Upaya Memberikan Layanan Prima, Perumda AM TJM Kabupaten Sukabumi Gelar Proyek Pemasangan Pipa HDPE Di Cibadak

Sukabumi, JURNAL TIPIKOR,-Sebagai wujud nyata pemberian layanan prima kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Jaya Mandiri (Perumda AM TJM) yang beralamat di Jl. Cireundeu No. 5 Cibadak, Sukabumi, menggelar proyek pemasangan pipa HDPE di Cibadak, pada Rabu (04/02/2026).

Dilaksanakannya proyek tersebut menunjukkan bahwa Perumda AM TJM Kabupaten Sukabumi berkomitmen dalam meningkatkan pelayanan terhadap konsumen dengan melaksanakan pemasangan jaringan pipa untuk pemenuhan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi khususnya di wilayah Cibadak.

Pembangunan jaringan pipa ini merupakan langkah PDAM TJM dalam memperkuat distribusi air bersih, sekaligus menjawab kebutuhan konsumen akan layanan air bersih yang lancar dan juga layak.

Baca juga Teddy Setiadi Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Partai Gerindra Dapil II Gelar Reses I Tahun 2026

Perumda AM TJM pun terus berupaya menghadirkan pelayanan prima dengan mengedepankan kualitas, kontinuitas, dan kelancaran distribusi air serta akan terus menjaga kualitas pelayanan agar distribusi air bersih dapat berjalan lancar dan juga berkesinambungan bagi para konsumen.

Dengan dilakukannya proyek ini, menjadi bukti keseriusan Perumda AM TJM Kabupaten Sukabumi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada para konsumennya.

(Rama)

Lawan Longsor dengan Bambu: Ambisi KDM Sulap Pasirlangu Jadi “Arashiyama” Jawa Barat

Bandung, JURNAL TIPIKOR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi berencana mengubah lahan bekas longsor Kampung Pasirlangu menjadi hutan bambu dan kebun buah. Hal ini dilakukan sebagai langkah pemulihan lingkungan paska bencana di wilayah tersebut. “Untuk tanah milik perhutani kami akan hutankan, tapi prosesnya tidak akan mengganggu penghasilan warga> Penggarapnya nanti langsung diberi tanaman, mulai dari bambu, tanaman hutan, sampai tanaman kebun buah”. (Kompas.Com, Selasa 27/1/2016).

Rencana KDM mengubah lahan bekas longsor sesuai dengan filosofi bambu : “Panjangnya umur bambu menjadikannya ia sebagai simbol keteguhan, ketulusan di Cina, dan sebagai tanda persahabatan di India”. Bambu, merupakan tanaman perdu yang memiliki ketahanan pada kustur tanah yang rentan bencana, dan mempunyai kecepatan pertumbuhan 30-60 cm perhari. Pertumbuhan bambu ini, tergantung pada kondisi tanah dan klimatologi tempat ditanamnya bambu. Dengan fakta tersebut, bambu merupakan salah satu tanaman yang memiliki pertumbuhan paling cepat.

Potensi Bambu Duni

Bambu memiliki lebih dari 1.250 jenis, dan ada lebih dari 10 % (125 jenis) atau sekitar 75 marganya di Indonesia. Kita, tahu bambu oleh para ahli menempatkan bambu dalam tribe bambusease, yang masuk pada family poacease. Dimana, family ini memiliki lebih dari 10.000 spesies, seperti bambu ukuran kecil (poa annua) sampai ukuran besar (dendracalamus giganteus). Sebaran bambu berdasarkan luasan lahan, Asia (Tiongkok, India, Indonesia, Vietnam), disusul oleh Afrika dan Amerika Latin. Secara global luas hutan bambu ada 36.777 juta hektar (Lobovikov et al. (2007). Dan Tiongkok kini memiliki hutan bambu seluas 3.856 juta ha, India 5,232 juta ha pada tahun 2000. Sementara, Indonesia baru memiliki 2 juta ha (5 %) dari total hutan bambu Asia. Dari, angka tersebut, seluas 723.000 ha merupakan hutan alam, dan luasan hutan tanaman bambu sekitar 1,4 juta ha.

Baca juga Bukan Sekadar Penutup Kepala: Manifesto ‘Pejuang Peci Hitam’ Tantang Arus Globalisasi, Deklarasikan Kedaulatan Identitas Bangsa!

Besar potensi bambu, menempatkan Indonesia sebagai negara yang bisa menjadi negara penghasil bambu dunia. Mengingat, bambu merupakan bagian dari tradisi leluhur yang sejak lama dimanfaatkan dan menjadi bagian dari budaya dan kehidupan masyarakat, baik sebagai bahan konstruksi rumah, jembatan, alat penangkap ikan, Bahan baku kerajinan, meubel, hiasan, peralatan dapur, bahan baku industri sumpit, tooth stick, dan pisau makan. Bahkan, konteks pisau seiring maraknya gerakan locavore di negara-negara Eropa, permintaan alat makan berbahan bambu.

Selain itu, bambu muda atau kita kenal dengan nama rebung, seperti di Tiongkok, Jepang, Indonesia, Malaysia dan Thailand, sering diolah menjadi bahan makanan (kuliner berbahan bambu) dan tentu pakan hewan (sapi, kambing, Kuda, Panda, dan lainnya). Selain, itu daun bambu juga bisa diolah menjadi obat herbal untuk meluruhkan dahak, meredakan batuk, susah nafas, menetralkan racun dalam tubuh, mengeluarkan panas, ampuh mengembalikan cairan, melancarkan air seni, mengatasi dan menurunkan kecemasan).

Jawa Barat Provinsi Hutan Bambu Dunia

Jika Jepang memiliki Hutan Bambu Arashiyama Bamboo Grove (unsplash.com/Fynn Geerdsen) dan Sagano Bamboe. Dimana, hutan bambu Arashiyama di Kyoto adalah salah satu tujuan paling ikonik di Jepang. Batang-batang bambu yang menjulang tinggi menciptakan lorong alami yang indah, memberikan pengalaman berjalan yang penuh kedamaian. Tidak heran jika tempat ini sering dianggap sebagai salah satu hutan terindah di dunia. Begitu juga, Hutan bambu Sagano –Sagano Bamboo Forest, Kyoto Jepang, yang memiliki daya tarik dan bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga tempat untuk menemukan ketenangan di tengah hiruk pikuk dunia. Keindahan alamnya yang autentik dan suasananya yang damai menjadikan setiap kunjungan terasa seperti perjalanan spiritual.

Selain Jepang, Tiongkok tidak kalah fantastik dalam pemanfaatan bambu sebagai destinasi wisata. Tiongkok, memiliki banyak hutan bambu, Shunan Bamboo Forest, yang memilik9i luas sekitar 120 kilometer persegi, kawasan ini dihiasi oleh rumpun bambu yang menjulang tinggi, air terjun, serta lanskap hijau yang menenangkan. Tiongkok, juga memiliki Anji Bamboo Sea, China dengan luas lebih dari 200 mil persegi, dengan koleksi bambu sekitar 40 spesies; ada juga Yixing Bamboo Forest, China yang memmpunyai luas fantastik lebih dari 15.000 hektar dengan lebih dari 100 spesies bambu, termasuk bambu moso yang terkenal. Keberagaman flora ini menjadikan Yixing salah satu hutan bambu terkaya di dunia.

Indonesia belum memiliki hutan bambu?. Indonesia telah ada Hutan Bambu Surabaya seluas 8,5 ha, Hutan Bambu Candipuro–Lumajang (14 ha), Hutan Bambu Klatakan – Magelang, Hutan Bambu, Hutan Bambu Mligi–Mojekerto, Hutan Bambu Boon Pring Andeman–Malang, Hutan Bambu Margahayu-_Bekasi (kini luasnya 2, 6 ha), dan yang paling terkenal adalah Hutan Bambu Penglipuran–Bali yang kini memiliki 14 jenis tanaman bambu.

