Kebersamaan Warga Gembongan, Maulid Nabi di Masjid Nurul Huda Lama Berjalan Khidmat
KARAWANG, Jurnaltipikor.com – Semangat kebersamaan dan kekompakan tampak terlihat jelas dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar oleh keluarga besar Masjid Nurul Huda Lama, Desa Gembongan, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, pada Minggu (13/09/2026).
Acara peringatan kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW ini menghadirkan penceramah Ust.Ropik dari Kabupaten Subang dan Qori dari Kabupaten Karawang. Kegiatan ini menjadi bukti tingginya nilai-nilai keagamaan yang senantiasa terjaga di tengah masyarakat. Tujuan utama peringatan ini adalah untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW serta meneladani akhlak dan ajaran beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian acara peringatan Maulid Nabi ini diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain:
– Pembukaan
– Apresiasi Anak Santri
– Pembacaan Hadroh
– Pembacaan Al-Barjanji
– Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an
– Sambutan-sambutan:
– Sambutan Panitia
– Sambutan Pemerintah Desa
– Acara Inti: Tausiyah dan Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW
– Penutup dan Doa
Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Desa Gembongan Ujang Asum, Ketua MUI Kecamatan Banyusari Ustaz H. Abdul Somad, Perwakilan BPD Dusun Babakan Udin, Ketua DKM Masjid Jami Nurul Huda Baru H. Nursalim, tokoh masyarakat, tokoh agama dari Dusun Bakan Kiara dan Dusun Babakan, serta segenap keluarga besar Masjid Nurul Huda Lama.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Gembongan Ujang Asum menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga yang telah menyempatkan waktu hadir memenuhi undangan panitia.
“Terima kasih kepada semua yang sudah menyempatkan waktu untuk memenuhi undangan panitia Maulid ini. Pada kesempatan malam ini, kebetulan acaranya berbarengan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393, yaitu acara Sapa Warga yang dilaksanakan di halaman Kecamatan Banyusari,” ujar Ujang Asum.
Kades Ujang Asum juga berpesan kepada seluruh warga yang hadir agar menyimak dengan baik tausiyah yang akan disampaikan oleh penceramah Ust.Ropik. “Mudah-mudahan dengan adanya acara Maulid ini, ada makna dan hikmahnya bagi kita semua,” tambahnya.
Peringatan Maulid Nabi juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan rasa cinta dan penghormatan yang mendalam kepada Rasulullah SAW, serta meneladani akhlak mulia beliau seperti sifat jujur, amanah, sabar, dan penyayang. Selain itu, peringatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan (ukhuwah), serta membangun kepedulian sosial antar sesama umat.
“WG”

