PUNCAK ARUS BALIK 2026: Korlantas, Kemenhub, dan Jasa Marga ‘Kunci’ Tol Trans Jawa dengan Skema One Way & Ganjil-Genap!

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR – Demi mengantisipasi ledakan volume kendaraan dan memastikan kelancaran perjalanan masyarakat kembali ke Ibu Kota, Korlantas Polri bersama Kementerian Perhubungan dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas besar-besaran di ruas Tol Trans Jawa.

Mulai hari ini, 13 hingga 16 April 2026, skema One Way, Ganjil-Genap, dan Contraflow akan diterapkan secara terintegrasi untuk mengurai kepadatan di titik-titik krusial.

1. Sistem Satu Arah (One Way) & Ganjil-Genap

Penerapan One Way dan Ganjil-Genap akan dilakukan secara simultan (bersamaan) untuk mematikan arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Timur, memberikan prioritas penuh bagi pemudik yang kembali ke arah Barat.

  • Lokasi: Km 188 GT Palimanan-Kanci s.d. Km 36 GT Cikarang Utama.
  • Jadwal Operasional:
  •  13 – 15 April 2026: Pukul 08.00 s.d. 24.00 WIB.
  •  16 April 2026: Berakhir pada pukul 08.00 WIB.
  •  Catatan Penting: Aturan Ganjil-Genap berlaku ketat mengikuti jadwal dan lokasi One Way tersebut. Pastikan plat nomor kendaraan sesuai dengan tanggal keberangkatan Anda.

Baca juga Japek 1 Mulai Sesak, Polisi ‘Buka Keran’ Jalur Japek 2: Lewat Sadang ke Setu Gratis!

2. Sistem Lawan Arus (Contraflow)

Untuk memperlancar penyempitan arus di wilayah Cikampek menuju Cikarang, skema Contraflow disiapkan dengan jadwal sebagai berikut:

  •  Lokasi: Km 72 GT Cikampek Utama s.d. Km 36 GT Cikarang Utama.
  • Jadwal Operasional:
    * 13 April 2026: Pukul 14.00 – 24.00 WIB.
    * 14 – 15 April 2026: Pukul 08.00 – 24.00 WIB.
    * 16 April 2026: Pukul 08.00 – 12.00 WIB.
    Pesan Untuk Pengendara
    Pihak berwenang menghimbau seluruh pengendara untuk:
  • Cek Saldo E-Toll: Pastikan saldo cukup guna menghindari antrean panjang di gerbang tol.
    * Kondisi Fisik & Kendaraan: Jangan memaksakan berkendara dalam kondisi lelah; manfaatkan Rest Area secukupnya.
    * Update Informasi: Pantau kanal media sosial resmi Korlantas Polri dan Jasa Marga untuk perubahan situasi diskresi di lapangan.

“Rekayasa ini adalah upaya maksimal kami agar masyarakat bisa kembali ke rumah dengan aman, nyaman, dan tanpa terjebak kemacetan horor. Kerjasama pengendara dalam mematuhi aturan Ganjil-Genap sangat krusial,” ujar perwakilan Korlantas Polri.(*)

Guncang Samudra! ‘Mata’ Baru TNI AL KRI Prabu Siliwangi-321 Tiba di Jakarta, Siap Amankan Kedaulatan Bawah Laut

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR – Sebuah tonggak sejarah baru bagi kedaulatan maritim Indonesia baru saja bersandar. KRI Prabu Siliwangi-321, kapal Bantu Hidro-Oseanografi (BHO) paling mutakhir milik TNI Angkatan Laut, resmi tiba di Dermaga JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Minggu (23/3).

Kapal yang dijuluki sebagai “benteng data maritim” ini baru saja menyelesaikan pelayaran panjang dari galangan kapal kenamaan Italia.

Modernisasi Tanpa Kompromi

Kehadiran KRI Prabu Siliwangi-321 merupakan buah dari kontrak strategis antara Kementerian Pertahanan RI dan galangan kapal Fincantieri, Italia, yang ditandatangani sejak 11 April 2019.

