
BANDUNG, JURNAL TIPIKOR – Riwayat Teras Cihampelas atau Skywalk Cihampelas dipastikan akan segera berakhir.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memberikan pernyataan mengejutkan bahwa ikon yang sempat menjadi kebanggaan Kota Bandung tersebut akan dibongkar total setelah terbukti menyalahi aturan bangunan dan tidak memiliki izin resmi.
Pembongkaran ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Baca juga DOKTER SPESIALIS VS ADVOKAT: Peradi Bandung Desak Polisi Seret dr. JSS ke Sel Tahanan!
Dalam pertemuan strategis dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, disepakati bahwa pihak Provinsi yang akan mengambil alih proses eksekusi fisik di lapangan.
Poin-Poin Utama Pembongkaran:
- Pembongkaran Total: Farhan menegaskan tidak ada bagian yang tersisa. Sebanyak 69 tiang penyangga yang mencakup tahap satu dan tahap dua akan diruntuhkan sepenuhnya.
- Alih Kelola ke Provinsi: Proses pembongkaran akan dilakukan oleh Pemprov Jawa Barat sesuai dialog antara Wali Kota Farhan dan Gubernur Dedi Mulyadi.
- Kendala Perizinan: Saat ini, Pemkot Bandung sedang mempercepat proses administrasi izin pembongkaran sebagai payung hukum bagi Pemprov Jabar untuk memulai pengerjaan.
“Teras Cihampelas dalam sebuah dialog saya sama Pak Dedi Mulyadi bilang, sama provinsi dibongkarnya. Tapi, izin pembongkarannya dari kami. Kami sedang mengupayakan izinnya sekarang,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (12/1/2026).
Alasan di Balik “Kiamat” Teras Cihampelas
Langkah drastis ini diambil bukan tanpa alasan. Berdasarkan penelusuran mendalam, ditemukan fakta bahwa bangunan tersebut adalah produk ilegal secara administratif.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah mengategorikan struktur tersebut sebagai bangunan gedung, namun selama ini berdiri tanpa:
- Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)
- Sertifikat Laik Fungsi (SLF)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sebelumnya juga telah menyatakan dukungannya terhadap langkah ini. Ia menilai struktur besi raksasa tersebut tidak hanya melanggar estetika kota, tetapi juga menghalangi pandangan dan merusak ruang publik.
Baca juga Komitmen Tegas Polres Sukabumi Bebas Narkoba, Kapolres Tes Urin 177 Personel, Hasilnya Negatif
Waktu Eksekusi
Meski target pembongkaran adalah secepat mungkin, Muhammad Farhan belum bisa memberikan tanggal pasti. Kecepatan eksekusi sepenuhnya bergantung pada rampungnya izin pembongkaran yang sedang digodok oleh Pemkot Bandung.
“Kepinginnya cepat, tergantung dari keluarnya izin,” pungkas Farhan.(*)



QQ88 là nền tảng cá cược trực tuyến uy tín, cung cấp casino, nổ hũ, bắn cá và thể thao với trải nghiệm ổn định, bảo mật cao.
**nervecalm**
nervecalm is a high-quality nutritional supplement crafted to promote nerve wellness, ease chronic discomfort, and boost everyday vitality.