
JAKARTA, JURNAL TIPIKOR– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergerak cepat menguliti skandal korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati. Pada Kamis (22/1/2026), tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Langkah agresif ini dilakukan untuk mendalami dugaan praktik lancung dalam proses pengisian jabatan perangkat desa yang disinyalir menjadi ladang pemerasan oleh Bupati Pati nonaktif, Sudewo (SDW).
Membongkar Modus “Setoran” Massal
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa penggeledahan di Dispermades merupakan langkah strategis untuk memetakan sebaran modus pemerasan. KPK menduga kuat bahwa praktik “jual beli” jabatan ini tidak hanya berhenti di satu wilayah, melainkan telah menggurita ke berbagai kecamatan di Pati.
“Penyidik ingin menelusuri terkait proses-proses pengisian jabatan perangkat desa. Oleh karena itu, penyidik menyasar Dispermades untuk mencari bukti tambahan,” ujar Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis.(22/1)
Budi menambahkan, fokus utama penyidik saat ini adalah membongkar kemungkinan adanya modus serupa di luar Kecamatan Jaken, yang menjadi lokasi awal terbongkarnya kasus ini melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT).
“Apakah pengisian jabatan perangkat desa untuk wilayah-wilayah lainnya juga ada dugaan modus serupa? Karena dari peristiwa tangkap tangan ini baru satu kecamatan, di mana saudara SDW menggunakan pihak-pihak sebagai perantara yang berfungsi sebagai pengepul uang dari para calon perangkat desa,” tegas Budi.
Rekam Jejak Kasus
Kasus ini bermula dari OTT ketiga KPK di tahun 2026 yang menjaring Bupati Sudewo pada 19 Januari lalu. Hingga saat ini, KPK telah menetapkan empat orang tersangka dalam klaster pemerasan jabatan, yakni:
- Sudewo (SDW) – Bupati Pati (Nonaktif).
- Abdul Suyono (YON) – Kepala Desa Karangrowo.
- Sumarjiono (JION) – Kepala Desa Arumanis.
- Karjan (JAN) – Kepala Desa Sukorukun.
Baca juga Kapolsek Parungkuda Dan Camat Hadiri Acara Launching SPPG Yayasan Shaiba Insan Sejahtera
Dosa Berlapis Bupati SudewoSelain terjerat kasus pemerasan perangkat desa, Bupati Sudewo juga tengah menghadapi jeratan hukum lain.
KPK telah menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Penggeledahan di Dispermades diharapkan dapat mengamankan dokumen-dokumen krusial, catatan keuangan, hingga bukti elektronik yang dapat memperangah tabir gelap birokrasi di Kabupaten Pati di bawah kepemimpinan Sudewo.
Sumber: Antara
Editor : Azi


