Wujudkan Gotong Royong, Wakil Wali Kota Bandung Ajak Warga Wariskan Semangat Kebersamaan

BANDUNG, JURNAL TIPIKOR– Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mengajak seluruh warga Kota Bandung untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong dan mewariskannya kepada generasi muda.

Hal ini disampaikannya saat menjadi pembina apel pada Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXII Tahun 2025 di Kelurahan Cigondewah Rahayu, Bandung Kulon.

Menurut Erwin, gotong royong bukan hanya sekadar kegiatan fisik, tetapi juga sikap saling menghargai, mengasihi, dan membimbing demi kebaikan bersama, seperti pepatah Sunda silih asa, silih asih, silih asuh.

Baca juga Warga Bandung, Siap-siap Dimanjakan di Best Breakfast Festival: Sarapan Lezat, Momen Pagi Penuh Kehangatan di Balai Kota

Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi memerlukan partisipasi aktif semua elemen masyarakat.

“Bandung sudah mengubah paradigma dari pendekatan menjadi eco-sentris. Semua urusan kita kedepankan kolaborasi dan gotong royong,” ujar Erwin.

Gotong Royong dalam Empat Bentuk Nyata

Erwin memaparkan empat bentuk nyata gotong royong yang dapat dilakukan di Kota Bandung:

  • Kebersihan lingkungan: Mulai dari kerja bakti, penghijauan, hingga pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
  • Kegiatan sosial kemasyarakatan: Memberikan bantuan untuk warga yang membutuhkan, pemberdayaan ekonomi lokal, dan penguatan ketahanan pangan.
  • Pemeliharaan fasilitas umum: Perbaikan jalan, saluran air, sarana olahraga, dan pendidikan.
  • Penguatan nilai kebersamaan: Mengadakan kegiatan budaya, olahraga, dan keagamaan di tingkat RW dan kelurahan.
  • Program Prakarsa sebagai Wadah Kolaborasi

Dalam sambutannya, Erwin juga mengungkapkan rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk memperluas program Prakarsa (dulu bernama PIPPK) di seluruh kelurahan pada tahun 2026.

Baca juga Kemerdekaan, sebuah kata yang begitu sakral bagi bangsa Indonesia.

Program ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi kolaborasi masyarakat di tingkat RW.

“Keberhasilan pembangunan bergantung pada sinergi semua pihak. Mari kita jadikan BBGRM ini sebagai momentum untuk menguatkan solidaritas sosial, memperkokoh kolaborasi, menumbuhkan inovasi di masyarakat, serta mewariskan budaya gotong royong kepada generasi muda agar nilai-nilai ini tetap hidup sepanjang masa,” tutup Erwin.

Pencanangan BBGRM XXII 2025 ini juga dirangkaikan dengan pemberian kursi roda dan paket sembako bagi masyarakat setempat, menandai komitmen nyata dalam memelihara semangat kebersamaan. (Rob)

Warga Bandung, Siap-siap Dimanjakan di Best Breakfast Festival: Sarapan Lezat, Momen Pagi Penuh Kehangatan di Balai Kota

BANDUNG, JURNAL TIPIKOR– Warga Kota Bandung akan segera dimanjakan dengan beragam pilihan kuliner pagi dalam gelaran Best Breakfast Festival yang akan diadakan pada Sabtu, 23 Agustus 2025, di Balai Kota Bandung.

Acara ini akan berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 14.00 WIB dan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya masuk.

Festival ini merupakan bagian dari rangkaian acara Bandung Marketing Week – City Day 2025, yang tahun ini mengusung tema “Bandung for Impact: Sustainable Marketing in the AI Era”.

Baca juga Kemerdekaan, sebuah kata yang begitu sakral bagi bangsa Indonesia.

Best Breakfast Festival secara khusus mengajak masyarakat untuk menikmati sarapan sambil bersosialisasi dan merasakan suasana pagi yang adem khas Kota Kembang.

Lebih dari 20 tenant kuliner populer yang sudah menjadi favorit warga Bandung siap memanjakan lidah para pengunjung. Beberapa di antaranya adalah Kopi Saring Sinar Pagi, Kopi Moyan, Bopet Bagindo, Addictea, Amanda, The Lodge Maribaya, dan Niki Meals.

Pengunjung dapat menjelajahi berbagai pilihan menu, mulai dari aneka kopi, teh, kue, hingga hidangan berat khas nusantara yang cocok dinikmati saat pagi hari.

Baca juga Puan Maharani Sejalan dengan Presiden: Keuntungan BUMN untuk Kesejahteraan Rakyat, Bukan Tantiem Pimpinan

Selain menyantap sarapan lezat, acara ini juga menawarkan beragam kegiatan menarik, seperti community talk, games seru, dan kesempatan untuk memenangkan berbagai hadiah menarik.

Konsep ini diharapkan mampu mengubah sarapan dari sekadar rutinitas menjadi momen berkumpul yang penuh keceriaan.

Best Breakfast Festival tidak hanya menjadi ajang kuliner, tetapi juga wadah untuk mendorong promosi potensi usaha kuliner lokal.

Baca juga KPK Menduga Ada Upaya Penghilangan Barang Bukti Saat Geledah Kantor Agensi Haji

Kehadiran tenant-tenant ternama akan memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan pelanggan dan memperkenalkan produk mereka kepada publik yang lebih luas.

Jangan lewatkan kesempatan untuk memulai hari dengan sarapan yang lezat sambil berkumpul bersama keluarga atau sahabat di Best Breakfast Festival 2025.

Cukup datang ke Balai Kota Bandung di pagi hari dan nikmati semua sajian serta aktivitas yang tersedia. (rob)

 

Kunjungan Edukasi, Wali Kota Farhan Ajak Siswa SMP dan SD Bangga Industri Dirgantara Bandung

BANDUNG, JURNAL TIPIKOR – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendampingi puluhan siswa dari SMP Negeri 18 dan SD Negeri 006 Buah Batu dalam sebuah kunjungan studi tur edukasi ke PT Dirgantara Indonesia (Persero) pada Rabu, 13 Agustus 2025.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan dunia kedirgantaraan kepada generasi muda sekaligus menumbuhkan semangat inovasi di bidang teknologi penerbangan.

Perjalanan Sejarah Dirgantara Bandung
Dalam sambutannya, Wali Kota Farhan memaparkan sejarah panjang Kota Bandung dalam industri dirgantara nasional.

Baca juga Pemerintah Kota Bandung Segel Apartemen yang Dijadikan Tempat Prostitusi

Ia menjelaskan bahwa lokasi PT DI saat ini dulunya adalah Lapangan Terbang Andir, bandara pertama di Jawa bagian barat yang berdiri sejak tahun 1910.

Farhan juga mengingatkan para siswa akan sosok Nurtanio Pringgoadisuryo, perwira Angkatan Udara yang pada 1947 menciptakan pesawat pertama buatan Indonesia, Sikumbang.

“Kami berharap di Kota Bandung akan lahir para insinyur-insinyur penerbangan yang membangun dan menjadikan Bandung sebagai pusat industri dirgantara Indonesia,” ujar Farhan, disambut antusiasme para siswa.

Baca juga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Mengumumkan Penyidikan Kasus Korupsi Bansos Beras

Menginspirasi Generasi Penerus
Direktur Utama PT DI, Gita Amperiawan, turut menyambut rombongan dan mengajak para siswa untuk mengenal lebih dekat industri penerbangan melalui sesi interaktif.

Gita menjelaskan bahwa PT DI adalah satu-satunya pabrik pesawat terbang di Asia Tenggara dan telah menghasilkan pesawat karya insinyur-insinyur terbaik Indonesia.

Ia juga menekankan pentingnya Hari Kebangkitan Teknologi Nasional, yang diperingati setiap 10 Agustus, yang tak lepas dari penerbangan perdana pesawat N250 karya B.J. Habibie pada tahun 1995.

“Sejarah panjang ini harus menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk bercita-cita tinggi, bahkan membuat pesawat luar angkasa suatu hari nanti,” pesan Gita.

Baca juga Kerusuhan Pecah di Tengah Aksi Protes Kenaikan PBB di Pati

Setelah sesi pengenalan, para siswa diajak berkeliling melihat langsung fasilitas produksi PT DI, mulai dari area perakitan badan pesawat hingga simulator penerbangan.

Ekspresi penasaran dan gembira terpancar di wajah mereka, menunjukkan pengalaman berharga yang membekas.

(Humas Pemkot Bandung)

Pemerintah Kota Bandung Segel Apartemen yang Dijadikan Tempat Prostitusi

BANDUNG, JURNAL TIPIKOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) tentang ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.

Dalam operasi yustisi penegakan hukum yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, tim gabungan Satpol PP Kota Bandung, TNI, dan Polri menemukan dugaan praktik prostitusi serta kegiatan asusila di sebuah apartemen di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung.

Dalam operasi yang digelar Selasa, 12 Agustus 2025 malam, petugas menemukan tiga pasangan bukan suami istri di dalam kamar apartemen tersebut. Mereka semua diketahui merupakan warga luar Kota Bandung.

“Ini menandakan tempat ini dijadikan ajang prostitusi. Saya tidak terima dan tidak ridha, warga luar kota datang ke Bandung hanya untuk berbuat maksiat,” tegas Erwin.

Baca juga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Mengumumkan Penyidikan Kasus Korupsi Bansos Beras

Penindakan di Dua Lokasi

Selain di apartemen, tim gabungan juga menyisir kawasan Panghegar, Kota Bandung, yang diduga digunakan untuk praktik “open pijat.”

Di lokasi kedua ini, petugas mengamankan dua pasangan yang juga melakukan perbuatan asusila, serta menemukan sejumlah botol minuman beralkohol.

Erwin menegaskan, para pelanggar akan diseret ke meja hijau karena melanggar Perda Nomor 9 Tahun 2019 Pasal 17. Sanksi yang menanti mereka adalah denda hingga Rp50 juta atau hukuman kurungan selama tiga bulan.

“Kepada pemuda-pemudi ini saya sampaikan, jangan kecewakan orang tua kalian. Kalau benar-benar tobat, hukuman kalian bisa lebih ringan,” kata Erwin.

Baca juga KPK TAHAN ASN KEMENHUB TERKAIT KASUS DUGAAN SUAP DJKA

Sanksi Tegas dan Peringatan untuk Pengelola

Sebagai bentuk sanksi langsung, kamar apartemen yang digunakan untuk kegiatan asusila tersebut telah disegel.

“Ini wajib disegel sebagai peringatan bahwa kamar tersebut dipakai untuk kemaksiatan,” tambah Erwin.

Pemkot Bandung juga meminta pengelola apartemen untuk memperketat pengawasan terhadap tamu.

“Tempat tinggal bukan hotel. Jangan sampai ada kamar yang dijadikan tempat keluar-masuk pasangan bukan suami istri,” ujarnya.

Baca juga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Mengumumkan Kerugian Negara Lebih dari Rp1 Triliun dalam Kasus Dugaan Korupsi Penyelenggaraan Ibadah Haji

Proses hukum selanjutnya akan diserahkan kepada instansi terkait, seperti kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan.

Erwin menegaskan bahwa Pemkot Bandung akan terus menegakkan “amar ma’ruf nahi munkar tanpa pandang bulu.”

Para pelanggar Perda yang terjaring dalam operasi ini dijadwalkan untuk disidangkan di kantor Satpol PP Kota Bandung pada Rabu, 13 Agustus 2025.

(Humas Pemkot Bandung)

Pemerintah Kota Bandung Perkuat Komitmen Pertahankan Predikat Kota Sehat

BANDUNG, JURNAL TIPIKOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menegaskan komitmennya untuk mempertahankan dan meningkatkan predikat sebagai Kota Sehat. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai langkah strategis di berbagai sektor, mulai dari kesehatan masyarakat hingga kebersihan lingkungan dan partisipasi warga.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan hal tersebut dalam verifikasi lanjutan usulan Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) kepada 27 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat Tahun 2025 di Balaikota, Senin (11/8/2025).

“Kota sehat itu bukan hanya bebas dari penyakit, tapi juga menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya pola hidup sehat, aman, dan nyaman bagi semua warga,” ujar Farhan.

Baca juga KEJAKSAAN AGUNG TETAPKAN MUHAMMAD RIZA CHALID SEBAGAI DPO

Farhan menjelaskan bahwa predikat Kota Sehat adalah indikator kualitas hidup warga yang harus dijaga secara berkelanjutan, bukan sekadar penghargaan.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Pemkot Bandung telah memfokuskan upaya pada beberapa aspek prioritas, antara lain:

  •  Peningkatan Layanan Kesehatan: Memperkuat Puskesmas dan Posyandu, serta mengoptimalkan deteksi dini penyakit tidak menular.
  • Pengendalian Polusi Udara: Memperluas ruang terbuka hijau, memperbaiki tata transportasi, dan memperketat pengawasan emisi.
  • Perbaikan Sanitasi: Mengelola limbah dengan lebih baik untuk mencegah pencemaran lingkungan, terutama di kawasan padat penduduk.
  • Akses Air Bersih: Meningkatkan akses air bersih melalui perbaikan infrastruktur distribusi dan pemanfaatan teknologi.
  • Penataan Kawasan Publik : Menciptakan kawasan yang ramah pejalan kaki, ramah difabel, dan mendorong aktivitas fisik warga.

Selain itu, Pemkot Bandung juga aktif mendorong keterlibatan masyarakat melalui program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), lomba kebersihan lingkungan, dan pembinaan kader kesehatan di setiap kelurahan.

Baca juga Pengamat : Demi Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Kepala Daerah Diminta Kedepankan Profesionalisme

Farhan menambahkan, keberlanjutan program ini sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor.

“Kami bekerja sama dengan unsur Forkopimda, akademisi, komunitas, serta pihak swasta untuk memperluas dampak positif program-program yang dijalankan,” katanya.

“Dengan keterlibatan semua pihak, kami optimis bisa mempertahankan, bahkan meningkatkan kualitas kesehatan Kota Bandung.

Target kami, Kota Bandung bukan hanya mempertahankan predikat, tapi benar-benar menjadi kota yang sehat lahir batin bagi seluruh warganya,” tutup Farhan.

(Humas Pemkot Bandung)

Pemerintah Kota Bandung Lantik 16 Pejabat Fungsional untuk Perkuat Birokrasi Berbasis Keahlian

BANDUNG, JURNAL TIPIKOR– Pemerintah Kota Bandung kembali memperkuat struktur birokrasi dengan melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan fungsional bagi 16 Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pelantikan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung capaian organisasi melalui profesionalisme ASN.

Acara pelantikan dilaksanakan di Auditorium Balai Kota Bandung pada Jumat, 8 Agustus 2025, dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain.

Baca juga Kejati Aceh Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Program Peremajaan Sawit Rakyat di Aceh Jaya

Dalam sambutannya, Sekda yang akrab disapa Zul ini menekankan bahwa jabatan fungsional merupakan amanah yang harus diemban dengan penuh integritas, tanggung jawab, dan dedikasi tinggi.

“Jabatan ini bukan hanya posisi, melainkan juga peran strategis dalam mendukung capaian organisasi dan kualitas pelayanan publik,” ujar Sekda Iskandar Zulkarnain.

“ASN dituntut untuk adaptif, kolaboratif, dan inovatif, serta memiliki komitmen kuat untuk terus belajar dan berkembang.”

Baca juga Bupati Kolaka Timur Ditangkap KPK, Tiba di Gedung Merah Putih dengan Koper Hitam

Dari 16 pejabat yang dilantik, 7 orang di antaranya menempati jabatan fungsional ahli muda, sementara 9 orang lainnya menempati jabatan fungsional ahli pertama.

Para ASN ini ditempatkan di berbagai unit kerja seperti Dinas Kesehatan, RSUD Bandung Kiwari, Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Satpol PP Kota Bandung.

Sekda Iskandar Zulkarnain juga mengingatkan seluruh ASN untuk menjadikan nilai-nilai BerAKHLAK (Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) sebagai fondasi kerja.

“ASN fungsional harus tampil sebagai wajah profesionalisme birokrasi. Mereka adalah pelopor perubahan dan pionir dalam membangun kepercayaan publik,” pungkas Zul.

Pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat fondasi keahlian di lingkungan birokrasi Kota Bandung, memastikan setiap tugas dan pelayanan kepada masyarakat dilakukan oleh individu yang kompeten di bidangnya.

Daftar Nama Pejabat Fungsional yang Dilantik:
Jabatan Ahli Muda (7 orang):

  • Dede Sunardi – Apoteker Ahli Muda, RSUD Bandung Kiwari
  • Agus Supriyanto – Perawat Ahli Muda, RSUD
  • Pipit Setiawati – Perawat Ahli Muda, RSUD Bandung Kiwari
  • Erni Midawati – Perawat Gigi Ahli Muda, Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut
  • Irma Siti Fatimah – Perawat Gigi Ahli Muda, Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut
  • Yusrizal – Perawat Gigi Ahli Muda, Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut
  • Tasori – Teknisi Elektromedis Ahli Muda, Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut

Jabatan Ahli Pertama (9 orang):

  • Ira Irawati – Administrator Kesehatan Ahli Pertama, Dinas Kesehatan
  • Rona Lariga Rohman – Perawat Ahli Pertama, RSUD Bandung Kiwari
  • Sinta Dewi Kurnia – Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama, RSUD
  • Tina Irma Mahyaningsih – Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama, RSUD
  • Siti Marijam – Sanitarian Ahli Muda, Dinas Kesehatan
  • Siti Widianingrum Dina – Sanitarian Ahli Pertama, Dinas Kesehatan
  • Yulianingsih – Sanitarian Ahli Utama, Dinas Kesehatan
  •  Siti Hadija Latuconsina – Analis Ketahanan Pangan Ahli Pertama, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
  • . Dewi Sulastri – Polisi Pamong Praja Ahli Pertama, Satpol PP Kota Bandung

(Red/yan)

HIMBARSI Ajak Pemkot Bandung Tingkatkan Literasi Ekonomi Syariah untuk Dongkrak UMKM

BANDUNG, JURNAL TIPIKOR — Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Syariah Seluruh Indonesia (Himbarsi) mengajak Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkolaborasi untuk mengkampanyekan pentingnya ekonomi syariah kepada masyarakat.

Langkah ini bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi ekonomi syariah, khususnya untuk mendorong pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Bandung.
Ajakan tersebut disampaikan oleh Direktur Utama BPR Syariah Amanah Rabbaniah, Roni Pahrul Sani, dalam audiensi dengan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, pada Kamis, 7 Agustus 2025.

“Kami ingin terus mengkampanyekan ekonomi syariah karena literasinya masih rendah. Masyarakat perlu tahu bahwa ekonomi syariah bisa jadi solusi keuangan yang adil dan berkah,” kata Roni.

Baca juga Ridwan Kamil Jalani Tes DNA, Berharap Kebenaran Terungkap

Menurut Roni, kolaborasi antara pemerintah dan BPR Syariah sangatlah penting karena BPR Syariah memiliki kedekatan dengan pelaku UMKM. “Motto kami adalah sahabat UMKM. Sebagai bank lokal, kami sudah terbiasa bersinergi dengan pelaku usaha di wilayah kami.

Jadi, kami siap membantu, bukan cuma sosialisasi, tapi juga pembiayaan,” tambahnya.

Pemkot Bandung Fokus Penguatan UMKM dan Penurunan Angka Pengangguran

Menanggapi ajakan tersebut, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menyatakan bahwa Pemkot Bandung sedang fokus menurunkan angka pengangguran dari 7,4 persen menjadi 6,4 persen. Salah satu cara yang ditempuh adalah melalui penguatan sektor UMKM.

“Kami tidak hanya membuka lowongan kerja lewat job fair, tapi juga mendorong pelatihan dan pembiayaan bagi pelaku UMKM. Salah satunya lewat UMKM Center atau Utama Store, yang sudah kami siapkan di 30 kecamatan, termasuk pusat kuliner,” jelas Erwin.

Baca juga Bantah Terjaring OTT KPK, Bupati Kolaka Timur Sebut Sedang Berada di Kendari

Erwin menekankan bahwa pelatihan saja tidak cukup tanpa dibarengi akses modal. Oleh karena itu, kehadiran BPR Syariah diharapkan bisa membantu para pelaku usaha.

“UMKM ini bukan program asal-asalan. Ini bagian dari visi kami untuk mengangkat kelompok masyarakat fakir dan miskin jadi lebih mandiri,” ujarnya.

Peningkatan Daya Saing dan Sinergi dengan BPR Syariah
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Ronny A. Nurudin, menuturkan pentingnya peningkatan daya saing bagi pelaku usaha di Kota Bandung yang dikenal sebagai kota kreatif.

“Warganya banyak yang punya usaha, kami bantu lewat pelatihan, promosi, sampai pameran di mal. Salah satunya lewat kegiatan Pasar Kreatif yang diadakan di 8 pusat perbelanjaan,” kata Ronny.

Ronny juga membuka peluang sinergi dengan BPR Syariah, termasuk dalam program stabilisasi harga. “Kami juga mengajak distributor dan toko ritel berkolaborasi dengan pelaku usaha unggulan. BPR Syariah bisa ikut terlibat, dan kami siap bantu informasikan,” tutupnya.

(yan/Red)

Kota Bandung Kembali Jadi Inspirasi, Pemerintah Kota Medan Belajar Tata Kota dan UMKM

BANDUNG, JURNAL TIPIKOR — Kota Bandung kembali mendapat pengakuan sebagai kota inspiratif. Kali ini, delegasi dari Pemerintah Kota Medan datang langsung ke Balai Kota Bandung pada Kamis, 7 Agustus 2025, untuk mempelajari berbagai program unggulan, terutama dalam tata kota dan pemberdayaan UMKM.

Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, ini disambut hangat oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Dalam sambutannya, Rico menyampaikan kekagumannya terhadap keberhasilan Bandung dalam menata kota, khususnya dalam revitalisasi kawasan heritage dan pengembangan ekonomi kreatif.

Semangat Kolaborasi Dua Kota Besar
Rico menyatakan, Bandung dan Medan memiliki banyak kesamaan, mulai dari jumlah penduduk, karakter multikultur, hingga tantangan perkotaan seperti kemacetan.

Baca juga Ridwan Kamil Jalani Tes DNA, Berharap Kebenaran Terungkap

Ia secara spesifik menyebutkan ingin mempelajari praktik baik yang telah dilakukan Bandung, seperti revitalisasi Jalan Braga, kurasi UMKM melalui Dekranasda, dan kolaborasi antar-dinas yang efektif.

“Kami ingin belajar langsung dari praktik baik di Bandung, mulai dari bagaimana Braga direvitalisasi, bagaimana UMKM dikurasi melalui Dekranasda, hingga kolaborasi lintas dinas yang efektif,” ujar Rico.

Sebagai bentuk apresiasi dan keinginan untuk memperkuat hubungan, Pemerintah Kota Medan juga menyampaikan harapan untuk menjalin kerja sama Sister City dengan Kota Bandung.

Baca juga Bantah Terjaring OTT KPK, Bupati Kolaka Timur Sebut Sedang Berada di Kendari

Bandung Menyambut Baik dan Berencana Kunjungan Balasan
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyambut baik kedatangan delegasi Medan. Ia memaparkan berbagai program yang telah dijalankan, termasuk keberhasilan revitalisasi Braga dan Jalan Asia-Afrika yang telah mampu menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat identitas budaya.

Farhan juga mengumumkan rencana kunjungan balasan ke Kota Medan. “Insyaallah, tanggal 11-14 September, kami akan ke Medan dalam rangka promosi wisata edukasi. Kami ingin membawa semangat Bandung ke Medan, sekaligus menjalin kolaborasi konkret antarkota,” ucapnya.

Kunjungan ini diakhiri dengan kesepakatan kedua belah pihak untuk membuka peluang kerja sama yang lebih luas, mulai dari sektor pendidikan, kebudayaan, hingga industri kreatif, demi kemajuan kedua kota.

(Ray/red)

Tumbuhkan Semangat Belajar Sejak Dini, Wakil Wali Kota Bandung Ingatkan Siswa SDN Pelita 257 Pentingnya Ilmu dan Karakter

BANDUNG, JURNAL TIPIKOR – Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mengajak para siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 257 Pelita untuk menumbuhkan semangat belajar dan menjadikan ilmu sebagai bekal utama dalam meraih masa depan. Hal ini disampaikan Erwin saat menjadi Pembina Upacara di sekolah tersebut pada Senin, 4 Agustus 2025.

Dalam pidatonya, Erwin menekankan bahwa menuntut ilmu adalah kewajiban. Ia mengutip sabda Rasulullah SAW, “Thalabul ilmi faridhatun ‘ala kulli muslimin,” yang berarti menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim.

Untuk menjadi generasi unggul, Erwin berpesan agar para siswa menanamkan tiga hal penting sejak dini: menjadi insan yang berilmu, mendengarkan ilmu dengan baik, dan mencintai ilmu. “Jika ini kalian jalankan, insyaallah kalian akan menjadi anak-anak yang sukses dan bermanfaat,” ujarnya.

Baca juga Kejaksaan Agung Pastikan Kembalikan Barang Pribadi Tom Lembong yang Disita

Selain kecerdasan intelektual, Erwin juga mengingatkan pentingnya memiliki karakter yang kuat. Ia menuturkan bahwa Pemkot Bandung berkomitmen mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia.

“Taatlah kepada orang tua, rajin salat, dan hormati guru. Selain itu, kalian harus kuat mental, tangguh secara sosial, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” pesannya.

Kegiatan upacara ini diikuti oleh ratusan siswa kelas 1 hingga 6 SDN Pelita 257. Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dengan menampilkan berbagai bakat kesenian seperti tari, angklung, dan pencak silat.

Mereka juga berpartisipasi aktif dalam sesi interaktif bersama Erwin dengan menunjukkan kemampuan di bidang Matematika dan hafalan Alquran.

(Her)

Pelajar Bandung Diharapkan Aktif Berorganisasi untuk Menjadi Pemimpin Masa Depan

Bandung, JURNAL TIPIKOR – Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mendorong para pelajar di Kota Bandung untuk aktif berorganisasi.

Menurutnya, berorganisasi merupakan wadah penting untuk melatih diri dalam berpikir kritis, menggagas ide, dan menumbuhkan kesadaran bahwa mereka adalah generasi yang akan mengisi masa depan Kota Bandung.

Dalam acara Orasi Pelajar Forum OSIS Kota Bandung yang diadakan di Kampus UPI Bandung, Erwin menegaskan, Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) adalah salah satu wadah yang ideal bagi pelajar.

“Di sini para pelajar bisa melatih diri untuk berpikir kritis, menggagas ide, dan menumbuhkan kesadaran bahwa kalian adalah generasi yang akan mengisi masa depan Kota Bandung,” ujarnya.

Baca juga Ribuan Pelari Banjiri Balai Kota Bandung dalam Gelaran DocFestRun 2025

Menurut Erwin, seorang pemimpin masa depan harus memiliki bekal yang utuh, tidak hanya dari sisi akademis, tapi juga spiritual dan emosional.

Ia mengajak para pelajar untuk memiliki lima kesadaran utama menuju kesuksesan, yaitu kesadaran beragama, menuntut ilmu, menjaga akhlak, peduli terhadap sesama, dan mencintai tanah air.

“Bandung dari dulu, sekarang, dan nanti akan selalu dikenal sebagai kota pelajar, kota inovasi, dan kota kreatif. Itu tidak akan terwujud tanpa peran aktif kalian sebagai pelajar hebat,” tambahnya.
Peran Pelajar dalam Menghadapi Tantangan Zaman

Baca juga Pernyataan Resmi Menteri HAM Terkait Larangan Pengibaran Bendera Fiksi Anime “One Piece”

Erwin juga menyoroti tantangan yang dihadapi pelajar saat ini, seperti fenomena tawuran dan pergaulan negatif. Ia berharap forum-forum seperti Forum OSIS dapat membangun budaya baru, di mana komunikasi menggantikan konflik dan mendengar menggantikan kekerasan.

“Ini langkah nyata menjadikan Bandung bebas dari aksi tawuran,” tuturnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, turut menyampaikan dukungannya.

Ia mendorong para pelajar untuk merawat idealisme dan menjaga komitmen dalam komunitas OSIS atau forum pelajar lainnya.

“Pelajar yang punya idealisme, pertahankan itu. Karena kalau idealisme tetap dijaga, sangat mungkin kita akan punya pemimpin hebat di masa depan,” kata Asep.

Baca juga Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Kota Bandung Gelar Silaturahmi Pengurus Baru

Asep percaya, ketika komunitas pelajar terus bersemangat menjaga nilai-nilai positif, masa depan yang sejahtera bagi rakyat bisa diwujudkan. “Kesejahteraan rakyat bisa dimulai dari sini, dari pelajar-pelajar yang punya tekad dan idealisme kuat,” pungkasnya.

(Her)