Kericuhan May Day 2026 di Bandung, Polda Jabar Tetapkan Enam Tersangka Diduga Anarkis dan Positif Narkoba

KOTA BANDUNG, JURNAL TIPIKOR – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat resmi menetapkan enam orang sebagai tersangka dari total tujuh orang yang ditangkap pasca-kericuhan saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 pada Jumat (1/5) di Kota Bandung. Penetapan ini menyusul pemeriksaan intensif terkait aksi anarkis yang merusak fasilitas publik di kawasan Tamansari.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, dalam keterangan pers di Bandung, Sabtu (2/5), mengungkapkan bahwa para tersangka diduga kuat melakukan tindakan kriminal yang mengakibatkan kerugian materiil dan gangguan ketertiban umum.

“Aksi tersebut mengakibatkan terbakarnya satu unit videotron, satu pos polisi, serta perusakan fasilitas publik berupa lampu lalu lintas,” ujar Hendra.

Baca juga Pemkab Sukabumi Berikan Beasiswa Di Momentum Hardiknas, Buoati “Wujudkan SDM Unggul Dan Berdayasaing”

Enam tersangka yang ditetapkan mayoritas berstatus pelajar dengan inisial MRN (21), MRA (17), RS (19), MFNA (19), FAP (21), dan HIS (20). Menurut Hendra, bukti-bukti awal menunjukkan mereka melakukan tindak pidana pembakaran, penghasutan, dan perusakan secara bersama-sama.

Dalam proses pengungkapan kasus ini, penyidik menyita sejumlah barang bukti berbahaya, termasuk dua bom molotov, bahan bakar bensin, serta atribut kelompok tertentu berupa bendera dan stiker. Hendra menjelaskan bahwa masing-masing tersangka memiliki peran spesifik, mulai dari penyiapan alat pembakar, eksekusi pelemparan, hingga bertindak sebagai provokator di lapangan.

Fakta mengkhawatirkan terungkap dari hasil tes urine yang dilakukan terhadap seluruh tersangka. Seluruhnya dinyatakan positif mengonsumsi obat keras jenis tramadol. Selain itu, petugas juga menemukan psikotropika jenis alprazolam dan obat-obatan lainnya pada salah satu tersangka.

“Ini sangat memprihatinkan. Selain melakukan aksi anarkis, para tersangka berada di bawah pengaruh obat-obatan terlarang saat beraksi,” tegas Hendra.

Baca juga Malam Kritis di Hambalang: Prabowo Panggil “Tim Perang” Kabinet Merah Putih, Bedah Strategi Pendidikan hingga Pertahanan di Tengah Badai Geopolitik

Menindaklanjuti temuan tersebut, kasus penyalahgunaan narkoba ini akan diproses lebih lanjut oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar dengan pasal berlapis.

Saat ini, Polda Jabar masih terus melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain atau dalang di balik aksi tersebut. Polisi menduga adanya kelompok tertentu yang memanfaatkan para pelajar untuk tujuan destabilisasi.

“Tim masih melakukan pengembangan melalui analisis rekaman CCTV dan ekstraksi data digital dari ponsel para pelaku untuk melengkapi bukti hukum,” pungkas Hendra.(Red)

Pemkab Sukabumi Berikan Beasiswa Di Momentum Hardiknas, Buoati “Wujudkan SDM Unggul Dan Berdayasaing”

Sukabumi,j Jurnaltipikor.com,-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi memberikan sejumlah beasiswa kepada siswa berprestasi di momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), pada Sabtu, (02/05/2026). Beasiswa tersebut diberikan langsung Pimpinan Kabupaten Sukabumi di saat Upacara Peringatan Hardiknas yang diselenggarakan di Lapang Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Cikembar.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat sejumlah siswa berprestasi yang mendapatkan beasiswa. Mereka merupakan siswa SD dan SMP yang hafal Alquran.

Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, pemberian beasiswa ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan Sumber daya Manusia (SDM). Baik dari pendidikan umum maupun keagamaan.

“Sesuai visi-misi, kami ingin meningkatkan SDM. Salah satunya dengan memberikan beasiswa di berbagai tingkatan,” ujarnya.

Baca juga Malam Kritis di Hambalang: Prabowo Panggil “Tim Perang” Kabinet Merah Putih, Bedah Strategi Pendidikan hingga Pertahanan di Tengah Badai Geopolitik

Menurut bupati, banyak beasiswa yang digelontorkan Pemerintah. Baik untuk pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.

“Pemda memberikan banyak beasiswa, untuk hafiz Alquran ataupun yang lainnya. Termasuk beasiswa untuk melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi,” ucapnya.

Bupati meyakini, peningkatan SDM dapat terwujud dengan terus menggenjot mutu pendidikan termasuk memberikan kemudahan akses pendidikan. Bagi putra-putri Kabupaten Sukabumi.

“Kami ingin membuka seluas-luasnya kesempatan agar putra-putri mendapatkan ilmu yang terbaik,” tegasnya.

Baca juga Kunjungi Korban Kebakaran di Desa Tanjung Beringin, Camat Luas Berikan Dukungan Moril dan Bantuan

Salah seorang penerima beasiswa, Azizah Noor Fitriani mengaku senang dan bangga bisa mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Apalagi beasiswa hafiz Alquran yang diterima, merupakan hasil seleksi yang diikutinya.

“Alhamdulillah senang (mendapatkan beasiswa). Apalagi prosesnya panjang untuk bisa mendapatkan beasiswa ini,” ungkapnya

Perempuan kelas IX SMPN 1Cikembar ini, berhasil mendapatkan beasiswa atas kegigihannya belajar di rumah selama beberapa tahun.

“Sudah lumayan lama belajar menghafal Alquran di pengajian di rumah. Insya Allah hafal lima juz,” pungkasnya.

(Rama)

Malam Kritis di Hambalang: Prabowo Panggil “Tim Perang” Kabinet Merah Putih, Bedah Strategi Pendidikan hingga Pertahanan di Tengah Badai Geopolitik

BOGOR, JURNAL TIPIKOR – Suasana hening di kawasan Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pecah oleh deretan kendaraan dinas hitam pada Sabtu (2/5) malam. Presiden RI Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) intensif di kediaman pribadinya, mengumpulkan para panglima tertinggi negara dan menteri kunci dalam Kabinet Merah Putih. Pertemuan mendadak di akhir pekan ini menandakan adanya urgensi tinggi dalam merumuskan langkah strategis bangsa, mulai dari penguatan sektor pendidikan jelang Hardiknas hingga konsolidasi pertahanan menghadapi dinamika geopolitik global yang kian memanas.

Seperti dikutip dari unggahan resmi akun Instagram @presidenrepublikindonesia pada Minggu (3/5), Presiden Prabowo tidak main-main dalam pertemuan ini. Ia secara langsung memimpin diskusi mendalam mengenai isu-isu vital yang menjadi tulang punggung kedaulatan Indonesia.

Fokus Ganda: Dari Ruang Kelas ke Medan Tempur

Agenda ratas ini terbagi pada dua poros utama yang saling berkaitan. Pertama, evaluasi mendalam terhadap sektor pendidikan dalam rangka menyambut peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Presiden menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang mampu bersaing di era disrupsi teknologi. Hadirnya Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, mengindikasikan adanya terobosan baru dalam integrasi sains dan teknologi untuk kemajuan pendidikan nasional.

Baca juga Kunjungi Korban Kebakaran di Desa Tanjung Beringin, Camat Luas Berikan Dukungan Moril dan Bantuan

Kedua, dan yang tak kalah krusial, adalah pembahasan aspek pertahanan dan keamanan. Di tengah gelombang ketidakpastian geopolitik global, Presiden Prabowo memerintahkan jajarannya untuk memastikan stabilitas negara tetap terjaga. Diskusi juga menyentuh program hilirisasi sebagai instrumen strategis untuk memperkuat kepentingan rakyat dan kemandirian ekonomi nasional.

Siapa Saja yang Hadir?

