Lahir dari Rahim Bandung, Tarung Derajat Guncang Kota Kembang: Tiga Guru Besar Hadirkan Semangat Baru, Linmas Dijadikan Garda Keamanan Terlatih

BANDUNG, JURNAL TIPIKOR– Gelora bela diri asli Indonesia, Tarung Derajat, kembali membuktikan bahwa identitasnya tak terpisahkan dari tanah kelahirannya, Kota Bandung. Dalam sebuah momentum penyatuan visi yang dihadiri oleh tiga pilar utama—Sang Guru Badai Meganegara Drajat, S.Si., Sang Guru Rimba Dirgantara Dradjat, SE., dan Sang Guru Dara Mentari Putri Dradjat, SH.—semangat para atlet dan pengurus Pengcab Tarung Derajat Kota Bandung membara lebih dari sekadar olahraga, melainkan sebuah gerakan sosial dan keamanan.

Kehadiran ketiga tokoh sentral ini bukan sekadar simbolis, melainkan menjadi bahan bakar bagi komitmen baru Pengurus Cabang (Pengcab) di bawah kepemimpinan H. Asep Robin, SH., MH. untuk melakukan revolusi tata kelola dan pembinaan.

Revolusi Fasilitas: Sekretariat 1.000 Meter Persegi sebagai “Rumah Kedua” Atlet

Menjawab kebutuhan atlet akan tempat latihan yang memadai dan profesional, Pengcab Tarung Derajat Kota Bandung tidak main-main. Mereka telah menyiapkan sekretariat baru yang megah seluas lebih dari 1.000 meter persegi di lantai 3 Gedung BTM.

“Ini bukan sekadar kantor. Ini adalah markas. Tempat ini terbuka 24 jam untuk seluruh anggota dan atlet, baik untuk latihan rutin maupun persiapan matang (Training Camp). Kami ingin memastikan setiap tetes keringat atlet tersalurkan di fasilitas terbaik,” tegas H. Asep Robin.

Baca juga Cobra Muaythai Cimahi Persembahkan 7 Medali untuk Kota Cimahi di Kejurnas Muaythai Indonesia 2026

Lebih dari itu, Asep Robin menegaskan bahwa prestasi fisik harus sejalan dengan kecerdasan intelektual. Pengcab berkomitmen penuh mendorong atlet berprestasi untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang sarjana melalui dukungan fasilitas dan program beasiswa khusus. “Atlet kami tidak hanya tangguh di arena, tapi juga cerdas di bangku kuliah,” tambahnya.

Strategi Keamanan Nyata: 151 Kelurahan, 151 Garda Linmas Bela Diri

Langkah paling menohok dan berdampak luas datang dari rencana strategis Pengcab untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bandung. Targetnya jelas dan ambisius: membekali seluruh anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) di 151 kelurahan se-Kota Bandung dengan kemampuan bela diri Tarung Derajat.

Ini bukan sekadar pelatihan formalitas. Ini adalah upaya konkret menciptakan ekosistem keamanan lingkungan dari akar rumput. Dengan Linmas yang terlatih secara fisik dan mental, diharapkan tindak kejahatan seperti perampokan dapat dicegah sejak dini, menciptakan rasa aman yang nyata bagi warga.

“Kami ingin berkontribusi nyata menjaga kondusivitas Kota Bandung. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab bersama yang dimulai dari lingkungan terdekat,” ujar Asep Robin.

Baca juga Naturalisasi Bukan Obat Manjur: DPR Tegur Keras Kegagalan Timnas, Sebut Potensi Anak Bangsa Terabaikan Demi “Jalan Pintas”

Dukungan Penuh Wali Kota: “Ini Kebanggaan Kita Bersama”

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif berani ini. Beliau menyoroti peran vital ketiga Sang Guru yang telah membesarkan nama Tarung Derajat hingga diakui secara nasional.

“Tarung Derajat lahir dari rahim Kota Bandung. Ini adalah DNA kita, kebanggaan kita bersama yang wajib kita tunjukkan ke kancah nasional maupun internasional,” tegas Farhan.

Pemerintah Kota Bandung menyatakan siap mendukung penuh rencana pelatihan bela diri bagi Linmas. Sinergi antara organisasi olahraga dan pemerintah daerah ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkokoh ketertiban masyarakat sekaligus melestarikan warisan budaya bela diri lokal.

Baca juga Terungkap dari Pengembangan Kasus, Polsek Mandau Bongkar Peredaran Sabu dan Ekstasi di Air Jamban, Tiga Pelaku Diamankan

Menuju Tuan Rumah Kejuaraan Nasional 2026

Dengan fondasi yang semakin kuat, Pengcab Tarung Derajat Kota Bandung kini mengarahkan pandangan ke dua ajang bergengsi: Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat pada November 2026 dan Kejuaraan Nasional Tarung Derajat pada Desember 2026, di mana Kota Bandung akan bertindak sebagai tuan rumah.

Pesan Asep Robin kepada para atlet singkat namun menusuk jiwa: “Tetap semangat, kuat, dan percaya diri. Ingat, Tarung Derajat lahir di sini. Jangan biarkan nama besar kota ini ternoda di arena sendiri.”

Latihan gabungan akbar ini direncanakan menjadi agenda rutin dua kali setahun, menjadi momen sakral untuk menyatukan visi, memantapkan strategi bertarung, dan memperkuat sinergi antar-atlet serta dengan pemerintah daerah.

Tarung Derajat tidak lagi sekadar bertanding; mereka sedang membangun benteng keamanan dan mencetak generasi unggul dari jantung Kota Bandung.

(Red)

One thought on “Lahir dari Rahim Bandung, Tarung Derajat Guncang Kota Kembang: Tiga Guru Besar Hadirkan Semangat Baru, Linmas Dijadikan Garda Keamanan Terlatih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *