
Bandung, JURNAL TIPIKOR– Praktik lancung dalam tata kelola pemerintahan daerah kembali menjadi sorotan tajam.
Gatot Kertabudhi , aktivis sekaligus pemerhati hukum, membongkar benang kusut yang menjadi akar masalah hancurnya integritas birokrasi: transaksional jabatan dan dominasi orang lingkaran dalam.
Pola “Mafia Proyek” yang Terstruktur
Gatot mengungkapkan bahwa fenomena yang terjadi saat ini memiliki pola yang mirip dengan kasus korupsi besar di Madiun dan Pati.
Baca juga KPK Bidik Komunikasi Ridwan Kamil: Telusuri Jejak Kurs Miliaran Rupiah di Skandal Iklan BJB
Menurutnya, terdapat pembagian peran yang sangat rapi dalam mengeruk uang negara:
- Orang Dekat Walikota: Bertindak sebagai pengatur proyek di balik layar.
- Wakil Walikota: Diduga kuat berperan sebagai operator lapangan.
- Kepala OPD: Menjadi pendukung setia dalam lingkaran “korupsi berjamaah” ini.
“Akar masalahnya jelas, ini dari transaksional jabatan. Pejabat yang naik bukan karena prestasi, tapi karena setoran. Akhirnya, mereka bekerja bukan untuk rakyat, tapi untuk mengembalikan modal suap,” ujar Gatot dalam pernyataannya hari ini, Jumat (30/1).
Desakan kepada Kejaksaan: Umumkan Ratusan Nama!
Gatot mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk tidak setengah hati dalam menangani kasus ini.
Ia meminta pihak kejaksaan segera mengumumkan siapa saja ratusan pejabat yang masuk dalam pusaran transaksional tersebut.
“Hendaknya Kejaksaan segera umumkan berapa ratus pejabat yang masuk pusaran transaksional. Biar warga ikut berteriak agar mereka mundur dan ikhlas menerima konsekuensi hukum. Jika tidak dilibas semua, skandal ini akan terus berulang,” tegasnya.
Baca juga Komut BPR Christa Jaya Tersangka Korupsi Bank NTT, Jaksa Cium Aroma Kredit Fiktif Rp5 Miliar!
Dukungan untuk Keberanian Kejari
Di sisi lain, Gatot memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Kejari yang berani menyentuh skandal korupsi kepala daerah—sebuah langkah yang menurutnya jarang terjadi dalam sejarah hukum tingkat daerah.
Ia meminta Jaksa Agung dan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) untuk memberikan dukungan penuh serta perlindungan bagi para jaksa yang sedang berjuang menuntaskan kasus ini.
Menurutnya, pejabat hasil “produk transaksional” cenderung memiliki karakter jumawa dan merasa aman karena merasa suap telah mengunci posisi mereka.
Pewarta : Nikcy
Editor : Azi





QQ88 LÀ NHÀ CÁI CƯỢC UY TÍN SỐ 1 VN