
JAKARTA, JURNAL TIPIKOR – Kejaksaan Agung (Kejagung) terus melakukan pencarian terhadap Muhammad Riza Chalid (MRC), tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah, menyusul konfirmasi dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Singapura bahwa yang bersangkutan tidak berada di wilayah negaranya.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menyatakan apresiasi atas konfirmasi dari pemerintah Singapura.
“Terima kasih dan apresiasi atas konfirmasi dari pemerintah Singapura mengenai keberadaan MRC. Beberapa saat sebelumnya kami sudah sempat mendapat informasi MRC sudah tidak ada berada di Singapura, ‘kan,” ujar Anang di Jakarta, Kamis (17/7).
Baca jugaPemerintah Kota Bandung Tegaskan Kembali Pemberlakuan Jam Malam untuk Disiplin Generasi Muda
Konfirmasi dari Kemlu Singapura pada Rabu (16/7) secara tegas menyatakan bahwa catatan imigrasi Singapura menunjukkan Muhammad Riza Chalid tidak sedang berada di sana dan sudah lama tidak memasuki negara tersebut. Singapura juga menyatakan kesiapannya untuk membantu sesuai ketentuan hukum jika ada permintaan resmi dari pemerintah Indonesia.
Anang menambahkan bahwa informasi ini akan mempermudah upaya deteksi keberadaan Riza Chalid. “Artinya, ‘kan, kami tahu yang bersangkutan sekarang tidak ada di Singapura. Mendeteksinya lebih (mudah) karena sudah tidak ada di Singapura,” jelasnya.
Menindaklanjuti hal tersebut, penyidik pada Jaksa Agung Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) akan terus berkoordinasi dengan negara-negara sahabat dalam upaya melacak keberadaan bos minyak yang juga merupakan beneficial owner PT Orbit Terminal Merak tersebut.
Baca juga Polres Cianjur Tangkap DPO Kasus Pemerkosaan Anak di Bawah Umur, Satu Pelaku Masih Buron
Namun, Anang belum dapat membeberkan secara rinci negara mana saja yang akan diajak berkoordinasi. “Nanti kita lihat ini saja perkembangan awal seperti apa. Yang jelas, kami pastikan dahulu keberadaannya di mana, baru kami menjalin,” katanya.
Riza Chalid merupakan salah satu dari delapan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tahun 2018–2023.
Kejagung telah menetapkannya sebagai tersangka saat yang bersangkutan tidak berada di Indonesia.
Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung,
Abdul Qohar, sebelumnya menjelaskan bahwa Riza Chalid diduga melakukan perbuatan melawan hukum, antara lain menyepakati kerja sama penyewaan Terminal BBM Tangki Merak dengan melakukan intervensi kebijakan tata kelola PT Pertamina.
Intervensi tersebut mencakup memasukkan rencana kerja sama penyewaan Terminal BBM Merak padahal PT Pertamina belum memerlukan tambahan penyimpanan stok BBM, menghilangkan skema kepemilikan aset Terminal BBM Merak dalam kontrak kerja sama, serta menetapkan harga kontrak yang sangat tinggi.
(AZI)
Great information shared.. really enjoyed reading this post thank you author for sharing this post .. appreciated
For dependable and expert roof installation services in Lancaster, Roof Installation Pros is your go-to choice. They specialize in all roofing types, delivering lasting solutions that safeguard your property and boost its value. Count on them for affordable, high-quality, and on-time service.
Searching for trusted roof installation in Lancaster? Roof Installation Pros provides expert services across all roofing styles. Their experienced team guarantees strong, lasting installations that enhance your home’s protection and market value. Excellent service, always on time and within budget.