Nasional

“LECEHKAN LIRBOYO DAN KIAI, PW IPNU JATENG: ULAMA BUKAN BAHAN OLOK-OLOK, TRANS7 HARUS INTROSPEKSI!”

SEMARANG, JURNAL TIPIKOR – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Jawa Tengah menyampaikan kecaman keras dan keprihatinan mendalam atas tayangan program “Xpose Uncensored” yang disiarkan oleh Trans7 pada 13 Oktober 2025.

Program tersebut dinilai telah melecehkan Pondok Pesantren Lirboyo serta para kiai sebagai tokoh agama yang sangat dihormati oleh umat.
Ketua PW IPNU Jawa Tengah, Irfan Khamid, menegaskan bahwa penghormatan terhadap ulama adalah harga mati.

“Ulama adalah pewaris para nabi, sosok yang semestinya dihormati, bukan dijadikan bahan olok-olok atau tayangan yang merendahkan martabat,” tegas Irfan dalam keterangannya, Selasa (14/10/2025).

Baca juga KPK Sita 18 Aset Tanah Tersangka Jamal Shodiqin di Karanganyar, Total Aset yang Disita Kini 44 Bidang

Irfan menambahkan, menghormati ulama merupakan pilar penting dalam menjaga kehormatan umat dan bangsa. Tayangan yang menyinggung institusi agama sekelas Pondok Pesantren Lirboyo dan para kiai dinilai telah mencederai sentimen publik dan menimbulkan kegaduhan.

Imbauan Ketenangan di Tengah Badai Protes

Menanggapi kontroversi yang memanas di media sosial, termasuk seruan untuk memboikot stasiun televisi tersebut, Irfan mengimbau seluruh kader IPNU di Jawa Tengah untuk tetap bersikap tenang dan menahan diri dari kemarahan yang berlebihan.

“Kami mengimbau agar seluruh kader IPNU menahan diri serta tidak membalas dengan kata-kata kasar. Sikap tegas hendaknya disampaikan dengan cara yang terhormat dan santun,” ujarnya, menekankan pentingnya kritik yang bermartabat.

Baca juga KPK Panggil Eks Kepala Dinas PU Papua sebagai Saksi Kasus Dugaan Suap Dana Penunjang Operasional

Tuntutan Evaluasi Mendalam kepada Trans7

Selain mengimbau kadernya, Irfan juga mengajak pihak Trans7 untuk segera melakukan introspeksi dan evaluasi mendalam atas tayangan “Xpose Uncensored” yang terbukti menyinggung serta merendahkan kehormatan para ulama dan Pondok Pesantren Lirboyo.

“PW IPNU Jawa Tengah menegaskan pentingnya menyampaikan kritik dan protes secara bermartabat demi menjaga ketenteraman dan kehormatan bersama. Kami menuntut adanya perbaikan serius agar insiden pelecehan tokoh agama dan institusi pendidikan Islam tidak terulang kembali,” pungkas Irfan.

(M.Miftahul Khoir/red)

0 komentar pada ““LECEHKAN LIRBOYO DAN KIAI, PW IPNU JATENG: ULAMA BUKAN BAHAN OLOK-OLOK, TRANS7 HARUS INTROSPEKSI!”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *