
Penampakan jalan sepanjang Jl. Setiabudi yang menjadi sorotan warga net, Poto : Jurnal Tipikor
BANDUNG, JURNAL TIPIKOR – Lupakan Trans Studio atau keriuhan Braga. Pemerintah Kota Bandung baru saja meresmikan wahana uji nyali paling real di sepanjang Jl. Setiabudhi arah Simpang Cihampelas-Ciumbuleuit. Tanpa tiket masuk, warga kini bisa menikmati sensasi jatuh bangun yang sebenarnya.
Aspal “Limited Edition” dan Konsep Blind Test
Bukan sembarang aspal, jalur ini mengusung konsep “Visual Aesthetic vs Reality”. Di media sosial, Bandung mungkin terlihat penuh bunga dan lampu hias, tapi di Setiabudhi, Anda akan menemukan instalasi seni berupa lubang-lubang artistik yang siap melahap velg motor Anda dalam sekejap.
Bahkan, pemkot tampaknya sangat peduli dengan pertumbuhan indra keenam warga. Dengan fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) yang “hemat energi” (baca: mati), pengendara diajak melakukan blind test setiap malam. Siapa yang berhasil menghindar, dia yang menang. Siapa yang terperosok? Anggap saja itu kontribusi untuk kesejahteraan bengkel velg lokal.
Highlight Fasilitas “Butut”:
- Pijat Refleksi Kendaraan: Getaran hebat sepanjang jalan dijamin merontokkan baut-baut motor yang sudah longgar.
- Zona Diet Adrenalin: Tak perlu kopi, melintas di sini saat hujan dijamin bikin jantung berdegup kencang karena lubang yang menyamar jadi genangan.
- Samsat & BPJS Challenge: Sudah ada laporan korban wanita yang kendaraannya hancur. Sebuah cara unik untuk mengetes kecepatan klaim asuransi warga secara langsung.
Masa Depan: Menuju Bandung Kota Seribu Lubang?
Selagi dinas terkait mungkin sedang sibuk memilih filter Instagram yang pas untuk taman kota, warga disarankan tetap waspada. Jangan lupa siapkan doa sebelum lewat, karena di Setiabudhi, keberuntungan lebih berharga daripada SIM dan STNK.
“Kenapa harus aspal mulus kalau jalan bergelombang bisa bikin kita lebih ingat Tuhan?” celetuk salah satu netizen di kolom komentar yang sudah bosan menunggu perbaikan.
Sumber : Sekitarbandung.com
Editor : Azi



