Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Rakor Peningkatan Sinergitas Perencanaan Pembangunan Penanggulangan Bencana Daerah

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP., menghadiri Rapat Koordinasi Peningkatan Sinergitas Perencanaan Pembangunan dalam Penanggulangan Bencana Daerah di Grand Sulanjana, Selabintana, Kabupaten Sukabumi, Kamis (22/1/2026).

Acara ini dihadiri sekitar 200 peserta, melibatkan unsur pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, serta pemangku kepentingan lainnya.

Budi Azhar Mutawali dan para peserta lainnya membahas upaya peningkatan sinergitas perencanaan pembangunan dalam penanggulangan bencana daerah.

"Kabupaten Sukabumi merupakan daerah dengan Indeks Risiko Bencana tertinggi di Jawa Barat, dengan potensi bencana seperti longsor, banjir, angin kencang, dan juga pergerakan tanah," ujar Budi Azhar.

Baca juga Hanip Siswa MTS Riyadul Badiah Miliki Bakat Menjadi Dalang

Disamping itu, Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, Kemitraan, dan Bina Lingkungan (TJSPKBL) juga berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam penanggulangan bencana dan memperkuat kolaborasi lintas sektoral.

“Alhamdulillah rencana pembangunan hunian tetap ini sangat didukung perusahaan yang ada di Kabupaten Sukabumi dan ini merupakan kolaborasi yang luar biasa,” ucap Budi Azhar.

Lanjutnya, Bangunan rumah yang dibutuhkan sebanyak 166 unit.100 unit di Palabuhanratu dan sisanya di Gegerbitung.

“InsyaAllah, secepatnya pembangunan tahap awal akan segera dikerjakan,” ucapnya.

Baca juga Pemkab Sukabumi Gelar Rakor Peningkatan Sinergitas Perencanaan Pembangunan Dalam Penanggulangan Bencana Daerah

Budi Azhar pun menjelaskan, hunian tetap tersebut akan memiliki luas lahan sekitar 60 meter persegi untuk setiap rumahnya. Sementara, untuk luas bangunannya sendiri sekitar 36 meter persegi.

“Secara desain bangunan telah ada. Termasuk, hal lainnya pun sedang disiapkan. Mohon do’anya agar semua berjalan lancar dan bencana tidak lagi menimpa Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

(Rama)

Hanip Siswa MTS Riyadul Badiah Miliki Bakat Menjadi Dalang

KUNINGAN, JURNAL TIPIKOR-Hanip Rafael siswa Mts terpadu Riyadul Badiah Desa Karangkancana Kec. Karangkancana memiliki bakat yang lain dari anak pada umumnya, ananda Hanip memiliki hobi memainkan wayang atau menjadi dalang, saat di temui media Selaama istirahat Hanip menceritakan awalnya suka main wayang karena suka melihat pagelaran wayang baik online ataupun offline, saking suka nya dengan wayang hadiah motor dari orangtua nya pun di tukar dengan wayang. Jum’at (23/1/2026).

“saya sangat hobi dengan wayang, awal mulanya saya sering menonton pagelaran wayang secara online atau offline, dari situlah saya mulai tertarik dengan wayang,” ucap Hanip sambil ketawa kecil.

Baca juga DISKATAN Kabupaten Kuningan dan BPP Ciwaru UPTD Pertanian Ciwaru Lakukan Pengendalian Kedua Hama Padi di Desa Sagaranten

Hanip bercita-cita ingin seperti dalang Asep Sunandar yang dimana sebagai tokoh budaya pedalangan dari Giri Harja Tilu Bandung. Saat di konfirmasi Kepala Mts Terpadu Riyadul Badiah Habibilah Mutohirudin, M.Pd.I membenarkan bahwa ada siswanya yang memiliki bakat memainkan wayang.

“saya bangga memiliki siswa yang masih suka dengan budaya Sunda, dan insyaallah di acara halal bihalal Mts ananda Hanip akan di tampilkan,” ujarnya.

Saat di konfirmasi lewat WhatsApp Bapak Ono Harsono dari disporapar merasa bangga di Kuningan timur ada bakat yang sangat bagus, hal ini tentu dapat dikembangkan untuk generasi baru di bidang seni padalangan.

Deden)

Pemkab Sukabumi Gelar Rakor Peningkatan Sinergitas Perencanaan Pembangunan Dalam Penanggulangan Bencana Daerah

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Grand Sulanjana, Selabintana, bersama unsur pengusaha dan komunitas untuk berkolaborasi dalam membangun hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana di Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu dan Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, Kamis (22/01/2026).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pertemuan dalam rangka peningkatan sinergitas perencanaan pembangunan dalam penanggulangan bencana daerah, sejumlah perusahaan menyanggupi kesiapan untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam membangun hunian tetap bagi warga terdampak bencana.

"Alhamdulillah rencana pembangunan hunian tetap ini sangat didukung perusahaan yang ada di Kabupaten Sukabumi dan ini merupakan kolaborasi yang luar biasa. Pembangunan rumah ini tujuannya sangat mulia yaitu demi memberikan kenyamanan tinggal bagi warga terdampak bencana," ucapnya.

Baca juga DISKATAN Kabupaten Kuningan dan BPP Ciwaru UPTD Pertanian Ciwaru Lakukan Pengendalian Kedua Hama Padi di Desa Sagaranten

Lanjut Ade, Bangunan rumah yang dibutuhkan sendiri, sebanyak 166 unit.100 unit di Palabuhanratu dan sisanya di Gegerbitung.

“Tahap awal pengerjaanya Insya Allah akan dibangun secepatnya,” bebernya.

Ade pun menjelaskan, hunian tetap tersebut memiliki luas lahan sekitar 60 meter persegi untuk setiap rumahnya. Sementara, untuk luas bangunannya sendiri sekitar 36 meter persegi.

“Secara desain bangunan telah ada. Termasuk hal lainnya pun sedang disiapkan,” katanya.

Baca juga KPK: “Jangan Jual Beli Jabatan!” – Belajar dari Kasus Bupati Pati, Kepala Daerah Diingatkan Jaga Integritas

Dalam kesempatan itu, Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M., mengucapkan terima kasih kepada pengusaha di Kabupaten Sukabumi yang terus bersinergi dengan pemerintah. Termasuk dalam penanganan pasca bencana.

“Terima kasih atas kepedulian dan perhatian para pengusaha terhadap warga terdampak bencana di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

(Deden)

DISKATAN Kabupaten Kuningan dan BPP Ciwaru UPTD Pertanian Ciwaru Lakukan Pengendalian Kedua Hama Padi di Desa Sagaranten

KUNINGAN, JURNAL TIPIKOR-Desa Sagaranten, Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan kembali menerima perhatian dan pendampingan serius yang ke dua kalinya dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DISKATAN) Kabupaten Kuningan bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Ciwaru UPTD Pertanian Ciwaru dalam upaya pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) padi.

Kegiatan ini merupakan pelaksanaan pengendalian hama padi untuk kedua kalinya, sebagai bentuk kesinambungan program perlindungan tanaman dan ketahanan pangan daerah. Rabu (21/1/2026)

Kegiatan pengendalian hama tersebut dilaksanakan langsung di areal persawahan Desa Sagaranten dengan melibatkan berbagai unsur teknis dan penyuluh pertanian.

Baca juga KPK: “Jangan Jual Beli Jabatan!” – Belajar dari Kasus Bupati Pati, Kepala Daerah Diingatkan Jaga Integritas

Hadir dalam kegiatan ini Kepala UPTD Brigade Proteksi Tanaman DISKATAN Kabupaten Kuningan, Yudi Frayudi, S.P., M.P., serta Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Kecamatan Ciwaru Desa Sagaranten, Taupik Imanudin.

Dalam keterangannya, Yudi Frayudi, S.P., M.P. menjelaskan bahwa pelaksanaan pengendalian hama padi tahap kedua ini merupakan langkah strategis untuk memastikan serangan OPT dapat ditekan secara optimal dan tidak menurunkan produktivitas hasil panen petani.

Menurutnya, pengendalian berkelanjutan sangat penting agar siklus hama dapat diputus sejak dini dan tidak berkembang lebih luas pada fase pertumbuhan tanaman padi yang rentan.

Sementara itu, Taupik Imanudin selaku POPT Kecamatan Ciwaru menegaskan bahwa kegiatan ini dilakukan berdasarkan hasil pengamatan lapangan serta laporan dari petani dan pemerintah desa. Pendekatan yang digunakan mengedepankan prinsip pengendalian hama terpadu (PHT), sehingga upaya yang dilakukan tetap memperhatikan keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan lingkungan pertanian.

Baca juga KPK Orak-arik Kantor Dispermades Pati, Telusuri Gurita Pemerasan Jabatan Perangkat Desa hingga ke Akar

Pada kesempatan yang sama, Deni Sudrajat selaku Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Sagaranten bersama Rosandi turut memberikan penjelasan teknis kepada petani terkait metode pengendalian hama padi yang tepat. Penjelasan tersebut mencakup jenis hama yang menyerang, pola serangan, serta langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang dapat dilakukan secara mandiri oleh petani di tingkat lapangan. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan kapasitas petani dalam menjaga tanaman padi dari serangan OPT di masa mendatang.

Samsi Nugraha, selaku Kaur Perencanaan Desa Sagaranten, menyampaikan bahwa kehadiran DISKATAN Kabupaten Kuningan dan BPP Ciwaru selama ini selalu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa, khususnya para petani.

Ia menilai bahwa sinergi antara pemerintah daerah, tenaga teknis pertanian, dan pemerintah desa merupakan bentuk kolaborasi yang sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani Desa Sagaranten.

Baca juga Dari Kampus untuk Kampung Halaman, FORMABA Peduli Sampaikan Aspirasi Warga Batahan

Lebih lanjut, Kepala Desa Sagaranten menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada DISKATAN Kabupaten Kuningan, BPP Ciwaru UPTD Pertanian Ciwaru, serta seluruh petugas dan penyuluh pertanian yang telah turun langsung ke lapangan.

Ia berharap kegiatan pengendalian hama padi ini dapat memberikan dampak positif terhadap hasil panen petani dan menjadi upaya berkelanjutan dalam mendukung sektor pertanian desa.

Melalui kegiatan pengendalian hama padi tahap kedua ini, Pemerintah Desa Sagaranten berharap kolaborasi dan pendampingan dari instansi terkait dapat terus terjalin secara konsisten, sehingga pertanian desa tetap produktif, berdaya saing, dan mampu mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Kuningan secara berkelanjutan.

(Deden)

Kapolsek Parungkuda Dan Camat Hadiri Acara Launching SPPG Yayasan Shaiba Insan Sejahtera

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Kapolsek Parungkuda, AKP Erman, S.H., dan Camat Parungkuda, Asep Sumantri, S.IP.,M.Si., menghadiri acara launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Shaiba Insan Sejahtera dengan ID SPPG WAMC2NXT, yang berlokasi di Jl. Raya Sukabumi, Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (22/01/2026).

Dalam acara tersebut, Kapolsek Parungkuda, AKP Erman, S.H., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. "Kami berharap SPPG ini dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujarnya.

Hadirnya SPPG Yayasan Shaiba Insan Sejahtera di wilayah Kecamatan Parungkuda bertujuan membantu mewujudkan program pemerintah pusat dalam menyediakan layanan pemenuhan gizi gratis yang berkualitas bagi masyarakat. Layanan ini meliputi penyediaan makanan bergizi, konsultasi gizi, dan juga edukasi gizi.

"SPPG ini akan menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kualitas gizi bagi keluarga mereka," ucapnya.

Baca juga SPPG Yayasan Shaiba Insan Sejahtera Gelar Launching Di Parungkuda Sukabumi

SPPG sendiri merupakan unit dapur umum yang dibentuk untuk mengelola produksi dan distribusi makanan bergizi melalui program pemerintah bernama Makan Bergizi Gratis (MBG), yang bertujuan untuk memastikan Anak Sekolah dan Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan juga Balita (B3) agar mendapatkan asupan nutrisi yang cukup untuk mendukung tumbuh kembang dan kesehatan, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

Kepala SPPG, Jepri, menyampaikan ucapan syukur dapat melaksanakan acara launching ini. “Alhamdulillah, kami dapat melaksanakan acara launching SPPG Yayasan Shaiba Insan Sejahtera. Kami berharap, SPPG ini dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak sekolah serta Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita (B3)”ujar Jepri.

Sementara itu, Camat Parungkuda, Asep Sumantri, S.IP.,M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara launching ini dan berharap SPPG Yayasan Shaiba Insan Sejahtera dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di bidang pemenuhan gizi.

“Kami berharap SPPG yang baru ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat,” harapnya.

Baca juga Bukan Setoran Warga, KPK Bongkar Fakta Video “Uang Sekarung” dalam OTT Bupati Pati Sudewo

Saat ini, di wilayah Kecamatan Parungkuda sudah berdiri sebanyak 13 SPPG, yang menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Acara launching dihadiri oleh para pengurus Yayasan Shaiba Insan Sejahtera, Forkopimcam Parungkuda, Kepala Desa Kompa, Kepala Desa Langensari, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan tamu undangan lainnya.

(Rama)

SPPG Yayasan Shaiba Insan Sejahtera Gelar Launching Di Parungkuda Sukabumi

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Shaiba Insan Sejahtera dengan ID SPPG WAMC2NXT, yang berlokasi di Jl. Raya Sukabumi, Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, menggelar acara launching pada Kamis (22/01/2026).

SPPG merupakan unit dapur umum yang dibentuk untuk mengelola produksi dan distribusi makanan bergizi melalui program pemerintah bernama Makan Bergizi Gratis (MBG), yang bertujuan untuk memastikan Anak Sekolah dan Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan juga Balita (B3) agar mendapatkan asupan nutrisi yang cukup untuk mendukung tumbuh kembang dan kesehatan, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

Kepala SPPG, Jepri, menyampaikan ucapan syukur dapat melaksanakan acara launching ini. "Alhamdulillah, kami dapat melaksanakan acara launching SPPG Yayasan Shaiba Insan Sejahtera. Kami berharap, SPPG ini dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak sekolah serta Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita (B3)"ujar Jepri.

Baca Juga Wamenkum Dorong RUU Eksekusi Mati Segera Disahkan: “Mungkin Selesai Tahun Ini”

Hadirnya SPPG Yayasan Shaiba Insan Sejahtera di wilayah Kecamatan Parungkuda bertujuan membantu mewujudkan program pemerintah pusat dalam menyediakan layanan pemenuhan gizi gratis yang berkualitas bagi masyarakat. Layanan ini meliputi penyediaan makanan bergizi, konsultasi gizi, dan juga edukasi gizi.

“SPPG ini akan menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kualitas gizi keluarga mereka. Kami berkomitmen untuk menyediakan layanan yang terbaik dan profesional,” tambah Jepri.

_Camat Parungkuda, Asep Sumantri, S.IP.,M.Si.(Poto : Jurnal Tipikor)

Sementara itu, Camat Parungkuda, Asep Sumantri, S.IP.,M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara launching ini dan berharap SPPG Yayasan Shaiba Insan Sejahtera dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di bidang pemenuhan gizi.

“Kami berharap SPPG Kompa 3 dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat,” ujarnya.

Saat ini, di wilayah Kecamatan Parungkuda sudah berdiri sebanyak 13 SPPG, yang menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Acara launching dihadiri oleh para pengurus Yayasan Shaiba Insan Sejahtera, Forkopimcam Parungkuda, Kepala Desa Kompa, Kepala Desa Tokoh Masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

(Rama)

Apa Saja Potensi Desa Cibunarjaya Ciambar Sukabumi, Ini Dia !

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Desa Cibunarjaya yang berada di Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, memiliki potensi yang cukup besar di bidang UMKM dan pertanian. Desa ini terletak di wilayah utara Kabupaten Sukabumi, dengan lahan pertanian yang luas dan subur.

Kepala Desa Cibunarjaya, H. Acep Awaludin, S.T., menyampaikan bahwa mayoritas penduduk desa ini bekerja sebagai buruh pabrik, petani, dan pengrajin UMKM makanan lokal.

"Desa Cibunarjaya memiliki potensi yang besar di bidang UMKM, terutama makanan lokal seperti opak dan enye. Kami juga memiliki lahan pertanian yang subur, sehingga banyak warga yang berprofesi sebagai petani," Ucap H. Acep, kepada awak media jurnaltipikor.com/, Rabu (21/01/2026).

Potensi UMKM di Desa Cibunarjaya antara lain produksi opak, enye, dan makanan lokal lainnya. Produk-produk ini tidak hanya dipasarkan di wilayah lokal, tetapi juga di luar daerah.

Selain itu, Desa Cibunarjaya juga memiliki potensi pertanian yang cukup besar. Lahan pertanian yang subur dan luas memungkinkan warga untuk menanam berbagai jenis tanaman, seperti sayuran, buah-buahan, dan singkong.

“Dengan potensi yang ada, kami berharap Desa Cibunarjaya dapat menjadi salah satu desa yang maju dan sejahtera di Kabupaten Sukabumi,” kata H. Acep.

Pemerintah desa Cibunarjaya juga berencana untuk meningkatkan potensi UMKM dan pertanian di wilayahnya dengan menggandeng beberapa pihak, baik itu pemerintah daerah, pengusaha dan petani juga Gen Z.

(Rama)

RAPIMDA PDPM Kuningan 2026 Dorong Kolaborasi Pemuda untuk Kebaikan Bersama

KUNINGAN, JURNAL TIPIKOR -Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Kuningan sukses menyelenggarakan Rapat Pimpinan Daerah (RAPIMDA) Tahun 2026 dengan mengusung tema “Bareng Pemuda Kolaborasi Kebaikan”.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, (18/1/2026) bertempat di Balai Desa Kertaungaran, Kecamatan Sindangagung, Kabupaten Kuningan.

RAPIMDA diikuti oleh seluruh pengurus PDPM Kabupaten Kuningan serta perwakilan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) se-Kabupaten Kuningan.

Baca juga DLH Kabupaten Sukabumi Babad Habis Sampah Di jalur Lingkar Selatan, Kadis DLH “Stop Buang Sampah Sembarangan”

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi program kerja, merumuskan agenda organisasi ke depan, serta memperkuat sinergi antarstruktur Pemuda Muhammadiyah di tingkat daerah dan cabang.

Kegiatan RAPIMDA secara resmi dibuka oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kuningan yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Kuningan, Dr. Apt. Wawang Anwarudin, M.Sc.

Dalam sambutannya, Dr. Wawang Anwarudin menekankan pentingnya peran strategis pemuda dalam membangun kolaborasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“Pemuda Muhammadiyah harus menjadi motor penggerak kebaikan di tengah masyarakat.

Baca juga 19 Tahun “Membangkang”, PT. DSJ Didemo Massa: Desak Penutupan Kebun Sawit Tanpa HGU di Kaur!

Kolaborasi lintas potensi, kreativitas, dan kepekaan sosial adalah kunci agar gerakan pemuda tidak hanya aktif secara struktural, tetapi juga dirasakan manfaatnya oleh umat dan bangsa,” ujar Dr. Wawang.

Ia juga berharap RAPIMDA ini mampu melahirkan gagasan-gagasan progresif yang selaras dengan nilai-nilai Islam berkemajuan serta kebutuhan masyarakat Kuningan.

Sementara itu, Ketua PDPM Kabupaten Kuningan, Sandi, S.Pd., dalam pernyataannya menegaskan bahwa RAPIMDA menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi dan semangat kolaborasi di kalangan pemuda.

“Tema ‘Bareng Pemuda Kolaborasi Kebaikan’ kami pilih sebagai refleksi bahwa gerakan Pemuda Muhammadiyah ke depan harus lebih terbuka, inklusif, dan kolaboratif.

Baca juga Wali Kota Madiun Maidi Terjaring OTT KPK, Langsung Digelandang ke Jakarta Terkait Korupsi Proyek dan Dana CSR

RAPIMDA ini bukan hanya forum rapat, tetapi ruang menyatukan ide dan energi pemuda untuk menghadirkan kebaikan yang berkelanjutan,” ungkap Sandi.

Ia menambahkan bahwa hasil RAPIMDA diharapkan dapat menjadi panduan kerja yang realistis dan responsif terhadap tantangan sosial, pendidikan, dan keumatan di Kabupaten Kuningan.

Melalui RAPIMDA 2026 ini, PDPM Kabupaten Kuningan meneguhkan komitmennya untuk terus berkontribusi aktif dalam pembinaan generasi muda serta membangun kolaborasi strategis demi terwujudnya masyarakat yang berkemajuan dan berkeadilan.

(Deden)

DLH Kabupaten Sukabumi Babad Habis Sampah Di jalur Lingkar Selatan, Kadis DLH “Stop Buang Sampah Sembarangan”

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Adanya keluhan dan aduan masyarakat terkait tumpukan sampah yang dibuang sembarangan di Jalur Lingkar Selatan (Jalur), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi merespon cepat dengan mengangkut dan membersihkan wilayah jalur dari sampah.

Tim gabungan pun dari DLH beserta jajaran terkait diterjunkan langsung ke lokasi yang berada di samping Rumah Makan (RM) H. Didi Tahu Sumedang, Mangkalaya, Cisaat, untuk dulakukan pembersihan total dan pengamanan area dengan memasang banner bertuliskan "GA MALU YA BUANG SAMPAH DISINI ? KATANYA CINTA LINGKUNGAN ?".

Aksi gerak cepat ini merupakan tindak lanjut dari kondisi memprihatinkan yang sempat viral, di mana tumpukan sampah sepanjang 5 meter menebar aroma tak sedap dan mengancam kesehatan masyarakat serta pengguna jallan.

Baca juga 19 Tahun “Membangkang”, PT. DSJ Didemo Massa: Desak Penutupan Kebun Sawit Tanpa HGU di Kaur!

Selain mengangkut sampah, petugas juga memasang spanduk larangan keras membuang sampah sebagai upaya preventif agar lokasi tersebut tidak kembali menjadi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, S.Sos., KP., M.Si., menyampaikan bahwa tindakan pembersihan hari ini merupakan bagian dari tanggung jawab DLH. Namun, Nunung mengingatkan bahwa solusi permanen ada pada kesadaran masyarakat.

“Buat masyarakat diharapkan untuk tidak buang sampah ditempat yang bukan tempatnya, sehingga tidak menjadi tempat pembuangan sampah liar,” ujarnya.

Numung pun menjelaskan, bahwa DLH tidak bisa bekerja sendirian. Perlu ada sinergi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga itu sendiri.

“Tim dari DLH akan bekerjasama dengan berbagai pihak, baik Pemerintah Desa ataupun Tokoh Masyarakat untuk selalu sosialisasi jaga kebersihan lingkungan. Diharapkan jangan sampai buang sampah sembarangan untuk menciptakan Sukabumi yang sehat,” tambahnya.

Baca juga Wali Kota Madiun Maidi Terjaring OTT KPK, Langsung Digelandang ke Jakarta Terkait Korupsi Proyek dan Dana CSR

Nunung pun berharap, masyarakat dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya untuk tidak membuang sampah sembarangan karena efeknya akan berdampak luas baik itu kepada keindahan dan kenyamanan lingkungan bahkan samapai kepada kesehatan.

“Semoga masyarakat dapat meningkatkan kesadaran akan kebersihan lingkungan salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sehingga masyarakat dapat terlindungi dari berbagai penyakit serta memberikan support agar lingkungan bersih menuju Sukabumi Mubarokah (Maju, Unggul, Berbudaya dan Berkah),” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (Sekdis DLH) Kabupaten Sukabumi, Yamin, memberikan rincian teknis mengenai upaya yang telah dilakukan. la mengungkapkan, bahwa pembersihan di titik sebenarnya sudah dilakukan berulang kali, namun kesadaran oknum masyarakat yang rendah membuat sampah kembali menumpuk.

“Beberapa waktu yang lalu kita sudah melakukan upaya kolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Cisaat dan Pemerintah Kecamatan Gunung Guruh, serta 4 Pemerintah Desa di sekitar lokasi. Saat itu saja sudah terangkat sampah sebanyak 4 Dump Truck,” Jelasnya.

Baca juga TOK! DPR DAN PEMERINTAH BATAL REVISI UU PILKADA, TEGASKAN RAKYAT TETAP MEMILIH LANGSUNG

Terkait aksi hari ini, Yamin pun menjelaskan, bahwa pemasangan spanduk imbauan yang dipasang merupakan langkah awal. Namun, ia menekankan perlunya realisasi janji dari pihak Pemerintah Desa untuk mengubah wajah lokasi tersebut.

“Rencana awalnya akan ada upaya lanjutan dari Pemerintah Desa sekitar lokasi untuk melakukan pemagaran dengan pagar bambu dan merubah lokasi menjadi taman yang ditanami bunga. Namun, penanganan tersebut sepertinya belum terealisasikan oleh Pemerintah Desa setempat, sehingga sampah kembali menumpuk seperti kondisi kemarin,” bebernya.

Yamin juga secara jujur mengakui adanya kendala internal yang menghambat kecepatan pelayanan.

“Memang perlu upaya kolaboratif serta penegakan hukum lingkungan, terutama di tengah segala keterbatasan kedaruratan armada sampah Kabupaten Sukabumi yang kita hadapi saat ini” pungkasnya.

Problem sampah adalah tanggung jawab bersama bukan hanya pemerintah daerah saja. Masyarakat secara individu dan produsen produk pun harus ikut andil dalam menjaga lingkungan agar lingkungan tetap bebas dari sampah.

Jangan sampai Kabupaten Sukabumi khususnya ternoda oleh pemandangan adanya tumpukan sampah ditempat pembuangan sampah liar yang menimbulkan aroma tak sedap sehingga dapat merusak Citra Kabupaten Sukabumi.

Alamsyah (Rama)

Tedi Setiadi Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Harlah Ke-5 Lembaga Sebara 83 Indonesia

Sukabumi, JURNAL TIPIKOR – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Gerindra, Tedi Setiadi, menghadiri Hari Lahir (Harlah) Ke-5 Lembaga Sebara 83 Indonesia yang berlokasi di Kolam Renang Sendang Asri, Kp. Kompa, Desa Babakan Jaya, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (18/01/2026).

Tedi Setiadi, yang juga selaku Dewan Penasihat di Lembaga Sebara 83, menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-5 Lembaga Sebara 83 Indonesia. Ia berharap kepada seluruh jajaran kepengurusan dan anggota Lembaga Sebara 83 Indonesia untuk selalu mengedepankan rasa solidaritas serta selalu menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan di setiap situasi yang dihadapi.

“Selamat ulang tahun ke-5 Lembaga Sebara 83 Indonesia. Semoga lembaga ini dapat terus berkembang dan menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperjuangkan keadilan dan kesetaraan,” ujar Tedi Setiadi.

Baca juga Polres Mandailing Natal Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika di Kecamatan Lingga Bayu

Sementara itu dilokasi yang sama, Ketua Lembaga Sebara 83 Indonesia, Hendra Jack, mengucapkan rasa syukur dengan terselenggaranya acara Harlah ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Tedi Setiadi yang telah meluangkan waktunya untuk hadir.

“Kami mengajak kepada seluruh jajaran dan anggota yang hadir untuk selalu siap siaga menegakan keadilan serta siap melawan ketimpangan di masyarakat,” ujar Hendra Jack.

Acara Harlah Ke-5 Lembaga Sebara 83 Indonesia ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, Forkopimcam Parungkuda, para pengurus dan anggota Lembaga Sebara 83 Indonesia, serta Tokoh masyarakat, Ulama, Ormas, LSM dan juga OKP.

(Rama)