
JURNAL TIPIKOR — Hari terkahir kampanye, survei elektabilitas para kandidat terus berubah. Daerah Pulau Jawa menjadi perehatian paling besar para kandidat.
Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah pemilih terbanyak di tingkat nasional, mencapai 35.714.901 pemilih.
Sementara itu, Jawa Timur menduduki peringkat kedua dengan jumlah pemilih yang signifikan.
Selanjutnya, di Jawa Tengah, yang merupakan basis pemilih PDIP dan di mana Ganjar Pranowo berada, dukungan tertuju pada pasangan Prabowo-Gibran.
Baca juga Presiden Jokowi : Kalian hebat kalau bisa Mengalahkan saya !
Sementara itu pihak Ganjar Pranowo-Mahfud MD membantah sejumlah survei yang dirilis secara nasional.
Deputi Politik 5.0 TPN Ganjar-Mahfud, Andi Widjajanto menyebut, pasangan 03 dan 01 yang akan menembus putara kedua Pilpres.
Sementara itu Calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD, yakin bahwa hasil survei elektabilitas calon presiden dan calon wakil presiden yang dikeluarkan sejumlah lembaga akan meleset. Pemungutan suara tanggal 14 Februari 2024 akan menentukan siapa pasangan calon yang akan melaju ke babak berikutnya bila Pilpres 2024 diadakan dua putaran.
“Saya meyakini bahwa survei-survei yang diumumkan sampai saat ini akan meleset. Kita buktikan nanti tanggal 14 (Februari),” kata Mahfud setelah kampanye akbar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (8/2/2024).
Baca juga Laksamana Achmad Djamaludin digadang-gadang sebagai sosok yang membiayai sewa JIS
Sementara itu sejumlah survei kembali merilis hasil survei terbaru yang dilakukan.
Berikut 4 hasil survei yang menunjukkan elektabilitas Anies-Muhaimin, Prabowo-Gibran, dan Ganjar-Mahfud di sejumlah wilayah:
1. Charta Politika
Berdasarkan survei nasional terbaru Charta Politika yang digelar 4-11 Januari 2024 elektabilitas Prabowo-Gibran unggul dengan angka 42,2 persen, disusul Ganjar-Mahfud dengan elektabilitas 28 persen, dan Anies-Muhaimin 26,7 persen.
Dalam survei ini diketahui sebanyak 3,1 persen responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.
Melihat persaingan Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin elektabilitasnya relatif berimbang.
Hal ini tentu pertarungan sengit akan terjadi pada pasangan Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin untuk mendapatkan tiket masuk putaran 2 Pilpres 2024 mengingat dari tiga paslon belum ada yang mencapai 51 persen.
Lalu bagaimana kekuatan elektabilitas Anies-Muhaimin, Prabowo-Gibran, dan Ganjar-Mahfud berdasarkan daerah?
Berikut menurut hasil survei Charta Politika:
Jawa Barat
Anies-Muhaimin: 26 persen
Prabowo-Gibran: 47 persen
Ganjar-Mahfud: 20 persen
Tidak tahu/ Tidak Jawab: 7 persen
Jawa Tengah dan DI Yogyakarta
Anies-Muhaimin: 14 persen
Prabowo-Gibran: 35 persen
Ganjar-Mahfud: 47 persen
Tidak tahu/ Tidak Jawab: 3 persen
Jawa Timur
Anies-Muhaimin: 28 persen
Prabowo-Gibran: 40 persen
Ganjar-Mahfud: 32 persen
Tidak tahu/ Tidak Jawab: 0 persen
2. LSI
Berdasarkan survei nasional yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada 10-11 Januari 2024, terungkap elektabilitas Anies-Muhaimin, Prabowo-Gibran, dan Ganjar-Mahfud.
Secara nasional elektabilitas Prabowo-Gibran unggul dengan angka 47 persen, disusul Anies-Muhaimin dengan elektabilitas 23,2 persen, dan Ganjar-Mahfud berada di posisi ketiga dengan elektabilitas 21,7 persen.
Masih ada 8 persen responden yang belum menunjukan pilihannya.
Masih menurut survei LSI tren elektabilitas Anies-Muhaimin dan Prabowo-Gibran cenderung naik dari hasil survei LSI Oktober 2023 dan Desember 2023.
Lain halnya dengan Ganjar-Mahfud elektabilitasnya cenderung turun dari hasil survei LSI Oktober 2023 dan Desember 2023.
LSI pun dalam hasil surveinya memperlihatkan elektabilitas Capres 2024 berdasarkan wilayah.
Baca juga KPUD Wajo Distribusikan Logistik Pemilu Ke 14 Kecamatan.
Berikut elektabilitas Anies-Muhaimin, Prabowo-Gibran, dan Ganjar-Mahfud di 10 wilayah:
Jawa Barat
Anies-Muhaimin: 25,3 persen
Prabowo-Gibran: 55,5 persen
Ganjar-Mahfud: 15,6 persen
Tidak tahu/ Tidak Jawab: 3,7 persen
Jawa Tengah/ Yogyakarta
Anies-Muhaimin: 7,2 persen
Prabowo-Gibran: 50,8 persen
Ganjar-Mahfud: 34,4 persen
Tidak tahu/ Tidak Jawab: 7,6 persen
Jawa Timur
Anies-Muhaimin: 16,8 persen
Prabowo-Gibran: 40,3 persen
Ganjar-Mahfud: 29,7 persen
Tidak tahu/ Tidak Jawab: 13,2 persen
Baca juga Hari ke-72 Jelang Pemilu 2024, Paslon No 3 Ganjar Mahfud MD Berkampanye di Bogor
3. Indikator Politik
Hasil survei nasional Indikator Politik Indonesia yang digelar 30 Desember 2023 sampai 6 Januari 2024 menunjukkan elektabilitas Prabowo-Gibran berada di urutan pertama dengan angka 45,79 persen, disusul Anies-Muhaimin 25,47 persen, dan Ganjar-Mahfud di posisi tiga dengan elektabilitas 22,96 persen.
Dari temuan tersebut menunjukkan adanya peningkatan elektabilitas dari pasangan Anies-Cak Imin.
Sementara elektabilitas Prabowo-Gibran mengalami stagnasi, dan Ganjar-Mahfud mengalami penurunan elektabilitas.
Hal tersebut bila dibandingkan dengan hasisl survei Indikator Politik Indonesia yang dilakukan 27 Oktober 2023 sampai 1 November 2023.
Dimana elektabilitas Anies-Cak Imin pada Oktober-November mencapai 24,4 persen, Prabowo-Gibran 39,7 persen, dan Ganjar-Mahfud 30,0 persen.
Baca juga Gibran Blusukan ke Pasar Cihapit Bandung, Borong Bahan Pokok
Kemudian berdasarkan survei Indikator periode 23 November 2023 sampai 1 Desember 2023, elaktabilitas Anies-Cak Imin sebesar 22,8 persen, Prabowo-Gibran 45,8 persen, dan Ganjar-Mahfud 25,6 persen.
Lalu bagaimana elektabilitas Anies-Muhaiman, Prabowo-Gibran, Ganjar-Mahfud di sejumlah daerah, berikut hasil survei Indikator Politik Indonesia:
Jawa Barat
Anies-Muhaimin: 33,8 persen
Prabowo-Gibran: 42,9 persen
Ganjar-Mahfud: 17,8 persen
Tidak tahu/ Tidak Jawab: 5,5 persen
Jawa Tengah-DI Yogyakarta
Anies-Muhaimin: 10,8 persen
Prabowo-Gibran: 41,6 persen
Ganjar-Mahfud: 40,3 persen
Tidak tahu/ Tidak Jawab: 7,2 persen
Jawa Timur
Anies-Muhaimin: 18,7 persen
Prabowo-Gibran: 59,0 persen
Ganjar-Mahfud: 17,9 persen
Tidak tahu/ Tidak Jawab: 4,4 persen
4. CSIS
Survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) yang digelar periode 13-18 Desember 2023, elektabilitas Prabowo-Gibran 43,7 persen, Anies-Muhaimin 26,1 persen, dan Ganjar-Mahfud 19,4 persen.
Berikut elektabilitas ketiga pasangan calon berdasarkan wilayah:
Jawa Barat
Anies-Muhaimin: 32,2 persen
Prabowo-Gibran: 50,9 persen
Ganjar-Mahfud: 11,3 persen
Belum Tentukan Pilihan: 4,3 persen
Tidak tahu/ Tidak Jawab: 1,3 persen
Jawa Tengah dan Yogyakarta
Anies-Muhaimin: 13,0 persen
Prabowo-Gibran: 36,5 persen
Ganjar-Mahfud: 43,5 persen
Belum Tentukan Pilihan: 3,0 persen
Tidak tahu/ Tidak Jawab: 4,0 persen
Baca juga Kapolres AKBP Fatchur Silaturahmi ke KPU dan Bawaslu Wajo, Koordinasi Pemilu 2024
Jawa Timur
Anies-Muhaimin: 15 persen
Prabowo-Gibran: 52 persen
Ganjar-Mahfud: 22,5 persen
Belum Tentukan Pilihan: 7 persen
Tidak tahu/ Tidak Jawab: 3,5 persen
Elektabilas Calon di Jawa Timur
Jawa timur diketahui menjadi wilayah penting bagi pasangan calon nomor urut 01 Anies-Muhaimin, pasangan nomor urut 02 Prabowo-Gibran, dan pasangan nomor urut 03 Ganjar-Mahfud.
Jawa Timur diketahui memiliki jumlah Daftar Pemilih Tetap 9DPT) terbesar kedua secara nasional dengan angka 31 juta pemilih atau 15,5 persen dari jumlah pemilih nasional yang berjumlah 204 juta pemilih.
Lalu bagaimana elektabilitas Anies-Muhaimin dan Prabowo Gibran di Jawa Timur 5 hari jelang pemungutan suara Pilpres 2024?
Berikut dua hasil survei yang menunjukkan elektabilitas 3 pasangan Capres-Cawapres peserta Pilpres 2024 Anies-Muhaimin, Prabowo-Gibran, dan Ganjar-Mahfud:
Baca juga Antisipasi Keamanan Pemilu, Satpol PP Kota Bandung Siagakan 354 Personel dan 14.848 Linmas
1. Survei Poltracking Indonesia
Survei Poltracking Indonesia diketahui menyelenggarakan survei pada 25–31 Januari 2024 di 11 Daerah Pemilihan (Dapil) DPR RI Jawa Timur.
Temuan survei Poltracking Indonesia di antarannya mengenai elektabilitas Anies-Muhaimin, Prabowo-Gibran, dan Ganjar-Mahfud.
Temuan pokok dan analisis hasil survei di Jawa Timur ini dapat dijelaskan sebagaimana berikut:
Berdasarkan simulasi surat suara tiga pasangan Capres-Cawapres, pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka memperoleh elektabilitas 60.1 persen, diikuti pasangan nomor urut 03 Ganjar Pranowo–Mahfud MD dengan elektabilitas 17.2 persen dan pasangan nomor urut 01 Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar dengan elektabilitas 14.9 persen.
Tren elektabilitas calon presiden–wakil presiden di Jawa Timur, pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar sempat turun di Juni 2023 dan sedikit mengalami kenaikan di September 2023.
Setelah memastikan Muhaimin Iskandar sebagai cawapres Anies Baswedan, rentang September 2023 ke Januari 2024 tren elektoral relatif stabil dengan sedikit kenaikan sebesar 1.3 persen.
Baca juga KPK Segera Sidangkan Syahrul Yasin Limpo Jika berkas Perkara dinyatakan lengkap
Sementara tren pergerakan elektoral Prabowo Subianto di Jawa Timur konsisten mengalami tren kenaikan sejak Juni 2023.
Kenaikan signifikan terjadi dari rentang September 2023 ke Januari 2024 sebesar 19.5 persen, dimana dalam rentang tersebut Prabowo Subianto dipastikan berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka.
Sedangkan tren Ganjar Pranowo relatif stabil memimpin sejak Mei 2022 hingga Juni 2023, namun disalip Prabowo Subianto pada September 2023.
Setelah September 2023 tren elektabilitas Ganjar Pranowo mengalami penurunan sebesar 21.0 persen di Januari 2024 meski sudah dipastikan menggandeng Mahfud MD sebagai cawapres.
Survei ini menggunakan metode stratified multistage random sampling.
Jumlah sampel dalam survei ini adalah 8000 responden dengan margin of error +/- 1.1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Pengambilan sampel pada setiap dapil memperhatikan keterwakilan seluruh kecamatan yang ada di dapil tersebut dengan tetap mempertimbangkan proporsi DPT di setiap kabupaten/kota.
Hasil olah data di level provinsi menggunakan agregat 8000 responden tanpa dilakukan pembobotan di kabupaten/kota karena hasilnya tidak jauh berbeda dengan hasil olahan data agregat.
2. Survei Indikator Politik Indonesia
Indikator merilis hasil survei elektabilitas capres-cawapres teranyar di provinsi Jawa Timur periode 14-19 Januari 2024.
Hasilnya paslon Prabowo-Gibran unggul dari Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud.
Prabowo- Girban mengantongi elektabilitas 56,2 persen, disusul Ganjar-Mahfud 19,9 persen, dan Anies-Muhaimin 15,7 persen.
Masih menurut survei Indikator, Prabowo-Gibran kian populer dikalangan pemilih Nahdhatul Ulama (NU) dibandingkan Anies-Muhaimin maupun Ganjar-Mahfud.
“Basis Prabowo-Gibran semakin tinggi pada kelompok warga yang semakin aktif di NU. Kencenderungan memilih Prabowo-Gibran lebih tinggi yakni 61 persen,” kata peneliti utama Indikator Burhanuddin Muhtadi, Kamis (1/2/2024).
Sementara paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) meraih 14,2 persen.
Serta pasangan nomor urut 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD meraih 17,6 persen.
“Gus Imin punya PR yang besar dan panjang karena beliau diharapkan bisa menaikan elektablitasnya di Jawa Timur. Tetapi so far dukungan di kalangan warga NU baik yang aktif atau tidak aktif itu masih jauh Tertinggal dibanding Pak Prabowo-Gibran,” ujar dia.
Hal yang sama juga dialami pasangan yang diusung PDIP Ganjar-Mahfud.
Elektabilitasnya dikalangan NU Jatim masuh jauh tertinggal.
“Pak Mahfud MD juga tidak terlalu punya efek besar untuk mengontrol elektabilitas Mas Ganjar di kandang Jawa Timur,” jelas Muhtadi.
Adapun populasi survei ini adalah WNI di provinsi Jawa Timur yang mempunyai hak pilih, sudah berusia 17 tahun atau lebih.
Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dalam survei sebanyak 810 orang dengan asumsi metode simple random sampling dengan toleransi kesalahan margin of error sekitar kurang lebih 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 90 persen.
Sampel berasal dari seluruh kabupaten atau kota di provinsi Jawa Timur yang terdistribusi secara proporsional. Respon responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka.
Tribunnewsw.com/Tribun-Medan.com
Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you.
In 1986 World’s Strongest Man in Good, France, Jón Páll gained his second title, beating Capes by
4 factors. He received 4 occasions (carry & drag, McGlashen stones, deadlift and
the loading race) and got here second in three events within the process.
Additionally in 1986, Jón Páll received World Muscle Energy Basic,
Europe’s Strongest Man and Commonwealth Highland Games.
In the same year, he wrestled English creator and Guinness World Document holder Brian Sterling-Vete in an exhibition match for the TV information and
print media held at Finnur Karlsson’s gymnasium in Reykjavík, Iceland.
In 2022, Hafþór made a visitor look on the 2022 Rogue Invitational
in Austin, Texas, and broke the 25.5 kg (56 lb) Highland video games
one-arm weight over bar world document consequences for Athletes who take steroids|acybgntie7watl3mow2zxra1ratkz_Cmaq:*** (diablotine-coiffure-mode-Solomiac.Fr) the twelfth time, with a clearance of 6.17 metres (20
ft 3 in).
Between 2004 and 2006, Hafþór performed 32 video games for the Icelandic junior national
basketball groups and 8 with Iceland’s U-18 national staff in Division A of the U18
European Championship. During the 2004 FIBA Europe Under-16
Championship Division B, he helped Iceland achieve promotion to Division A.
In 2006, he won the Nordic championship again, this time with the U-18 staff.
Björnsson would fancy his probabilities in a fight with most men (and
nearly all of the animal kingdom, at that), however even mountains aren’t immune to the easy virus,
it will appear. In 2017, the strongman and actor revealed that he had
been diagnosed with Bell’s Palsy, a situation by which the muscle tissue on the face turn into weak and even paralyzed.
In Accordance to WebMD, it’s caused by trauma to the seventh cranial nerve (also often identified as the facial nerve) and can depart the sufferer with drooping muscle tissue on one aspect of the face.
He can be a boxing champ, the place he defeated several boxers, together with Eddie Corridor.
Hafthor may even try to beat the world report
again to prove his level and has already posted spectacular footage of himself deadlifting 395 kg’s on Instagram.
Hafþór Júlíus Björnsson emphasizes the significance of relaxation and restoration in his coaching.
He additionally incorporates stretching and foam rolling into his routine to assist in restoration. To do that, he weighs himself often and
adjusts his food plan and workout routine accordingly.
If he wants to achieve weight, he’ll improve his calorie intake and regulate
his workouts to concentrate on building muscle mass. If he needs to lose weight,
he will scale back his calorie consumption and enhance his cardio exercises.
Regardless Of his large measurement, Hafþór Júlíus Björnsson understands the importance of cardio for
general health and health.
It in all probability won’t surprise you to be taught that his workout routine
would go away most mortal males needing weeks of recovery time, however there’s
far more to Björnsson — or Thor to his family and friends
— than simply squats and lifeless lifts. Here Is every thing you most likely did
not learn about The Mountain That Rides. They shared their extreme
coaching methods and ideas on why this tiny island produces such strong individuals.
Nonetheless, the debate over the legitimacy of Hafthor’s
deadlift report continues to rage on in the energy sports group.
The World Strongman Anti-Doping program seeks to preserve the spirit
of strongman sports, truthful play, honesty, and the health of the athletes.
Competitors officials state that the usage of performance-enhancing medication is prohibited, and athletes should endure a medical screening.
The major strongman federations are explicitly untested, especially at lower levels.
In powerlifting, if an athlete is not lifting in a specific event,
they do not seem to be examined.
Of course, that exercise plan doesn’t necessarily represent the exact exercises
Björnsson accomplishes week in and week out, however it’s definitely representative of his common Strongman routine.
Also, it’s best to seek the advice of with knowledgeable earlier than starting a new workout plan—especially if it is something you’ve got by no
means tried before. However, after three weeks of coaching just
like the Mountain, you may most likely really feel ready to strap a 1,433-pound log on your again and scream “victory”…but we’d seriously
advise against it. What ensued was a glimpse at what a real-life, 21st-century ‘Mountain vs.
Viper’ duel would look like… Björnsson exhibits off some surprising agility and quickness for someone two-and-a-half instances McGregor’s size, while absorbing
punches like they’re mosquito bites.
He started the strongman competitions in 2011 and has since received the title of Iceland’s
Strongest Man. World’s Strongest Man Hafthor Bjornsson is
shifting mountains to make his much-anticipated comeback
at powerlifting in 2024. After reaching the 837 lbs squat milestone in his final Instagram
video, the strongman recently raised the bar once more, leaving
fans thrilled. Furthermore, looking at Bjornsson’s impeccable robustness
in his newest video, fans remembered the 34-year-old’s Viking lineage.
Steroid use has often been blamed in the untimely deaths of strongman competitors, including another
four-time world champion from Iceland, Jon Pall Sigmarsson. His dying in 1993, at the age of 32 whereas coaching,
was reported to be from cardiac arrest with anabolic steroids as a contributing issue.
The report notes that whereas Björnsson was (somewhat) candid about his steroid use, he has by no means
failed a take a look at throughout competitors.
Additionally, Iceland is not precisely the best place to survive, psychologically and traditionally talking, and Björnsson credits the Icelandic work ethic when explaining why they’re so sturdy.
“When we need to achieve success at something, we work actually hard,” he
asserts. The seven-time Strongest Man in Iceland has practically doubled in weight
since his early basketball-playing days, but he is already experienced what
it’s like to be too huge.
General, Björnsson’s cardio routine is a crucial a part of his general health regimen. By together with
a selection of workouts and focusing on depth, he is
ready to improve his endurance and cardiovascular health whereas maintaining his spectacular dimension and energy.
Throughout his career, Björnsson competed in several Strongman competitions, together with the Arnold Strongman Traditional and the World’s Strongest Man. He received the title of Europe’s Strongest Man 4
occasions and the title of World’s Strongest Man in 2018.
Björnsson’s unbelievable power and measurement have
made him one of the recognizable Strongmen on the earth.
Hafþór takes a every day multivitamin to ensure that he’s getting all the nutritional vitamins
and minerals he must help his training and recovery. Hafþór takes several completely different dietary supplements to help his coaching and
recovery. These embrace pre-workout supplements, post-workout supplements,
and intra-workout supplements. Pre-workout supplements help to
increase power, focus, and endurance, while post-workout dietary supplements help to
speed up restoration and scale back muscle soreness.
I don’t think the title of your article matches the content lol. Just kidding, mainly because I had some doubts after reading the article. https://accounts.binance.com/register?ref=P9L9FQKY
Your article helped me a lot, is there any more related content? Thanks!