BANDUNG, JURNAL TIPIKOR— Pemerintah Kota Bandung mengambil langkah cepat menanggapi keluhan warga di Kelurahan Turangga, Kecamatan Lengkong, terkait masalah banjir dan drainase. Mulai besok, alat berat akan dikerahkan untuk melakukan pengerukan saluran air di kawasan tersebut.
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menegaskan komitmen ini saat meninjau langsung sejumlah titik di RW 05 Kelurahan Turangga pada Senin, 22 September 2025.
Kunjungan ini merupakan respons atas laporan warga yang mengeluhkan genangan banjir akibat buruknya aliran drainase.
“Mulai besok sudah akan dikerjakan dengan alat berat untuk pengerukan saluran. Mudah-mudahan bisa segera mengurangi banjir di kawasan ini,” ujar Erwin.
Baca juga DPR RI Dorong Revisi Pasal Penangkapan dan Penahanan dalam RUU KUHAP untuk Lindungi HAM
Strategi Jangka Pendek dan Jangka Panjang
Selain penanganan langsung di lapangan, Pemkot Bandung juga telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengatasi banjir secara lebih sistematis. Di antaranya adalah pemasangan mesin penyedot air di beberapa lokasi dan percepatan pembangunan kolam retensi.
“Target kita membangun 30 kolam retensi. Saat ini sudah ada 15 yang selesai, insyaallah tahun 2026 ditambah lagi 15. Anggaran yang disiapkan sekitar Rp12 miliar,” jelas Erwin.
Erwin juga meminta camat dan lurah untuk melakukan pendataan sungai-sungai yang berpotensi mengalami erosi sebagai langkah mitigasi dini.
Baca juga KPK Dalami Bupati Pati Sudewo Terkait Dugaan Fee Proyek DJKA Kemenhub
Kolaborasi dan Respons Cepat Pemerintah
Dalam kesempatan itu, Erwin menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menyelesaikan masalah kota.
Menurutnya, masalah tidak akan bisa diselesaikan oleh satu dinas saja, melainkan harus melibatkan seluruh perangkat daerah dan warga.
“Kita ubah paradigma pembangunan. Dengan kolaborasi, masalah bisa lebih cepat teratasi,” katanya.
Erwin juga memastikan bahwa setiap laporan dari masyarakat akan ditindaklanjuti dengan cepat. Ia mencontohkan respons cepat terhadap laporan pedagang Paguyuban Ciroyom yang sempat mengalami mati listrik. Warga dapat menyampaikan laporan melalui berbagai kanal, termasuk WhatsApp, Instagram, atau datang langsung ke Balai Kota.
Optimalisasi Fasilitas Umum
Selain penanganan banjir, Pemkot Bandung juga berencana mengoptimalkan fasilitas umum dan sosial di RW 05 Kelurahan Turangga.
Baca juga WAKIL KETUA BALEG DPR RI TEGASKAN PENTINGNYA RUU PERAMPASAN ASET, INGATKAN PENCEGAHAN KRIMINALISASI
Rencananya, kawasan ini akan dikembangkan menjadi taman yang ramah disabilitas, ramah lansia, dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Insyaallah nanti akan kita gambar dulu. Jika memungkinkan, akan kita anggarkan di tahun 2026,” tutup Erwin.
( Diskominfo Kota Bandung)
