Resmi Ditutup Danrem 061/SK, Program TMMD Ke-127 Hadirkan Infrastruktur Baru untuk Warga parakanlima

Sukabumi, Jwurnaltipikor.com,-Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0607/Kota Sukabumi resmi ditutup oleh Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0607/Kota Sukabumi resmi ditutup oleh Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio, S.I., B.S., M.Tr. (Han.) 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio, S.I., B.S., M.Tr. (Han.) pada pukul 09.45 WIB. Kegiatan penutupan dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Perumnas Parakanlima Indah RT 003 RW 10, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
(Rabu,11/03/2026)

Penutupan TMMD ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan pembangunan yang dilaksanakan di Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, yang melibatkan personel TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Danrem 061/SK Brigjen TNI Thomas Rajunio menyampaikan bahwa program TMMD memiliki berbagai sasaran pembangunan, baik fisik maupun nonfisik, yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Baca juga wwPolres Kaur Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H/ 2026 M, Refleksi Diri dan Santuni Anak Yatim

Beberapa sasaran fisik yang telah dilaksanakan di antaranya pembangunan titik air bersih, rehabilitasi MCK, serta pembangunan jalan yang diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat. Selain itu, Danrem juga meninjau langsung salah satu hasil rehabilitasi MCK di Masjid jami yang kini sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Danrem juga merespons kebutuhan masyarakat, termasuk permintaan bantuan keranda untuk masjid. Ia menyampaikan bahwa Korem 061/SK akan berupaya membantu kebutuhan tersebut agar dapat dimanfaatkan oleh warga.

Lebih lanjut, Danrem menegaskan bahwa program TMMD merupakan contoh nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, pembangunan desa akan lebih optimal jika dilakukan secara bersama-sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat sehingga menumbuhkan rasa memiliki serta tanggung jawab untuk menjaga hasil pembangunan.

“Rakyat itu bukan hanya slogan. Pembangunan akan lebih baik jika masyarakat ikut terlibat langsung, sehingga ada rasa memiliki dan keinginan untuk menjaga serta memelihara apa yang sudah kita bangun bersama,” ujarnya.

Baca  juga Mudik Lebaran 2026, Polda Jabar Siapkan Hotline Khusus untuk Bantu Pemudik

Di akhir sambutannya, Danrem juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga lingkungan dengan membiasakan hal-hal kecil yang berdampak besar, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan lingkungan.

Dengan berakhirnya TMMD Ke-127 ini, diharapkan seluruh hasil pembangunan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta terus dipelihara bersama demi kemajuan desa.

(Rama)

Polres Kaur Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H/ 2026 M, Refleksi Diri dan Santuni Anak Yatim

Kaur, Bengkulu, JURNAL TIPIKOR – Dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an di bulan suci Ramadan, Polres Kaur menggelar kegiatan keagamaan sebagai momentum refleksi diri dan peningkatan keimanan bagi seluruh personel. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 11 Maret 2026 di Masjid Baiturrahman Polres Kaur.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono, S.I.K., M.Tr.Opsla didampingi Wakapolres Kaur, para Pejabat Utama (PJU) Polres Kaur, Para Kapolsek, Ketua Bhayangkari Cabang Kaur beserta pengurus, serta seluruh personel Polres Kaur

Peringatan Nuzulul Qur’an tersebut juga menghadirkan tausiyah dari Ustad Mushaf Rabani, S.Pd.I yang menyampaikan pesan-pesan keagamaan tentang pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta memperkuat keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

Baca juga “Siaga 1 TNI Bikin Publik Bertanya, Panglima Tegaskan: Bukan Alarm Perang, Ini Uji Kesiapsiagaan!”

Dalam kegiatan tersebut, Polres Kaur juga memberikan santunan kepada anak yatim dan masyarakat kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial serta wujud kebersamaan di bulan penuh berkah ini.

Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an ini merupakan momen penting untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta profesionalisme personel Polri dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, bulan Ramadan menjadi sarana untuk melatih kedisiplinan dan kejujuran diri bagi setiap anggota Polri.

“Melalui momentum Ramadan ini, kita dilatih untuk meningkatkan disiplin diri. Walaupun tidak ada yang melihat, kita harus tetap konsisten dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, integritas dan keikhlasan,” ujar Kapolres.

Baca juga Mudik Lebaran 2026, Polda Jabar Siapkan Hotline Khusus untuk Bantu Pemudik

Kapolres juga berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat memperkuat soliditas internal Polres Kaur serta semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh personel Polres Kaur untuk terus meningkatkan kualitas iman, takwa, serta pengabdian kepada bangsa dan negara melalui pelayanan terbaik kepada masyarakat.

(Jusri)

“Siaga 1 TNI Bikin Publik Bertanya, Panglima Tegaskan: Bukan Alarm Perang, Ini Uji Kesiapsiagaan!”

Jakarta – Jurnal Tipikor

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan bahwa pemberlakuan status Siaga 1 di sejumlah satuan TNI bukanlah tanda situasi genting ataupun terkait konflik internasional, melainkan bagian dari uji kesiapsiagaan rutin bagi satuan yang tergabung dalam Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana Alam (PRCPB).

Pernyataan tersebut disampaikan Panglima TNI usai menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an di Istana negara, Selasa malam (10/3).

Menurut Agus, setiap Komando Daerah Militer (Kodam) memiliki satu batalion yang disiapkan dalam status siaga, terutama untuk menghadapi potensi bencana alam di wilayah masing-masing.

“Saya sudah memberlakukan Siaga 1 di satuan-satuan PRCPB. Jadi tiap Kodam ada satu batalion untuk siaga, apalagi jika wilayahnya berpotensi atau sedang menghadapi bencana alam,” ujar Agus.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan mekanisme standar dalam tubuh TNI untuk memastikan kesiapan personel maupun peralatan.

“Kita menguji kesiapsiagaan personel dan material. Jadi ini hal yang biasa,” tegasnya.

Konvoi Taktis di Monas Bukan Tanda Ancaman

Menanggapi munculnya konvoi kendaraan taktis TNI di kawasan , Agus menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan simulasi mobilisasi pasukan.

Melalui simulasi itu, TNI menghitung kecepatan pergerakan pasukan dari berbagai wilayah di sekitar Jakarta menuju titik tertentu apabila terjadi situasi darurat.

“Misalnya dari wilayah-wilayah sekitar Jakarta, berapa menit kita hitung. Sehingga kalau terjadi sesuatu di Jakarta, pasukan bisa cepat digerakkan,” jelasnya.

TNI Juga Siap Bantu Pengamanan Mudik

Selain untuk kesiapsiagaan bencana, Panglima TNI juga menegaskan bahwa personel yang disiagakan dapat membantu aparat kepolisian menjaga stabilitas keamanan menjelang arus mudik Idul Fitri.

Status Siaga 1 tersebut, kata Agus, tidak memiliki batas waktu tertentu. Setelah proses pengecekan kesiapan personel dan material selesai, satuan akan kembali ke kondisi normal di kesatuannya masing-masing.

Baca juga Program TMMD Ke-127 di Parakanlima Rampung 100 Persen, Kodim 0607/Kota Sukabumi Lakukan Persiapan Penutupan

Apel Gelar Pasukan TNI

Dalam keterangan resmi TNI, apel gelar kekuatan yang digelar di kawasan Monas dipimpin langsung oleh Panglima TNI dan melibatkan berbagai satuan dari TNI AD, TNI AL, dan TNI AU.

Apel tersebut bertujuan mengecek kesiapan prajurit dan alutsista dalam menghadapi dinamika situasi nasional, sekaligus memastikan bahwa setiap unsur TNI siap bergerak cepat jika dibutuhkan negara.

Di hadapan jajaran kepala staf angkatan, Panglima TNI juga melakukan pengecekan langsung terhadap pasukan dan material tempur yang disiagakan dalam latihan tersebut.

(Redaksi Jurnal Tipikor)

 

Mudik Lebaran 2026, Polda Jabar Siapkan Hotline Khusus untuk Bantu Pemudik

Bandung,jurnaltipokor.com,-Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H/2026 M, Polda Jawa Barat menghadirkan layanan Hotline Mudik Polda Jabar sebagai sarana komunikasi cepat antara masyarakat dengan kepolisian selama perjalanan di wilayah Jawa Barat.

Layanan hotline ini disiapkan untuk mempermudah masyarakat memperoleh informasi terkait kondisi lalu lintas, melaporkan kejadian di jalan, hingga meminta bantuan kepolisian secara cepat dan responsif selama perjalanan mudik. Masyarakat dapat menghubungi hotline di nomor 628211606621 atau melalui layanan darurat 110.

Program ini juga sejalan dengan semangat “Sauyunan Jaga Lembur”, yang memiliki makna kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah. Dengan kolaborasi tersebut diharapkan situasi lalu lintas selama periode mudik dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Baca juga Program TMMD Ke-127 di Parakanlima Rampung 100 Persen, Kodim 0607/Kota Sukabumi Lakukan Persiapan Penutupan

Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan, menegaskan bahwa kehadiran hotline ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman.

“Hotline Mudik ini kami hadirkan sebagai bentuk kesiapsiagaan dan pelayanan Polri kepada masyarakat. Kami ingin memastikan setiap pemudik yang melintasi wilayah Jawa Barat dapat merasa aman, nyaman dan mendapatkan bantuan dengan cepat apabila mengalami kendala di perjalanan,” ujar Kapolda Jabar, Senin (09/03/2026)

Menurutnya, seluruh jajaran kepolisian telah disiagakan untuk memberikan pelayanan terbaik selama arus mudik dan balik Lebaran. Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan tersebut jika membutuhkan bantuan atau ingin menyampaikan informasi terkait kondisi di lapangan.

Baca juga Jelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati Sukabumi Minta Para Camat Siaga Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan bahwa layanan hotline ini merupakan bagian dari strategi komunikasi publik agar masyarakat dapat terhubung langsung dengan kepolisian selama masa mudik.

“Kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses komunikasi yang cepat dan mudah dengan kepolisian. Dengan adanya hotline ini, masyarakat dapat menyampaikan laporan ataupun meminta bantuan secara langsung sehingga penanganan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan tepat,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan tersebut apabila menemui situasi darurat, kemacetan, kecelakaan, maupun gangguan perjalanan lainnya.

Di sisi lain, Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Raydian Kokrosono menambahkan bahwa hotline mudik juga akan membantu petugas dalam memantau dinamika arus lalu lintas secara real time.
“Informasi dari masyarakat sangat membantu kami dalam memetakan kondisi lalu lintas di lapangan. Dengan laporan yang cepat, petugas dapat segera melakukan langkah-langkah penguraian kemacetan maupun penanganan kecelakaan sehingga arus kendaraan tetap berjalan lancar,” ungkapnya.

Baca juga Maung Bandung Mengamuk di GBLA! PERSIB Bungkam Persik 3-0 dan Pastikan Lebaran di Puncak Klasemen

Melalui layanan Hotline Mudik Polda Jabar, masyarakat dapat menyampaikan berbagai informasi penting seperti kondisi lalu lintas dan kepadatan arus kendaraan, laporan kecelakaan lalu lintas, pengaduan kemacetan atau gangguan perjalanan, hingga permintaan bantuan darurat dari kepolisian.

Layanan ini juga menjadi bagian dari pengamanan terpadu dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya, yang digelar setiap tahun untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Jawa Barat.

Dengan hadirnya Hotline Mudik Polda Jabar, diharapkan masyarakat dapat merasakan kehadiran negara melalui pelayanan kepolisian yang cepat, humanis, dan responsif, sehingga tujuan utama dapat tercapai, yakni “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”

Sumber : Bid Humas Polda Jabar

Program TMMD Ke-127 di Parakanlima Rampung 100 Persen, Kodim 0607/Kota Sukabumi Lakukan Persiapan Penutupan

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0607/Kota Sukabumi Korem 061/Suryakancana Kodam III/Siliwangi di Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, telah mencapai 100 persen penyelesaian pada H+29, Selasa (10/03/2026).

Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD Ke-127, Kapten Arm Andriono, menyampaikan bahwa seluruh sasaran kegiatan baik fisik maupun non fisik telah selesai sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sejak awal program.

Menurutnya, keberhasilan program TMMD di Desa Parakanlima tidak terlepas dari sinergi dan kerja sama yang solid antara anggota Satgas TMMD dengan masyarakat setempat. Kebersamaan dan semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat seluruh pekerjaan di lapangan.

“Kegiatan TMMD ini dapat berjalan dengan baik dan selesai tepat waktu berkat kerja sama antara anggota Satgas dan masyarakat Desa Parakanlima,” ujar Kapten Arm Andriono.

Baca juga Jelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati Sukabumi Minta Para Camat Siaga Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

Adapun sasaran fisik yang berhasil diselesaikan antara lain pengecoran jalan sepanjang 200 meter dengan lebar 3 meter, pengaspalan jalan (sandsheet) sepanjang 860 meter, pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di 8 titik, serta pembangunan plat decker di 2 titik yang seluruhnya telah rampung 100 persen.

Selain pembangunan fisik, program non fisik juga berhasil dilaksanakan secara menyeluruh, di antaranya penyuluhan wawasan kebangsaan, pertanian, hukum dan kamtibmas, bahaya narkoba, KB kesehatan, stunting, peternakan, serta keagamaan guna meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat.

Tidak hanya itu, dalam Program Unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Satgas TMMD juga berhasil merealisasikan pembangunan 5 titik TNI Manunggal Air Bersih (TMAB), program ketahanan pangan seluas 1 hektare, pembangunan 5 unit rumah tidak layak huni (RTLH), rehabilitasi 5 titik MCK, serta penanaman 500 batang pohon, yang seluruhnya telah selesai 100 persen.

Baca juga Pangdam III/Siliwangi Resmikan Jembatan Perintis Garuda III di Kota Cirebon

Pelaksanaan program TMMD Ke-127 ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya 79 personel TNI AD, personel TNI AL,personel TNI AU, personel Polri, personel Pemda, perangkat desa, serta masyarakat yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menjelang penutupan TMMD yang dijadwalkan pada 11 Maret 2026, Kapten Arm. Andriono, berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dikerjakan oleh Kodim 0607/Kota Sukabumi bersama masyarakat dapat dirawat dan dijaga dengan baik agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Semoga apa yang sudah dikerjakan ini dapat dijaga dan dirawat bersama, sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat Desa Parakanlima dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga ke depannya,”pungkasnya.

(Rama)

Jelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati Sukabumi Minta Para Camat Siaga Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

Sukabumi,jurnaltipikor.com/,-upati Sukabumi H Asep Japar meminta para camat di wilayahnya untuk meningkatkan kesiapsiagaan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, khususnya pada periode H-7 hingga H+7 Lebaran. Hal itu disampaikan saat memimpin Rapat Dinas Bulan Maret di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Senin (9/3/2026).

Rapat yang dipandu Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H Ade Suryaman tersebut dihadiri para kepala perangkat daerah, asisten daerah, staf ahli, kepala bagian, serta camat se-Kabupaten Sukabumi.

Bupati H Asep Japar menegaskan pentingnya kesiapan pemerintah di tingkat kecamatan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan selama periode libur Lebaran.

Baca juga Pangdam III/Siliwangi Resmikan Jembatan Perintis Garuda III di Kota Cirebon

Meski demikian, ia memberikan kebijakan khusus bagi camat yang memiliki keluarga di luar daerah agar tetap bisa pulang kampung, dengan pengaturan teknis yang tidak mengganggu pelayanan publik.

“Saya berikan rekomendasi. Tolong BKPSDM menyiapkan rekomendasi bagi camat yang ingin pulang ke kampung halaman,” kata Bupati.

Menurutnya, banyak pejabat di lingkungan Pemkab Sukabumi yang berasal dari luar daerah, sehingga perlu pengaturan agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal meski ada yang melaksanakan mudik.

“Banyak teman-teman dari luar daerah, seperti Medan atau daerah lain di Jawa. Diatur saja teknisnya, barangkali ada yang merencanakan mudik Lebaran,” ujarnya.

Baca juga Maung Bandung Mengamuk di GBLA! PERSIB Bungkam Persik 3-0 dan Pastikan Lebaran di Puncak Klasemen

Selain kesiapan menghadapi Lebaran, Bupati juga meminta Dinas Ketahanan Pangan untuk terus memantau perkembangan harga bahan pokok di pasaran. Ia bahkan menyatakan siap turun langsung ke lapangan jika diperlukan untuk memastikan harga tetap terkendali.

Dalam kesempatan tersebut, dilaksanakan penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi terkait penyelenggaraan kegiatan pemerintah daerah di bidang perdata dan tata usaha negara.

Pemkab Sukabumi juga menerima penyerahan dividen secara simbolis dari Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri dan Perumda Pesona Pariwisata Kabupaten Sukabumi, serta buku digitalisasi Sistem Informasi Pangan Kabupaten Sukabumi.

Seumlah penghargaan turut diserahkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya penghargaan partisipasi program Sabilulungan untuk Harga Stabil Kabupaten Sukabumi serta penghargaan bagi desa dan kelurahan berkinerja terbaik dalam Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat Provinsi Jawa Barat.

Diampaikan juga ekspose dari beberapa instansi, mulai dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, Dinas Perhubungan, Dinas Ketahanan Pangan serta Dinas Pariwisata.

(Rama)

Pangdam III/Siliwangi Resmikan Jembatan Perintis Garuda III di Kota Cirebon

Cirebon, jurnaltipikor.com/,-Panglima Kodam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah III/Siliwangi Ny. Riri Kosasih meresmikan jembatan gantung yang berada di wilayah Kriyan Barat RW 17, Kelurahan Pegambiran, Kota Cirebon, Senin (09/03/2026).

Jembatan yang sebelumnya dikenal sebagai Jembatan Gantung Kriyan tersebut kini resmi berganti nama menjadi Jembatan Perintis Garuda III. Jembatan Kriyan merupakan jembatan penghubung dua wilayah kecamatan, yaitu Pegajahan Selatan RW 05, Kelurahan Jagasatru, Kecamatan Pekalipan dengan Kriyan Barat RW 17, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Dalam kegiatan tersebut hadir Wakapolda Jawa Barat, Wakil Gubernur Jawa Barat, Irdam III/Siliwangi, Danrem 063/Sunan Gunung Jati, Asrendam III/Slw, para Asisten Kasdam III/Slw dan Kapendam III/Slw.

Baca juga Kritik Tak Dipidana! Wamenkum Tegaskan Pasal Penghinaan Presiden di KUHP Baru Bukan untuk Bungkam Rakyat

Peresmian jembatan ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pemotongan pita sebagai simbol bahwa jembatan tersebut telah resmi digunakan oleh masyarakat. Dengan diresmikannya jembatan tersebut, kini Jembatan Perintis Garuda III dapat kembali dimanfaatkan oleh warga untuk menunjang aktivitas sehari-hari, terutama sebagai sarana penghubung antarwilayah yang selama ini menjadi akses penting bagi masyarakat sekitar.

Pangdam III/Siliwangi menyampaikan bahwa pembangunan dan peresmian jembatan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas dan memperlancar mobilitas warga.

Keberadaan Jembatan Perintis Garuda III diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mempercepat mobilitas serta mendukung kegiatan ekonomi warga.

“Mudah-mudahan jembatan yang diresmikan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan bisa mempercepat jarak tempuh dalam aktivitas ekonomi sehari-hari,” tutur Pangdam.

Baca juga Kapolda Jabar Cek Kesiapan Tol Bocimi Seksi 3, Jalur Fungsional Disiapkan untuk Pangkas Kemacetan Arus Mudik 2026

Pada kesempatan tersebut Pangdam III/Siliwangi bersama Wakil Gubernur Jawa Barat juga menyerahkan bingkisan tali asih kepada warga masyarakat sekitar. Kegiatan dilanjutkan dengan mengikuti video conference bersama Kasad dalam rangka launching peresmian 200 jembatan gantung di wilayah Indonesia.

Dengan telah diresmikannya jembatan tersebut, masyarakat di sekitar wilayah Kriyan kini dapat kembali menggunakan jembatan sebagai jalur penghubung yang aman dan nyaman dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Pemerintah daerah bersama unsur TNI dan Polri juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang.

(Rama)

Maung Bandung Mengamuk di GBLA! PERSIB Bungkam Persik 3-0 dan Pastikan Lebaran di Puncak Klasemen

Bandung – Jurnal Tipikor

menunjukkan taringnya di hadapan ribuan Bobotoh setelah menaklukkan dengan skor meyakinkan 3-0 pada pekan ke-25 musim 2025/26 di , Senin (9/3/2026).

Kemenangan telak ini memastikan Maung Bandung akan menutup bulan Ramadan di puncak klasemen sementara, meskipun masih menyisakan satu laga menghadapi pada 15 Maret mendatang.

Gol kemenangan PERSIB dicetak oleh melalui titik putih pada menit ke-24. Sementara dua gol lainnya lahir dari penyerang tajam yang mencetak brace pada menit ke-40 lewat penalti dan menit ke-53 melalui sontekan di depan gawang.

Berkat kemenangan ini, PERSIB mengoleksi 57 poin, unggul empat angka dari Borneo FC di posisi kedua. Sementara berada di peringkat ketiga dengan 51 poin dan masih memiliki satu pertandingan tunda melawan pada 15 Maret 2026.

Baca juga Kritik Tak Dipidana! Wamenkum Tegaskan Pasal Penghinaan Presiden di KUHP Baru Bukan untuk Bungkam Rakyat

Pada pertandingan ini, pelatih Bojan Hodak menurunkan starter Teja Paku Alam (PG), Eliano Reinjders, Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Federico Barba (c); Thom Haye, Frans Putros; Beckham Putra Nugraha, Adam Alis, Rosembergne “Berguinho” Da Silva; Andrew Jung.

Memasuki babak kedua, PERSIB melakukan sejumlah rotasi. Kakang Rudianto dan Adam Alis ditarik keluar untuk digantikan oleh serta . Pergantian ini membuat ritme permainan Maung Bandung tetap agresif.

Gol ketiga lahir pada menit ke-53 setelah Frans Putros mengirim umpan matang dari sisi kanan yang diselesaikan Andrew Jung di kotak penalti. Meski tertinggal tiga gol, Persik Kediri tetap mencoba menekan, namun pertahanan kokoh PERSIB yang dikomandoi Matricardi mampu meredam serangan.

Pada menit ke-74, Hodak kembali melakukan pergantian dengan memasukkan dan menggantikan Berguinho dan Beckham Putra.

Baca juga “Bau Busuk Skandal Minyak Goreng Menyeruak: Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI, Ada Apa di Balik Rekomendasi?”

Di menit ke-85, Andrew Jung ditarik keluar dan digantikan oleh striker anyar . Tanque sempat mendapatkan peluang emas di menit akhir, namun pelanggaran pemain lawan hanya menghasilkan sepak pojok.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor 3-0 tetap bertahan. Kemenangan ini semakin mengukuhkan dominasi PERSIB di papan atas klasemen.

Maung Bandung pun menutup laga kandang dengan tiga poin penting dan memastikan diri tetap bertengger di singgasana klasemen sementara Super League 2025/26.

Jurnalis Tipikor

Kritik Tak Dipidana! Wamenkum Tegaskan Pasal Penghinaan Presiden di KUHP Baru Bukan untuk Bungkam Rakyat

Jakarta – Jurnal Tipikor
Wakil Menteri Hukum menegaskan bahwa pasal-pasal dalam baru tidak melarang kritik masyarakat terhadap pemerintah selama disampaikan untuk kepentingan umum.

Penegasan tersebut disampaikan Eddy—sapaan akrabnya—dalam sidang uji materi Perkara Nomor 275/PUU-XXIII/2026 di , Jakarta, Senin (9/3). Sidang tersebut dipimpin Ketua MK .

Menurut Eddy, ketentuan Pasal 218, Pasal 240, dan Pasal 241 KUHP justru memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik, protes, bahkan demonstrasi selama dilakukan demi kepentingan umum.

“Kritik, kemudian protes terhadap suatu kebijakan sama sekali tidak dilarang dalam pasal ini dan itu termasuk dalam rangka kepentingan umum,” ujar Eddy dalam persidangan.

Ia menjelaskan bahwa dalam penjelasan pasal-pasal tersebut secara eksplisit disebutkan bahwa kritik terhadap pemerintah, termasuk melalui unjuk rasa, merupakan bagian dari ekspresi kepentingan publik yang tidak dapat dipidana.

Baca juga Ramadhan Penuh Kebersamaan: Kapolsek Mandau Rangkul Awak Media, Perkuat Sinergi Polri dan Pers

Demonstrasi Tetap Dilindungi

Eddy menegaskan bahwa ketentuan tersebut tidak dimaksudkan untuk membungkam kebebasan berpendapat.

“Artinya Pasal 218 berikut penjelasannya, demikian juga Pasal 240 dan 241 beserta penjelasan, membolehkan demonstrasi dan kritik terhadap pemerintah maupun lembaga negara,” katanya.

Latar Belakang Pasal Penghinaan Presiden

Dalam persidangan itu, Eddy juga menjelaskan latar belakang lahirnya Pasal 218 KUHP yang mengatur mengenai penyerangan kehormatan atau harkat martabat presiden dan wakil presiden.

Menurutnya, pasal tersebut lahir melalui perdebatan panjang antara pemerintah dan DPR dengan sejumlah pertimbangan penting dalam hukum pidana.

Pertama, fungsi dasar hukum pidana adalah melindungi kepentingan negara, masyarakat, dan individu. Dalam konteks ini, presiden dan wakil presiden dipandang sebagai personifikasi negara sehingga kehormatan dan martabatnya perlu dilindungi.

Kedua, Eddy menilai hampir seluruh negara di dunia memiliki ketentuan hukum yang melindungi kehormatan kepala negara, termasuk kepala negara asing.

“Agak aneh jika hukum Indonesia melindungi harkat martabat kepala negara asing, sementara kepala negara sendiri tidak dilindungi,” ujarnya.

Baca juga Kapolda Jabar Cek Kesiapan Tol Bocimi Seksi 3, Jalur Fungsional Disiapkan untuk Pangkas Kemacetan Arus Mudik 2026

Mencegah Konflik Sosial

Alasan ketiga adalah sebagai bentuk pengendalian sosial. Menurut Eddy, presiden dan wakil presiden dipilih oleh mayoritas rakyat sehingga memiliki basis pendukung yang besar.

Jika terjadi penghinaan terhadap kepala negara dan tidak ada mekanisme hukum yang jelas, hal itu berpotensi memicu konflik atau tindakan anarkis dari para pendukungnya.

“Oleh karena itu pasal ini diadakan sebagai suatu kanalisasi dan pengendalian sosial supaya masyarakat tidak bertindak anarkis,” jelasnya.

Delik Aduan, Bukan Pasal Karet

Untuk mencegah penyalahgunaan, Eddy menegaskan pasal tersebut merupakan delik aduan absolut. Artinya, hanya presiden atau wakil presiden sendiri yang dapat melaporkan jika merasa dihina.

Selain itu, bentuk penghinaan juga dibatasi secara jelas, yakni hanya pada tindakan menista dan memfitnah.

Baca juga “Bau Busuk Skandal Minyak Goreng Menyeruak: Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI, Ada Apa di Balik Rekomendasi?”

Sementara itu, dalam Pasal 240 dan 241, ketentuan penghinaan terhadap lembaga negara juga dibatasi hanya pada enam lembaga, yakni presiden, wakil presiden, MPR, DPR, DPD, MA, dan MK.

Pengaduan terhadap lembaga-lembaga tersebut juga hanya dapat dilakukan oleh pimpinan lembaga negara yang bersangkutan.

Dengan pembatasan tersebut, pemerintah menegaskan bahwa kritik terhadap kebijakan negara tetap dilindungi, sementara hukum hanya digunakan untuk mencegah penghinaan yang berpotensi merusak martabat institusi negara.(*)

Ramadhan Penuh Kebersamaan: Kapolsek Mandau Rangkul Awak Media, Perkuat Sinergi Polri dan Pers

Duri | Jurnal Tipikor – Dalam semangat kebersamaan di bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Kapolsek Mandau Kompol Pramadona Chaniago menggelar kegiatan berbuka puasa bersama awak media, personel Polsek Mandau, serta Bhayangkari. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antara kepolisian dan insan pers.

Acara yang berlangsung pada Senin (9/3/2026) di area Lapangan Tembak Polsek Mandau ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Humas Polsek Mandau Betty Siagian, personel kepolisian, Bhayangkari, serta para jurnalis yang bertugas di wilayah Kabupaten Bengkalis.

Kapolsek Mandau Kompol Pramadona Chaniago menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bentuk kebersamaan sekaligus upaya mempererat hubungan baik antara Polsek Mandau dan para awak media yang selama ini menjadi mitra strategis kepolisian.

Baca juga Kapolda Jabar Cek Kesiapan Tol Bocimi Seksi 3, Jalur Fungsional Disiapkan untuk Pangkas Kemacetan Arus Mudik 2026

Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, serta memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai berbagai program dan kegiatan kepolisian.

“Melalui kegiatan buka puasa bersama ini kami ingin mempererat silaturahmi dengan rekan-rekan media yang selama ini telah menjadi mitra Polri dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kami berharap sinergi dan kerja sama yang baik ini dapat terus terjalin,” ujar Kompol Pramadona.

Suasana kebersamaan terlihat begitu hangat saat Kapolsek Mandau bersama personel, Bhayangkari, serta awak media berbincang santai sambil menunggu waktu berbuka puasa. Momentum tersebut menjadi ruang komunikasi yang cair antara aparat kepolisian dan para jurnalis.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat komunikasi serta membangun kebersamaan di tengah suasana Ramadhan yang penuh berkah.

Baca juga “Bau Busuk Skandal Minyak Goreng Menyeruak: Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI, Ada Apa di Balik Rekomendasi?”

Ketika adzan Maghrib berkumandang, seluruh peserta yang hadir bersama-sama menikmati hidangan berbuka puasa yang telah disiapkan. Momen tersebut berlangsung dengan penuh keakraban dan rasa kebersamaan antara aparat kepolisian dan insan pers.

Para awak media yang hadir menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi langkah humanis Kapolsek Mandau yang dinilai membuka ruang komunikasi yang lebih erat antara kepolisian dan jurnalis.

Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan kemitraan antara Polsek Mandau dan awak media dapat terus terjalin dengan baik, sehingga berbagai informasi terkait situasi kamtibmas maupun kegiatan kepolisian dapat tersampaikan kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan berimbang.

Kegiatan berbuka puasa bersama tersebut berlangsung dengan lancar, tertib, serta penuh suasana kekeluargaan yang mencerminkan semangat kebersamaan di bulan suci Ramadhan.

(Irwansyah Siregar)