Komisi Pemberantasan Korupsi Ungkap Keterlibatan Pihak Bank BUMN dalam Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin EDC, 13 Orang Dicegah ke Luar Negeri

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini mengungkapkan bahwa di antara 13 orang yang dicegah bepergian ke luar negeri terkait kasus dugaan korupsi pengadaan mesin electronic data capture (EDC) di bank pemerintah pada tahun 2020–2024, terdapat pihak dari bank pelat merah.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa salah satu pihak yang terkait berasal dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) atau BRI, di samping pihak-pihak terkait lainnya. Pernyataan ini disampaikan Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa (1/7/2025).

Budi Prasetyo menambahkan bahwa identitas lengkap dari 13 orang yang dicekal akan diumumkan pada kesempatan berikutnya. KPK juga akan segera menyampaikan kepada publik mengenai pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengadaan mesin EDC ini.

Baca juga Kejaksaan Agung Geledah Kantor Sritex di Sukoharjo, Sita Dokumen dan Uang Tunai Terkait Kasus Korupsi Kredit

Pencegahan ke luar negeri ini dilakukan karena keterangan dari 13 orang tersebut sangat dibutuhkan oleh KPK dalam proses penyidikan. Diharapkan, belasan orang yang dicegah ini dapat bersikap kooperatif selama proses hukum berlangsung.

Sebelumnya, KPK telah mengonfirmasi penggeledahan dua lokasi pada 26 Juni 2025 untuk mengusut kasus ini, yaitu Kantor BRI Pusat di Jalan Sudirman dan Gatot Subroto, Jakarta. Pada tanggal yang sama, KPK secara resmi memulai penyidikan baru terkait dugaan korupsi pengadaan mesin EDC tersebut.

Pada 26 Juni 2025, KPK juga telah memeriksa seorang saksi penting, yakni mantan Wakil Direktur Utama BRI, Catur Budi Harto.

Baca juga KPK Geledah Kantor Dinas PUPR Sumut dan Kediaman di Medan, Lanjutan OTT Kasus Korupsi Proyek Jalan

Informasi terbaru dari KPK pada 30 Juni 2025 menyebutkan bahwa nilai proyek pengadaan mesin EDC ini mencapai Rp2,1 triliun. Sementara itu, kerugian keuangan negara yang diestimasi KPK untuk sementara mencapai Rp700 miliar, atau sekitar 30 persen dari total nilai proyek pengadaan tersebut.

KPK berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini secara transparan dan akuntabel guna memberantas korupsi di Indonesia.

(AZI)

Kejaksaan Agung Geledah Kantor Sritex di Sukoharjo, Sita Dokumen dan Uang Tunai Terkait Kasus Korupsi Kredit

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR  – Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami kasus dugaan korupsi dalam pemberian fasilitas kredit kepada PT Sri Rejeki Isman (Sritex) dan entitas anak usahanya. Hari ini, penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) melakukan penggeledahan di gedung kantor PT Sritex yang berlokasi di Jalan KH Samanhudi Nomor 88, Jetis, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Penggeledahan ini disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, di Jakarta, Selasa (1/7/2025).

Selain menggeledah, penyidik juga melakukan penyitaan, namun rincian barang yang disita belum dapat disebutkan.

Baca juga KPK Geledah Kantor Dinas PUPR Sumut dan Kediaman di Medan, Lanjutan OTT Kasus Korupsi Proyek Jalan

Harli Siregar menjelaskan bahwa penggeledahan ini dilakukan untuk kepentingan penyidikan terkait pemberian kredit oleh PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB), PT Bank DKI, dan Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah kepada PT Sritex dan entitas anak usaha.

Sebelumnya, pada Senin (30/6/2025), penyidik Jampidsus juga telah menggeledah rumah Direktur Utama PT Sritex, Iwan Kurniawan Lukminto.

Dari penggeledahan tersebut, penyidik berhasil menyita uang tunai senilai total Rp2 miliar, yang terdiri dari dua plastik berisi pecahan Rp100 ribu masing-masing senilai Rp1 miliar, dengan label PT Bank Central Asia Cabang Solo tertanggal 20 Maret 2024 dan 13 Maret 2024.

Selain uang tunai, sejumlah dokumen juga turut disita. Meskipun demikian, Iwan Kurniawan Lukminto saat ini masih berstatus sebagai saksi.

Baca juga Bersolek, Kantor Cabang Perumdam TJM Parungkuda Pasang Awning Baru

Selain rumah Iwan Kurniawan, penyidik juga menggeledah beberapa lokasi lain pada Senin (30/6/2025):

  • Rumah mantan Direktur Keuangan PT Sritex berinisial AMS di Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah. Dari lokasi ini, penyidik menyita dokumen dan dua unit ponsel sebagai barang bukti elektronik.
  • Rumah milik Manager Treasury PT Sritex berinisial CKN di Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah. Namun, di lokasi ini penyidik tidak menemukan barang bukti yang relevan dengan kasus ini.
  • Kantor PT Sari Warna Asli Textile Industry di Kebakkramat, Karanganyar, Jawa Tengah.
  • Kantor PT Senang Kharisma Textile di Karanganyar, Jawa Tengah.
  • Kantor PT Multi Internasional Logistic di Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah.

Dari penggeledahan di PT Sari Warna Asli Textile Industry, PT Senang Kharisma Textile (keduanya merupakan anak usaha PT Sritex), dan PT Multi Internasional Logistic, penyidik menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik berupa flash disk.

Baca juga Polres Sukabumi Gelar Perayaan Hari Bhayangkara Ke-79 Dengan Meriah, Warga Palabuhanratu Dapat Hadiah Umrah

Sebagai informasi, Kejaksaan Agung telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemberian kredit ini, yaitu:

  • DS (Dicky Syahbandinata) selaku Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) tahun 2020.
  • ZM (Zainuddin Mappa) selaku Direktur Utama PT Bank DKI tahun 2020.
  •  ISL (Iwan Setiawan Lukminto) selaku Direktur Utama PT Sritex pada tahun 2005—2022.

Kejagung menyatakan akan terus melakukan pengembangan kasus ini untuk mengungkap pihak-pihak lain yang terlibat.

(AZI)

KPK Geledah Kantor Dinas PUPR Sumut dan Kediaman di Medan, Lanjutan OTT Kasus Korupsi Proyek Jalan

MEDAN, JURNAL TIPIKOR  – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini melakukan penggeledahan ekstensif di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumatera Utara di Jalan Sakti Lubis, Medan, selama kurang lebih enam jam.

Penggeledahan yang dimulai sekitar pukul 12:30 WIB ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di lingkungan Pemprov Sumut.

Tim KPK, yang dikawal ketat oleh personel Satuan Sabhara Polrestabes Medan bersenjata lengkap, terlihat meninggalkan lokasi sekitar pukul 18:30 WIB. Mereka menggunakan tiga mobil jenis multi purpose vehicle (MPV) yang diikuti oleh satu mobil patroli dan pengamanan (patwal) kepolisian.

Baca juga 9 Saksi Diperiksa, Polres Sukabumi Gelar Musyawarah Bersama Bahas Insiden Cidahu

Setelah meninggalkan Kantor Dinas PUPR Sumut, rombongan tim KPK melanjutkan penggeledahan ke salah satu rumah di Jalan Busi, Medan. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa penggeledahan masih terus berjalan di sejumlah lokasi pasca-Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Sumatera Utara pada 26 Juni 2025.

“Penggeledahan ada, namun hasilnya apa saja, seperti apa, nanti kami akan update, karena teman-teman masih di lapangan,” ujar Budi

Penggeledahan ini berkaitan dengan OTT yang dilakukan KPK pada 26 Juni 2025 lalu, yang mengungkap dugaan korupsi dalam proyek pembangunan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut serta Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumut.

Baca juga Ketua Komisi ll DPRD Wajo, HUT Bhayangkara Polri 79 Semoga Polri lebih di cintai oleh Rakyat Indonesia, teruslah menjadi Pengayom masyarakat

Pada 28 Juni 2025, KPK menetapkan lima tersangka dalam kasus ini, yang terbagi menjadi dua klaster:

Penerima Suap Klaster Pertama (Proyek Dinas PUPR Sumut):

  • Topan Obaja Putra Ginting, Kepala Dinas PUPR Sumut.
  • Rasuli Efendi Siregar, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Gunung Tua Dinas PUPR Sumut merangkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Penerima Suap Klaster Kedua (Proyek Satker PJN Wilayah I Sumut):

  • Heliyanto, PPK di Satker PJN Wilayah I Sumut.

Pemberi Suap:

  • M. Akhirun Efendi Siregar, Direktur Utama PT DNG.
  • M. Rayhan Dulasmi Piliang, Direktur PT RN.

Kasus klaster pertama melibatkan proyek preservasi Jalan Simpang Kota Pinang-Gunung Tua-Simpang Pal XI tahun 2023 (senilai Rp56,5 miliar), tahun 2024 (senilai Rp17,5 miliar), serta rehabilitasi dan penanganan longsor tahun 2025, dan preservasi tahun 2025.

Baca juga Mahkamah Konstitusi Soroti Polemik Royalti Musisi dalam Sidang Uji Materi UU Hak Cipta

Sementara itu, klaster kedua terkait proyek pembangunan Jalan Sipiongot batas Labuhanbatu Selatan (senilai Rp96 miliar) dan pembangunan Jalan Hutaimbaru-Sipiongot (senilai Rp61,8 miliar). Total nilai keenam proyek di kedua klaster tersebut mencapai sekitar Rp231,8 miliar.

KPK akan terus memberikan informasi terbaru mengenai hasil penggeledahan dan perkembangan kasus ini seiring berjalannya proses penyidikan.

(AZI)

Kakantah Wajo Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-79 Tahun.

Wajo, JURNAL TIPIKOR – Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-79 tahun, Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Anwar K, S.Sos, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran kepolisian Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), khususnya Polres Wajo. Selasa, (01/07/25).

” Kami segenap keluarga besar kantor pertanahan wajo mengucapkan selamat HUT Bhayangkara ke-79 tahun,” ucap Anwar.

Anwar juga mengapresiasi komitmen polri untuk memberikan perlindungan, pelayanan dan pengayoman bagi seluruh rakyat indonesia.

” Dedikasi dan pengabdian seluruh jajaran polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat patut kita apresiasi.”

Baca juga Bersolek, Kantor Cabang Perumdam TJM Parungkuda Pasang Awning Baru

Dirinya berharap, di usia yang semakin matang, Polri semakin sukses, maju, profesional dan solid, serta sinergitas antar lembaga selalu terjalin dengan baik.

(Ikbal)

Bersolek, Kantor Cabang Perumdam TJM Parungkuda Pasang Awning Baru

Sukabumi,jurnaltipikor.com/,-Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada para konsumen, Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Jaya Mandiri (Perumdam TJM) Kabupaten Sukabumi Cabang Parungkuda tengah melakukan renovasi dengan memasang Awning baru.

Hal ini disampaikan Kepala Cabang Parungkuda melalui Deri bagian Administrasi dan Keuangan, bahwa renovasi dilakukan karena kondisi Awning sebelumnya sudah tidak layak. Untuk memberikan kenyamanan bagi konsumen, kami melakukan penggantian Awning.

"Kami melakukan perbaikan agar lebih nyaman untuk konsumen," ujar Deri kepada awak media jurnaltipikor.com/, pada Selasa (01/06/2025)

Baca juga Polres Sukabumi Gelar Perayaan Hari Bhayangkara Ke-79 Dengan Meriah, Warga Palabuhanratu Dapat Hadiah Umrah

Deri pun menjelaskan, bahwa perumdam TJM akan selalu meningkatkan pelayanan bagi para konsumen.

“Untuk kepuasan konsumen, kami perumdam TJM akan selalu memaksimalkan pelayanan,” pungkasnya.

(Rama)

Polres Sukabumi Gelar Perayaan Hari Bhayangkara Ke-79 Dengan Meriah, Warga Palabuhanratu Dapat Hadiah Umrah

Sukabumi,jurnaltiikor.com,-Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-79, Polres Sukabumi menggelar kegiatan olahraga bersama yang berlangsung meriah di lapangan apel Mapolres Sukabumi, Jalan Jenderal Sudirman No.12 Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (29/06/2025).

Kegiatan ini dibuka oleh Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Ny. Endah Samian, dan diikuti jajaran Forkopimda, PJU Polres Sukabumi, para Kapolsek jajaran, personel TNI, Kejaksaan, Pengadilan, Bhayangkari, Persit, serta warga Kabupaten Sukabumi.

Dalam sambutannya, Kapolres Sukabumi menyampaikan bahwa kegiatan olahraga bersama ini bukan hanya untuk menjaga kesehatan, tetapi juga untuk mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat.

“Kegiatan olahraga bersama ini menjadi sarana untuk menjalin kebersamaan dan mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat. Polri tidak bisa bekerja sendiri, kita perlu sinergi dengan semua pihak, termasuk masyarakat. Semoga kegiatan ini semakin mendekatkan kita agar Polri semakin dipercaya dan dicintai, serta terus hadir untuk masyarakat,” ujar AKBP Dr. Samian.

Baca juga Polres Sukabumi Gelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-79 Di Alun-Alun Palabuhanratu

Kapolres Sukabumi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini. Semoga semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang terbangun hari ini bisa terus kita lanjutkan dan tingkatkan ke depannya,” ungkapnya.

Rangkaian acara olahraga bersama meliputi apel, jalan santai, pengambilan kupon, senam sehat, hiburan organ tunggal sambil menikmati hidangan, hingga pembagian hadiah dan doorprize utama, termasuk hadiah umrah dan dua unit sepeda motor. Selain itu, turut digelar lomba menghias nasi tumpeng yang diikuti oleh ibu-ibu Bhayangkari Polres Sukabumi.

Kebahagiaan terpancar dari para pemenang doorprize. Salah satunya Asep Sopika, personel Si Propam Polres Sukabumi yang memenangkan hadiah umrah.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan terharu bisa mendapatkan hadiah umrah ini. Ini semua berkat doa orang tua dan keluarga. Terima kasih kepada Bapak Kapolres Sukabumi atas kesempatan dan kegiatan yang luar biasa ini. Semoga Polri semakin jaya, semakin dekat dengan masyarakat, dan selalu diberikan kesehatan dan keselamatan dalam bertugas,” ungkapnya penuh haru.

Selain Asep Sopika, hadiah umrah juga diraih oleh Yevi Asmawati, warga Bagbagan Palabuhanratu.

Saya tidak menyangka sama sekali bisa mendapatkan hadiah umrah ini. Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada Bapak Kapolres Sukabumi dan seluruh jajaran atas kegiatan yang luar biasa ini. Semoga Polri semakin dekat dengan masyarakat dan selalu diberikan keberkahan dalam bertugas,” tutur Yevi dengan haru.

Baca juga 9 Saksi Diperiksa, Polres Sukabumi Gelar Musyawarah Bersama Bahas Insiden Cidahu

Doorprize motor berhasil diraih oleh Bambang Krismayadi, yang juga mengungkapkan rasa syukurnya.

“Saya tidak menyangka bisa mendapatkan hadiah motor di acara olahraga bersama ini. Terima kasih banyak kepada Kapolres Sukabumi dan seluruh panitia atas kegiatan yang penuh kebersamaan dan keakraban ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan membawa manfaat bagi seluruh anggota dan keluarga besar Polres Sukabumi,” ujarnya.

Sementara itu, Anne Irlansyah dari Bhayangkari Polres Sukabumi juga memberikan testimoninya terkait kegiatan tersebut.

“Kegiatan hari ini sangat luar biasa, penuh dengan kebersamaan dan kekeluargaan. Kami merasa senang dan bangga bisa ikut serta memeriahkan Hari Bhayangkara ke-79 ini. Terima kasih kepada Bapak Kapolres dan Ibu Ketua Bhayangkari atas perhatian dan kegiatan yang bermanfaat bagi kami semua. Semoga Polri semakin maju dan dicintai masyarakat,” tuturnya.

Baca juga Ketua Komisi ll DPRD Wajo, HUT Bhayangkara Polri 79 Semoga Polri lebih di cintai oleh Rakyat Indonesia, teruslah menjadi Pengayom masyarakat

Kapolres Sukabumi menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan untuk mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan semangat persatuan dan kekompakan seluruh unsur di Kabupaten Sukabumi.

