SURVEI INDOCPOLLS: SESKAB TEDDY PUNCAKI KINERJA MENTERI, NUSRON WAHID TERLEMPAR DI DASAR!
JAKARTA, JURNAL TIPIKOR – Menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, peta evaluasi Kabinet Merah Putih menunjukkan kontras yang mencengangkan. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya tampil sebagai “bintang lapangan” dengan tingkat kepuasan tertinggi, sementara Menteri ATR/BPN Nusron Wahid harus menelan pil pahit sebagai pejabat dengan penilaian terendah.
Seskab Teddy > Nusron Wahid, setuju?
Jika publik yang berbicara, jawabannya adalah ya. Berdasarkan hasil survei Indonesia Center for Politics & Law Studies (IndocPolls) pada 15–20 Oktober 2026, Teddy meraup persetujuan 15,8%, sementara Nusron hanya mendapat 0,17%. Sebuah jurang pemisah yang menjadi tamparan keras bagi oktroi kebijakan di ujung tombak pertanahan nasional.
Direktur Komunikasi IndocPolls, Taufik Ch, menegaskan bahwa posisi Teddy bukan sekadar kebetulan, melainkan buah dari kerja senyap yang berdampak.
“Seskab Teddy dinilai unggul terkait posisi strategisnya yang sangat dekat dengan Presiden Prabowo dan tugasnya untuk menjembatani koordinasi dengan jajaran menteri dan pejabat lainnya. Teddy berhasil menjadi ‘mesin sinkronisasi’ yang efektif di mata publik,” ujar Taufik dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (30/10/2026).
Di bawah Teddy, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menempati posisi “runner-up” dengan 13,6%, disusul Mendikdasmen Abdul Mu’ti di posisi ketiga dengan 6,5%.
Alarm Bahaya di Papan Bawah
Berbeda dengan panggung atas, posisi “juru kunci” yang ditempati Nusron Wahid menjadi sorotan tajam. Taufik menyebut publik hari ini sangat kritis dan tidak mentolerir tumpukan masalah yang menyeret institusi.
“Rendahnya penilaian terhadap Nusron adalah alarm bahaya. Sorotan publik terhadap sejumlah persoalan hukum yang menyeret pejabat di lingkungan Kementerian ATR/BPN menjadi beban berat yang langsung berdampak pada kepercayaan publik,” tegas Taufik.
Nasib serupa juga menimpa Menteri PU Dody Hanggodo yang tersungkur di papan bawah (0,25%). Penilaian buruk terhadap Dody tidak lepas dari kontroversi sikapnya terhadap internal kementerian serta polemik perjalanan dinas ke Amerika Serikat yang memancing amarah publik.
Rapor Merah Kabinet Merah Putih
Survei yang melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui wawancara tatap muka (*multistage random sampling*, “margin of error” ±2,9%, kepercayaan 95%) ini membuktikan bahwa publik bekerja dan mereka sedang mengawasi.
“Penilaian buruk terhadap sejumlah menteri dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari eksekusi program yang lambat, kebijakan yang tidak populis, hingga pernyataan pejabat yang memunculkan kontroversi di ruang publik. Ini adalah sinyal bagi Istana untuk melakukan reshuffle atau evaluasi total,” tutup Taufik.
Sebanyak 4,8 persen responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab, menyisakan 95,2% suara publik yang menuntut kerja nyata, bukan sekadar janji.
DAFTAR LENGKAP PERINGKAT KINERJA MENTERI KABINET MERAH PUTIH
(Berdasarkan Survei IndocPolls, 15-20 Oktober 2026)
PAPAN ATAS (The Winners)
1. Seskab Teddy Indra Wijaya: 15,8%
2. Mentan Amran Sulaiman: 13,6%
3. Mendikdasmen Abdul Mu’ti: 6,5%
4. Mensesneg Prasetyo Hadi: 5,2%
5. Menkes Budi Gunadi Sadikin: 3,8%
6. Menag Nasaruddin Umar: 3,5%
7. Menko Infrastruktur AHY: 3,3%
8. Men ESDM Bahlil Lahadalia: 2,7%
9. Menpora Erick Thohir: 2,1%
10. Menhan Sjafrie Sjamsoeddin: 2,0%
PAPAN TENGAH
11. Menteri HAM Natalius Pigai: 1,8%
12. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto: 1,7%
13. Menlu Armanatha Nasir: 1,5%
14. Menko Polkam Dudung Abdurachman: 1,2%
PAPAN BAWAH (The Losers)
15. Menkop Ferry Juliantono: 0,42%
16. Menaker Yassierli: 0,42%
17. Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono: 0,42%
18. Menteri LH Moh Jumhur Hidayat: 0,42%
19. Menhub Dudy Purwagandhi: 0,42%
20. Mendes Yandri Susanto: 0,33%
21. Menteri Perumahan Maruarar Sirait: 0,33%
22. Menparekraf Widiyanti Putri Wardhana: 0,33%
23. Menteri PU Dody Hanggodo: 0,25%
24. Menteri ATR/BPN Nusron Wahid: 0,17%
(TIDAK TAHU/TIDAK MENJAWAB: 4,8%)
Sumber : Suara.com
Editor: Azi

