Seputar Jawa Barat

KDM “Meledak” di Kaki Ciremai: Tak Peduli Orang Besar, Perusak Alam Sikat!

KUNINGAN, JURNAL TIPIKOR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), kembali menunjukkan taringnya dalam menjaga kelestarian alam. Pada Kamis (15/1/2026), KDM melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi penambangan batu di Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan.

Bukan sekadar kunjungan biasa, langkah ini merupakan respons cepat KDM setelah mencium adanya aktivitas tambang yang diduga kuat mengangkangi aturan dan mengancam keseimbangan ekosistem di wilayah strategis kaki Gunung Ciremai.Tanpa Pandang Bulu: “Orang Besar Maupun Kecil, Saya Sikat!”

Dalam sidak yang diabadikan melalui akun TikTok resminya, KDM mengeluarkan pernyataan keras. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinannya tidak akan memberikan ruang bagi para perusak lingkungan, tanpa melihat siapa di balik operasional tambang tersebut.

“Pokoknya begini saja, siapapun yang merusak di kaki Gunung Ciremai, mau siapapun, mau yang disebut orang besar, orang kecil, saya akan tetap bersikap konsisten melakukan tindakan,” tegas KDM.

Baca juga Bancakan Dana PI 10 Persen Berujung Jeruji: Kejari Bandarlampung Tahan Tiga Bos PT LEB atas Kerugian Rp268 Miliar

Ia menekankan bahwa kaki Gunung Ciremai adalah area resapan air yang krusial. Aktivitas penambangan yang serampangan bukan hanya soal bisnis, melainkan ancaman nyata terhadap sumber air dan keberlangsungan hidup generasi mendatang.

Sidak Senyap yang Bikin “Keder”

Meski suasana sempat tegang karena temuan pelanggaran lingkungan, KDM tetap menyelipkan gaya komunikasi khasnya yang santai namun menusuk. Ia berseloroh mengenai metodenya yang datang secara tiba-tiba tanpa protokol formal.

“Kenapa sampai ketahuan sama saya? Kata Abah, bapaknya ngadadak (mendadak). Padahal kalau sidak tuh ngabarin dulu biar bisa kabur sebelum datang,” candanya di hadapan para pekerja yang hanya bisa tertawa canggung.

Baca juga Skandal Upeti TKA: Eks Sekjen Kemenaker Hery Sudarmanto Diduga ‘Palak’ Agen Rp12 Miliar Sejak 2010

Alarm Bahaya di Hulu DAS

Sidak ini dilakukan di tengah meningkatnya kekhawatiran publik Kuningan terkait kerusakan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS). Pada hari yang sama, muncul laporan bahwa tekanan terhadap kawasan penyangga Ciremai mulai memicu siklus bencana: banjir saat hujan dan kekeringan ekstrem saat kemarau.

Langkah tegas KDM di Padabeunghar ini diharapkan menjadi peringatan terakhir (shock therapy) bagi seluruh pelaku usaha tambang di Jawa Barat. Pesannya jelas: patuhi regulasi, jaga lingkungan, atau berhadapan langsung dengan hukum.

(Red)

 

0 komentar pada “KDM “Meledak” di Kaki Ciremai: Tak Peduli Orang Besar, Perusak Alam Sikat!

  • Mấy phim nangcuc này xem phê thật đấy, chất lượng cao mà diễn viên cũng xinh

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *