Hantam Persija, Persib Langsung ‘Gempur’ Korea: Fokus Penuh ke Asia Meski Terpaksa Tunduk di SUGBK
TANGERANG, JURNAL TIPIKOR – Tidak ada waktu untuk meratapi kekalahan. Persib Bandung langsung memutar haluan 180 derajat, mengalihkan seluruh fokus dari panasnya rivalitas Super League 2026/27 menuju dinginnya tantangan kompetisi Asia. Hanya berselang satu hari setelah takluk 1-2 di hadapan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), skuad Pangeran Biru sudah menggelar sesi pemulihan di Tangerang, Minggu (13/9/2026), sebelum bertolak ke garis depan pertahanan Korea Selatan.
Langkah cepat ini menunjukkan ketangguhan mental tim asuhan Igor Tolic. Kalah rasa, tapi tidak kalah strategi. Latihan dengan intensitas rendah yang digelar hari ini bukan sekadar formalitas, melainkan strategi cerdas untuk menyelamatkan sisa energi pemain. Setelah menjalani laga bergengsi yang menguras emosi dan fisik, program pemulihan ini menjadi kunci agar kondisi kebugaran tetap terjaga di tengah jadwal yang mencekam.
Malam ini, rombongan Persib dijadwalkan terbang ke Seoul. Misi mereka jelas: menghadapi FC Seoul dalam laga perdana Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/27 pada Rabu, 16 September 2026. Ini adalah ujian berat. Persib harus bermain tandang di markas lawan hanya beberapa hari setelah duel panas kontra Macan Kemayoran. Perbedaan cuaca, tekanan tuan rumah, dan kelelahan akumulatif menjadi tembok tebal yang harus dijebol.
Baca juga Kurangi Ketergantungan pada Tengkulak, PKM UPI Y.A.I Kembangkan Wisata Edukatif Margaluyu
Namun, ada catatan pahit yang harus diterima Persib. Mereka akan berangkat tanpa layanan penyerang andalan, Uilliam Barros Pereira. Bintang Brasil tersebut masih harus menelan pil pahit berupa hukuman larangan tampil akibat kartu merah yang diterimanya di ajang ACL Two musim lalu saat Persib bertanding di Bandung. Absennya Uilliam menjadi pukulan tersendiri bagi daya gedor ofensif Persib di tanah Korea.
Meski demikian, semangat juang Persib tidak boleh luntur. Dari Tangerang ke Seoul, Pangeran Biru membawa tekad baru: membuktikan bahwa mereka bukan sekadar peserta, melainkan penantang serius di kancah Asia. Kekalahan dari Persija mungkin meninggalkan luka, namun kemenangan di Seoul akan menjadi obat terbaik.
(Red)

