KPK Dalami Pembagian Kuota Haji Tambahan dan Dugaan Aliran Dana ke Mantan Menteri Agama

Jakarta, JURNAL TIPIKOR-– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut tuntas dugaan korupsi dalam penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji pada Kementerian Agama tahun 2023-2024.

Dalam perkembangan terbaru, penyidik KPK memeriksa mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, sebagai saksi.
Pemeriksaan yang berlangsung selama hampir tujuh jam ini, dari pukul 09.22 WIB hingga 16.20 WIB, fokus mendalami kronologi pembagian kuota haji tambahan tahun 1445 Hijriah atau 2024 Masehi.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penyidik tengah menginvestigasi bagaimana kuota tambahan ini, melalui keputusan menteri, dibagi untuk haji khusus dan haji reguler.

Baca juga KPK Periksa Saksi dalam Penyidikan Kasus Korupsi Pengadaan Rumah Jabatan DPR RI

Selain itu, KPK juga mendalami dugaan adanya aliran uang dari pembagian kuota haji tambahan tersebut kepada Yaqut Cholil Qoumas.

Kronologi Kasus

Penyidikan kasus ini dimulai setelah KPK mengumumkan dimulainya proses ini pada 9 Agustus 2025. Pengumuman ini didahului dengan permintaan keterangan kepada Yaqut Cholil Qoumas dalam tahap penyelidikan pada 7 Agustus 2025.

Pada 11 Agustus 2025, KPK mengumumkan temuan awal kerugian negara yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 triliun. Terkait dengan penyidikan ini, KPK telah melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap tiga orang, termasuk mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Kejanggalan Kuota Haji Tambahan
Penanganan kasus ini juga sejalan dengan temuan Panitia Khusus (Pansus) Angket Haji DPR RI yang menemukan sejumlah kejanggalan.

Baca juga Jelang Aksi Unras, Dandim dan Kapolres Sukabumi Gelar Apel Pengamanan

Salah satu sorotan utama adalah pembagian kuota tambahan sebesar 20.000, yang dibagi menjadi 10.000 untuk haji reguler dan 10.000 untuk haji khusus.

Pembagian ini dianggap tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, yang mengatur kuota haji khusus seharusnya sebesar 8% dan haji reguler 92%.

KPK terus berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk menghitung kerugian keuangan negara secara lebih rinci dalam kasus ini.

Baca juga KPK Periksa Saksi dalam Penyidikan Kasus Korupsi Pengadaan Rumah Jabatan DPR RI

Penyidikan akan terus berlanjut untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab dan memastikan penegakan hukum berjalan adil.

(AZI)

KPK Periksa Saksi dalam Penyidikan Kasus Korupsi Pengadaan Rumah Jabatan DPR RI

Jakarta, JURNAL TIPIKOR-– – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini melanjutkan penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan sarana kelengkapan rumah jabatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI tahun anggaran 2020. Dalam langkah ini, KPK memanggil dan memeriksa seorang saksi.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa pemeriksaan tersebut dilakukan di Gedung Merah Putih KPK terhadap seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial W.

Menurut Budi, W merupakan ASN yang bekerja di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI.

Baca juga Jelang Aksi Unras, Dandim dan Kapolres Sukabumi Gelar Apel Pengamanan

Penyidikan kasus ini telah diumumkan oleh KPK sejak 23 Februari 2024. Hingga kini, KPK telah menetapkan tujuh orang tersangka, termasuk Indra Iskandar, dalam kasus ini. Penetapan tersangka dilakukan pada 7 Maret 2025.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, pada tanggal yang sama menyatakan bahwa para tersangka belum dilakukan penahanan.

Penahanan akan dilakukan setelah KPK menerima hasil perhitungan kerugian keuangan negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI.

Kota Bandung Aman, Gubernur Jabar Temui Asongan dan Ojol Jelang Isu Demo

Bandung, jurnaltipikor.com/,-Situasi di sekitar Gedung Sate, kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dilaporkan dalam kondisi aman dan kondusif pada Senin, (01/09/2025).

Pada pukul 09.30 WIB, aktivitas di jalan Diponegoro Kota Bandung terpantau sepi, cuaca cerah menambah suasana tenang di area tersebut, personel pengamanan tetap bersiaga, memonitor situasi untuk mengantisipasi potensi keramaian.

Di tengah situasi ini, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengadakan jumpa pers di halaman Gedung Sate.

Baca juga Jelang Aksi Unras, Dandim dan Kapolres Sukabumi Gelar Apel Pengamanan

Gubernur menyampaikan beberapa poin penting, salah satunya adalah rencana untuk memberikan solusi bagi para pedagang kaki lima (PKL), Gubernur berjanji akan menyediakan lokasi yang tepat untuk mereka berdagang.

Selain itu, Gubernur menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan bantuan sebesar Rp.20 juta kepada seorang pengemudi ojek online (ojol) yang mengalami kecelakaan dan patah kaki, Gubernur menegaskan bahwa tindakannya ini murni bantuan dan bukan sebuah pencitraan.

Mengenai isu unjuk rasa, Gubernur mengimbau para demonstran untuk tetap tertib dan tidak merusak fasilitas umum.

Baca juga DPRD Kota Bandung Perkuat Komunikasi dengan Warga, Fokus Atasi Pengangguran, Tingkatkan Ekonomi, dan Tata Kota

Gubernur menyatakan bahwa berdasarkan informasi yang ia terima, para demonstran yang berencana datang tidak memiliki aspirasi yang jelas dan kuat, ada indikasi bahwa mereka memiliki niat buruk, seperti menjarah dan mencuri.

Gubernur menegaskan bahwa jika ada massa yang datang tanpa alasan yang jelas, pihaknya siap mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku, dan akan didukung penuh oleh unsur TNI.

Hingga saat ini, kondisi di kantor DPRD Jabar yang berada di lokasi yang sama juga terpantau aman.

Petugas terus memantau perkembangan di lapangan, dan jika terjadi perubahan situasi, akan dilaporkan segera.

(Rama)

Jelang Aksi Unras, Dandim dan Kapolres Sukabumi Gelar Apel Pengamanan

Sukabumi, jurnaltipikor.com/,-Menjelang aksi unjuk rasa yang akan digelar di berbagai titik strategis di Kota Sukabumi, Komandan Kodim 0607/Kota Sukabumi Letkol Czi Indra Gunawan, S.T., M.M. bersama Kapolres Sukabumi Kota menggelar apel bersama persiapan pengamanan.

Aksi tersebut merupakan tindak lanjut dari konsolidasi sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus bersama aliansi mahasiswa dan masyarakat, yang berlangsung malam di Taman Cikondang, Sukabumi. Hasil pertemuan memutuskan aksi digelar pada Senin, 1 September 2025.

Menurut rencana, massa akan mulai bergerak pukul 13.00 WIB dengan dua titik kumpul, yakni di depan Setukpa Polri dan Lapang Merdeka Sukabumi. Selanjutnya, peserta aksi akan melakukan long march dan konvoi menuju empat lokasi utama: Polres Sukabumi Kota, Balai Kota Sukabumi, DPRD Kota Sukabumi, serta kawasan sekitar Setukpa Polri.

Baca juga DPRD Kota Bandung Perkuat Komunikasi dengan Warga, Fokus Atasi Pengangguran, Tingkatkan Ekonomi, dan Tata Kota

Rangkaian aksi akan diisi dengan orasi, penyampaian aspirasi, hingga aksi konvoi yang didukung mobil komando, spanduk, bendera, serta pengeras suara.

Solidaritas untuk Affan Kurniawan, korban dugaan represifitas aparat.
Kritik terhadap tunjangan dan gaji DPR serta evaluasi kunjungan kerja
Sorotan terhadap renovasi Kota Sukabumi
Penilaian terhadap kepemimpinan Kapolri dan Wali Kota Sukabumi.

Aksi ini terbuka untuk berbagai elemen, mulai dari mahasiswa, buruh, pengemudi ojek online (ojol), hingga masyarakat umum. Jumlah peserta belum bisa dipastikan, namun diperkirakan akan dinamis karena banyak pihak menyatakan siap bergabung.

Sementara itu, aparat TNI-Polri memastikan akan mengawal jalannya unjuk rasa agar tetap aman, tertib, dan kondusif.

(Pendim 0607)

 

Wali Kota Bandung Ajak Seluruh Tempat Ibadah Gelar Doa Bersama untuk

BANDUNG, JURNAL TIPIKOR — Menanggapi situasi terkini dan rencana aksi unjuk rasa, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengajak seluruh tempat ibadah di Kota Bandung untuk menggelar doa bersama secara serentak pada Senin, 1 September 2025, pukul 15.30–16.30 WIB.

Ajakan ini bertujuan untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan ketenangan batin, serta menjaga kondisi Kota Bandung tetap kondusif.

Wali Kota Farhan menekankan peran penting doa dalam menghadapi situasi yang dinamis. “Kami mengimbau rumah ibadah di Kota Bandung untuk melakukan doa bersama.

Mari kita panjatkan doa bagi persatuan, pengamanan, dan kenyamanan Bandung sebagai kota tempat kita hidup bersama,” ujarnya di Balai Kota Bandung, Minggu, 31 Agustus 2025.

Baca juga DPRD Kota Bandung Perkuat Komunikasi dengan Warga, Fokus Atasi Pengangguran, Tingkatkan Ekonomi, dan Tata Kota

Inisiatif doa bersama ini tidak hanya ditujukan untuk satu agama, tetapi secara khusus mengedepankan semangat lintas agama.

Farhan menilai, Kota Bandung sebagai kota multikultural memiliki kesempatan untuk menunjukkan semangat persaudaraan yang kuat dengan mengedepankan doa kolektif demi keselamatan bersama.

Lebih lanjut, Farhan menyampaikan bahwa doa bersama adalah salah satu upaya spiritual yang melengkapi ikhtiar lahiriah yang telah dilakukan oleh aparat keamanan dan pemerintah.

“Doa adalah ikhtiar spiritual kita, melengkapi ikhtiar lahir yang dilakukan aparat keamanan dan pemerintah,” tambahnya.

Baca juga Pangdam V/Brawijaya Prihatin atas Insiden Pembakaran Gedung Grahadi, Serukan Pentingnya Jaga Kondusivitas

Melalui kegiatan ini, ia berharap masyarakat dapat lebih tenang, saling menghormati, dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memicu ketegangan.

Doa bersama juga diharapkan dapat mempererat kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat sipil dalam menjaga ketentraman sosial.

(Humas Pemkot Bandung)

DPRD Kota Bandung Perkuat Komunikasi dengan Warga, Fokus Atasi Pengangguran, Tingkatkan Ekonomi, dan Tata Kota

BANDUNG, JURNAL TIPIKOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menyatakan komitmen penuh untuk hadir lebih intensif di tengah masyarakat.

Mulai 1 September 2025, DPRD akan memperkuat komunikasi dengan warga melalui kolaborasi bersama para camat dan aparat kewilayahan guna menyampaikan program-program pemerintah secara langsung.

Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, dalam keterangannya di Balai Kota Bandung, Minggu (31/8/2025), menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari dukungan penuh parlemen kota terhadap upaya Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga Kota Bandung tetap kondusif.

“Mulai besok kami akan lebih banyak berkomunikasi dengan warga. DPRD bersama camat dan aparat kewilayahan akan menyampaikan program-program pemerintah secara langsung,” ujar Asep.

Baca juga Pangdam V/Brawijaya Prihatin atas Insiden Pembakaran Gedung Grahadi, Serukan Pentingnya Jaga Kondusivitas

Asep menambahkan, ada tiga fokus utama yang menjadi perhatian DPRD dalam waktu dekat:

  • Pengurangan angka pengangguran: Melalui dukungan program pelatihan kerja, pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta kolaborasi dengan dunia usaha.
  • Peningkatan ekonomi masyarakat: Dengan penguatan investasi, fasilitasi pasar lokal, serta penciptaan iklim usaha yang ramah bagi pelaku usaha kecil dan menengah.
  • Penataan kawasan perkotaan: Mendorong perencanaan tata ruang yang lebih baik, mengurangi kawasan kumuh, serta memastikan ruang publik yang nyaman dan mudah diakses masyarakat.

“Komunikasi ini penting agar masyarakat mengetahui arah kebijakan pemerintah. Dengan begitu, kepercayaan publik dapat meningkat, dan stabilitas sosial lebih terjaga,” paparnya.

Langkah proaktif DPRD ini diharapkan dapat menjadi jembatan yang memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat, serta menghadirkan solusi konkret bagi permasalahan perkotaan di Bandung.

(Humas Pemkot Bandung)

Kodam III/Siliwangi Gelar Patroli Gabungan Antisipasi Unjuk Rasa

Bandung, jurnaltipikor.com/,-Kodam III/Siliwangi menggelar patroli gabungan dalam rangka mengantisipasi perkembangan situasi terkait kegiatan unjuk rasa di wilayah Kota Bandung, Minggu (31/08/2025).

Patroli dilakukan dengan menyisir sejumlah titik strategis dan objek vital menggunakan kendaraan panser dan taktis, sebagai bentuk kesiapsiagaan aparat TNI dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, S.E., didampingi PJU Kodam III/Slw dan Dandim 0618/Kota Bandung usai rapat Koordinasi di Gedung Sate Bandung, menegaskan bahwa situasi di Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, masih dalam kondisi aman dan kondusif.

“Untuk meyakinkan masyarakat, saya sampaikan bahwa di Bandung maupun di Jawa Barat secara keseluruhan, situasi tetap terkendali. Tidak ada hal mengkhawatirkan. Hubungan dengan aparat kepolisian pun berjalan baik, dan kami siap mendukung penuh seluruh kegiatan pengamanan demi terciptanya suasana aman dan nyaman,” ujar Pangdam.

Baca juga Pangdam V/Brawijaya Prihatin atas Insiden Pembakaran Gedung Grahadi, Serukan Pentingnya Jaga Kondusivitas

Mayjen TNI Kosasih mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumbernya. Ia menekankan agar seluruh lapisan masyarakat tetap menjalani aktivitas seperti biasa.

“Kami minta para pelajar, mahasiswa, maupun pekerja agar melaksanakan kegiatan sehari-hari secara normal. Presiden sudah menegaskan bahwa penyampaian aspirasi harus dilakukan dengan baik, tertib, dan sesuai aturan,” tegas Mayjen TNI Kosasih.

Patroli gabungan tersebut melibatkan satuan-satuan dari berbagai matra TNI, seperti Yon Kav, Yon Armed, Yon Zipur, Arhanud, serta unsur dari Kodim 0618/Kota Bandung yang disiagakan di berbagai titik strategis kota untuk merespons cepat jika terjadi eskalasi.

(Pendam III/Siliwangi).

Pangdam V/Brawijaya Prihatin atas Insiden Pembakaran Gedung Grahadi, Serukan Pentingnya Jaga Kondusivitas

Surabaya, JURNAL TIPIKOR– Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin, menyampaikan keprihatinan mendalam atas terbakarnya sebagian bangunan cagar budaya Gedung Negara Grahadi di Surabaya. Insiden ini terjadi saat aksi unjuk rasa pada Sabtu (30/8) malam.

Mayjen Rudy menyatakan bahwa Grahadi adalah salah satu warisan budaya kebanggaan masyarakat Surabaya dan Jawa Timur. “Kita sangat prihatin, ini adalah salah satu cagar budaya yang merupakan kebanggaan masyarakat Surabaya,” ujar Mayjen Rudy saat meninjau langsung kondisi Gedung Grahadi pada Minggu pagi.

Ia menjelaskan bahwa Gedung Negara Grahadi telah digunakan sejak tahun 1930-an, dan bahkan bangunan induknya sudah berdiri sejak tahun 1700-an. Namun, aksi anarkis oleh segelintir oknum yang melempar bom molotov mengakibatkan api membakar bagian atas gedung di sisi barat.

Baca juga Anniversary Taximo Ke-35, Tedi Setiadi Ucapkan “Selamat Ulang Tahun, Tetap Solid Dan Junjung Tinggi Nilai-Nilai Sosial Serta Kebersamaan”

Beruntungnya, api tidak sampai menjalar ke bangunan induk.
Menyikapi peristiwa ini, Mayjen Rudy menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas dan tidak mudah terprovokasi agar kejadian serupa tidak terulang.

“Saya dengan kerendahan hati memohon dengan sangat untuk masyarakat, adik-adik semua, saudara-saudara, rekan-rekan, tolong betul-betul jaga kondusivitas, jangan mudah terprovokasi, jangan anarkis karena dampaknya sangat luar biasa,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat Surabaya dan Jawa Timur untuk menyalurkan aspirasi secara tertib kepada pemerintah.

Baca juga Pemdes Pondokkaso Landeuh Gelar Acara Syukuran Hari jadi Desa Ke-61, Masyarakat Sangat Antusias

Terkait arahan dari Presiden, Mayjen Rudy memastikan bahwa jajaran TNI dan Polri akan terus bersinergi untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Sinergi ini akan melibatkan peran aktif masyarakat untuk mencegah masuknya provokator.

“Kita tidak mau disusupi, kita tidak mau diprovokasi, sehingga peran serta dari masyarakat di tempat masing-masing sangat kita butuhkan. Tolong betul-betul kita jaga rumah kita,” pungkas Mayjen Rudy.

Pada Sabtu malam, sekitar pukul 21.38 WIB, bagian sisi barat Gedung Negara Grahadi dibakar oleh massa anarkis. Insiden ini terjadi sekitar satu setengah jam setelah Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menemui para demonstran.

Ratusan demonstran tetap bertahan di depan gedung hingga pukul 22.30 WIB, sementara suara ledakan petasan terus terdengar.

(Antara)

Anniversary Taximo Ke-35, Tedi Setiadi Ucapkan “Selamat Ulang Tahun, Tetap Solid Dan Junjung Tinggi Nilai-Nilai Sosial Serta Kebersamaan”

Sukabumi,jurnaltipikor.com/,-Agro Wisata Gunung Wayang yang berada di Desa Gunung Endut, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, menjadi lokasi dilaksanakannya perayaan Anniversary Taximo yang ke-35 tahun, pada Minggu (31/08/2025).

Acara anniversary ke-35 Taximo tersebut dihadiri oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Gerindra, Tedi Setiadi, yang juga menjabat sebagai Pembina dalam struktural Taximo.

Kehadiran Tedi Setiadi dalam acara anniversary Taximo ke-35 memberikan energi positif dan juga menambah semangat bagi seluruh anggota Taximo.

Baca juga Pemdes Pondokkaso Landeuh Gelar Acara Syukuran Hari jadi Desa Ke-61, Masyarakat Sangat Antusias

Tedi Setiadi memberikan apresiasi yang tinggi kepada Taximo. Karena, Taximo konsisten selalu melakukan berbagai macam kegiatan Bhakti Sosial (Baksos) yang dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Selamat Ulang Tahun Taximo yang ke-35 tahun. Semoga, Taximo kedepannya dapat semakin solid dan dapat terus menjunjung tinggi nilai-nilai sosial juga dapat memperkuat kebersamaan sehingga nantinya dapat lebih banyak bermanfaat bagi keluarga besar Taximo dan juga masyarakat,”ucapnya.

Dilokasi yang sama, Eko Wijaya, selaku Ketua Umum Taximo Sukabumi, menyampaikan ucapan rasa syukur dan juga terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung baik itu berupa moril maupun materil sehingga anniversary Taximo ke-35 dapat terselenggara dengan lancar dan juga meriah.

“Syukur Alhamdulillah, Terimakasih banyak kepada semua yang sudah ikut andil mensupport anniversary Taximo ke-35 tahun ini sehingga dapat terlaksana dengan lancar dan meriah,” ungkapnya.

Baca juga DPP FKDT Mendukung Kapolri Untuk Menindak Aksi Anarkis Yang Merusak Fasilitas Umum

Lanjutnya, acara ini dapat berlangsung karena adanya semangat kebersamaan dan juga sinergi dari seluruh anggota dengan penuh ketulusan. Dimana Taximo adalah wadah persatuan dari berbagai wilayah, yang berkomitmen melakukan kegiatan bhakti sosial dan aksi kemanusiaan yang dapat langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Eko Wijaya pun mengajak kepada seluruh anggota Taximo di berbagai daerah untuk terus mempererat persatuan dan juga menjaga solidaritas.

“Kita harus tetap satu rasa, lebih peka terhadap kondisi masyarakat, serta tidak
mudah untuk terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah sesama anggota Taximo,”pungkasnya.

(Rama)

Pemdes Pondokkaso Landeuh Gelar Acara Syukuran Hari jadi Desa Ke-61, Masyarakat Sangat Antusias

Sukabumi,jurnaltipikor.com/-Pemerintah Desa (Pemdes) Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, menggelar acara Syukuran Hari Jadi Desa Pondokkaso Landeuh yang ke-61, acara berlangsung di lapang sepakbola Warung Ceuri, pada Minggu (31/ 08/2025).

Syukuran hari jadi Desa Pondokkaso Landeuh tersebut mengusung tema "Membangun Desa, Memajukan Negri, Kujaga, kurawat, Kubangun Desaku, Landeuh Makin Dipika Deudeuh".

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, S.E., Kepala Dinas DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa), Drs. Gun Gun Gunardi, M.A.P., Camat Parungkuda, Kurnia Lismana, AP., Aparatur Desa, Ketua TP PKK, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda serta masyarakat Desa Pondokkaso Landeuh.

Baca juga DPP FKDT Mendukung Kapolri Untuk Menindak Aksi Anarkis Yang Merusak Fasilitas Umum

Dalam acara tersebut ditampilkan berbagai macam kegiatan seperti acara adat, senam bersama, tari-tarian,berbagai macam perlombaan, Gerakan Pangan Murah (GMP), Pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk), Pemberian Kursi Roda, serta pembagian Doorprize.

Ujang Sopandi, selaku Kepala Desa Pondokkaso Landeuh, dalam sambutannya menyampaikan akan pentingnya sebuah sinergitas antara Pemdes dan masyarakat guna tercapainya cita-cita bersama dan bisa memberikan yang terbaik untuk desa.

“Ahamdulillah, hari ini Minggu tanggal 31 Agustus 2025 kita bisa merayakan acara Syukuran Hari Jadi Desa Pondokkaso Landeuh yang ke-61. Dimana, kegiatan ini bisa terlaksana dan sukses berkat kerjasama dari semua pihak,” ucapnya.

Baca juga Kapolri dan Panglima TNI Siapkan Langkah Tegas Atasi Aksi Anarkis, Pastikan Pemulihan Keamanan Nasional

Ujang Sopandi pun mengucapkan banyak terimakasih atas support yang telah diberikan oleh Muspika Kecamatan Parungkuda dan juga Masyarakat Desa Pondokkaso Landeuh.

“Saya selaku Kepala Desa Pondokkaso Landeuh mengucapkan terimakasih kepada Muspika Kecamatan Parungkuda yang sudah mendukung acara ini, dan juga Kepada Masyarakat Desa Pondokkaso Landeuh yang telah menyumbangkan tenaga, pikiran maupun materinya, semoga menjadi keberkahan buat kita semua,” tutupnya.

Sementara itu, di lokasi yang sama,Ketua Panitia Hari Jadi Desa Pondokkaso Landeuh, Syadewa Prasetyo, mengatakan bahwa berbagai persiapan untuk mensukseskan Hari Jadi Desa Pondokkaso Landeuh ke-61 dimulai dengan pembentukan panitia dan rencana kegiatan.

“Hampir satu bulan kami mempersiapkan hingga terlaksananya acara ini. Alhamdulillah, antusias warga untuk mensukseskan acara ini begitu tinggi dan itu bisa dilihat dari hadirnya ribuan warga di acara Hari Jadi Desa Pondokkaso Landeuh ke-61 ini,” ujarnya.

Baca juga Kemkomdigi Tegaskan Tidak Ada Pembatasan Liputan Demonstrasi bagi Media Massa

Lanjut Syadewa, kami sangat mengapresiasi atas partisipasi dan juga antuasias warga dalam mensukseskan kegiatan HUT Desa Pondokkaso Landeuh ke-61 tahun ini.

“Semoga kedepannya acara Hari Jadi Desa Pondokkaso Landeuh bisa lebih meriah lagi dan semua pihak yang ada di wilayah Desa Pondokkaso Landeuh diharapkan bisa lebih all out lagi dalam memeriahkan Hari Jadi Desa Pondokkaso Landeuh ditahun mendatang,”pungkasnya.