Warga RT 16/RW 04 Desa Sodong Basari Peringati Malam 1 Syuro 1448 H dengan Khidmat dan Swadaya Masyarakat

Sodong Basari, JURNAL TIPIKOR– Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, warga Rukun Tetangga (RT) 16 Rukun Warga (RW) 04 Desa Sodong Basari menggelar peringatan Malam 1 Syuro. Acara yang berlangsung pada Senin malam (15/6/2026) ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat setempat serta tokoh agama desa.

Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga 21.00 WIB tersebut diisi dengan rangkaian acara keagamaan yang kental nuansa spiritualnya. Acara dibuka secara resmi, dilanjutkan dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan Sholawat Nabi yang membangkitkan suasana khidmat. Rangkaian inti acara meliputi pembacaan Tahlil untuk mendoakan arwah para leluhur dan orang-orang terdahulu, serta sambutan-sambutan dari perwakilan warga. Puncak acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh tokoh masyarakat dan agama Desa Sodong Basari, Bapak Ustad Abdul Rohim.

Salah satu poin penting dalam peringatan tahun ini adalah semangat gotong royong dan kemandirian warga. Seluruh biaya penyelenggaraan acara dibebankan sepenuhnya melalui swadaya masyarakat, tanpa mengandalkan dana dari pihak eksternal. Hal ini menunjukkan tingginya kesadaran dan partisipasi aktif warga RT 16/RW 04 dalam menjaga tradisi keagamaan di lingkungan mereka.

Baca juga REVOLUSI KEADILAN: UU No. 3/2026 Hancurkan Tembok Ketakutan, LPSK Kini Punya Taring Baru Lindungi Setiap Nyawa yang Terancam

Meskipun pada malam sebelumnya terjadi hujan gerimis yang sempat menjadi kekhawatiran bagi panitia dan warga, namun pada malam pelaksanaan acara, cuaca beruntung bersahabat. Tidak ada hujan yang turun selama kegiatan berlangsung, sehingga prosesi peringatan dapat berjalan dengan sangat lancar dan tertib hingga akhir acara.

Hadirnya Bapak Ustad Abdul Rohim sebagai pembimbing doa memberikan makna tersendiri bagi warga, sekaligus mempererat silaturahmi antara tokoh agama dan masyarakat desa. Peringatan Malam 1 Syuro ini diharapkan tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi juga momentum untuk introspeksi diri dan memperkuat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat Desa Sodong Basari.

(Eka)

Tentang Desa Sodong Basari:
Desa Sodong Basari merupakan salah satu desa yang aktif dalam menjaga tradisi keagamaan dan kemasyarakatan. Kegiatan-kegiatan seperti peringatan hari besar Islam sering dilaksanakan dengan melibatkan partisipasi penuh dari warga setempat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *