
JAKARTA, JURNAL TIPIKOR – Menjelang kembali beroperasinya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (31/3), Badan Gizi Nasional (BGN) tampaknya harus menjalankan peran tambahan: menjadi “pawang” bagi para mitra yang lebih bernafsu membesarkan angka tagihan ketimbang membesarkan nilai gizi anak bangsa.
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, mengeluarkan peringatan keras bagi para mitra yang mencoba “bermain akrobat” dengan anggaran.
BGN menegaskan tidak akan menoleransi mitra yang melakukan mark-up harga bahan baku secara gila-gilaan, apalagi yang berani menekan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Sudah dikasih insentif, masih saja nakal mark-up harga bahan baku. Mitra yang demikian tidak akan pernah puas,” sindir Nanik di Jakarta, Senin (30/3).
Menu Besok: Gizi untuk Anak, Sanksi untuk Penilep
BGN mengingatkan bahwa anggaran per porsi MBG berada di angka Rp8.000 hingga Rp10.000. Bagi mitra yang merasa angka tersebut masih kurang dan mencoba “memalak” anggaran melalui penggelembungan harga, BGN telah menyiapkan “menu khusus” berupa skorsing (suspend) operasional selama satu minggu tanpa insentif.
Baca juga Nasionalisme Tanpa Taring: Generasi Akan Terseret, Bangsa Bisa Tergantikan
Sanksi ini menyasar pelanggaran berat, di antaranya:
- Mark-up harga ugal-ugalan pada bahan baku.
- Intervensi atau penekanan terhadap Kepala SPPG, pengawas gizi, maupun pengawas keuangan.
- Praktik monopoli dengan menjadi pemasok tunggal secara sepihak.
Sanksi: Tobat dalam Seminggu
Langkah suspend satu minggu ini bukan sekadar istirahat, melainkan masa refleksi bagi mitra untuk memilih: bekerja secara profesional atau angkat kaki dari program. Selama masa tersebut, mitra diwajibkan membuat pernyataan tertulis untuk tidak mengulangi praktik lancung mereka.
“Kita suspend satu minggu sampai mereka membuat pernyataan tidak mark-up harga dan tidak monopoli. Itu pelanggaran berat,” tegas Nanik.
Peringatan ini menjadi sinyal kuat bahwa MBG bukan ladang “bancakan” baru. BGN berharap seluruh SPPG beroperasi dengan integritas tinggi besok pagi, memastikan bahwa setiap rupiah yang keluar benar-benar berubah menjadi protein di piring siswa, bukan sekadar angka di rekening mitra yang “lapar” berlebihan.(*)




Vào OK9 giải trí lúc rảnh thấy khá chill và nhẹ đầu
Relax ghê
Không áp lực
Anh em thử nha 😌