Rapat ini dihadiri oleh deretan nama paling berpengaruh dalam struktur keamanan dan pemerintahan Indonesia, mencerminkan seriusnya agenda yang dibahas. Dari sisi pertahanan dan keamanan, tampak hadir:

  • Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin
  • Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto
  • Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo
  • Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita
  • KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
  • KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali
  • Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) M Herindra

Sementara dari sisi diplomasi dan administrasi negara, hadir Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Uniknya, kehadiran unsur komunikasi dan industri pertahanan juga sangat menonjol. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, serta Direktur Utama PT Pindad Sigit Puji Santosa turut ambil bagian. Kehadiran Dirut Pindad dan jajaran komunikasi menguatkan indikasi bahwa strategi yang dibahas tidak hanya sebatas kebijakan politik, tetapi juga mencakup kesiapan industri pertahanan dalam negeri dan narasi publik yang akan dibangun.

Baca juga DPRD Kabupaten Sukabumi Ucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional, Tekankan Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan

Sinyal Kuat di Tengah Dinamika Global

Pertemuan di Hambalang ini mengirimkan sinyal kuat kepada dunia internasional maupun domestik bahwa Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto sedang melakukan konsolidasi total. Dengan menggabungkan elemen pendidikan, intelijen, militer, kepolisian, diplomasi, dan industri pertahanan dalam satu meja bundar di malam hari, Presiden tampaknya sedang meracik formula khusus untuk menjaga kedaulatan Indonesia agar tidak tergerus arus global yang semakin tidak menentu.

Hasil konkret dari ratas ini diharapkan segera diterjemahkan menjadi kebijakan nyata yang dapat dirasakan masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan dan rasa aman di tanah air.(*)

Jaga Kebersihan Dan Kenyamanan Wajah Kota, Pengurus Alun-Alun Cianjur Apresiasi Respon Cepat DLH Angkut Sampah

Cianjur, jurnaltipikor.com,-Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bergerak cepat melakukan pengangkutan sampah di kawasan Alun-Alun Cianjur. Langkah ini mendapat apresiasi dari pengurus Alun-Alun Cianjur karena menjaga kebersihan dan kenyamanan ruang publik.

Kegiatan pengangkutan dilakukan pada Minggu (03/05/2026) pagi. Armada truk sampah dan petugas kebersihan DLH dikerahkan untuk mengangkut sampah sisa aktivitas warga yang berkunjung ke alun-alun. Sampah yang diangkut terdiri dari sampah plastik, sisa makanan, dan sampah organik lainnya.

Kepala Bidang Kebersihan DLH Kabupaten Cianjur menyampaikan bahwa pengangkutan ini merupakan bagian dari pelayanan rutin, sekaligus respons cepat pasca meningkatnya volume sampah saat hari libur.

“Alun-alun adalah wajah kota. Kami berkomitmen menjaga agar tetap bersih dan nyaman untuk masyarakat,” ujarnya.

Baca juga DPRD Kabupaten Sukabumi Ucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional, Tekankan Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan

Ketua Pengurus Alun-Alun Cianjur, Erlin Marlina, mengapresiasi gerak cepat DLH. Menurutnya, sinergi antara pengelola alun-alun dan DLH sangat membantu menjaga fasilitas publik tetap tertata.

“Kami berterima kasih ke DLH Cianjur. Sampah langsung diangkut sehingga pengunjung tetap nyaman,” ucapnya.

Selain pengangkutan, DLH juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Pemkab Cianjur berharap, kolaborasi antara Pemkab dengan masyarakat dan pengelola ruang publik terus diperkuat agar Cianjur tetap bersih, sehat, dan asri.

(Rama)

Kunjungi Korban Kebakaran di Desa Tanjung Beringin, Camat Luas Berikan Dukungan Moril dan Bantuan

Kaur, Bengkulu, JURNAL TIPIKOR – Camat Kecamatan Luas Rina Aryani, S, sos menunjukkan kepeduliannya dengan meninjau langsung lokasi musibah kebakaran yang menghanguskan rumah salah satu warga di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Luas, pada Sabtu (2/5/2026).

Kedatangan Camat Kecamatan Luas Rina Aryani didampingi langsung oleh Kepala Desa Tanjung Beringin, Evan Jayadi. Kunjungan ini dimaksudkan untuk melihat secara dekat kondisi pasca-insiden serta memberikan dukungan langsung kepada keluarga korban.

Peristiwa pilu tersebut menimpa kediaman Darwin (30) pada Jumat malam (1/5/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Api dengan cepat melalap bangunan rumah hingga ludes. Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kerugian materiil yang dialami korban ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Baca juga DPRD Kabupaten Sukabumi Ucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional, Tekankan Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan

Di sela-sela kunjungannya, Rina menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga Darwin. Ia berharap korban diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan berat ini.

“Kami hadir di sini untuk memberikan dukungan moril. Kami berharap saudara Darwin beserta keluarga tetap sabar dan tabah menghadapi ujian ini. Setiap musibah pasti ada hikmahnya,” ujar Rina saat berbincang dengan pemilik rumah.

Tidak hanya memberikan penguatan secara psikis, dalam kesempatan tersebut Rina juga menyerahkan bantuan alakadarnya untuk membantu meringankan beban kebutuhan pokok keluarga korban pasca musibah.

Baca juga Mengakar di Tanah, Bertumbuh untuk Bangsa: Refleksi Milad Pemuda Muhammadiyah ke-94

Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Tanjung Beringin, Evan Jayadi, mengapresiasi kehadiran Camat Kecamatan Luas yang terjun langsung ke lapangan. Menurutnya, kehadiran tokoh masyarakat serta bantuan yang diberikan sangat berarti bagi warganya yang sedang berduka untuk membangkitkan kembali semangat mereka.

Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan pendalaman mengenai penyebab pasti munculnya api yang menghanguskan hunian warga tersebut.

(Jusri)

DPRD Kabupaten Sukabumi Ucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional, Tekankan Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan

Sukabumi, Jurnal Tipikor – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menyampaikan ucapan Selamat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 kepada seluruh insan pendidikan di Kabupaten Sukabumi, Jumat (02/05/2026).

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi menyampaikan bahwa peringatan Hardiknas yang jatuh setiap 2 Mei menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan.

“Pendidikan adalah fondasi kemajuan daerah. Selamat Hari Pendidikan Nasional untuk para guru, siswa, dan seluruh tenaga kependidikan di Sukabumi,” ujarnya.

DPRD pun menyoroti akan pentingnya pemerataan kualitas pendidikan hingga ke pelosok desa. Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain peningkatan sarana prasarana sekolah, kesejahteraan guru honorer, serta akses pendidikan vokasi yang sesuai dengan potensi wilayah Sukabumi.

Komisi IV DPRD yang membidangi pendidikan menyebut pihaknya terus mendorong alokasi anggaran pendidikan yang tepat sasaran.

“Kita ingin tidak ada lagi sekolah yang ruang kelasnya rusak berat atau kekurangan guru. Anak-anak Sukabumi berhak dapat layanan pendidikan yang layak dan berkualitas,” kata salah satu anggota Komisi IV.

Baca juga Mengakar di Tanah, Bertumbuh untuk Bangsa: Refleksi Milad Pemuda Muhammadiyah ke-94

Dalam momentum Hardiknas 2026 yang mengusung semangat merdeka belajar, DPRD juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif mendukung dunia pendidikan. Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan dunia usaha dinilai kunci mencetak generasi Sukabumi yang unggul dan berkarakter.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026. Mari bergerak bersama, untuk Sukabumi yang lebih cerdas,” tutup Ketua DPRD.

(Rama)

Pembangunan Mushola di Perumahan BMI 6 Mulai Dikebut, Kiyai Pancuran “Mohon Do’a Agar Pembangunan Berjalan Lancar”

Sukabumi,jurnaltipikor.com,-Pembangunan Mushola di Perumahan BMI 6, Desa Parungkuda, Kecamatan Parungkuda, mulai dikebut pengerjaannya. Pembangunan rumah ibadah tersebut dilaksanakan di bawah koordinator pelaksana KH. Nanang Sumpena yang akrab disapa Kiyai Pancuran.

