CISARUA, BANDUNG BARAT, JURNAL TIPIKOR – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) memicu bencana besar. Hujan dengan intensitas tinggi selama empat hari terakhir mengakibatkan lereng Gunung Burangrang longsor, menerjang pemukiman warga di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, pada Jumat (23/1/2026) malam hingga Sabtu (24/1/2026) dini hari.
Pemukiman Hancur dalam Sekejap
Material tanah dan terjangan air deras dilaporkan menghantam tiga kampung sekaligus, yakni Kampung Pasirkuning, Pasiran Cikandang, dan Tarikkolot. Luas kawasan yang terdampak diperkirakan mencapai 30 hektare.
“Tiba-tiba saja tanah dan air deras menghantam pemukiman saat warga sedang beristirahat. Hingga kini belum diketahui secara resmi terkait korban jiwa,” tutur Wahyudin (60), salah satu warga setempat yang menyaksikan mencekamnya suasana di lokasi.
Baca juga Skandal 6,5 Miliar: BPKP Endus Bau Amis Proyek Mangkrak SMAN 1 Cibitung, Desak Blacklist Kontraktor!
Data Terkini: 5 Warga Terjebak, Puluhan Rumah Terdampak
Hingga berita ini diturunkan, pendataan masih terus dilakukan di tengah kondisi gelap gulita akibat listrik padam dan cuaca yang masih ekstrem. Berikut adalah poin-poin situasi terkini:
-
- Rumah Terdampak: Lebih dari 30 rumah dikabarkan tertimbun/rusak berat.
- Warga Terjebak: Teridentifikasi 5 warga masih terjebak di dalam reruntuhan rumah dan belum berhasil dievakuasi.
- Wilayah Terdampak Lain: Longsor juga dilaporkan terjadi di Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang, yang memakan 2 korban jiwa.
Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin, mengonfirmasi bahwa tim gabungan sedang berupaya keras menembus lokasi.
“Informasi terakhir, ada 5 warga terjebak akibat terjepit di dalam rumahnya. Kami bersama BPBD dan relawan sedang mendata rumah dan korban yang mungkin tertimbun,” jelasnya.
Evakuasi dan Penanganan Darurat
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD KBB, BPBD Provinsi Jabar, Polsek Cisarua, TNI, Polhut Perhutani, dan relawan telah dikerahkan ke lokasi.
Fokus utama saat ini adalah:
-
- Evakuasi Korban: Menyelamatkan warga yang terjepit material bangunan.
- Relokasi Aman: Mengevakuasi warga di zona bahaya ke Kantor Desa Pasirlangu untuk menghindari potensi longsor susulan.
- Pembersihan Jalur: Membuka akses yang tertutup material tanah dan air.
Pemerintah menghimbau warga di sekitar kaki Gunung Burangrang untuk tetap waspada mengingat curah hujan yang diprediksi masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.(*)










