Bandung Darurat Begal? Panglima Laskar KPH Desak Negara Jangan Kalah oleh Bandit Jalanan

Bandung, Jurnal Tipikor – Maraknya aksi begal yang meresahkan masyarakat di sejumlah wilayah Kota Bandung menuai sorotan tajam dari Panglima Laskar Komunitas Peci Hitam (KPH), Heri Irawan. Menurutnya, meningkatnya keresahan masyarakat merupakan peringatan serius yang tidak boleh dianggap sebagai kejadian biasa.

Kepada Jurnal Tipikor, Minggu (19/7), Heri Irawan menegaskan bahwa keamanan merupakan hak dasar setiap warga negara. Karena itu, negara tidak boleh memberikan ruang sedikit pun bagi pelaku kejahatan jalanan untuk menguasai ruang publik.

«”Jika masyarakat sudah takut melintas pada malam hari karena khawatir menjadi korban begal, maka kondisi tersebut harus menjadi alarm serius bagi seluruh pemangku kepentingan. Negara tidak boleh kalah oleh bandit jalanan,” tegas Heri Irawan.»

Ia menilai penindakan terhadap pelaku begal harus dibarengi dengan langkah pencegahan yang lebih kuat melalui peningkatan patroli, pemetaan kawasan rawan, optimalisasi penerangan jalan umum, serta pemanfaatan kamera pengawas (CCTV) di titik-titik strategis.

Baca juga DPRD Kota Bandung Gerakkan “Kebangkitan” Bank Bandung: Dari Regulasi Baru hingga Kepercayaan Publik

Selain itu, Heri menyoroti pentingnya pembinaan generasi muda agar tidak terjerumus ke dalam tindak kriminal. Menurutnya, pendekatan represif semata tidak cukup apabila akar persoalan sosial, ekonomi, dan pendidikan tidak ikut dibenahi.

“Lemahnya pengawasan lingkungan, minimnya aktivitas positif bagi remaja, hingga persoalan sosial harus menjadi perhatian bersama. Penegakan hukum harus tegas, tetapi upaya pencegahan juga harus diperkuat,” ujarnya.

Laskar Komunitas Peci Hitam juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, segera melaporkan setiap dugaan tindak kejahatan kepada aparat, dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri yang justru dapat menimbulkan persoalan hukum baru.

Baca juga BPKP Soroti Kinerja Disnaker Kota Bandung: Program Jangan Hanya Menghabiskan APBD, Tetapi Harus Mampu Menghasilkan Pekerjaan Nyata

Di akhir pernyataannya, Heri Irawan mendesak Pemerintah Kota Bandung, aparat kepolisian, serta seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Bandung adalah kota yang dikenal sebagai kota pendidikan, pariwisata, dan kreativitas. Jangan sampai citra tersebut tercoreng akibat aksi kriminal jalanan yang tidak ditangani secara cepat, terukur, dan berkelanjutan. Masyarakat berhak merasa aman di kotanya sendiri,” pungkasnya.

(Yazid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *