
Wah, kalau Amerika sama Iran beneran “gelut” lagi, biasanya kan urusannya berat tuh—minyak lah, nuklir lah, atau sanksi ekonomi. Tapi mari kita geser sedikit ke arah yang lebih receh tapi krusial bagi harga diri bangsa.
Berikut adalah beberapa skenario humor kalau mereka perang memperebutkan hal-hal yang tidak terduga:
- Rebutan Hak Paten “Nasi Kebuli vs Nasi Biryani”
Bayangkan intelijen CIA dikerahkan bukan untuk cari uranium, tapi untuk nyuri resep rahasia rempah-resep keluarga di Tehran.
Amerika: “Kami butuh demokrasi di dapur Anda! Nasi ini terlalu enak untuk tidak dipasarkan lewat fast food chain!”
Iran: “Langkahi dulu piring kami! Kalian cuma tahu cara pakai saus tomat dan keju lembaran!”
Hasilnya: Perang urat syaraf di kolom komentar Instagram, penuh emoji bendera dan foto makanan yang bikin laper seluruh dunia. - Memperebutkan “Username” Media Sosial
Perang pecah gara-gara akun @RealPersia atau @TheBestEagle ternyata sudah di-tag sama remaja di Isfahan, sementara Pentagon mau pakai nama itu buat akun divisi baru mereka.
Strategi: Amerika meluncurkan serangan cyber berupa spam iklan diskon burger, dibalas Iran dengan memutus koneksi dan menggantinya dengan video tutorial bikin karpet terbang (secara metaforis). - Rebutan Siapa yang Paling “Drama” di Berita
Dua negara ini kan hobi banget bikin pernyataan yang jeder-jeder di TV.
Pentagon: “Kami punya kapal induk!”
Tehran: “Kami punya rudal yang namanya lebih keren dari nama anak kalian!”
Plot Twist: Ternyata mereka cuma rebutan rating jam tayang utama di CNN dan Al Jazeera. Siapa yang paling banyak dapet headline, dia yang menang. - Perang Memperebutkan Kucing Persia vs Kucing Garong Amerika
Iran: “Kucing kami anggun, berbulu lebat, dan punya silsilah kerajaan!”
Amerika: “Kucing kami… eh… bisa main skateboard dan punya akun TikTok dengan 10 juta pengikut!
Konflik: Gencatan senjata terjadi karena kedua belah pihak akhirnya sibuk nonton video kucing lucu masing-masing.
Catatan: Sebenarnya, kalau mereka mau damai, kuncinya simpel: Duduk bareng, buka bungkusan kebab, terus minum es teh manis. Masalah nuklir langsung terasa seperti urusan cicilan motor yang bisa dibicarakan baik-baik.

