Kejari Batang “Selamatkan” Rp7,3 Miliar Uang Rakyat dari Kelebihan Bayar Listrik PLN

BATANG, JURNAL TIPIKOR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Batang berhasil melakukan pemulihan keuangan daerah dalam jumlah fantastis. Uang sebesar Rp7,3 miliar yang merupakan kelebihan tagihan listrik dari PT PLN (Persero) UP3 Pekalongan resmi dikembalikan ke kas Pemerintah Kabupaten Batang, Sabtu (7/2).

Dana miliaran rupiah tersebut merupakan akumulasi kelebihan bayar rekening listrik Pemkab Batang selama periode Tahun Anggaran 2022 hingga September 2024.

Bermula dari Penyelidikan Pidsus
Kepala Kejari Kabupaten Batang, Raymond Ali, mengungkapkan bahwa pengembalian ini adalah buah dari penyelidikan intensif Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor: PRINT-1447/L.10.11/Fd.1/09/2024.

Baca  juga Kiamat Nuklir Menghantui Dunia: Indonesia Kecam Berakhirnya Perjanjian New START, Desak AS-Rusia Hentikan Kegilaan Perlombaan Senjata

Berdasarkan hasil penyelidikan, ditemukan celah administratif yang menyebabkan Pemkab Batang membayar lebih dari yang seharusnya.

“Ditemukan adanya kelebihan pembayaran yang terjadi karena proses validasi ID pelanggan tidak segera ditindaklanjuti, sehingga pembayaran tidak sesuai ketentuan,” tegas Raymond Ali.

Bukan Pidana, Tapi Pelanggaran Administrasi

Meski ditemukan selisih angka yang besar, Raymond menjelaskan bahwa kasus ini diklasifikasikan sebagai pelanggaran administrasi, bukan tindak pidana korupsi. Oleh karena itu, fokus utama Kejaksaan adalah memastikan uang tersebut kembali ke negara (daerah) secepat mungkin.

“Dana ini langsung disetorkan ke kas daerah. Ini adalah wujud nyata penegakan hukum yang berorientasi pada pemulihan keuangan negara,” tambahnya.

Baca juga BURONAN KELAS KAKAP IMPORTASI KW MENYERAH: Bos Blueray Cargo John Field Akhirnya Bertekuk Lutut di KPK!

Apresiasi dari Pemerintah Kabupaten
Pj Bupati Batang, Faiz Kurniawan, memberikan apresiasi tinggi atas kinerja “senyap” namun efektif dari korps adhyaksa tersebut. Menurutnya, tanpa kawalan dari Kejaksaan, potensi kerugian ini mungkin tidak akan terdeteksi.

“Terima kasih atas upaya luar biasa Kejari Batang. Melalui proses ini, uang sebesar Rp7,3 miliar bisa kembali ke daerah dan dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat Batang,” ujar Faiz.

Langkah ini diharapkan menjadi benchmark bagi tata kelola keuangan daerah yang lebih transparan dan mendorong penyelesaian masalah melalui pendekatan pemulihan kerugian negara secara preventif.

Sumber : Antara

Editor: Azi

Kiamat Nuklir Menghantui Dunia: Indonesia Kecam Berakhirnya Perjanjian New START, Desak AS-Rusia Hentikan Kegilaan Perlombaan Senjata

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR – Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI), menyatakan keprihatinan mendalam atas runtuhnya tatanan keamanan global pasca berakhirnya Perjanjian Pengurangan dan Pembatasan Senjata Serangan Strategis (New START) antara Amerika Serikat dan Rusia pada Kamis (5/2).

Berakhirnya pakta ini menandai sejarah kelam di mana untuk pertama kalinya sejak awal 1970-an, dua kekuatan nuklir terbesar dunia beroperasi tanpa batasan hukum, yang memicu risiko eskalasi militer tanpa kendali.

Ancaman Kemanusiaan yang Katastropik

Dalam pernyataan resminya melalui media sosial X, Kemlu RI menegaskan bahwa kekosongan hukum ini bukan sekadar urusan bilateral, melainkan ancaman eksistensial bagi umat manusia.