“Mari kita jaga sinergi, soliditas, dan semangat persatuan ini. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi agenda rutin yang mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat,” pungkas Kapolres Sukabumi.

(Rama)

Polres Sukabumi Gelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-79 Di Alun-Alun Palabuhanratu

Sukabumi,jurnaltipikor.com/,-Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-79 dengan penuh khidmat yang bertempat di Alun-Alun Palabuhanratu, pada Selasa (01/07/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait lainnya.

Upacara berlangsung lancar dan menjadi puncak dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhayangkara tahun ini, yang mengusung semangat sinergitas serta pengabdian Polri untuk masyarakat.

Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H.,S.I.K.,M.Si., menjelaskan peringatan Hari Bhayangkara ke-79 ini menjadi momentum penting bagi jajaran Polres Sukabumi untuk terus meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kegiatan upacara ini merupakan puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-79. Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses. Ini juga menunjukkan sinergi dan soliditas yang baik antara Polri dengan seluruh elemen Forkopimda serta masyarakat Kabupaten Sukabumi,” ujar Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian.

Ia menambahkan, semangat Hari Bhayangkara menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Sukabumi untuk semakin profesional, humanis, dan responsif dalam melayani masyarakat.

“Polri hadir sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Kami akan terus berbenah dan memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Kabupaten Sukabumi,” lanjutnya.

Baca juga 9 Saksi Diperiksa, Polres Sukabumi Gelar Musyawarah Bersama Bahas Insiden Cidahu

Sebagai bagian dari penutupan upacara, penampilan Polisi Cilik (Pocil) berhasil mencuri perhatian para tamu undangan dan masyarakat yang hadir. Selain itu, dilakukan pula penyerahan piala kepada anak-anak berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan semangat mereka.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh unsur Forkopimda, tamu undangan, serta masyarakat sekitar yang turut memeriahkan momen ini.

(Rama)

9 Saksi Diperiksa, Polres Sukabumi Gelar Musyawarah Bersama Bahas Insiden Cidahu

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Polres Sukabumi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sukabumi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar musyawarah untuk menyikapi insiden pembubaran kegiatan retret pelajar Kristen di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Sukabumi. Musyawarah ini berlangsung di Mapolres Sukabumi, pada Senin (30/6/2025).

Peristiwa yang terjadi pada Jumat 27 Juni 2025 itu sempat viral di media sosial. Dalam kejadian tersebut, sekelompok warga melakukan pembubaran terhadap kegiatan keagamaan pelajar Kristen yang tengah melaksanakan retret di sebuah rumah singgah. Rekaman video menunjukkan adanya aksi intimidasi serta dugaan perusakan fasilitas bangunan.

Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si menjelaskan kepada awak media, "Kami Polres Sukabumi menyampaikan bahwa sampai saat ini situasi Kondusif, konflik terjadi karena adanya miskominukasi dan dalam waktu cepat sudah bisa diselesaikan dan saat ini juga sudah ada upaya rekonsiliasi dengan adanya masyarakat di sekitar turut aktif memperbaiki kerusakan kerusakan yang terjadi."

Baca juga Ketua Komisi ll DPRD Wajo, HUT Bhayangkara Polri 79 Semoga Polri lebih di cintai oleh Rakyat Indonesia, teruslah menjadi Pengayom masyarakat

Selanjutnya Perwaakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Pdt Beresan Bagaring. M.Th menuturkan, “Yang dirusak itu bukan gereja, Jadi Supaya Clear, Tidak ada gereja yang dirusak di Kabupaten Sukabumi, jadi mereka bukan ibadah, itu adalah retreat atau pembinaan, tadi kita sudah komunikasi dengan pak camat, kepala Desa, dan RT nya juga sudah baik,di cover semua, sebagai pendeta saya anggap itu sudah selesai, dan akan jadi baik, ada hikmah di balik semuanya.”

Kaban Kesbangpol Kabupaten Sukabumi yang mewakili Bupati Kabupaten Sukabumi Drs. Tri Romadhono Suwardianto. Menjelaskan, “Kami dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengapresiasi kegiatan hari ini, Pak Kapolres Sudah mengajak semua untuk berdiskusi bersama untuk menyikapi kejadian hari ini

Siang ini kita melakukan musyawarah terdiri dari Forkopimda, Polres Sukabumi, TNI, dari Ketua DPRD, dari Kemenag, FKUB, kemudian dari tokoh agama dan tokoh masyarakat melakukan langkah langkah ke depan tidak ada lagi hal seperti ini. Toleransi Kabupaten Sukabumi sudah terbangun dengan baik, dan itu terus kita rawat dan kita jaga.” Tutur AKBP Dr. Samian.

Baca juga Mahkamah Konstitusi Soroti Polemik Royalti Musisi dalam Sidang Uji Materi UU Hak Cipta

Sejumlah tokoh agama di Cidahu menegaskan bahwa lokasi tersebut bukanlah rumah ibadah atau gereja, melainkan rumah singgah yang digunakan pemiliknya untuk kegiatan pribadi termasuk keagamaan. Namun warga setempat menolak kegiatan ibadah di lokasi tersebut lantaran dinilai tidak memiliki izin resmi. Penolakan ini, menurut warga, sudah disampaikan kepada pemilik rumah sejak April 2025.

Bupati Sukabumi yang diwakili oleh Kaban Kesbangpol Drs. Tri Romadhono Suwardianto. menjelaskan “kami dari pemerintah Kabupaten Sukabumi mengapresiasi kegiatan hari ini Pak Kapolres mengajak semua untuk berdiskusi bersama untuk menyikapi kejadian hari ini. jadi yang harus diluruskan yaitu kronologis dari kejadian di mana yang betul disampaikan bapak Kapolres yang terjadi adalah miss komunikasi, kurang pemahaman dan kurang adanya hormat menghormati dan menghargai

“kejadian ini sangat disayangkan dan kejadian ini menjadi pembelajaran bagi kita semuanya untuk sama-sama menjaga kerukunan keberagaman toleransi beragama yang sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ada dan ini dan ini disampaikan oleh bapak Kapolres di mana kondisi Kita di lapangan terjaga.” Bebernya.

Baca juga Rachmat Utama Djangkar Divonis 2,5 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Mantan Wali Kota Semarang

Forum pimpinan kecamatan Cidahu bersama warga, tokoh agama, dan pemuda juga telah melakukan pertemuan sebelumnya. Dalam pertemuan itu, disepakati bahwa kerusakan fasilitas yang terjadi akan diperbaiki oleh warga sebagai bentuk tanggung jawab dan penyelesaian damai.

(Rama)

Ketua Komisi ll DPRD Wajo, HUT Bhayangkara Polri 79 Semoga Polri lebih di cintai oleh Rakyat Indonesia, teruslah menjadi Pengayom masyarakat

Wajo, JURNAL TIPIKOR – Ketua Komisi ll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo, Sulsel, Herman Arif menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-79 kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia.

Dirinya mengungkapkan harapan besarnya kepada institusi Polri khususnya Kepolisian Resor (Polres) Wajo

“Semoga Polri lebih di cintai oleh Rakyat Indonesia, teruslah menjadi Pengayom masyarakat “. ucapnya

Sebagai wakil rakyat, ia berharap jajaran Polres Wajo dapat terus menciptakan pelayanan yang humanis dan responsif kepada masyarakat.

Baca juga Mahkamah Konstitusi Soroti Polemik Royalti Musisi dalam Sidang Uji Materi UU Hak Cipta

Dalam pernyataannya, ia juga turut menekankan pentingnya sinergitas antara kepolisian dan juga pemerintah daerah yang dinilai sangat penting.

” Momentum hari Bhayangkara yang ke 79 ini tentu harapan untuk Bhayangkara terutama polri itu adalah sinergitas akan dibangun di pemerintah daerah antara pemerintah daerah dan polri dalam hal ini polres dan seluruh elemen masyarakat,” tuturnya

” Terutama peningkatan pelayanan kepada masyarakat, kamtibmas menjaga stabilitas dan keamanan masyarakat.”sambungnya.

Dirinya pun memberikan apresiasi atas keterlibatan dan peran aktif dari Polres dalam mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan di daerah ini

(Ikbal)