Proses pembangunan yang dimulai sejak awal Mei 2026 ini ditargetkan rampung dalam beberapa bulan ke depan agar segera bisa digunakan warga untuk ibadah harian dan kegiatan keagamaan. Saat ini progres sudah memasuki tahap pembuatan pondasi.

Saat dijumpai dilokasi pembangunan, pada Sabtu (02/05/2026) KH. Nanang Sumpena menyampaikan bahwa pembangunan mushola ini dimulai awal Mei dan akan rampung pertengahan juni mendatang. Pembangunan dikebut agar dapat segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya warga perumahan BMI 6.

“Alhamdulillah antusias warga luar biasa. Saya pun dan tim jadi lebih semangat dalam mengerjakan pembangunan mushola ini. InsyaAllah 90 hari kedepan pembangunan akan rampung dan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan ibadah dan keagamaan,” ujarnya.

Baca juga Mengakar di Tanah, Bertumbuh untuk Bangsa: Refleksi Milad Pemuda Muhammadiyah ke-94

Mushola yang dibangun di area fasum perumahan tersebut nantinya akan dilengkapi tempat wudhu dan toilet. Warga berharap, keberadaan mushola dapat memperkuat ukhuwah dan memudahkan aktivitas ibadah, terutama salat berjamaah.

Pembangunan mushola ini juga mendapat dukungan dari tokoh masyarakat dan pemuda perumahan.

“Mohon Do’anya agar pembangunan mushola ini berjalan lancar dan tanpa hambatan,” pungkasnya.

Dengan dikebutnya pembangunan, warga BMI 6 optimis mushola sudah bisa digunakan di pertengahan bulan Juni depan.

(Rama)

Mengakar di Tanah, Bertumbuh untuk Bangsa: Refleksi Milad Pemuda Muhammadiyah ke-94

KUNINGAN, JURNAL TIPIKOR – Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah tidak berhenti pada seremoni dan romantisme sejarah. Tema *“Bertumbuh dan Mengakar untuk Indonesia Jaya”* menuntut pembacaan yang lebih tajam: pertumbuhan bukan sekadar ekspansi struktur, melainkan peningkatan kualitas kader. sementara mengakar bukan hanya jargon kedekatan dengan rakyat, tetapi keterlibatan langsung dalam denyut ekonomi dan problem keseharian masyarakat.

Dalam konteks ini, gerakan Pemuda Muhammadiyah Kuningan menunjukkan arah yang tepat—menjadikan kewirausahan Sosial kemasyarakatan sebagai basis penguatan kader sekaligus instrumen kedaulatan ekonomi. Di tengah ancaman krisis pangan global, fluktuasi harga komoditas, dan melemahnya daya beli masyarakat, langkah ini bukan hanya relevan, tetapi strategis.

Selama ini, salah satu problem organisasi kepemudaan adalah terjebak pada diskursus tanpa produksi. Pemuda Muhammadiyah Kuningan mencoba memutus rantai itu. Kader tidak hanya berdakwah di mimbar, tetapi juga turun ke lahan mengelola kopi, membudidayakan buah markisa, mengembangkan ubi, dan menghidupkan potensi pertanian lokal di berbagai kecamatan.

Baca juga Polres Sukabumi Kawal Pemberangkatan Ribuan Buruh ke Monas, Kapolres “Jaga Ketertiban”

Ini penting ditegaskan pertanian bukan sekadar sektor ekonomi, tetapi ruang ideologis. Di sana ada kemandirian, keberlanjutan, dan keadilan distribusi. Ketika kader terlibat langsung dalam produksi pangan, mereka sedang membangun pondasi ketahanan nasional dari bawah.

Namun, gerakan ini tidak boleh berhenti pada skala komunitas yang sporadis. Ia harus naik kelas menjadi gerakan terukur, terintegrasi, dan berdampak luas.

Fokus penguatan kader di tingkat kecamatan melalui kewirausahaan sosial adalah langkah cerdas, membutuhkan desain yang lebih sistemik. tidak cukup hanya menjadi pelaksana program, tetapi peran kader pemuda muhammadiyah harus menjadi pusat inovasi ekonomi berbasis komunitas.