Baca juga Sinergitas Pemdes Karangkancana, BPD dan Masyarakat Dusun Indrahayu Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak

Mirisnya, kehadiran hutan bambu di Indonesia itu belum menjadi prioritas pengembangan destinasi wisata edukasi ekologis. Dimana, keberadaan bambu hutan itu, baru sekedar pelengkap wahana destinasi wisata, bukan yang utama. “ Saya herang mengapa bambu di kita belum dilirik sebagao potensi prioritas dalam program ekologis, yang dipandu dalam riadmap pembangunan lingkungan nasional, dan memiliki masterplan penge,mbangan hutan bambu yang secara terintegrasi dalam agenda besar pembangunan lingkungan nasional, untuk penanganan perubahan iklim”, ujar Ali Wardhana Isha–Direktur Republik Bambu Indonesia (RepBI).

Adanya rencana KDM yang akan menjadikan Bekas lonsor Pasirlangu, sebagai kawasan konservasi bambu tentu angin segar bagi langkah-langkah strategis kita Indonesia, yang fokus menjadikan bambu sebagai tanaman ekologis lingkungan di daerah rawan longsor, banjir dan abrasi. “Kita sudah seharusnya menjadikan bambu sebagai bagian penting dalam kebijakan kehutanan dan ekonomi hijau, seperti China, Jepang, India, Korea Selatan, Thailand, Vietnam, Filipina, Myanmar, Ethiopia dan Kenya yang telah lebih dulu mengembangkan kawasan hutan bambu skala besar”, sambung Awi biasa dipanggil.

Etikat KDM yang telah menyebut bambu, sebagai alternatif tanaman yang akan ditanam pada daerah bekas longsor pasirlangu merupakan angin cerah bagi pengembangan industri bambu dan menjaga keseimbangan ekologis. Bahkan, akan menjadi keikonikan destinasi, pendidikan, penelitian, kerajinan dan kuliner jika dipadukan pada program strategis nasional dalam pengembangan ekonomi hijau. Dengan, mengkoloni 125 jenis bambu dunia yang ada di Indonesia.

Sehingga, akhirnya Jawa Barat akan menjadi provinsi satu-satunya yang memiliki Hutan Bambu Internasional dengan mengkoleksi sebanyak 125 jenis bambu nusantara. Dan, pemulihan kawasan rawan longsor, abrasi dan banjir bukan lagi sekedar menanami tapi menjadikannya industri hijau. “Rehabilitasi kawasan harus disertai konservasi tanah dan air, yang sesuai dengan kemiringan, drainase lereng, sumur resapan, penutupan tanah permanen, dan larangan pemotongan lereng serta tanaman keras”. Semoga!.

(Her)

Sinergitas Pemdes Karangkancana, BPD dan Masyarakat Dusun Indrahayu Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak

KUNINGAN, JURNAL TIPIKOR – Pemerintah Desa Karangkancana bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan masyarakat Dusun Indrahayu Desa Karangkancana menunjukkan sinergitas dan semangat kebersamaan melalui kegiatan gotong royong memperbaiki jalan Kabupaten yang mengalami kerusakan, pada hari Selasa (3/2/2026).

Kegiatan gotong royong ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi infrastruktur jalan yang menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, maupun sosial.

Pj. Kepala Desa Karangkancana Uhen Suhendi, S.IP menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara Pemerintah Desa, BPD, dan Masyarakat. “Gotong royong adalah nilai luhur yang harus terus kita jaga. Dengan kebersamaan, pekerjaan berat menjadi ringan dan hasilnya dapat dirasakan bersama,” ujarnya.

Baca juga Bukan Sekadar Penutup Kepala: Manifesto ‘Pejuang Peci Hitam’ Tantang Arus Globalisasi, Deklarasikan Kedaulatan Identitas Bangsa!

Senada dengan hal tersebut, Ketua BPD Karangkancana E. Rasmad mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat Dusun Indrahayu. Menurutnya, keterlibatan langsung warga dalam pembangunan desa menjadi kunci keberhasilan program-program desa. “Sinergi seperti ini perlu terus dipupuk agar pembangunan desa berjalan sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.

Masyarakat Dusun Indrahayu pun menyambut positif kegiatan tersebut. Selain memperbaiki kondisi jalan, gotong royong ini juga mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas umum desa.

Kepala Dusun Indrahayu Elon Darlan menyampaikan terimakasih atas kekompakan jajaran Perangkat Desa yang sudah bersama-sama membantu kegiatan perbaikan jalan. “Alhamdulillah warga indrahayu antusias bergotong royong memperbaiki jalan rusak, dan terimakasih kepada Pemdes Karangkancana yang sudah kompak membantu kegiatan ini,” ucapnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Karangkancana berharap semangat kebersamaan antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat dapat terus terjalin serta menjadi contoh dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

(Deden)

Pembangunan Gedung KDMP Desa BojongkokosanHampir Rampung, Kades “Optimis, Akan Memperkuat Kemandirian Desa”

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Proyek pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, hampir rampung dikerjakan, Senin (02/02/2026).

KDMP merupakan salahsatu program strategis pemerintah Indonesia untuk memperkuat ekonomi desa melalui pembentukan koperasi multifungsi yang dikelola masyarakat dengan prinsip gotong royong, bertujuan meningkatkan kesejahteraan, kemandirian, dan juga membuka lapangan kerja dengan layanan seperti kios pangan, apotek, simpan pinjam, dan logistik.

Kepala Desa Bojongkokosan, Dini Rahmawati, S.Pd.I., menyampaikan bahwa pembangunan gedung KDMP ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi tumbuhnya ekonomi desa yang mandiri dan produktif.

"Kami berharap, pembangunan kantor dan gedung KDMP ini bisa menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat serta membuka peluang usaha yang lebih luas bagi warga Bojongkokosan," ujarnya.

Baca juga Guncang Struktur Pasar Modal, Danantara Buka Pintu Asing Kuasai Saham Bursa Efek Indonesia

Lanjutnya, saat ini proyek pembangunan gedung sedang dikerjakan. Semoga pembangunannya dapat segera rampung sehingga koperasi bisa segera beroperasi.

“Alhamdulillah, gedung KDMP Desa Bojongkokosan ini nantinya akan menjadi pusat perekonomian baru yang memperkuat kemandirian desa,” ucapnya.

Pemerintah Desa Bojongkokosan pun optimis, fasilitas tersebut akan memperkuat kemandirian desa, meningkatkan kesejahteraan warga, dan mendukung pengembangan usaha masyarakat di berbagai bidang.

“Mohon do’anya agar semua berjalan sesuai dengan harapan yaitu menciptakan kemandirian bagi desa,”tutupnya.

Baca juga Manahan Bungkam! Cukup Satu Gol Jung A., Persib Bandung Benamkan Persis Solo ke Dasar Klasemen

Sementara itu, Babinsa Desa Bojongkokosan, Fahrul, mengungkapkan bahwa progres pembangunan gedung KDMP Desa Bojongkokosan ini sudah sekitar 85 %. Ia berharap, pembangunan ini dapat membawa dampak positif bagi Desa dan juga masyarakat.

“Semoga keberadaan kantor dan gedung KDMP ini bisa menggerakkan roda perekonomian masyarakat dan memberi dampak positif bagi anggota koperasi pada khususnya serta masyarakat pada umumnya,” pungkasnya.

(Rama)

Songsong Usia Sewindu, IWO Indonesia Usung Tema Strategis : “Mengukuhkan Pers Online yang Berintegritas, Membangun Ekonomi Kuat, Menjaga Kedaulatan Bangsa”

Jakarta, jurnaltipikor.com/,-Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) resmi meluncurkan tema perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-8. Dalam menyambut usia sewindu ini, IWOI mengadopsi semangat Hari Pers Nasional (HPN) melalui tema “Mengukuhkan Pers Online yang Berintegritas, Membangun Ekonomi Kuat, Menjaga Kedaulatan Bangsa.”

Pemilihan tema ini bukan tanpa alasan. IWOI memandang bahwa di tengah disrupsi informasi digital yang semakin masif, peran jurnalis online harus kembali pada khittah-nya sebagai penyampai kebenaran yang kokoh dan beretika.

​Ketua Umum IWOI, Dr. NR. Icang Rahardian, SH., S.Ak., MH., M.Pd menyampaikan bahwa tema ini merupakan refleksi dari tanggung jawab besar insan pers dalam mengawal arah bangsa.

Baca juga Rp. 499 Juta Digelontorkan Perumda AM TJM Kabupaten Sukabumi Untuk Proyek Pemasangan Pipa HDPE Di Ciutara-Cicurug

​Integritas sebagai Fondasi : Poin pertama menekankan pada penguatan kompetensi dan moralitas wartawan online. Di era pasca-kebenaran (post-truth), integritas adalah mata uang yang paling berharga bagi jurnalis online untuk melawan penyebaran berita bohong (hoaks).

​Akselerator Ekonomi : Melalui poin kedua, IWOI berkomitmen untuk menjadi mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Pers yang sehat dipercaya mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif serta memberikan ruang bagi pelaku ekonomi, khususnya UMKM, untuk berkembang melalui pemberitaan yang edukatif.

Benteng Kedaulatan : Poin ketiga menegaskan peran pers sebagai pilar keempat demokrasi dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dari segala bentuk ancaman informasi yang memecah belah.

Baca juga Kejagung Obrak-Abrik Rumah Mantan Menteri LHK Siti Nurbaya, Sinyal Keras Mafia Sawit Dibongkar!

​Perayaan HUT ke-8 IWO Indonesia yang jatuh pada tanggal 9 Februari 2026 bertepatan dengan HPN, kami mengajak kepada seluruh pengurus di Wilayah dan Daerah untuk bisa merayakannya dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat di tempat masing-masing. Untuk tahun ini IWO Indonesia tidak melaksanakan kegiatan Nasional tetapi kami berharap kawan-kawan di daerah tidak mengurangi semangatnya dalam mewujudkan tema HUT IWO Indonesia yang ke-8.

​“Kami ingin usia ke-8 ini menjadi momentum transformasi. IWOI tidak hanya hadir sebagai wadah organisasi, tetapi sebagai garda terdepan dalam memastikan informasi yang sampai ke masyarakat adalah informasi yang membangun, bukan menjatuhkan,” tambah Ketum IWOI.

​Melalui tema ini, IWO Indonesia mengajak seluruh anggotanya di berbagai daerah untuk bersinergi dan tetap setia pada kepentingan rakyat, demi mewujudkan Indonesia yang lebih kuat dan berdaulat di ruang digital.

(DPP IWO Indonesia)

Rp. 499 Juta Digelontorkan Perumda AM TJM Kabupaten Sukabumi Untuk Proyek Pemasangan Pipa HDPE Di Ciutara-Cicurug

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Dalam rangka memberikan pelayanan prima untuk kebutuhan air bersih bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yaitu Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Jaya Mandiri (Perumda AM TJM) yang beralamat di Jl. Cireundeu No. 5 Cibadak, Sukabumi melaksanakan proyek pemasangan Pipa HDPE di Ciutara – Cicurug, Sabtu (30/01/2026).

Proyek pemasangan pipa HDPE tersebut dilaksanakan oleh PT. Surya Irfan Mandiri dengan nilai kontrak Rp. 499.781.000. Pekerjaan ini dimulai pada 10 Desember 2025 dan akan selesai dalam 90 hari kalender, yaitu pada 10 Maret 2026.

Proyek ini dibiayai oleh RKAP Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri Kabupaten Sukabumi. Masyarakat dapat memantau progres pekerjaan ini untuk memastikan kualitas dan ketepatan waktu pelaksanaan.

Baca juga Kejagung Obrak-Abrik Rumah Mantan Menteri LHK Siti Nurbaya, Sinyal Keras Mafia Sawit Dibongkar!

Dilaksanakannya proyek tersebut menunjukkan bahwa Perumda AM TJM Kabupaten Sukabumi berkomitmen dalam meningkatkan pelayanan terhadap konsumen dengan melaksanakan pemasangan jaringan pipa untuk pemenuhan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi khususnya di wilayah Cicurug.

Pembangunan jaringan pipa ini merupakan langkah PDAM TJM dalam memperkuat distribusi air bersih, sekaligus menjawab kebutuhan konsumen akan layanan air bersih yang lancar dan juga layak.

Perumda AM TJM pun terus berupaya menghadirkan pelayanan prima dengan mengedepankan kualitas, kontinuitas, dan kelancaran distribusi air serta akan terus menjaga kualitas pelayanan agar distribusi air bersih dapat berjalan lancar dan juga berkesinambungan bagi para konsumen.

Dengan dilakukannya proyek ini, menjadi bukti keseriusan Perumda AM TJM Kabupaten Sukabumi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada para konsumennya.

(Rama)

DPD IWO Indonesia Kabupaten Sukabumi Gelar Santunan Di Jum’at Ke-5 Tahun 2026

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online Indonesia (DPD IWO I) Kabupaten Sukabumi, kembali menggelar acara santunan di Jum'at ke-5 tahun 2026. Acara berlangsung di kantor DPD IWO Indonesia Kabupaten Sukabumi, Perum Pusaka Bumi Parungkuda Blok A-06, Desa Parungkuda, kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jum'at (30/01/2026).

Acara santunan ini merupakan salah satu program DPD IWO Indonesia Kabupaten Sukabumi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim piatu dalam upaya mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarokah.

"Acara santunan ini adalah bukti kepedulian kami terhadap masyarakat, terutama anak-anak yatim piatu. Kami berharap, bantuan ini dapat membantu mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari," ujar Heriyadi, Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Sukabumi.

Baca juga Invasi Maung di Tanah Gajah Putih: Persib Bandung Siap Terkam Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2!

Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPD IWO Indonesia Kabupaten Sukabumi dan diisi bukan hanya dengan pemberian santunan saja akan tetapi dilakukan pendataan juga terkaiit kebutuhan sekolah anak-anak yatim piatu.

DPD IWO Indonesia Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program sosial kemasyarakatan di tahun 2026, sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat dan wujud nyata menjadikan Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarokah).

(Rama)

Penerima Manfaat MBG Di Simpenan Sukabumi Diduga Keracunan, Camat “Jangan Main-Main, Ini Menyangkut Nyawa”

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Anugrah Ratu Alam yang melayani Makan Bergizi Geratis (MBG) di wilayah Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, membuat heboh dengan terjadinya kasus dugaan keracunan penerima manfaat yaitu para pelajar dan juga tenaga pendidik, Rabu (28/01/2026).

Hingga Kamis dini hari, 29 Januari 2026, jumlah korban diduga keracunan dilaporkan bertambah. Puluhan penerima manfaat yang didominasi pelajar dan tenaga pendidik mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi MBG yang dibagikan pada Rabu, 28 Januari 2026.

Berdasarkan laporan resmi pemeriksaan medis terhadap para korban yang dilakukan sekitar pukul 00.10 WIB di UPTD Puskesmas Simpenan, para korban diduga mengalami keracunan.

Baca juga Mantan Kades Karangtengah Korupsi BLT DD Rp. 1,35 Miliar, Kejari “Digunakan Untuk Nyaleg, Kebutuhan Sehari-Hari Dan Beli Mobil”

Adapun menu yang diberikan saat itu terdiri dari nasi putih, tiga potong nugget, jeruk, sayuran, dan tahu goreng.

Pemerintah setempat pun angkat bicara terkait kasus dugaan keracunan dari menu MBG yang dialami warganya.

Camat Simpenan, Supendi, S.IP.,M.Si., menyampaikan kepada awak media jurnaltipikor.com/,bahwa dirinya berulang kali mengingatkan kepada semua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Kecamatan Simpenan untuk tidak main-main dalam pelaksanaan program MBG karena ini menyangkut kesehatan dan nyawa.

"Program MBG ini bukan hanya persoalan administrasi atau teknis program saja melainkan menyangkut kesehatan dan keselamatan nyawa masyarakat, khususnya anak-anak sekolah," ujarnya.

Baca juga Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Sukabumi Berikan Bantuan Bibit Jagung dan Pupuk Kepada Poktan

Supendi pun menjelaskan, bahwa sesungguhnya program MBG ini adalah program yang mulia dari Presiden RI H. Prabowo Subianto bagi masyarakat Indonesia yang harus dijalankan secara tepat sasaran, tepat kualitas, dan tepat jumlah juga kehati-hatian dan tidak boleh ceroboh.

“Saya sudah beberapa kali menyampaikan kepada semua SPPG di Kecamatan Simpenan, jangan sekali-kali bermain-main dengan program ini karena program ini berurusan dengan kesehatan bahkan nyawa,” tegasnya.

Lanjut Supendi, kami akan mengambil langkah tegas yaitu dengan melaporkannya ke Bupati jika nanti terbukti ada kelalaian yang dilakukan oleh pihak SPPG yang mengakibatkan terjadinya kasus ini di simpenan.

“Saya selaku pimpinan di simpenan, tidak mau warga Saya dirugikan apalagi sampai keracunan. Kasus ini akan Saya laporkan ke Bupati,” tegasnya.

Baca juga Menko Yusril Tegaskan Aparat ‘Viral’ Penuduh Pedagang Es Gabus Tak Kebal Hukum: Disiplin hingga Pidana Menanti!

Supendi pun mengingatkan kembali kepada seluruh yayasan dan pelaksana MBG khususnya yang ada di wilayah Kecamatan Simpenan agar menjalankan tugas dengan niat ikhlas dan jujur, bukan sekadar mengejar keuntungan semata apalagi keuntungan berlebih yang dapat merugikan penerima manfaat.

“Untuk semua SPPG khusunya di wilayah kecamatan simpenan, diharapkan bekerja dengan jujur dan ikhlas. Program MBG ini adalah amanah besar dari Negara jadi jangan main-main apalagi sampai mengabaikan kualitas menu bagi penerima manfaat. Program ini harus kita sukseskan, oleh karena itu seriuslah dalam menjalankannya,” pungkasnya.

(Rama)

Wujud Kepedulian Dan Cinta Terhadap Olahraga, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Berikan Bantuan Peralatan Latihan

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP., memberikan bantuan peralatan latihan olahraga kepada anak-anak yang tergabung d Sekolah Sepak Bola (SSB). Pemberian peralatan latihan tersebut bertempat di Lapang Yon Armed 13 Kostrad, Jl. Perintis Kemerdekaan, Sukamulya, Kec. Cikembar Kab. Sukabumi, pada Senin (26/01/2026).

Budi Azhar menyampaikan, bahwa bantuan ini merupakan bagian dari ikhtiarnya untuk memajukan persepakbolaan di Kabupaten Sukabumi.

“Kami ingin memajukan olahraga di Sukabumi, terutama sepakbola, dengan melakukan pembinaan dan menggelar kompetisi usia anak antar SSB,” ujarnya.

Bantuan peralatan latihan ini pun diharapkan dapat membantu anak-anak yang sedang menempa kemampuan dan bakatnya di bidang olahraga.

“Semoga dengan bantuan peralatan latihan ini anak-anak akan lebih semangat dalam berlatih, sehingga dapat meningkatkan kemampuannya untuk dapat menjadi juara dimasa kini dan juga dimasa depan dan dapat membawa nama harum Kabupaten Sukabumi dibidang olahraga,” pungkasnya.

(Rama)

Pemkab Sukabumi Akan Terapkan Layanan Nomor Panggilan Darurat 112, Ini Manfaatnya

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi bersama PT. Digital Sandi Informasi (DSI) membahas rencana penerapan Layanan Nomor Panggilan Darurat 112. Pembahasan tersebut berlangsung di Ruang rapat Wakil Bupati, Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Senin (26/1/2026).

Pembahasan dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi,H. Ade Suryaman, dan dihadiri para asisten daerah, Staf Ahli Bupati, serta jajaran Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Sukabumi.

H. Ade Suryaman mengatakan, layanan panggilan darurat 112 sangat dibutuhkan untuk diterapkan di Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, layanan tersebut dapat mempermudah masyarakat dalam menyampaikan aduan, baik terkait pelayanan publik, kebencanaan, kebakaran, maupun kondisi darurat lainnya, sehingga pemerintah dapat merespons lebih cepat.

“Kita akan mempersiapkan langkah-langkah konkret agar layanan ini bisa segera dikerjasamakan dan diterapkan di Kabupaten Sukabumi,” kata Sekda.

Baca juga Kantor Kecamatan Ciemas Diresmikan, Bupati Minta Optimalkan Layanan Publik, Ramah, Cepat Dan Transparan

Sekda menjelaskan, ke depan layanan call center 112 akan berada di bawah Diskominfosan. Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga akan segera menyurati Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) agar layanan tersebut dapat segera direalisasikan.

“Sambil menunggu realisasi, kami juga berencana melakukan studi ke Kota Bandung yang dinilai berhasil dalam mengelola layanan 112 di Jawa Barat,” ujarnya.

Ia berharap kerja sama ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Baca juga Bupati Sukabumi Resmikan IGD Puskesmas Kalibunder Dan Jembatan Gantung Leuwi Reuming

Sementara itu, Kepala Diskominfosan Kabupaten Sukabumi, Yulipri, menuturkan bahwa layanan call response 112 sangat tepat diterapkan di wilayah Sukabumi. Selain memudahkan masyarakat dalam menyampaikan keluhan, layanan ini juga bebas pulsa sehingga tidak membebani warga.

“Beberapa daerah di Jawa Barat, seperti Kota Bandung, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan beberapa daerah lainnya sudah menerapkan layanan ini. Diskominfosan tentu akan segera menindaklanjuti rencana kerja sama tersebut,” pungkasnya.

Perwakilan PT. Digital Sandi Informasi, Wulan, menjelaskan bahwa 112 merupakan layanan nomor tunggal panggilan darurat nasional yang bebas pulsa dan telah diterapkan di berbagai kabupaten/kota di Indonesia.

“Layanan 112 hadir sebagai solusi nomor tunggal darurat yang mudah diingat, berstandar nasional, dan menjadi bagian dari pengembangan smart city,” ujarnya.

Baca juga Rupiah Nyaris Rp17.000, Legislator PDI Perjuangan Desak BPKH Putar Otak Amankan Biaya Haji

Menurutnya, Kementerian Komunikasi dan Digital saat ini tengah memfokuskan penerapan layanan 112 di seluruh Indonesia.

Wulan menambahkan, layanan 112 juga memungkinkan pimpinan daerah memantau secara langsung kecepatan penanganan berbagai kondisi darurat, termasuk kebencanaan.

“Harapannya, masyarakat Kabupaten Sukabumi dapat memanfaatkan layanan 112 untuk melaporkan kondisi darurat dengan cepat dan mudah,” tutupnya.

Alamsyah (Rama)