NasDem Jabar & Dedi Mulyadi Bertemu di Papandayan: Bukan Sekadar Opor Ayam, Tapi ‘Menu’ Pembangunan 2029!
BANDUNG, JURNAL TIPIKOR – Suasana hangat Idulfitri di Hotel Papandayan, Kota Bandung, pada Jumat (17/4/2026) berubah menjadi panggung diskusi strategis bagi masa depan Jawa Barat.
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Barat menggelar Halalbihalal yang tidak hanya menyambung silaturahmi, tetapi juga mengunci komitmen kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
- Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci, antara lain:
Mamat Rachmat (Ketua DPW NasDem Jabar) - Saan Mustopa (Wakil Ketua Umum NasDem)
- Dedi Mulyadi (Gubernur Jawa Barat)
- Jajaran pejabat Pemprov Jabar (Kadis Kominfo Ade Komar & Kepala Kesbangpol Wahyu Mijaya)
- Dra. Hj. Tia Fitriani (Anggota DPRD Jabar Fraksi NasDem) serta ribuan kader se-Jawa Barat.
Baca juga Anggaran Melejit ke Rp171 Triliun, KPK Endus 8 Celah Korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis
Melampaui Politik Praktis: Visi Kesetaraan
Ketua DPW NasDem Jabar, Mamat Rachmat, menegaskan bahwa pertemuan ini adalah langkah konkret untuk menyelaraskan “jam tangan” antara partai dan eksekutif.
“Fokus kami bukan politik praktis sesaat, tapi bagaimana mengolaborasikan cita-cita bersama, terutama dalam mewujudkan kesetaraan di bidang pendidikan dan kesehatan,” ujar Mamat.
Dedi Mulyadi: Keadilan Adalah Harga Mati
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan sinyal kuat mengenai arah pembangunannya ke depan. Ia menekankan bahwa keadilan sosial harus dirasakan hingga ke pelosok desa, bukan hanya dinikmati warga perkotaan.
- Distribusi Ekonomi: Memastikan kue ekonomi tidak menumpuk di satu titik.
- Infrastruktur Merata: Akses jalan dan fasilitas publik yang setara.
- Layanan Dasar: Standarisasi fasilitas pendidikan dan kesehatan di seluruh wilayah Jabar.
“Fasilitas pendidikan, kesehatan, dan ekonomi tidak boleh menumpuk di satu wilayah saja. Semua harus merasakan keadilan,” tegas Gubernur yang akrab disapa Kang Dedi tersebut.
Menakar Kekuatan Menuju 2029
Di balik nuansa kekeluargaan, Wakil Ketua Umum NasDem, Saan Mustopa, tidak menampik bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari konsolidasi jangka panjang menuju Pemilu 2029.
Menurut Saan, kehadiran Gubernur Jabar di acara internal partai merupakan simbol kuat adanya sinergi tanggung jawab dalam membangun daerah.
NasDem berkomitmen menggerakkan seluruh jaringan politiknya untuk menjadi mesin penggerak pembangunan di Jawa Barat.
(Her)