Kapal ini menjadi simbol keseriusan pemerintah dalam memodernisasi armada TNI AL guna menghadapi tantangan geopolitik dan keamanan navigasi di perairan nusantara.
Kronologi Pembangunan:

  • Peletakan Lunas (Keel Laying): 21 Juni 2024 di Riva Trigoso, Italia.
  • Peluncuran: 13 September 2025.
    * Ketibaan di Indonesia: 23 Maret 2026.

Baca juga MAKI Endus Bau Amis Suap Tahanan Rumah Yaqut Cholil Qoumas, Desak Dewas KPK Bongkar ‘Main Mata’ Aparat

Fungsi Vital bagi Pushidrosal

Kapal ini bukan sekadar kapal angkut biasa. KRI Prabu Siliwangi-321 dirancang khusus untuk memperkuat Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) dalam menjalankan misi-misi krusial, antara lain:

  • Survei dan Pemetaan: Memastikan jalur navigasi nasional aman dan akurat.
  • Penelitian Oseanografi: Mendalami karakteristik bawah laut Indonesia untuk kepentingan pertahanan.
  • Keamanan Maritim: Mendukung operasi bawah air dan deteksi rintangan di dasar laut.
    Agenda Peresmian

Guncang Samudra! ‘Mata’ Baru TNI AL

KRI Prabu Siliwangi-321 Tiba di Jakarta, Siap Amankan Kedaulatan Bawah Laut

Setelah bersandar di tanah air, KRI Prabu Siliwangi-321 dijadwalkan akan diresmikan secara langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali pada akhir Maret 2026 mendatang.

Peresmian ini akan menandai masuknya kapal tersebut secara resmi ke dalam jajaran unsur operasional Pushidrosal.

“Kehadiran kapal BHO buatan Fincantieri ini adalah lompatan teknologi bagi TNI AL. Data hidrografi yang akurat adalah kunci kemenangan dalam operasi maritim dan keselamatan pelayaran internasional di perairan kita.”

(Azi)

MAKI Endus Bau Amis Suap Tahanan Rumah Yaqut Cholil Qoumas, Desak Dewas KPK Bongkar ‘Main Mata’ Aparat

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR – Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) secara resmi melayangkan somasi dan aduan kepada Dewan Pengawas (Dewas) KPK untuk mengusut tuntas dugaan praktik lancung di balik status tahanan rumah mantan Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas.

MAKI menduga ada aroma suap dan gratifikasi yang membuat tersangka korupsi proyek sistem informasi tersebut mendapat “perlakuan istimewa” dari aparat penegak hukum.

 

Keistimewaan yang Mencurigakan
Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, menegaskan bahwa keputusan Bareskrim Polri untuk tidak menjebloskan Yaqut ke Rumah Tahanan (Rutan) adalah anomali besar dalam penanganan kasus korupsi di Indonesia.

Baca juga Deklarasi Nasionalisme: Integritas Harga Mati, Jaga Kedaulatan NKRI!

Sejak ditetapkan sebagai tersangka pada Januari 2024, Yaqut melenggang dengan status tahanan rumah, sebuah kebijakan yang dinilai mencederai rasa keadilan publik.

“Korupsi adalah kejahatan luar biasa, tapi penanganannya kok seperti pilih kasih? Kami menduga ada kekuatan uang atau gratifikasi di balik keputusan tidak menahan Yaqut di sel. Ini jelas melanggar standar prosedur penahanan tersangka korupsi yang biasanya sangat ketat,” ujar Boyamin dalam keterangannya, Kamis (21/3).

KPK Dipertanyakan: Mandeg atau Sengaja Dihentikan?

Langkah MAKI ini juga dipicu oleh rekam jejak penanganan kasus yang membingungkan. KPK diketahui pernah mengendus kasus pengadaan sistem informasi yang sama, namun secara misterius tidak menindaklanjutinya hingga akhirnya ditangani oleh Bareskrim.

MAKI mempertanyakan apakah ada “koordinasi bawah tangan” antara oknum di KPK dan Bareskrim sehingga kasus ini tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Poin Utama Aduan MAKI ke Dewas KPK:

  1. Audit Investigatif: Meminta Dewas memeriksa pimpinan KPK terkait alasan penghentian atau lambatnya penanganan kasus Yaqut di masa lalu.
  2. Dugaan Gratifikasi: Mendesak Dewas untuk menelusuri kemungkinan adanya aliran dana kepada oknum penyidik yang memuluskan status tahanan rumah bagi tersangka.
  3. Transparansi Publik: Menuntut penjelasan terbuka mengapa tersangka korupsi proyek vital negara diberikan kelonggaran yang tidak didapatkan oleh tersangka korupsi lainnya.

“Surat resmi sudah kami kirimkan ke Dewas KPK hari ini. Kami tidak akan membiarkan kasus ini menguap begitu saja hanya karena sosok tersangka yang memiliki pengaruh politik. Hukum harus tegak, bukan malah ‘rebahan’ karena suap,” tegas Boyamin.

(Azi)

Raja Baru Inggris: Man City Pecahkan Rekor Liverpool, Kubur Mimpi Arsenal di Wembley!

LONDON, JURNAL TIPIKOR – Manchester City resmi menahbiskan diri sebagai penguasa tunggal sejarah Piala Liga Inggris (EFL Cup). Dalam drama partai final yang berlangsung di Stadion Wembley, Minggu (22/3/2026), skuad asuhan Pep Guardiola sukses membungkam Arsenal dengan skor meyakinkan 2-0, sekaligus mengklaim gelar ke-9 mereka di ajang ini.

Kemenangan ini bukan sekadar tambahan trofi di lemari piala Etihad Stadium. Dengan raihan ke-9 ini, Manchester City resmi melampaui rekor Liverpool sebagai klub dengan koleksi trofi Piala Liga terbanyak sepanjang masa.

Bagi Pep Guardiola, ini merupakan trofi ke-18 yang ia persembahkan untuk The Citizens, mempertegas dominasi era keemasannya di tanah Britania.

Baca juga Japek 1 Mulai Sesak, Polisi ‘Buka Keran’ Jalur Japek 2: Lewat Sadang ke Setu Gratis!

Jalannya Pertandingan: Tembok Arsenal yang Akhirnya Runtuh

Arsenal sebenarnya tampil luar biasa dan hampir membuat frustrasi sang juara bertahan. Sepanjang babak pertama, anak asuh Mikel Arteta menerapkan strategi pressing ketat yang memaksa pemain City melakukan beberapa kesalahan distribusi bola.

Namun, kematangan mental City berbicara di sepuluh menit terakhir:

  • Menit ke-82: Memecah kebuntuan, Rodri melepaskan tembakan terukur yang gagal dihalau kiper Arsenal, mengubah skor menjadi 1-0.
  • Menit ke-90: Saat Arsenal keluar menyerang habis-habisan, Erling Haaland menghukum lini pertahanan The Gunners dengan gol penutup yang memastikan kemenangan 2-0.

Komentar Pelatih

Pasca-pertandingan, Pep Guardiola memberikan apresiasi tinggi terhadap perlawanan sengit yang diberikan Arsenal. Ia mengakui bahwa kemenangan ini diraih dengan susah payah.

“Arsenal bermain luar biasa. Pressing mereka di babak pertama benar-benar ‘gila-gilaan’. Kami dipaksa bekerja ekstra keras untuk menemukan ruang. Tapi inilah final, Anda harus bersabar dan menunggu momen yang tepat,” ujar Guardiola.

