Raja Baru Inggris: Man City Pecahkan Rekor Liverpool, Kubur Mimpi Arsenal di Wembley!

LONDON, JURNAL TIPIKOR – Manchester City resmi menahbiskan diri sebagai penguasa tunggal sejarah Piala Liga Inggris (EFL Cup). Dalam drama partai final yang berlangsung di Stadion Wembley, Minggu (22/3/2026), skuad asuhan Pep Guardiola sukses membungkam Arsenal dengan skor meyakinkan 2-0, sekaligus mengklaim gelar ke-9 mereka di ajang ini.

Kemenangan ini bukan sekadar tambahan trofi di lemari piala Etihad Stadium. Dengan raihan ke-9 ini, Manchester City resmi melampaui rekor Liverpool sebagai klub dengan koleksi trofi Piala Liga terbanyak sepanjang masa.

Bagi Pep Guardiola, ini merupakan trofi ke-18 yang ia persembahkan untuk The Citizens, mempertegas dominasi era keemasannya di tanah Britania.

Baca juga Japek 1 Mulai Sesak, Polisi ‘Buka Keran’ Jalur Japek 2: Lewat Sadang ke Setu Gratis!

Jalannya Pertandingan: Tembok Arsenal yang Akhirnya Runtuh

Arsenal sebenarnya tampil luar biasa dan hampir membuat frustrasi sang juara bertahan. Sepanjang babak pertama, anak asuh Mikel Arteta menerapkan strategi pressing ketat yang memaksa pemain City melakukan beberapa kesalahan distribusi bola.

Namun, kematangan mental City berbicara di sepuluh menit terakhir:

  • Menit ke-82: Memecah kebuntuan, Rodri melepaskan tembakan terukur yang gagal dihalau kiper Arsenal, mengubah skor menjadi 1-0.
  • Menit ke-90: Saat Arsenal keluar menyerang habis-habisan, Erling Haaland menghukum lini pertahanan The Gunners dengan gol penutup yang memastikan kemenangan 2-0.

Komentar Pelatih

Pasca-pertandingan, Pep Guardiola memberikan apresiasi tinggi terhadap perlawanan sengit yang diberikan Arsenal. Ia mengakui bahwa kemenangan ini diraih dengan susah payah.

“Arsenal bermain luar biasa. Pressing mereka di babak pertama benar-benar ‘gila-gilaan’. Kami dipaksa bekerja ekstra keras untuk menemukan ruang. Tapi inilah final, Anda harus bersabar dan menunggu momen yang tepat,” ujar Guardiola.

Statistik Kunci Final Piala Liga 2026

Kategori

Manchester City

Arsenal

Skor Akhir

2

0

Pencetak Gol

Rodri (82′), Haaland (90′)

–

Total Gelar

9 (Rekor Baru)

2

Trofi Guardiola

18 bersama Man City

–

Kemenangan ini menjaga asa Manchester City untuk menyapu bersih trofi di musim 2025/2026, sementara Arsenal harus puas kembali menjadi runner-up meski menunjukkan performa yang sangat kompetitif.

(Red)

Maung Bandung Mengamuk di GBLA! PERSIB Bungkam Persik 3-0 dan Pastikan Lebaran di Puncak Klasemen

Bandung – Jurnal Tipikor

menunjukkan taringnya di hadapan ribuan Bobotoh setelah menaklukkan dengan skor meyakinkan 3-0 pada pekan ke-25 musim 2025/26 di , Senin (9/3/2026).

Kemenangan telak ini memastikan Maung Bandung akan menutup bulan Ramadan di puncak klasemen sementara, meskipun masih menyisakan satu laga menghadapi pada 15 Maret mendatang.

Gol kemenangan PERSIB dicetak oleh melalui titik putih pada menit ke-24. Sementara dua gol lainnya lahir dari penyerang tajam yang mencetak brace pada menit ke-40 lewat penalti dan menit ke-53 melalui sontekan di depan gawang.

Berkat kemenangan ini, PERSIB mengoleksi 57 poin, unggul empat angka dari Borneo FC di posisi kedua. Sementara berada di peringkat ketiga dengan 51 poin dan masih memiliki satu pertandingan tunda melawan pada 15 Maret 2026.

Baca juga Kritik Tak Dipidana! Wamenkum Tegaskan Pasal Penghinaan Presiden di KUHP Baru Bukan untuk Bungkam Rakyat

Pada pertandingan ini, pelatih Bojan Hodak menurunkan starter Teja Paku Alam (PG), Eliano Reinjders, Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Federico Barba (c); Thom Haye, Frans Putros; Beckham Putra Nugraha, Adam Alis, Rosembergne “Berguinho” Da Silva; Andrew Jung.

Memasuki babak kedua, PERSIB melakukan sejumlah rotasi. Kakang Rudianto dan Adam Alis ditarik keluar untuk digantikan oleh serta . Pergantian ini membuat ritme permainan Maung Bandung tetap agresif.

Gol ketiga lahir pada menit ke-53 setelah Frans Putros mengirim umpan matang dari sisi kanan yang diselesaikan Andrew Jung di kotak penalti. Meski tertinggal tiga gol, Persik Kediri tetap mencoba menekan, namun pertahanan kokoh PERSIB yang dikomandoi Matricardi mampu meredam serangan.

Pada menit ke-74, Hodak kembali melakukan pergantian dengan memasukkan dan menggantikan Berguinho dan Beckham Putra.

Baca juga “Bau Busuk Skandal Minyak Goreng Menyeruak: Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI, Ada Apa di Balik Rekomendasi?”

Di menit ke-85, Andrew Jung ditarik keluar dan digantikan oleh striker anyar . Tanque sempat mendapatkan peluang emas di menit akhir, namun pelanggaran pemain lawan hanya menghasilkan sepak pojok.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor 3-0 tetap bertahan. Kemenangan ini semakin mengukuhkan dominasi PERSIB di papan atas klasemen.

Maung Bandung pun menutup laga kandang dengan tiga poin penting dan memastikan diri tetap bertengger di singgasana klasemen sementara Super League 2025/26.

Jurnalis Tipikor

PERSIB Siap Menggila di GBLA! Hodak Pusing Pilih Starter, Persik Terancam Jadi Korban Berikutnya

Bandung, JURNAL TIPIKOR – siap menjamu pada pekan ke-25 musim 2025/2026 di Stadion (GBLA), Senin, 9 Maret 2026. Bermain di kandang sendiri, Pangeran Biru bertekad melanjutkan tren kemenangan sekaligus memperkokoh posisi di puncak klasemen sementara.

Menjelang laga penting tersebut, pelatih kepala Persib, membawa kabar menggembirakan. Ia memastikan hampir seluruh pemain berada dalam kondisi fisik dan mental terbaik, sehingga siap tempur menghadapi Persik.

Situasi ini justru membuat Hodak menghadapi “masalah menyenangkan”. Persaingan memperebutkan tempat di starting eleven semakin ketat karena banyak pemain berada dalam performa prima.

“Para pemain terlihat sangat senang dan ingin bermain. Ini justru menjadi masalah bagi saya karena bingung menentukan siapa yang akan tampil di sebelas pemain pertama. Tapi sisi baiknya, semua pemain melakukan pemulihan dengan sangat baik,” ujar Hodak.

Baca juga Pemkab Sukabumi Gerak Cepat Tangani Pergerakan Tanah Di Bantargadung

Atmosfer ruang ganti Persib saat ini juga disebut sedang berada dalam kondisi terbaik. Rentetan hasil positif sepanjang musim membuat motivasi para pemain semakin tinggi setiap menjalani sesi latihan.

Kekuatan Maung Bandung semakin lengkap setelah beberapa pemain yang sempat mengalami cedera mulai kembali ke skuad. Gelandang andalan sudah kembali bermain pada laga sebelumnya dan berpeluang kembali mengisi lini tengah saat menghadapi Persik.

Selain Klok, pemain lain seperti juga sudah kembali mengikuti latihan bersama tim. Sementara dilaporkan berlatih normal.

Baca juga Salurkan Bantuan Bagi Pengungsi, Kapolres Sukabumi Tinjau Langsung Lokasi Pergeseran Tanah di Bantargadung

Hodak juga memastikan dua pemain lain, dan , akan segera kembali menjalani latihan penuh setelah hanya mengalami benturan ringan pada laga sebelumnya.

“Julio sudah mulai gabung latihan, Marc juga sudah sepenuhnya ikut berlatih. Dia bermain di laga sebelumnya dan Kurzawa berlatih dengan normal. Sergio dan Putros akan berlatih penuh besok. Mereka hanya mengalami benturan di laga terakhir kami,” ungkap Hodak.

Dengan skuad yang semakin komplet dan dukungan penuh Bobotoh di GBLA, Persib berpeluang besar melanjutkan dominasinya musim ini. Kini, tinggal bagaimana Hodak meracik komposisi terbaik dari melimpahnya pemain yang siap bertarung di lapangan.***

Klok: Lupakan Surabaya, Menang di Bandung Harga Mati!

BANDUNG, JURNAL TIPIKOR – Gelandang mengajak seluruh pemain segera melupakan hasil imbang kontra di , Senin (2/3/2026). Meski kecewa gagal membawa pulang poin penuh, Klok menegaskan fokus tim kini sepenuhnya tertuju pada laga krusial melawan .

Persib dijadwalkan menjamu Persik di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (9/3/2026). Pertandingan ini dinilai vital bagi Pangeran Biru untuk memperlebar jarak dengan para pesaing di fase akhir kompetisi.

Pemain bernomor punggung 23 itu menilai hasil imbang di Surabaya lebih disebabkan faktor ketidaberuntungan. Meski kebobolan lebih dulu lewat penalti pada babak pertama, Persib sempat berbalik unggul 2-1 melalui gol dan .

“Saya pikir kami kehilangan dua poin. Sangat tidak beruntung, tidak senang. Semua pemain tidak senang. Seharusnya menang,” ujar Klok.

Baca juga MA Patahkan Klaim Swasta: SMAN 1 Bandung Sah Milik Negara, PLK Kehilangan Legal Standing

Menjelang partai kandang terakhir di bulan Ramadan, Klok meminta rekan-rekannya meningkatkan konsentrasi. Dukungan Bobotoh di Bandung diharapkan menjadi suntikan energi tambahan setelah laga tandang yang menguras fisik.
“Fokus pertandingan selanjutnya,” tegas Klok.

(Red)

Dua Kali Memimpin, Dua Kali Disamakan! PERSIB Pulang dari Surabaya dengan Satu Poin Pahit

Surabaya, JURNAL TIPIKOR— harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 2-2 melawan pada pekan ke-24 di , Senin (2/3/2026).

Dua gol Maung Bandung dicetak Luciano Guaycochea pada menit ke-51 dan Andrew Jung menit ke-73. Namun keunggulan tersebut dua kali buyar akibat gol penalti Bruno Moreira pada menit ke-44 dan gol penyeimbang Francisco Rivera menit ke-83.

Meski gagal meraih kemenangan, hasil ini membuat PERSIB tetap bertengger di puncak klasemen sementara dengan koleksi 54 poin dari 23 pertandingan. Untuk sementara, Pangeran Biru unggul empat poin dari yang berada di peringkat kedua.

Baca juga KDM Cukup Marahi Anak Buah, Rakyat Disikat: Supremasi Hukum Dipertanyakan di Kasus PJU Jabar

Pelatih Bojan Hodak menurunkan komposisi starter yang sama seperti saat menghadapi Madura United. Sejak awal, duel berjalan keras dan penuh tekanan. PERSIB tertinggal lebih dulu lewat penalti Bruno Moreira di babak pertama.

Saat jeda, Hodak melakukan tiga pergantian sekaligus dengan memasukkan Andrew Jung, Beckham Putra Nugraha, dan Adam Alis. Perubahan itu langsung berdampak. Pada menit ke-51, Guaycochea memanfaatkan umpan Adam Alis dan menyamakan skor menjadi 1-1.

Tekanan PERSIB berlanjut. Andrew Jung sukses membalikkan keadaan pada menit ke-73 setelah menerima umpan tarik Beckham Putra dari kerja sama apik dengan Berguinho. Skor 2-1 membuat PERSIB berada di atas angin.

Baca juga Penyaluran Dana BOP PAUD dan PKBM di Kota Cimahi Disorot, Muncul Laporan Dugaan Ketidaksesuaian

Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Persebaya meningkatkan intensitas serangan dan akhirnya menyamakan kedudukan melalui Rivera pada menit ke-83, menyambar umpan mendatar Toni Firmansyah.

Di sisa waktu, PERSIB memasukkan Marc Klok, Thom Haye, dan Sergio Castel untuk mengamankan lini tengah dan menambah daya gedor. Castel nyaris menjadi pahlawan kemenangan, namun tembakannya hanya membentur tiang gawang.

Laga berlangsung panas hingga tambahan waktu 11 menit. Kedua tim saling melancarkan serangan, tetapi tidak ada gol tambahan tercipta.

Dengan hasil ini, PERSIB tetap kokoh di puncak klasemen, namun gagal memperlebar jarak secara maksimal. Satu poin dari Surabaya menjadi bukti bahwa jalan menuju gelar juara masih penuh rintangan, bahkan ketika Maung Bandung sempat dua kali berada di depan.(*)

Pantang Remehkan “Kuda Hitam”, Bojan Hodak Haramkan Persib Terpeleset di GBLA!

BANDUNG, JURNAL TIPIKOR – Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) bersiap menjadi saksi ambisi Persib Bandung mengamankan poin penuh dalam lanjutan pekan ke-22 Super League 2025/26.

Meski berstatus tuan rumah, pelatih Bojan Hodak melempar peringatan keras kepada anak asuhnya saat menjamu Persita Tangerang, Minggu, 22 Februari 2026, pukul 20.30 WIB.

Bagi Hodak, laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan ujian konsistensi di tengah jadwal “gila”.

Baca juga Siswa Libur, Maut Nyaris Menjemput: Tiga Ruang Kelas SDN Jomin Barat 3 Karawang Roboh Mendadak!

Waspada Efek Kelelahan dan Luka Lama

Persib hanya memiliki waktu pemulihan selama empat hari setelah berdarah-darah di ajang Liga Champions Asia (ACL 2).

Kondisi fisik yang terkuras menjadi tantangan besar, apalagi Persita punya catatan manis saat membungkam Maung Bandung pada pertemuan pertama musim ini.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sulit lagi bagi kami. Persita adalah tim yang bagus dan terorganisir dengan baik. Tahun ini mereka mengejutkan banyak tim,” tegas Bojan Hodak dalam sesi konferensi pers, Sabtu (21/2).

Baca juga OPINI: Retorika Pejabat vs Realita Ritel: Mengapa Koperasi Desa Sulit Menggusur Alfamart-Indomaret

Tembok Kokoh dan Serangan Kilat Pendekar Cisadane

Pelatih asal Kroasia tersebut secara khusus menyoroti kedisiplinan taktis lawan. Persita musim ini menjelma menjadi tim yang sangat efisien dalam bertahan namun mematikan saat menyerang balik.

“Mereka sangat kompak, tidak banyak kebobolan, tapi sangat mematikan dalam menunggu kesalahan lawan untuk melakukan serangan balik cepat,” tambahnya.

Update Skuad: Klok dan Julio Cesar Absen

Di tengah misi balas dendam ini, Persib dipastikan tampil pincang tanpa dua pilar utamanya. Marc Klok dan Julio Cesar masih harus menepi akibat cedera.

Meski Klok sudah mulai bergabung di sesi latihan, kondisinya dinilai belum cukup bugar untuk intensitas laga besok.

Baca juga Lawan Arus Dekadensi Nasionalisme, Komunitas Peci Hitam Resmi Lahir di Bandung: “Bukan Sekadar Penutup Kepala, Ini Simbol Perlawanan!”

Namun, Hodak tetap tenang. Ia percaya kedalaman skuad musim ini jauh lebih mumpuni untuk mengakali jadwal padat di bulan Ramadan.

“Kami memiliki 22 pemain yang siap. Siapapun yang bermain harus memberikan segalanya untuk menang.

Bermain di kandang sendiri, kami selalu mengharapkan hasil positif,” pungkas pria yang akrab disapa “Old Man” tersebut.

(Red)

Persib Bandung jelang laga hidup mati leg kedua babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL Two) 2025/26. Poto : Istimewa

Misi Mustahil di GBLA: Amarah Pangeran Biru Siap Meledak, Ratchaburi Tolak Main Aman!

BANDUNG, JURNAL TIPIKOR – Atmosfer panas mulai membakar Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjelang laga hidup mati leg kedua babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL Two) 2025/26.

Tertinggal agregat telak 0-3 dari wakil Thailand, Ratchaburi FC, PERSIB Bandung menegaskan bahwa menyerah bukanlah pilihan.

Kobaran Amarah di Ruang Ganti
Pelatih PERSIB, Bojan Hodak, mengungkapkan bahwa timnya tidak lagi membutuhkan suntikan motivasi tambahan.

Baca juga Misteri di Balik Gerbang Terkunci: Stok Pakaian Impor Mengendap 7 Bulan di Gedebage, Ada Apa?

Luka dari kekalahan di leg pertama telah berubah menjadi bahan bakar emosi yang siap diledakkan pada laga Rabu, 18 Februari 2026, pukul 19.15 WIB esok.

“Secara mental, anak-anak tidak butuh persiapan khusus karena motivasi mereka sudah sangat tinggi.

Kekalahan di pertemuan pertama meninggalkan rasa kecewa dan amarah yang mendalam di ruang ganti,” tegas Hodak dalam konferensi pers di GBLA, Selasa (17/2).

Hodak memastikan proses introspeksi telah tuntas. Kembalinya pilar kunci seperti Beckham Putra Nugraha memberi angin segar bagi strategi menyerang total yang akan diusung Pangeran Biru.

“Rasa tidak puas muncul karena tim merasa seharusnya bisa berbuat lebih banyak pada laga pertama. Besok, semua pemain siap tampil habis-habisan,” tambahnya.

Baca juga Nasionalisme Bukan Aksesoris Tahunan: A. Tarmizi Ingatkan Bangsa Agar Tak Menjadi “Yatim Piatu” Budaya

Ratchaburi Menolak “Parkir Bus”

Di sisi lain, meski berada di atas angin dengan keunggulan tiga gol, Ratchaburi FC enggan jemawa. Pelatih Worrawoot Srimaka menyadari bahwa bermain di bawah tekanan ribuan Bobotoh di Bandung adalah ujian nyali yang sesungguhnya.

Menariknya, Srimaka menegaskan timnya tidak akan menggunakan strategi bertahan total atau “parkir bus” demi mengamankan skor agregat.

“Bermain di Bandung tidak pernah mudah. PERSIB sangat tangguh di depan pendukungnya. Namun, kami tidak akan mengubah cara bermain kami hanya untuk bertahan,” ujar Srimaka.

Baca juga INTEGRASI MBG, KDMP, DAN ALUMNI IKOPIN: MOMENTUM REKONSTRUKSI EKONOMI DESA SKALA NASIONAL DENGAN PENGELOLAAN PROFESIONAL

Ia menekankan bahwa filosofi permainan menyerang yang mereka tunjukkan di leg pertama akan tetap dipertahankan di GBLA.

Informasi Pertandingan

  •  Laga: Leg 2 Babak 16 Besar ACL Two 2025/26
  • Pertandingan: PERSIB vs Ratchaburi FC
  • Waktu: Rabu, 18 Februari 2026 | Kick-off 19.15 WIB
  • Lokasi: Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA)
  • Status Agregat: 0-3 (Keunggulan Ratchaburi FC)

(Red)

HARGA DIRI HARGA MATI! Umuh Muchtar Bakar Semangat Skuad Maung Bandung: Gilas Ratchaburi di GBLA!

BANDUNG, JURNAL TIPIKOR – Manajer PERSIB, H. Umuh Muchtar, mengirimkan sinyal perang jelang laga krusial leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2).

Menghadapi wakil Thailand, Ratchaburi FC, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Rabu, 18 Februari 2026, Umuh menginstruksikan seluruh pemain untuk tampil “kesetanan” demi membalikkan keadaan.

Meski membawa beban berat akibat kekalahan 0-3 pada leg pertama, pria yang akrab disapa Pak Haji ini menolak untuk mengibarkan bendera putih. Menurutnya, skor di Thailand sama sekali tidak mencerminkan jalannya pertandingan yang sebenarnya seimbang.

“Kalau dipikir pasti berat, tapi Insha Allah kami akan berusaha. Tidak menutup kemungkinan nanti di Bandung kami bisa mendapat gol lebih dari tiga,” ujar Umuh dengan nada optimis.

Baca juga AHMAD TARMIZI: REFORMIS BERDARAH PRAJURIT YANG TOLAK KOMPROMI DENGAN KORUPSI

Misi Mustahil? Tidak bagi Pangeran Biru

Umuh menilai faktor keberuntungan saja yang belum memihak Pangeran Biru di laga sebelumnya. Untuk laga penentuan esok, ia menuntut konsentrasi penuh dan permainan tanpa kompromi.

Margin empat gol memang terlihat lebar, namun atmosfer angker GBLA diyakini akan menjadi pemain ke-12 yang mampu melumpuhkan mental lawan.

Poin Utama Instruksi Manajer:

  • Wajib Menang Telak: Target kemenangan minimal di atas 3-0 untuk mengamankan tiket perempat final.
  • Disiplin Tinggi: Larangan keras untuk tampil lengah; hasil imbang apalagi kalah bukanlah opsi.
  • Tekanan Mental: Memanfaatkan faktor kelelahan pemain Ratchaburi FC akibat perjalanan jauh dan jadwal padat.

Baca juga BANDUNG DARURAT JAM RAWAN: KPAD dan Tim Gabungan Amankan Puluhan Remaja Luar Kota dalam Operasi Yustisia Malam Hari

Seruan untuk Bobotoh

Umuh menekankan bahwa dukungan masif dari Bobotoh adalah kunci utama. Ia berharap tribun GBLA membiru dan bergemuruh, menciptakan tekanan psikologis yang tak tertahankan bagi tim tamu sejak peluit pertama dibunyikan.

“Harapannya di kandang harus lebih semangat, lebih tinggi. Kita harus lebih hati-hati, jangan sampai kalah atau draw. Harus menang di atas 3-0,” tegasnya menutup pembicaraan.

Pertempuran ini bukan sekadar mengejar skor, melainkan pembuktian bahwa Persib Bandung layak berbicara banyak di panggung sepak bola Asia.

(Her)

DEBUT KELAM DI THAILAND: Persib Digilas Ratchaburi, Kurzawa & Castel Masih “Asing”

JURNAL TIPIKOR – Malam yang seharusnya menjadi panggung pembuktian bagi amunisi baru PERSIB Bandung justru berubah menjadi mimpi buruk di Stadion Ratchaburi.

Dua penggawa anyar, Sergio Castel dan eks bintang PSG, Layvin Kurzawa, resmi menjalani debutnya saat Pangeran Biru dipaksa menyerah 0-3 oleh tuan rumah Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 Besar AFC Champions League Two 2025/26, Rabu (11/2/2026).

Masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, kehadiran dua pemain kelas dunia tersebut belum mampu mengubah keadaan. Persib yang sudah tertekan sejak menit awal harus pulang dengan defisit gol yang cukup berat untuk menatap leg kedua.

Baca juga Bukan Sekadar Janji! Surya Riski “Gempur” Keluhan Warga Desa Petani dengan Solusi Nyata

Masalah Adaptasi dan Chemistry
Pelatih PERSIB, Bojan Hodak, enggan menyalahkan individu atas hasil minor ini. Menurutnya, performa Castel dan Kurzawa yang belum maksimal sangat dipengaruhi oleh faktor waktu dan proses adaptasi yang singkat.

“Keduanya adalah pemain baru. Jadi, tentu saja mereka butuh waktu untuk menyatu dengan pemain lainnya. Itu hal yang normal,” ujar Hodak seusai laga.

Pelatih asal Kroasia tersebut menegaskan bahwa membangun chemistry di tengah kompetisi level Asia bukanlah perkara instan. Meski bermain kurang dari 45 menit, Hodak melihat ada secercah harapan dari kualitas individu yang mereka tunjukkan di lapangan.

Baca juga Potensi Wisata Curug Bungawari Desa Sagaranten Kecamatan Ciwaru Kabupaten Kuningan Butuh Perhatian Khusus dari Pemerintah Daerah

Optimisme Menuju Leg Kedua

Walau debut ini berakhir pahit, Hodak tetap menaruh kepercayaan tinggi bahwa kedua pemain ini akan menjadi pilar penting bagi strategi Maung Bandung ke depannya.

  • Potensi Skuad Utama: Hodak meyakini kualitas teknis Castel dan Kurzawa tidak perlu diragukan.
  • Waktu Adalah Kunci: Dengan jadwal latihan yang intensif sebelum leg kedua, diharapkan proses “nyetel” dengan pemain lama bisa dipercepat.
    * Kontribusi Tim: “Keduanya memiliki potensi untuk bermain di skuad utama dan pastinya mereka bisa membantu tim,” tambah Hodak optimis.

Kini, PERSIB memiliki tugas berat untuk membalikkan keadaan di Bandung. Dukungan Bobotoh di kandang diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi Kurzawa dan Castel untuk menunjukkan kualitas aslinya dan membawa Persib melaju lebih jauh di kancah Asia.

(Red)

 

GBLA MASIH ANGKER! Persib Gilas Malut United, Takhta Puncak Kian Kokoh

BANDUNG, JURNAL TIPIKOR – Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) kembali membuktikan keangkerannya. PERSIB Bandung sukses menuntaskan misi balas dendam sekaligus menjaga rekor 100% poin kandang setelah membungkam Malut United dengan skor meyakinkan 2-0 pada pekan ke-20 Super League 2025/26.

Dua gol kemenangan Pangeran Biru masing-masing dilesakkan oleh eksekusi penalti dingin Thom Haye (36’) dan sontekan maut pemain pengganti, Saddil Ramdani (87’). Hasil ini membuat posisi PERSIB di puncak klasemen semakin sulit dikejar dengan raihan 47 poin (15 menang, 2 imbang, 3 kalah).

Baca juga Misi Amankan GBLA! Beckham Putra Siap ‘Bakar’ Semangat Persib Tumbangkan Malut United

Babak Pertama: Dominasi dan Penalti Haye

Meski tampil tanpa jenderal lapangan tengah Marc Klok dan predator utama Ramon “Tanque” Souza, pelatih Bojan Hodak meramu skuat yang tetap tampil dominan.

Sejak peluit awal, motor serangan yang dikomandoi Beckham Putra dan Thom Haye terus mengurung pertahanan lawan.

Kebuntuan pecah pada menit ke-36. Pelanggaran di kotak terlarang membuat wasit menunjuk titik putih. Thom Haye yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna, mengirim bola ke arah yang salah bagi kiper lawan. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Baca juga Prabowo “Pinang” Australia: Perkuat Guru Indonesia demi Revolusi Pendidikan di Sekolah Baru

Babak Kedua: Ketegangan dan ‘Super-Sub’ Saddil

Babak kedua berjalan lebih dramatis. PERSIB sempat dirundung kekhawatiran saat bek andalan Julio Cesar harus ditandu keluar lapangan pada menit ke-52 akibat cedera serius. Kondisi ini memaksa Hodak melakukan rotasi cepat dengan memasukkan Alfeandra Dewangga dan Luciano Guaycochea.

Malut United sempat memberikan perlawanan sengit melalui aksi Frets Butuan dan Gustavo Franca yang nyaris menyamakan kedudukan. Namun, ketenangan Teja Paku Alam dan disiplinnya barisan belakang yang digalang Dewangga berhasil menjaga gawang tuan rumah tetap perawan.

Puncak euforia terjadi di menit ke-87. Baru dua menit menginjakkan kaki di rumput GBLA menggantikan Thom Haye, Saddil Ramdani langsung menunjukkan kelasnya.

Baca juga Penyaiapan Pembukaan TMMD Ke-127, Perwira Operasi Kodim 0607/Kota Sukabumi Pimpin Apel Pagi

Memanfaatkan umpan manja dari Berguinho, sentuhan pertama Saddil langsung merobek jala Angga Syaputro dan mengunci kemenangan PERSIB.
Statistik Kunci Pertandingan

Kategori

Catatan PERSIB

Skor Akhir

2 – 0

Pencetak Gol

Thom Haye (36′ P), Saddil Ramdani (87′)

Status Kandang

100% Kemenangan

Posisi Klasemen

1 (47 Poin)

“Kemenangan ini adalah pesan kuat bahwa GBLA adalah benteng yang tidak bisa ditembus. Kami mendedikasikan tiga poin ini untuk Bobotoh yang terus membakar semangat kami sepanjang laga.”

Susunan Pemain PERSIB:
Teja Paku Alam (PG); Julio Cesar (Alfeandra Dewangga), Patricio Matricardi, Frans Putros, Federico Barba; Eliano Reinjders, Thom Haye (Saddil Ramdani); Robi Darwis (Andrew Jung), Beckham Putra (c) (Berguinho), Adam Alis (Luciano Guaycochea); Uilliam Barros.

(Her)