
Sukabumi, Jurnaltipikor.com,-Adanya keluhan dan aduan masyarakat terkait tumpukan sampah yang dibuang sembarangan di Jalur Lingkar Selatan (Jalur), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi merespon cepat dengan mengangkut dan membersihkan wilayah jalur dari sampah.
Tim gabungan pun dari DLH beserta jajaran terkait diterjunkan langsung ke lokasi yang berada di samping Rumah Makan (RM) H. Didi Tahu Sumedang, Mangkalaya, Cisaat, untuk dulakukan pembersihan total dan pengamanan area dengan memasang banner bertuliskan “GA MALU YA BUANG SAMPAH DISINI ? KATANYA CINTA LINGKUNGAN ?”.
Aksi gerak cepat ini merupakan tindak lanjut dari kondisi memprihatinkan yang sempat viral, di mana tumpukan sampah sepanjang 5 meter menebar aroma tak sedap dan mengancam kesehatan masyarakat serta pengguna jallan.
Selain mengangkut sampah, petugas juga memasang spanduk larangan keras membuang sampah sebagai upaya preventif agar lokasi tersebut tidak kembali menjadi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, S.Sos., KP., M.Si., menyampaikan bahwa tindakan pembersihan hari ini merupakan bagian dari tanggung jawab DLH. Namun, Nunung mengingatkan bahwa solusi permanen ada pada kesadaran masyarakat.
“Buat masyarakat diharapkan untuk tidak buang sampah ditempat yang bukan tempatnya, sehingga tidak menjadi tempat pembuangan sampah liar,” ujarnya.
Numung pun menjelaskan, bahwa DLH tidak bisa bekerja sendirian. Perlu ada sinergi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga itu sendiri.
“Tim dari DLH akan bekerjasama dengan berbagai pihak, baik Pemerintah Desa ataupun Tokoh Masyarakat untuk selalu sosialisasi jaga kebersihan lingkungan. Diharapkan jangan sampai buang sampah sembarangan untuk menciptakan Sukabumi yang sehat,” tambahnya.
Nunung pun berharap, masyarakat dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya untuk tidak membuang sampah sembarangan karena efeknya akan berdampak luas baik itu kepada keindahan dan kenyamanan lingkungan bahkan samapai kepada kesehatan.
“Semoga masyarakat dapat meningkatkan kesadaran akan kebersihan lingkungan salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sehingga masyarakat dapat terlindungi dari berbagai penyakit serta memberikan support agar lingkungan bersih menuju Sukabumi Mubarokah (Maju, Unggul, Berbudaya dan Berkah),” harapnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (Sekdis DLH) Kabupaten Sukabumi, Yamin, memberikan rincian teknis mengenai upaya yang telah dilakukan. la mengungkapkan, bahwa pembersihan di titik sebenarnya sudah dilakukan berulang kali, namun kesadaran oknum masyarakat yang rendah membuat sampah kembali menumpuk.
“Beberapa waktu yang lalu kita sudah melakukan upaya kolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Cisaat dan Pemerintah Kecamatan Gunung Guruh, serta 4 Pemerintah Desa di sekitar lokasi. Saat itu saja sudah terangkat sampah sebanyak 4 Dump Truck,” Jelasnya.
Baca juga TOK! DPR DAN PEMERINTAH BATAL REVISI UU PILKADA, TEGASKAN RAKYAT TETAP MEMILIH LANGSUNG
Terkait aksi hari ini, Yamin pun menjelaskan, bahwa pemasangan spanduk imbauan yang dipasang merupakan langkah awal. Namun, ia menekankan perlunya realisasi janji dari pihak Pemerintah Desa untuk mengubah wajah lokasi tersebut.
“Rencana awalnya akan ada upaya lanjutan dari Pemerintah Desa sekitar lokasi untuk melakukan pemagaran dengan pagar bambu dan merubah lokasi menjadi taman yang ditanami bunga. Namun, penanganan tersebut sepertinya belum terealisasikan oleh Pemerintah Desa setempat, sehingga sampah kembali menumpuk seperti kondisi kemarin,” bebernya.
Yamin juga secara jujur mengakui adanya kendala internal yang menghambat kecepatan pelayanan.
“Memang perlu upaya kolaboratif serta penegakan hukum lingkungan, terutama di tengah segala keterbatasan kedaruratan armada sampah Kabupaten Sukabumi yang kita hadapi saat ini” pungkasnya.
Problem sampah adalah tanggung jawab bersama bukan hanya pemerintah daerah saja. Masyarakat secara individu dan produsen produk pun harus ikut andil dalam menjaga lingkungan agar lingkungan tetap bebas dari sampah.
Jangan sampai Kabupaten Sukabumi khususnya ternoda oleh pemandangan adanya tumpukan sampah ditempat pembuangan sampah liar yang menimbulkan aroma tak sedap sehingga dapat merusak Citra Kabupaten Sukabumi.
Alamsyah (Rama)



Nhà cái QQ88 nổi bật với casino live, slot đổi thưởng và cá cược thể thao vận hành mượt mà.
**mitolyn official**
Mitolyn is a carefully developed, plant-based formula created to help support metabolic efficiency and encourage healthy, lasting weight management.