Baca juga Bupati Sukabumi H. Asep Japar Buka Rakercab Gerakan Pramuka Tahun 2026

Apa yang dilakukan Pemuda Muhammadiyah Kuningan sesungguhnya adalah miniatur dari agenda besar bangsa dalam ketahanan pangan. Dalam hal ini, kader tidak hanya menjadi pelaksana di lapangan, tetapi juga aktor yang memengaruhi kebijakan.

Pemuda Muhammadiyah tampil sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan pusat bukan sekadar pendukung, tetapi penggerak. Data, pengalaman lapangan, dan model yang sudah berjalan harus diangkat menjadi rekomendasi kebijakan mulai dari pembersayaan petani muda, monitoring berkelanjutan, hingga penguatan pasar produk lokal.

Milad ke-94 ini seharusnya menjadi titik tolak konsolidasi gerakan bahwa Pemuda Muhammadiyah tidak lagi cukup dikenal sebagai organisasi besar, tetapi harus diakui sebagai kekuatan yang produktif dan solutif.

Mengakar berarti hadir di tanahdi kebun kopi, di lahan markisa, di ladang ubi bersama masyarakat. Bertumbuh berarti meningkatkan kapasitas kader agar mampu mengelola, mengembangkan, dan memperluas dampak dari kerja-kerja tersebut.

Indonesia Jaya tidak lahir dari pidato, tetapi dari kerja nyata yang konsisten dan terukur. Dan jika Pemuda Muhammadiyah mampu menjaga arah ini menggabungkan idealisme dengan produktivitas maka bukan hanya organisasi yang akan bertumbuh, tetapi juga harapan masyarakat yang akan menemukan akarnya.

Alvian R Nugraha
Bendahara Umum Pemuda Muhammadiyah Kab. Kuninga

(Deden)

Anggota Komisi III DPRD Gelar Kunker Ke Sekolah SMP Dan SMA PGRI Bantargadung

Sukabumi, Jurnaltipikor.com,-Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Junajah Jajah Nurdiansyah, S.Pd., melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) istimewa ke sekolah SMP dan SMA PGRI Bantargadung yang berlokasi di Desa Limusnunggal, Kecamatan Bantargadung, pada Jumat (01/05/2026).

Kunjungan tersebut digelar dalam rangka menyambut peringatan Hari Pendidikan Nasional dan bukan sekadar agenda silaturahmi, melainkan membawa misi strategis yang telah lama dinantikan oleh seluruh warga sekolah, yakni memberikan dukungan konkret sekaligus mendorong percepatan proses legalisasi lahan yang digunakan untuk kegiatan pendidikan.

Seluruh elemen sekolah mulai dari jajaran baik itu pimpinan yayasan, para guru, hingga peserta didik juga para wali murid menyambit hangat kehadiran legislator dari komisi III tersebut.

Baca juga Polres Sukabumi Kawal Pemberangkatan Ribuan Buruh ke Monas, Kapolres “Jaga Ketertiban”

Dalam kesempatan tersebut, H. Junajah Jajah Nurdiansyah, menegaskan komitmennya untuk mengawal secara langsung proses pengesahan aset pendidikan berupa lahan seluas kurang lebih 3 hektar yang selama ini digunakan oleh pihak sekolah.

la mengungkapkan, bahwa salah satu kendala utama yang sebelumnya dihadapi, yakni persoalan dengan pihak perkebunan PT. Citimu, kini telah terselesaikan. Dengan demikian, proses legalisasi dinilai tinggal memasuki tahapan administrasi yang diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu dekat.

“Saya siap mengawal dan mendukung sepenuhnya proses legalisasi lahan seluas 3 hektar ini. Tidak perlu menunggu satu atau dua tahun, saya targetkan dalam waktu dua bulan ke depan seluruh proses sudah dapat diselesaikan. Apalagi urusan dengan pihak perkebunan sudah beres, tinggal kita dorong percepatan di sisi administrasi,” tegasnya.

Baca juga Bupati Sukabumi H. Asep Japar Buka Rakercab Gerakan Pramuka Tahun 2026

Pernyataan tersebut disambut positif oleh seluruh pihak yang hadir. Ketua Yayasan SMP dan SMA PGRI Bantargadung, H. Dede Rukmana, S.Pd., MM., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian serta komitmen yang diberikan oleh anggota DPRD tersebut.

Menurutnya, dukungan dari pihak legislatif menjadi angin segar bagi keberlangsungan dan pengembangan pendidikan di wilayah Bantargadung, khususnya dalam memberikan kepastian hukum atas aset lahan sekolah yang selama ini digunakan.

“Kami sangat bersyukur dan merasa terbantu dengan kehadiran serta komitmen Bapak Dewan. Ini menjadi harapan besar bagi kami agar proses legalisasi lahan dapat segera terealisasi, sehingga ke depan kami bisa lebih fokus dalam meningkatkan kualitas pendidikan,”pungkasnya.

Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi langkah awal percepatan penyelesaian status legalitas lahan, sekaligus wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat.

(Rama)

Polres Sukabumi Kawal Pemberangkatan Ribuan Buruh ke Monas, Kapolres “Jaga Ketertiban”

Sukabumi,jurnaltipikor.com,-Polres Sukabumi menunjukkan komitmen tegas dalam menjaga keamanan dengan mengawal langsung pemberangkatan ribuan buruh menuju Monumen Nasional (Monas), Jakarta, dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Jumat (01/05/2026) dini hari.

Sebanyak 4.660 buruh diberangkatkan menggunakan 89 unit bus dari wilayah hukum Polres Sukabumi melalui titik kumpul utama di Exit Tol Parungkuda dan Exit Tol Cigombong. Kegiatan dimulai sejak pukul 03.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si bersama jajaran pejabat utama.

Pada pukul 04.00 WIB, Kapolres secara resmi melepas rombongan dengan pengamanan dan pengawalan ketat. Setiap kendaraan mendapatkan pengawasan melekat (waskat) guna memastikan perjalanan berlangsung aman, tertib, dan terkendali.

“Pengamanan dilakukan secara maksimal dan terukur. Kami pastikan seluruh kegiatan berjalan aman tanpa gangguan,” tegas Kapolres.

Baca juga Bupati Sukabumi H. Asep Japar Buka Rakercab Gerakan Pramuka Tahun 2026

Massa buruh yang diberangkatkan terdiri dari SPSI sebanyak 1.640 orang dengan 34 bus, KSBSI (KIKES) sebanyak 1.020 orang dengan 17 bus, serta gabungan buruh lainnya sebanyak 2.000 orang dengan 40 bus.

Seluruh rombongan diberangkatkan melalui jalur Tol Bocimi menuju Tol Cempaka Putih, Cawang, hingga tiba di kawasan Monas, Jakarta, dengan pengawalan penuh dari kepolisian.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Sukabumi juga menyampaikan himbauan kepada seluruh peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung.

“Kami mengimbau kepada seluruh rekan-rekan buruh agar menyampaikan aspirasi dengan tertib, tidak melakukan tindakan anarkis, serta tetap menjaga nama baik Kabupaten Sukabumi. Ikuti aturan yang berlaku dan utamakan keselamatan selama perjalanan maupun saat kegiatan di Jakarta,” ujar Kapolres.

Baca juga DPRD Kabupaten Sukabumi Ucapkan Selamat Hari Buruh, Dorong Perlindungan dan Kesejahteraan Pekerja

Selain itu, Polres Sukabumi juga mencatat adanya tambahan massa dari Serikat Pekerja Ekonomi Kreatif sebanyak tiga unit bus dan dua kendaraan elf yang tidak terdata sebelumnya. Terhadap hal tersebut, dilakukan pengawasan ketat guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

Secara keseluruhan, pemberangkatan ribuan buruh berlangsung aman, tertib, dan lancar di bawah pengawalan Polres Sukabumi, sebagai wujud kehadiran Polri dalam menjamin keamanan setiap aktivitas masyarakat.

(Rama)