
Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Jaya Mandiri (Perumda AM TJM) Kabupaten Sukabumi, Poto : Dok.Jurnal Tipikor
Sukabumi, Jurnaltipikor.com,-Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Jaya Mandiri (Perumda AM TJM) Kabupaten Sukabumi, H.M. Kamaludin Zen, S.H.,M.M, Tenaga Ahli Humas dan Hukum, Kompol (Purn) Suryana Ishak, S.H.,M.H., menyampaikan keprihatinan mendalam terkait insiden yang terjadi yaitu terperosoknya satu unit bus kedalam lubang galian proyek pemasangan pipa HDPE di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kampung Kebonrandu, Kelurahan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada sabtu 14 februari 2026 lalu.
Insiden yang terjadi, sebuah bus angkutan umum terperosok diduga disebabkan oleh kondisi tanah urugan galian pipa yang belum sepenuhnya padat (re-kondisi), sehingga tidak mampu menahan beban kendaraan berat saat melintas.
Perumda AM TJM Kabupaten Sukabumi, saat ini tengah melakukan percepatan pembangunan jaringan pipa air bersih dari depan RS Sekarwangi Cibadak sampai Cikembang – Cikembar guna meningkatkan pelayanan distribusi air kepada masyarakat.
Baca juga Potensi Desa Ambarjaya Sukabumi, Mulai Dari Wisata Alam, Pertanian Dan Perkebunan
Pihak Perumda AM TJM melalui Tenaga Ahli Humas dan Hukum, Kompol Purn Sunarya ishak SH, MH menyatakan bahwa pihak kontraktor pelaksana telah diinstruksikan untuk segera turun ke lapangan guna melakukan evakuasi dan penguatan area galian.
“Kami dari Perumda AM TJM memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada kru bus, para penumpang, dan seluruh masyarakat pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh pengerjaan proyek ini,” ucapnya.
Lanjut Sunarya, kami menyadari bahwa aktivitas pembangunan jaringan ini mengganggu kelancaran lalu lintas di sepanjang jalur pengerjaan. Oleh karena itu, kami dari Perumda AM TJM memohon maaf atas ketidaknyamanan nya selama proses pekerjaan berjalan.
“Sebagai bentuk tanggung jawab, kami telah mengambil langkah-langkah Evaluasi Teknis untuk memeriksa kembali seluruh titik pengurugan tanah di sepanjang jalur proyek untuk memastikan pemadatan dilakukan sesuai standar keamanan,” ujarnya.
Baca juga Strategi Kendalikan Laju Inflasi, Bupati Sukabumi Hadirkan Mobil Sabumi
Sunarya pun menegaskan, bahwa pihak Perumda AM TJM melakukan peningkatan keamanan dengan menambah rambu-rambu peringatan dan petugas pengatur lalu lintas di titik-titik rawan agar pengendara lebih waspada. Ia pun mengimbau kepada para pengendara, khususnya kendaraan dengan tonase besar, untuk berhati-hati saat melintasi area yang baru saja dilakukan pengurugan.
“Pembangunan jaringan ini merupakan upaya jangka panjang kami untuk memastikan aliran air bersih sampai ke seluruh rumah warga untuk memberikan pelayanan kepada sekitar 60 ribu pelanggan di wilayah Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.
Sunarya memohon doa dan dukungan kepada masyarakat Kabupaten Sukabumi agar proyek ini dapat selesai tepat waktu dengan tetap mengutamakan keselamatan publik.
“Mohon Do’a dan dukungannya kepada semua elemen masyarakat, agar proyek ini dapat selesai tepat waktu,” pungkasnya
(Rama)




