Disebut Wartawan Abal-abal, Surti Megawati adukan kasusnya ke APH dan BKD DPRD Kota Bekasi

Bekasi, JURNAL TIPIKOR–Tak kenal lelah memperjuangkan marwah profesi nya sebagai jurnalis, Surti Megawati salah satu wartawati media online ini melaporkan anggota DPRD Kota Bekasi dr.Janet Aprilia yang dituding melecehkan dirinya dengan menyebut wartawan abal-abal di sejumlah media sosial termasuk di Whatsapp.

Wanita yang biasa disapa Mega ini mendatangi ruangan Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRD Kota Bekasi  untuk melaporkan kasus yang menimpa dirinya

“Saya mau melaporkan ibu Janet ke BKD DPRD Kota Bekasi mengingat beliau adalah anggota dewan yang seharusnya menjaga sikap pada masyarakat termasuk wartawan,” ucap Mega pada media. Kamis (22/6/2023).

Layangkan Laporan Ke APH, L-BPKP Pertanyakan Sejumlah Proyek diduga Bermasalah di Wajo

Dirinya menyebut ada berkas yang harus dilengkapi sehingga tadi sempat diskusi dengan staf di BKD DPRD Kota Bekasi.

Mega menegaskan, keseriusannya dalam memperjuangkan martabat jurnalis.” Karena dia (janet) kan tidak menyebut oknum wartawan ke saya sebagai wartawan abal-abal.

Jadi tuduhan itu bisa ditujukan ke semua orang yang berprofesi sebagai wartawan,” tuturnya.

Mega menceritakan, dirinya bukan satu-satu nya media yang memberitakan kasus laporan dugaan pelecehan pada staf perempuan di klinik kecantikan milik dr Janet, yang dilakukan seorang pria teman dari dr Janet.

“Saya membuat berita sebuah peristiwa pelaporan di Polres Metro Bekasi Kota terkait dugaan pelecehan sexual yang diadukan oleh seorang staf di klinik kecantikan milik dr Janet, tapi cuma saya yang diserang oleh dia baik di media sosial maupun langsung japri ke WA saya, Kenapa begitu marah nya dia saya heran aja,” tuturnya.

JMHI : Usut-Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Dak Senilai 39 M di Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan

Dirinya pun sudah melaporkan kasus nya tersebut ke Mabes Polri. Tapi oleh Mabes Polri di teruskan penanganannya ke Polres Metro Bekasi Kota.

Laporan dibuat sejak Desember 2022 tapi hingga kini proses nya berlarut, larut.” Pernah saya diundang ke Polres Metro Bekasi Kota untuk dimediasi dengan beliau (dr.Janet). Tapi saya tidak mau hadir.

Karena saya pikir buat apa juga dimediasi. Karena motifasi saya bukan uang,” tegas Mega.

Dirinya membantah pernah meminta sejumlah uang ke dr Janet. “Kalau saya pernah minta uang, ngapain saya lapor ke polisi sama dengan membuka aib sendiri.

“Jadi ga pernah saya meminta uang. Saya katakan sekali lagi ini soal harga diri saya sebagai jurnalis, yang sudah dihina,” tandasnya.

JT-GLB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *