beragama, menuntut ilmu, menjaga akhlak, peduli terhadap sesama, dan mencintai tanah air.

“Bandung dari dulu, sekarang, dan nanti akan selalu dikenal sebagai kota pelajar, kota inovasi, dan kota kreatif. Itu tidak akan terwujud tanpa peran aktif kalian sebagai pelajar hebat,” tambahnya.
Peran Pelajar dalam Menghadapi Tantangan Zaman

Baca juga Pernyataan Resmi Menteri HAM Terkait Larangan Pengibaran Bendera Fiksi Anime “One Piece”

Erwin juga menyoroti tantangan yang dihadapi pelajar saat ini, seperti fenomena tawuran dan pergaulan negatif. Ia berharap forum-forum seperti Forum OSIS dapat membangun budaya baru, di mana komunikasi menggantikan konflik dan mendengar menggantikan kekerasan.

“Ini langkah nyata menjadikan Bandung bebas dari aksi tawuran,” tuturnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, turut menyampaikan dukungannya.

Ia mendorong para pelajar untuk merawat idealisme dan menjaga komitmen dalam komunitas OSIS atau forum pelajar lainnya.

“Pelajar yang punya idealisme, pertahankan itu. Karena kalau idealisme tetap dijaga, sangat mungkin kita akan punya pemimpin hebat di masa depan,” kata Asep.

Baca juga Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Kota Bandung Gelar Silaturahmi Pengurus Baru

Asep percaya, ketika komunitas pelajar terus bersemangat menjaga nilai-nilai positif, masa depan yang sejahtera bagi rakyat bisa diwujudkan. “Kesejahteraan rakyat bisa dimulai dari sini, dari pelajar-pelajar yang punya tekad dan idealisme kuat,” pungkasnya.

(Her)

Ribuan Pelari Banjiri Balai Kota Bandung dalam Gelaran DocFestRun 2025

BANDUNG, JURNAL — Ribuan peserta memadati halaman Balai Kota Bandung pada Minggu, 3 Agustus 2025, dalam acara DocFestRun 2025, sebuah ajang lari massal yang sukses digelar berkat kolaborasi antara komunitas pelari Kedodorun dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bandung.

Acara ini bukan hanya sekadar lomba lari, tetapi juga menjadi wadah kampanye untuk mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat.

DocFestRun 2025 secara resmi dibuka oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Dalam seremoni yang penuh semangat, ia melepas para pelari.

“Semangat untuk Kota Bandung, kota yang paling enakeun untuk lari-larian. Silakan masing-masing kejar podiumnya!” seru Farhan, memberikan motivasi kepada ribuan peserta yang siap berlari.

Baca.juga Pernyataan Resmi Menteri HAM Terkait Larangan Pengibaran Bendera Fiksi Anime “One Piece”

Mengusung tema “Bring Happiness for Everyone”, DocFestRun 2025 hadir sebagai pengingat akan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental.

Acara ini bertujuan mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya para tenaga kesehatan, untuk aktif bergerak dan menerapkan gaya hidup sehat.Lebih dari sekadar lomba, acara ini juga dirancang untuk menciptakan pengalaman lari yang menyenangkan dan aman.

Para peserta disuguhkan dengan jalur lari yang profesional, fasilitas yang lengkap, dan suasana meriah yang membangkitkan semangat.

DocFestRun 2025 juga menjadi ajang silaturahmi lintas komunitas dan profesi, menunjukkan kontribusi nyata dunia kesehatan dalam mewujudkan masyarakat yang lebih aktif dan bahagia.

Baca juga Kejaksaan Tinggi Bengkulu Sita Aset Milik Tersangka Korupsi Tambang, Kerugian Negara Mencapai Miliaran Rupiah

Partisipasi terbuka untuk semua kalangan, menjadikan acara ini ruang inklusif untuk menyebarkan semangat hidup sehat di lingkungan medis dan masyarakat luas.

Keberhasilan DocFestRun 2025 menandai semangat Bandung sebagai kota yang mendukung gaya hidup sehat dan penuh solidaritas, menjadi ruang bersama untuk berlari dan berbagi kebahagiaan.

(Her)

Pernyataan Resmi Menteri HAM Terkait Larangan Pengibaran Bendera Fiksi Anime “One Piece”

Jakarta, JURNAL TIPIKOR – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, menegaskan bahwa negara memiliki hak untuk melarang pengibaran bendera fiksi dalam anime “One Piece” yang disandingkan dengan bendera Merah Putih saat perayaan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025.

Menurut Pigai, tindakan ini merupakan bagian dari upaya penting untuk menjaga simbol-simbol nasional dan merupakan bentuk penghormatan terhadap negara.

Dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, Pigai menjelaskan bahwa pengibaran bendera tersebut dianggap melanggar hukum dan dapat dikategorikan sebagai tindakan makar.

Baca juga Kejaksaan Tinggi Bengkulu Sita Aset Milik Tersangka Korupsi Tambang, Kerugian Negara Mencapai Miliaran Rupiah

Oleh karena itu, larangan ini merupakan langkah yang sah untuk menjaga integritas dan stabilitas nasional.

Pigai menambahkan bahwa keputusan ini sejalan dengan aturan internasional, yang memberikan hak kepada negara untuk mengambil sikap atas isu-isu yang berkaitan dengan integritas nasional. Ia meyakini bahwa pelarangan ini akan mendapatkan dukungan dari komunitas internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dukungan internasional ini, kata Pigai, didasarkan pada Kovenan PBB tentang Hak Sipil dan Politik yang telah diadopsi oleh Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2005. UU tersebut, menurutnya, memberi ruang bagi negara untuk menjaga keamanan dan stabilitas nasional.

“Saya berharap masyarakat memahami bahwa pelarangan ini adalah upaya menjaga kesatuan dan integritas bangsa dalam momentum bersejarah seperti perayaan Hari Kemerdekaan,” ujar Pigai.

“Langkah ini menunjukkan bagaimana hukum nasional dan internasional saling bersinergi dalam menjaga stabilitas negara.”

Baca juga Analisis Kebijakan Publik: Hubungan Gubernur, Walikota, dan Bupati dalam Otonomi Daerah

Pigai juga menegaskan bahwa pelarangan ini tidak bermaksud untuk membatasi kebebasan berekspresi warga negara.

Ia menyebutkan bahwa sikap pemerintah adalah demi ‘core of national interest’, di mana kebebasan berekspresi dapat dibatasi oleh negara demi kepentingan nasional.

(AZI)

Kejaksaan Tinggi Bengkulu Sita Aset Milik Tersangka Korupsi Tambang, Kerugian Negara Mencapai Miliaran Rupiah

Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Kota Bandung Gelar Silaturahmi Pengurus Baru

BANDUNG, JURNAL TIPIKOR – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Bandung hari ini mengadakan acara silaturahmi di Pendopo Walikota Bandung, Minggu (3/8).

Pertemuan ini diselenggarakan dalam rangka memperkenalkan jajaran pengurus baru FKDM untuk periode 2025-2029.

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua DPD Partai Nasdem Kota Bandung, jajaran Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandung, serta seluruh Koordinator Wilayah (Korwil) FKDM se-Kota Bandung.

Baca juga Analisis Kebijakan Publik: Hubungan Gubernur, Walikota, dan Bupati dalam Otonomi Daerah

Dalam sambutannya, Ketua FKDM Kota Bandung yang baru, Brigjen (P) Patut Sudarsono, menyampaikan rasa terima kasih dan syukurnya atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin forum tersebut. Ia juga menekankan peran strategis FKDM sebagai “mata dan telinga Walikota Bandung.”

“Kita semua harus mampu mendeteksi dini Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG) yang berpotensi mengganggu kondusivitas di Kota Bandung,” ujar Patut Sudarsono. Ia menekankan bahwa kewaspadaan dini sangat penting untuk menjaga stabilitas dan keamanan kota.

Acara silaturahmi ini ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustad Abdul Hamid Algozali, S.Pd.I.

(Her)

Pengurus PAC Ansor Sekaligus Sekretaris MWC NU Kecamatan Ciambar, Indra Setiawan Angkat Bicara Terkait Viralnya Pengibaran Bendera One Piece

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Gerakan viral pengibaran bendera bajak laut dari serial One Piece menjadi perhatian umum, khususnya bagi Gerakan Pemuda Ansor. Dimana, gerakan pemuda berbasis Nahdliyin ini tak tinggal diam dengan menyerukan, agar generasi muda Indonesia kembali menghormati lambang negara, bendera Merah Putih.

"Silakan berekspresi, silakan pasang bendera One Piece atau simbol budaya lain, tapi jangan sampai melebihi ketinggian Merah Putih. Jangan pula mengabaikan makna dan posisi sakral Bendera Negara," tegas pengurus ansor Kecamatan Ciambar sekaligus Sekretaris Aris MWC NU, Indra Setiaean, S.E., kepada awak media, pada Minggu (03/08/2025).

Semangat petualangan, keberanian, dan solidaritas dalam serial One Piece, menurutnya, sejalan dengan nilai-nilai perjuangan dan persatuan bangsa Indonesia.

Baca juga Analisis Kebijakan Publik: Hubungan Gubernur, Walikota, dan Bupati dalam Otonomi Daerah

Namun, Indra menilai dalam konteks kenegaraan, posisi dan kehormatan Bendera Merah Putih tidak boleh dikalahkan oleh simbol apapun.

“Kami memahami, bahwa generasi muda kini mengekspresikan aspirasi dan identitas mereka melalui budaya populer. Salah satunya yaitu melalui simbol seperti bendera One Piece yang bisa dimaknai secara positif. Selama itu tidak menyalahi nilai-nilai kebangsaan,tidak jadi masalah,” ujar Indra.

Indra pun kembali mengingatkan akan pentingnya meneladani pemikiran almarhum Presiden RI ke-4 KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), yang dalam banyak kesempatan menegaskan bahwa kebebasan berekspresi menjadi hak semua warga negara, selama tidak mencederai rasa kebangsaan dan keutuhan NKRI.

“Kita belajar dari Almarhum Gus Dur. Kebebasan itu penting, tapi harus tetap dalam bingkai kebangsaan. Jangan sampai semangat merdeka justru mengaburkan simbol-simbol kemerdekaan itu sendiri,” ucapnya.

Baca juga Saung Angklung Udjo Gelar Konser Intim dan Luncurkan Buku “Angklung: Dari Tradisi ke Industri”

Maraknya fenomena bendera One Piece menggugah Pengurus PAC Ansor sekaligus Sekretaris MWC NU Kecamatan Ciambar memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi yang memperuncing perbedaan atau menciptakan fenomena ini secara ekstrem.

“Tugas generasi muda hari ini bukan hanya menjadi kreatif, tetapi juga cerdas dalam menjaga harmoni antara ekspresi dan etika.
Budaya pop bukan ancaman, selama kita mampu mengelolanya dengan bijak. Justru, ini bisa menjadi media penguat semangat gotong royong, persaudaraan, dan nasionalisme. Tapi, jangan sampai identitas kita sebagai bangsa Indonesia tergerus oleh tren global yang tidak kita filter secara tepat,” bebernya.

Dalam semangat HUT RI ke-80, PAC Ansor Kecamatan Ciambar sekaligus sekretaris MWC NU ciambar, mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan momen ini sebagai panggung refleksi bahwa Indonesia dibangun bukan hanya oleh semangat merdeka, tetapi juga oleh tanggung jawab untuk menjaga dan merawat simbol-simbol kedaulatan yang telah diperjuangkan dengan darah dan air mata.

(Rama)