Statistik Kunci Final Piala Liga 2026

Kategori

Manchester City

Arsenal

Skor Akhir

2

0

Pencetak Gol

Rodri (82′), Haaland (90′)

Total Gelar

9 (Rekor Baru)

2

Trofi Guardiola

18 bersama Man City

Kemenangan ini menjaga asa Manchester City untuk menyapu bersih trofi di musim 2025/2026, sementara Arsenal harus puas kembali menjadi runner-up meski menunjukkan performa yang sangat kompetitif.

(Red)

Japek 1 Mulai Sesak, Polisi ‘Buka Keran’ Jalur Japek 2: Lewat Sadang ke Setu Gratis!

KARAWANG, JURNAL TIPIKOR – Menghadapi lonjakan volume kendaraan yang kian padat di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek 1), kepolisian mengambil langkah taktis untuk mengurai kemacetan.

Mulai hari ini, akses alternatif melalui Tol Japek 2 resmi dibuka sebagai jalur penyelamat bagi para pemudik.
Kebijakan strategis ini mengarahkan kendaraan dari arah Tol Cipularang yang masuk melalui Gerbang Tol Sadang untuk dialihkan menuju Japek 2, dan nantinya keluar di Tol Setu–Burangkeng, Kabupaten Bekasi.

Jadwal dan Ketentuan Operasional
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah, melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan, menjelaskan bahwa rekayasa arus ini tidak berlaku 24 jam, melainkan pada jam-jam krusial:

  • Waktu Operasional: Pukul 09.00 s.d. 17.00 WIB.
  • Masa Berlaku: Selama periode mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah.
  • Tarif: GRATIS (Tanpa biaya tol untuk jalur fungsional Japek 2).

“Pengalihan arus ini kami lakukan untuk mengurangi beban kendaraan di ruas utama Tol Japek 1. Dengan dibukanya jalur ini, diharapkan perjalanan pemudik menjadi lebih lancar dan nyaman,” ujar IPDA Cep Wildan.

Baca juga Kapolres Sukabumi Pantau Langsung Pesisir Pantai Pelabuhanratu, Kapolres “Jaga Keselamatan Keluarga”

Waspada Jalur Baru

Meski menjadi solusi “jalur cepat” dan bebas biaya, pihak kepolisian memberikan catatan penting bagi para pengguna jalan. Karena statusnya yang masih fungsional dan tergolong baru, kondisi infrastruktur memerlukan kewaspadaan ekstra dari pengemudi.

Pesan Keselamatan untuk Pemudik:

  •  Jaga Kecepatan: Jangan terlena dengan jalan yang relatif kosong.
  • Patuhi Rambu: Perhatikan petunjuk arah darurat dan arahan petugas di lapangan.
  • Cek Kondisi Fisik: Pastikan kendaraan dan pengemudi dalam stamina prima sebelum memasuki jalur alternatif.

“Kami mengingatkan kepada para pemudik agar tetap waspada dan menjaga kecepatan kendaraan. Polres Karawang bersama seluruh stakeholder akan terus memantau situasi secara real-time demi menjamin arus mudik yang aman, tertib, dan lancar,” tutupnya.
(Red)

Deklarasi Nasionalisme: Integritas Harga Mati, Jaga Kedaulatan NKRI!

Oleh : A.Tarmizi

Ketua Umum Komunitas Peci Hitam

Jakarta, JURNAL TIPIKOR – Di tengah derasnya arus perubahan global yang tak terbendung, semangat nasionalisme kembali diuji. Bukan hanya oleh tekanan ekonomi dan ketimpangan sosial, tetapi juga oleh infiltrasi ideologi yang berpotensi menggerus jati diri bangsa. Dalam situasi seperti ini, kesadaran kolektif sebagai bagian dari harus bangkit—bukan sekadar sebagai wacana, tetapi sebagai gerakan nyata.

Bangsa ini tidak lahir dari kenyamanan, melainkan dari perjuangan panjang, darah, dan air mata para pendiri negeri. bukan sekadar batas geografis, tetapi simbol persatuan yang tidak bisa ditawar. Namun hari ini, realitas menunjukkan bahwa kesejahteraan belum merata. Ketimpangan ekonomi masih terasa, kemiskinan belum sepenuhnya terselesaikan, dan praktik korupsi masih menjadi ancaman serius bagi kepercayaan publik.

Dalam ruang-ruang ketidakpuasan itulah, paham-paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan berusaha masuk—mencari celah, memecah belah, dan merongrong fondasi negara. Maka, nasionalisme tidak boleh lagi dipahami sebagai simbol atau seremoni. Nasionalisme adalah sikap hidup. Ia adalah keberanian untuk berdiri tegak menjaga kedaulatan bangsa.

Komunitas Peci Hitam, bersama berbagai elemen masyarakat, menyatakan sikap tegas: berdiri dalam satu barisan untuk memperkuat integritas, menjaga persatuan, dan menolak segala bentuk ideologi yang mengancam keutuhan bangsa. Ini bukan sekadar deklarasi—ini adalah panggilan moral untuk seluruh anak negeri.

Wakil Panglima Komunitas Peci Hitam, Muhtar. Poto : Jurnal Tipikor

Hal senada, Wakil Panglima Komunitas peci hitam, Muchtar mengatakan, Peran (TNI) sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan tetap tidak tergantikan. Namun, kekuatan sejati bangsa tidak hanya terletak pada senjata, melainkan pada kesadaran rakyatnya. Dukungan masyarakat terhadap TNI adalah benteng kokoh dalam menghadapi berbagai ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri.

Lebih jauh, pendidikan bela negara harus menjadi prioritas. Generasi muda tidak cukup hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga harus kuat secara karakter. Cinta tanah air, disiplin, dan tanggung jawab adalah fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa yang berdaulat.

Kami juga menyerukan kepada pemerintah untuk tidak abai. Kebijakan harus hadir secara nyata dan berpihak kepada rakyat: pemerataan ekonomi, akses pendidikan yang berkualitas, layanan kesehatan yang adil, serta penegakan hukum yang tegas tanpa pandang bulu. Karena nasionalisme tidak akan tumbuh di atas ketimpangan—ia hanya akan hidup dalam keadilan.

Indonesia tidak boleh goyah. Indonesia tidak boleh kalah.

Demi keutuhan NKRI, harga mati!
Bersama Komunitas Peci Hitam, kita jaga Indonesia! 🇮🇩

Kapolres Sukabumi Pantau Langsung Pesisir Pantai Pelabuhanratu, Kapolres “Jaga Keselamatan Keluarga”

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si. turun langsung ke kawasan wisata Pantai Palabuhanratu untuk memastikan situasi keamanan dan keselamatan para wisatawan yang memanfaatkan momen libur Lebaran, Minggu (22/03).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga memberikan imbauan secara langsung kepada para pengunjung agar selalu mengutamakan keselamatan selama berada di kawasan pantai.

“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan seluruh wisatawan dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman. Namun kami tegaskan, keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujar AKBP Dr. Samian.

Baca juga Distributor Jadi Pengecer, Dinas Perdagangan Kab. Bandung Sedang “Tidur Nyenyak” atau Pura-Pura Buta?

Ia menekankan bahwa kawasan Pantai Palabuhanratu memiliki karakter ombak yang cukup besar dan arus laut yang kuat, sehingga wisatawan diminta untuk tidak berenang di area yang telah ditandai sebagai zona berbahaya.

“Jangan pernah abaikan rambu peringatan. Jika sudah ada tanda larangan, itu berarti area tersebut berisiko tinggi. Jangan sampai liburan yang seharusnya menyenangkan justru berubah menjadi musibah,” tegasnya.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan para orang tua agar selalu mengawasi anak-anak saat bermain di sekitar pantai guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Khusus kepada para orang tua, kami minta untuk tidak lengah. Pastikan anak-anak selalu dalam pengawasan, terutama saat berada dekat air,” tambahnya.

Baca juga Pemkab Sukabumi Gelar Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriyah Di Bale Budaya Pudak Arum, Bupati “Mari Kita Saling Memaafkan”

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Sukabumi juga menyoroti masih adanya penggunaan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut wisatawan. Ia menegaskan bahwa hal tersebut sangat berbahaya dan dilarang.

“Kami melarang keras penggunaan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut orang. Risiko kecelakaannya sangat tinggi, apalagi di jalur wisata yang padat. Gunakan kendaraan yang layak dan sesuai peruntukannya,” ujarnya dengan tegas.

Kapolres berharap seluruh masyarakat dapat lebih disiplin dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan selama berwisata.

“Kami ingin semua yang datang ke Palabuhanratu bisa kembali pulang dengan selamat dan membawa kenangan indah, bukan duka. Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Polres Sukabumi bersama instansi terkait akan terus meningkatkan patroli, pengamanan, serta memberikan edukasi secara humanis kepada masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di kawasan wisata Pantai di Kabupaten Sukabumi.

(Rama)

Pemkab Sukabumi Gelar Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriyah Di Bale Budaya Pudak Arum, Bupati “Mari Kita Saling Memaafkan”

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar halal bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah di Bale Budaya Pudak Arum, Pendopo Sukabumi, pada Minggu, (22/03/2026). Kegiatan halal bihalal tersebut dihadiri berbagai unsur yang ada di Kabupaten Sukabumi. Baik dari pemerintah, swasta, organisasi, partai politik, hingga yang lainnya.

Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M., mengatakan bahwa halal bihalal ini menjadi momentum penting untuk saling memaafkan, membersihkan hati dari segala khilaf, serta mempererat tali persaudaraan. Bahkan, semangat fitrah ini menjadi energi baru untuk memperkokoh kebersamaan, meningkatkan etos kerja, integritas, serta profesionalisme dalam melayani masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Baca juga  Besok Puncak “Serbuan” Pemudik Lokal, Kakorlantas Siagakan Personel di Jalur Aglomerasi

H. Asep Japar meyakini, semangat kebersamaan akan berdampak besar dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Terutama dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul,berbudaya, dan berkah (Mubarakah).

“Dengan semangat kebersamaan, kami yakin visi Mubarakah dapat terwujud. Meskipun di tengah tantangan zaman yang luar biasa,” ucapnya.

Di momen tersebut, H. Asep Japar pun meminta maaf kepada masyarakat atas kinerjanya selama setahun yang belum maksimal. Namun masih terdapat empat tahun ke depan yang akan dimaksimalkan untuk kemajuan Kabupaten Sukabumi.

“Satu tahun kerja bersama Pak wakil bupati,masih banyak hal yang belum maksimal. Masih ada waktu empat tahun ke depan yang akan kami maksimalkan,” ungkapnya.

Baca juga KPK: 10 Kepala Daerah Terjaring OTT, Korupsi Masih Pakai ‘Lagu Lama’ dan Rapuhnya Integritas

Namun sejumlah prestasi pun diraih di satu tahun kepemimpinan. Salah satunya ialah penurunan angka kemiskinan, swasembada pangan, hingga peningkatakan SDM.

“Sejak 2025 ratusan beasiswa telah kami berikan untuk putra/putri terbaik di Kabupaten Sukabumi. Beasiswa ini terus bergulir di 2026 ini. Semua ini dilaksanakan untuk meningkatkan SDM Kabupaten Sukabumi,” bebernya

Di momen yang fitrah ini, Bupati pun memohon doa untuk Kabupaten Sukabumi. Terutama berkaitan kemajuan Kabupaten Sukabumi.

“Kami mohon doanya akan Sukabumi semakin maju. Semoga pula Sukabumi dapat terbebas dari bencana,” pungkasnya.

(Rama)

Gas untuk Rakyat, Untung untuk Oknum? Dugaan Bisnis Tabung Subsidi Lintas Provinsi Terkuak

Konawe, JURNAL TIPIKOR – Di tengah upaya pemerintah menjaga distribusi energi bersubsidi agar tepat sasaran, muncul dugaan praktik yang justru berbanding terbalik. Sebuah kendaraan roda empat dilaporkan mengangkut tabung gas bersubsidi secara ilegal dari Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, menuju Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah.

Informasi yang beredar mengindikasikan bahwa aktivitas ini bukan sekadar pelanggaran biasa, melainkan bagian dari rantai distribusi ilegal yang berpotensi merampas hak masyarakat kecil. Tabung gas yang sejatinya diperuntukkan bagi warga kurang mampu diduga dialihkan demi kepentingan keuntungan pribadi.

Yang lebih memprihatinkan, dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum dalam praktik ini turut mencuat. Jika benar, hal ini menjadi ironi tersendiri—di saat hukum seharusnya ditegakkan, justru diduga dimanfaatkan sebagai tameng kepentingan bisnis ilegal.

Mobil Pengangkut Tabung Gas yang di duga ilegal. Poto : Jurnal Tipikor

Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak berwenang terkait identitas maupun status hukum pihak yang diduga terlibat. Sikap tidak kooperatif terhadap media semakin menambah tanda tanya besar di tengah publik.

Peristiwa ini menjadi cerminan bahwa pengawasan distribusi barang bersubsidi masih memiliki celah yang perlu segera diperbaiki. Aparat penegak hukum dan instansi terkait diharapkan tidak tinggal diam, melainkan segera melakukan penyelidikan menyeluruh dan transparan.

Publik menunggu: apakah hukum akan berdiri tegak, atau justru kembali tunduk pada kepentingan oknum?

Pewarta : Asri

Editor: Azi

 

 

Besok Puncak “Serbuan” Pemudik Lokal, Kakorlantas Siagakan Personel di Jalur Aglomerasi

KABUPATEN BEKASI, JURNAL TIPIKOR – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memberikan peringatan dini terkait lonjakan pergerakan masyarakat di wilayah perkotaan. Puncak kepadatan pemudik lokal di wilayah aglomerasi diprediksi akan meledak pada Minggu (22/3/2026) atau tepat pada H+1 Lebaran 2026.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa fenomena “mudik lokal” antarkota bertetangga sering kali menciptakan simpul kemacetan yang lebih kompleks dibanding arus mudik utama.

 “Justru besok ini akan padat aglomerasi itu. Jadi, mudik lokal dari Solo ke Semarang, Semarang ke Solo, dari Bogor ke Bekasi, itu kita antisipasi, besok,” ujar Irjen Pol. Agus di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, Sabtu (21/3).

Titik Pantau Utama & Strategi Keamanan

Untuk membendung kepadatan tersebut, Polri telah memetakan wilayah-wilayah krusial yang menjadi titik kumpul silaturahmi warga, antara lain:

  • Solo Raya & Semarang Raya
  • Malang Raya
  •  Jabodetabek
  • Bali

Langkah antisipasi dilakukan dengan menyiagakan penuh Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan), dan Pos Terpadu di jalur-jalur rawan macet.

Seluruh personel diinstruksikan untuk tetap berada di posisi (stand by) guna memastikan kelancaran arus lalu lintas bagi warga yang tengah bersilaturahmi.

Menatap Arus Balik Nasional

Selain fokus pada dinamika aglomerasi, Korlantas Polri bersama stakeholders terkait juga mulai mematangkan strategi untuk menghadapi arus balik nasional. Berdasarkan data prakiraan, gelombang kepulangan pemudik akan terbagi menjadi dua fase utama:


“Kami mengharapkan seluruh petugas tetap siaga memantau perjalanan, baik itu mudik lokal maupun pemudik dari Jakarta yang sedang berada di Jawa Tengah dan Jawa Timur,” pungkasnya.

Sumber : Antara

Editor : Azi