“Indonesia mendesak AS dan Rusia untuk segera melanjutkan perundingan mengenai pembaruan pembatasan senjata ofensif strategis. Risiko penggunaan senjata nuklir kini nyata dan dapat menimbulkan dampak kemanusiaan yang katastropik,” tulis pernyataan resmi tersebut.

Baca juga BURONAN KELAS KAKAP IMPORTASI KW MENYERAH: Bos Blueray Cargo John Field Akhirnya Bertekuk Lutut di KPK!

Indonesia menggarisbawahi poin-poin krusial berikut:

  • Ketidakpastian Global: Hilangnya New START meningkatkan risiko “salah perhitungan” (miscalculation) yang dapat memicu perang nuklir yang tidak disengaja.
  • Perlombaan Senjata Baru: Dunia kini terancam kembali ke era Perang Dingin di mana negara-negara berlomba menimbun hulu ledak nuklir.
  • Kewajiban Moral & Hukum: Indonesia mendesak seluruh pemilik senjata nuklir untuk mematuhi Pasal VI Traktat Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT) demi penghapusan total senjata pemusnah massal dari muka bumi.

Peta Kekuatan Nuklir Dunia (Januari 2025)

Situasi menjadi semakin genting mengingat jumlah hulu ledak yang ada saat ini sudah cukup untuk menghancurkan peradaban berkali-kali:

Negara

Jumlah Hulu Ledak

Rusia

4.309

Amerika Serikat

3.700

China

~600

Prancis

290

Inggris

225

Diplomasi di Tengah Jalan Buntu
Meskipun Presiden AS Donald Trump telah menyatakan keinginan untuk merundingkan “perjanjian yang lebih baik” dengan melibatkan China, Indonesia tetap mendorong agar jalur komunikasi esensial tetap dibuka.

Indonesia memandang bahwa negosiasi tidak boleh disandera oleh kepentingan geopolitik sektoral sementara keselamatan dunia menjadi taruhannya.

Indonesia akan terus menggalang dukungan internasional untuk memastikan kemajuan nyata dalam pelucutan senjata nuklir, demi menjaga kelangsungan hidup generasi mendatang.(*)

 

BURONAN KELAS KAKAP IMPORTASI KW MENYERAH: Bos Blueray Cargo John Field Akhirnya Bertekuk Lutut di KPK!

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR – Pelarian John Field (JF), pemilik PT Blueray Cargo (BR) sekaligus aktor intelektual di balik skandal suap dan gratifikasi importasi barang palsu (KW) di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), resmi berakhir.

Setelah sempat melarikan diri saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) berlangsung, sang “raja kargo” akhirnya menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK.

“Dini hari tadi, tersangka JF, yang merupakan pemilik PT BR, menyerahkan diri ke KPK,” tegas Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada awak media di Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Baca juga Prabowo: “Kelompok Garong” Serang Balik, Saya Tidak Akan Mundur Setapak Pun!

Pemeriksaan Maraton dan Benang Merah Korupsi

Begitu tiba, JF langsung digiring ke ruang pemeriksaan untuk menjalani interogasi intensif. KPK bergerak cepat untuk menggali keterlibatan pihak lain serta aliran dana haram yang diduga menyumbat pundi-pundi negara lewat jalur impor ilegal.

Kasus ini bermula dari OTT dramatis pada 4 Februari 2026, yang menyeret nama-nama besar di jajaran elit Bea Cukai, termasuk Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat, Rizal (RZL).

Jejaring “Mafia” Barang KW

Hingga saat ini, KPK telah menetapkan enam tersangka utama dalam pusaran kasus yang mencoreng institusi di bawah Kementerian Keuangan tersebut:

  • Rizal (RZL) – Mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC.
  • Sisprian Subiaksono (SIS) – Kasubdit Intelijen Penindakan dan Penyidikan DJBC.
  • Orlando Hamonangan (ORL) – Kepala Seksi Intelijen DJBC.
  • John Field (JF) – Pemilik PT Blueray Cargo (Otak Penyuapan).
  • Andri (AND) – Ketua Tim Dokumentasi Importasi Blueray Cargo.Dedy Kurniawan (DK) – Manajer Operasional Blueray Cargo.

Baca juga Hanya Butuh 60 Menit: Restu Kilat Mahkamah Agung untuk KPK Jebloskan Pimpinan PN Depok ke Sel

Melengkapi “Puzzle” Tersangka

Sebelumnya, lima tersangka lainnya telah lebih dulu mendekam di balik jeruji besi. JF menjadi potongan terakhir dari daftar tersangka awal yang sempat berstatus buron setelah lolos dari sergap tim KPK saat operasi berlangsung.

Dengan menyerahnya JF, KPK kini fokus mendalami modus operandi manipulasi dokumen impor barang KW yang diduga telah berlangsung sistematis dan melibatkan oknum “orang dalam” di posisi-posisi strategis intelijen Bea Cukai.(*)

 

Prabowo: “Kelompok Garong” Serang Balik, Saya Tidak Akan Mundur Setapak Pun!

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengeluarkan pernyataan keras terkait hambatan dalam pemberantasan korupsi di tanah air.

Di hadapan para ulama, Presiden mengungkapkan bahwa setiap langkah pemerintah untuk membersihkan negara selalu dibayangi oleh perlawanan sengit dari kelompok yang ia sebut sebagai “kelompok garong”.

Pernyataan ini disampaikan Presiden dalam acara Pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2).

Baca juga Camat Luas Menghimbau Kepada Masyarakat Untuk Kandang Hewan Ternak Berkeliaran

Presiden menyoroti fenomena “serangan balik” dari para koruptor yang merasa kepentingan haramnya terusik.

“Tiap kali kita mau berantas, tiap kali kita mau menegakkan keadilan, kelompok garong-garong ini menyerang balik. Mereka selalu ingin bikin kerusuhan, selalu adu domba di antara kita. Kenapa? Karena mereka tidak ingin ada pemerintah yang bersih di bumi Republik Indonesia ini,” tegas Presiden Prabowo.

Melawan Narasi Adu Domba

Presiden menjelaskan bahwa para koruptor menggunakan berbagai cara untuk menghambat penegakan hukum, termasuk menciptakan kegaduhan sosial dan upaya adu domba di tengah masyarakat. Hal ini dilakukan demi mengamankan kekayaan negara yang selama ini mereka jarah.

Menurut Presiden, kemiskinan yang masih menghimpit sebagian rakyat Indonesia bukanlah karena kurangnya sumber daya, melainkan akibat ulah para pencuri kekayaan negara.

Komitmen Tak Tergoyahkan

Meski mengakui bahwa memberantas korupsi adalah pekerjaan berat yang penuh risiko, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya tidak akan luntur. Ia mengingatkan kembali sumpah jabatannya di hadapan rakyat Indonesia.

“Saya telah disumpah di hadapan rakyat untuk menegakkan hukum kita. Karena itu, saya tidak akan ragu-ragu, saya tidak akan mundur setapak pun,” ujarnya disambut takbir dan tepuk tangan hadirin.

Baca juga Hanya Butuh 60 Menit: Restu Kilat Mahkamah Agung untuk KPK Jebloskan Pimpinan PN Depok ke Sel

Sinergi Ulama dan Umaro

Dalam kesempatan tersebut, Presiden secara khusus mengajak seluruh elemen bangsa, terutama para alim ulama, untuk berdiri bersama pemerintah.

Ia mengapresiasi dukungan moral yang diberikan oleh MUI sebagai penguat dalam menjalankan misi pembersihan negara.

“Terima kasih MUI telah memberi kepada saya suntikan keberanian. Saya menjadi lebih berani, lebih yakin bahwa ulama dan umaro bersatu, kita akan menegakkan keadilan di bumi Indonesia ini,” pungkasnya.(*)

Camat Luas Menghimbau Kepada Masyarakat Untuk Kandang Hewan Ternak Berkeliaran

Kaur, Bengkulu, JURNAL TIPIKOR – Pemerintah Kecamatan Luas, Kabupaten Kaur, terus menghimbau kepada masyarakat khususnya Kecamatan Luas, untuk upaya penertiban hewan ternak yang berkeliaran bebas di area fasilitas umum maupun jalan-jalan utama. Karena Pemda akan adakah razia gabungan untuk ternak yang tidak di kandang. Sabtu ( 07-02-2026 ).

Langkah ini sebagai bentuk komitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman. Tertib dan nyaman bagi seluruh masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Baca juga Hanya Butuh 60 Menit: Restu Kilat Mahkamah Agung untuk KPK Jebloskan Pimpinan PN Depok ke Sel

Camat Luas, Rina Aryani,S.Sos, menyampaikan bahwa pihaknya secara rutin melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para peternak. Hal ini dilakukan agar mereka lebih bertanggung jawab terhadap hewan ternak miliknya.

“Ia menegaskan bahwa penertiban ini bukan semata-mata untuk membatasi kegiatan berternak, tetapi lebih kepada menciptakan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga ruang publik yang aman dan tertib. Semua ini tertulis dengan aturan Perda No 04 Tahun 2025 tentang pemeliharaan dan penertiban hewan ternak,” ungkapnya.

Pemerintah Kecamatan Luas berharap langkah-langkah yang diambil ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat jangka panjang dan menciptakan lingkungan yang tertib, aman dan bersih.

(Jusri)

Hanya Butuh 60 Menit: Restu Kilat Mahkamah Agung untuk KPK Jebloskan Pimpinan PN Depok ke Sel

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap fakta mengejutkan di balik penahanan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, I Wayan Eka Mariarta (EKA), dan Wakil Ketua PN Depok, Bambang Setyawan (BBG).

Ternyata, proses perizinan untuk menahan dua pejabat tinggi peradilan tersebut berlangsung sangat singkat dan tanpa hambatan birokrasi yang berarti.

Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan bahwa komunikasi antara pimpinan KPK dan Mahkamah Agung (MA) terkait izin penahanan ini tuntas dalam waktu kurang dari satu jam.

“Tidak susah. Mungkin enggak sampai satu jam komunikasi antara pimpinan KPK dengan MA. Alhamdulillah, Bapak Ketua MA (Sunarto) memberikan izin untuk KPK melanjutkan proses penegakan hukum terhadap dugaan suap ini,” tegas Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (6/2) malam.

Baca juga KPK Obrak-Abrik Sarang Suap Bea Cukai: Tumpukan Uang Tunai Disita dari Markas DJBC hingga Blueray Cargo!

Bukti Kuat, MA Beri “Lampu Hijau”

Efisiensi proses ini didasari oleh paparan alat bukti yang solid. Ketua KPK, Setyo Budiyanto, secara langsung menjelaskan kecukupan alat bukti dan peran strategis kedua hakim tersebut dalam skandal suap sengketa lahan kepada Ketua MA.

“Dijelaskan terkait kecukupan minimal dua alat bukti dan peran-peran mereka. Pak Ketua MA sangat mendukung proses yang KPK lakukan,” tambah Asep.

Langkah cepat ini merupakan bentuk ketaatan KPK terhadap Pasal 101 UU Nomor 20 Tahun 2025 (KUHAP), yang mewajibkan izin Ketua MA sebelum melakukan penahanan terhadap seorang hakim.

Baca juga Undangan Eksklusif Trump: Singapura Pertimbangkan Kursi di ‘Dewan Perdamaian’ Global

Kronologi Skandal Suap Lahan

Kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar KPK pada 5 Februari 2026 di wilayah Depok, Jawa Barat.

Dari tujuh orang yang diamankan, KPK resmi menetapkan lima tersangka utama dalam pusaran suap pengurusan sengketa lahan, yaitu:

  • I Wayan Eka Mariarta (EKA) – Ketua PN Depok.
  • Bambang Setyawan (BBG) – Wakil Ketua PN Depok.
  • Yohansyah Maruanaya (YOH) – Juru Sita PN Depok.
  • Trisnadi Yulrisman (TRI) – Direktur Utama PT Karabha Digdaya (Anak usaha Kemenkeu).
  • Berliana Tri Kusuma (BER) – Head Corporate Legal PT Karabha Digdaya.

Sinergi Antar-Lembaga

Selain dukungan dari Mahkamah Agung, Komisi Yudisial (KY) melalui Wakil Ketuanya, Desmihardi, juga telah menyatakan komitmennya untuk mengawal kasus ini dan melakukan tindakan tegas sesuai kewenangan lembaga dalam menjaga kehormatan hakim.

Penahanan ini menjadi sinyal kuat bahwa tidak ada ruang bagi “mafia peradilan,” bahkan di level pimpinan pengadilan sekalipun. KPK memastikan akan terus mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus yang melibatkan aset di bawah naungan Kementerian Keuangan ini.(***)

Undangan Eksklusif Trump: Singapura Pertimbangkan Kursi di ‘Dewan Perdamaian’ Global

JURNAL TIPIKOR – Pemerintah Singapura secara resmi mengonfirmasi tengah mengevaluasi tawaran Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP).

Langkah strategis ini menempatkan Singapura di tengah pusaran diplomasi tingkat tinggi bentukan Washington.

Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, mengungkapkan perkembangan tersebut di hadapan Parlemen pada Kamis (5/2), menjawab pertanyaan dari lima anggota parlemen terkait undangan terbuka dari AS.

Baca juga KPK Obrak-Abrik Sarang Suap Bea Cukai: Tumpukan Uang Tunai Disita dari Markas DJBC hingga Blueray Cargo!

Laporan ini pertama kali dipublikasikan oleh The Straits Times.
Aliansi Baru di Bawah Kendali Trump
Pembentukan BoP diumumkan oleh Presiden Trump pada 16 Januari lalu sebagai inisiatif ambisius untuk memetakan ulang stabilitas global.

Dewan ini diisi oleh tokoh-tokoh kunci dalam lingkaran internal Trump serta figur internasional berpengaruh, di antaranya:

  • Lingkaran Dalam AS: Menlu Marco Rubio, Utusan Khusus Steve Witkoff, dan Jared Kushner.
  • Tokoh Global: Mantan PM Inggris Tony Blair, Presiden Bank Dunia Ajay Banga, dan Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS Robert Gabriel.

Diplomasi Tanpa Batas

Yang menarik perhatian dunia internasional adalah inklusivitas dewan ini. Selain Singapura, Trump juga melayangkan undangan kepada pemimpin dari berbagai spektrum politik, termasuk perwakilan dari Rusia dan Belarus, memicu spekulasi mengenai efektivitas dan arah geopolitik dewan tersebut di masa depan.

Bagi Singapura, bergabung dengan BoP bukan sekadar masalah seremonial, melainkan keputusan strategis yang mempertimbangkan posisi negara kota tersebut sebagai jembatan antara Barat dan Timur.

“Kami sedang mengevaluasi tawaran ini dengan teliti,” ujar Balakrishnan, menekankan pentingnya kepentingan nasional dalam merespons dinamika kebijakan luar negeri AS yang agresif.

(Red)

KPK Obrak-Abrik Sarang Suap Bea Cukai: Tumpukan Uang Tunai Disita dari Markas DJBC hingga Blueray Cargo!

JAKARTA, JURNAL TIPIKOR – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergerak cepat menguliti skandal dugaan suap dan gratifikasi impor barang palsu (KW) di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Pada Jumat (6/2), tim penyidik melakukan penggeledahan maraton di sejumlah titik krusial, mulai dari kantor pusat otoritas kepabeanan hingga markas perusahaan logistik PT Blueray Cargo.

Hasilnya, tim penyidik berhasil mengamankan barang bukti yang menguatkan dugaan praktik lancung di instansi tersebut.

“Dalam penggeledahan ini, tim menyita dokumen terkait kepabeanan dan impor, dokumen keuangan, barang bukti elektronik, serta uang tunai,” tegas Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada awak media di Jakarta.

Baca juga Prabowo “Pinang” Australia: Perkuat Guru Indonesia demi Revolusi Pendidikan di Sekolah Baru

Penyisiran Hingga ke Rumah Tersangka

Tak hanya menyasar kantor institusi dan perusahaan, KPK juga menggeledah kediaman pribadi tiga tersangka utama untuk mencari jejak aliran dana panas:

  • Rizal (RZL) – Mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC.
  • Sisprian Subiaksono (SIS) – Kasubdit Intelijen Penindakan dan Penyidikan DJBC.
  • John Field (JF) – Pemilik PT Blueray Cargo.

Kronologi Skandal Impor Barang KW

Kasus ini merupakan kelanjutan dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan pada 4 Februari 2026. Hingga saat ini, KPK telah menetapkan enam orang tersangka dari total 17 orang yang sempat diamankan.

Daftar Tersangka dari Lingkungan DJBC:

  • Rizal (RZL): Kakanwil DJBC Sumbar/Eks Direktur Penindakan & Penyidikan.
  • Sisprian Subiaksono (SIS): Kasubdit Intelijen Penindakan & Penyidikan.
  • Orlando Hamonangan (ORL): Kepala Seksi Intelijen.

Daftar Tersangka dari Pihak Swasta (Blueray Cargo):

  • John Field (JF): Pemilik (Berstatus Buron/Masih dalam pengejaran).
  •  Andri (AND): Ketua Tim Dokumentasi Importasi.
  • Dedy Kurniawan (DK): Manajer Operasional.

Baca juga KARDUS HARAM DI PARKIRAN HOTEL: KPK Bongkar Skandal Restitusi Pajak Rp48 Miliar di Banjarmasin

Satu Tersangka Masih Buron

Saat ini, lima tersangka telah resmi mendekam di sel tahanan KPK. Namun, John Field (JF), sang pemilik Blueray Cargo, masih dalam perburuan intensif. JF diketahui berhasil meloloskan diri saat tim KPK melakukan rangkaian operasi senyap dua hari lalu.

KPK memperingatkan pihak-pihak yang mencoba menyembunyikan tersangka JF agar kooperatif, karena tindakan merintangi penyidikan memiliki konsekuensi hukum yang berat.

(Azi)

GBLA MASIH ANGKER! Persib Gilas Malut United, Takhta Puncak Kian Kokoh

BANDUNG, JURNAL TIPIKOR – Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) kembali membuktikan keangkerannya. PERSIB Bandung sukses menuntaskan misi balas dendam sekaligus menjaga rekor 100% poin kandang setelah membungkam Malut United dengan skor meyakinkan 2-0 pada pekan ke-20 Super League 2025/26.

Dua gol kemenangan Pangeran Biru masing-masing dilesakkan oleh eksekusi penalti dingin Thom Haye (36’) dan sontekan maut pemain pengganti, Saddil Ramdani (87’). Hasil ini membuat posisi PERSIB di puncak klasemen semakin sulit dikejar dengan raihan 47 poin (15 menang, 2 imbang, 3 kalah).

Baca juga Misi Amankan GBLA! Beckham Putra Siap ‘Bakar’ Semangat Persib Tumbangkan Malut United

Babak Pertama: Dominasi dan Penalti Haye

Meski tampil tanpa jenderal lapangan tengah Marc Klok dan predator utama Ramon “Tanque” Souza, pelatih Bojan Hodak meramu skuat yang tetap tampil dominan.

Sejak peluit awal, motor serangan yang dikomandoi Beckham Putra dan Thom Haye terus mengurung pertahanan lawan.

Kebuntuan pecah pada menit ke-36. Pelanggaran di kotak terlarang membuat wasit menunjuk titik putih. Thom Haye yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna, mengirim bola ke arah yang salah bagi kiper lawan. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Baca juga Prabowo “Pinang” Australia: Perkuat Guru Indonesia demi Revolusi Pendidikan di Sekolah Baru

Babak Kedua: Ketegangan dan ‘Super-Sub’ Saddil

Babak kedua berjalan lebih dramatis. PERSIB sempat dirundung kekhawatiran saat bek andalan Julio Cesar harus ditandu keluar lapangan pada menit ke-52 akibat cedera serius. Kondisi ini memaksa Hodak melakukan rotasi cepat dengan memasukkan Alfeandra Dewangga dan Luciano Guaycochea.

Malut United sempat memberikan perlawanan sengit melalui aksi Frets Butuan dan Gustavo Franca yang nyaris menyamakan kedudukan. Namun, ketenangan Teja Paku Alam dan disiplinnya barisan belakang yang digalang Dewangga berhasil menjaga gawang tuan rumah tetap perawan.

Puncak euforia terjadi di menit ke-87. Baru dua menit menginjakkan kaki di rumput GBLA menggantikan Thom Haye, Saddil Ramdani langsung menunjukkan kelasnya.

Baca juga Penyaiapan Pembukaan TMMD Ke-127, Perwira Operasi Kodim 0607/Kota Sukabumi Pimpin Apel Pagi

Memanfaatkan umpan manja dari Berguinho, sentuhan pertama Saddil langsung merobek jala Angga Syaputro dan mengunci kemenangan PERSIB.
Statistik Kunci Pertandingan

Kategori

Catatan PERSIB

Skor Akhir

2 – 0

Pencetak Gol

Thom Haye (36′ P), Saddil Ramdani (87′)

Status Kandang

100% Kemenangan

Posisi Klasemen

1 (47 Poin)

“Kemenangan ini adalah pesan kuat bahwa GBLA adalah benteng yang tidak bisa ditembus. Kami mendedikasikan tiga poin ini untuk Bobotoh yang terus membakar semangat kami sepanjang laga.”

Susunan Pemain PERSIB:
Teja Paku Alam (PG); Julio Cesar (Alfeandra Dewangga), Patricio Matricardi, Frans Putros, Federico Barba; Eliano Reinjders, Thom Haye (Saddil Ramdani); Robi Darwis (Andrew Jung), Beckham Putra (c) (Berguinho), Adam Alis (Luciano Guaycochea); Uilliam Barros.

(Her)

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Peresmian Masjid Al-Insyirah Dan Bale Binangkit Di Sagaranten

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP., menghadiri pereamian Masjid Al-Insyirah yang diresmikan Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M., yang berlokasi di Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (05/02/2026).

Peresmian tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Sagaranten, karena kehadiran masjid dan gedung serbaguna ini diharapkan dapat menunjang kegiatan keagamaan, sosial, serta pemberdayaan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Masjid Al-Insyirah dan Bale Binangkit. Menurutnya, keberadaan sarana ibadah dan fasilitas umum yang representatif merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas kehidupan masyarakat, baik dari sisi spiritual maupun sosial kemasyarakatan.

“Masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai kebersamaan. Begitu pula gedung serbaguna, diharapkan menjadi ruang produktif untuk berbagai kegiatan masyarakat,” ujarnya.

Baca juga Dukung Kebersihan Objek Wisata, Polres Sukabumi Gelar Kurve Massa Serentak

Bupati berharap, fasilitas yang telah dibangun ini dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, serta menjadi pusat kegiatan yang membawa manfaat luas bagi warga Desa Sagaranten dan sekitarnya.

Dalam acara tersebut, Budi Azhar Mutawali, S.IP., selaku Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi mengucapkan syukur atas diresmikannya Masjid Al-Insyitah dan Bale Binangkit yang nantinya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Sagaranten khususnya dan umumnya bagi masyarakat luas.

“Alhamdulillah, hari ini Masjid Al-Insyirah San Bale Binangkit diresmikan. Semoga, bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Baca juga Tasyakur HUT Gerindra Ke-18, Tedi Setiadi “Tingkatkan Pengabdian Kepada Masyarakat Dan Perkuat Soliditas”

Budi Azhar pun berharap, apa yang sudah dibangun dapat dijaga dan dirawat dengan baik agar dapat digunakan dengan nyaman dan aman dalam jangka waktu yang panjang.

Acara peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, serta dihadiri oleh Ketua DPRD Kab. Sukabumi, unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

(Rama)